Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Pembelajaran Berbasis Case Study Pada Mata Kuliah Pendidikan IPS Piki Setri Pernantah; Khairiyah Khadijah; Mirza Hardian; Bedriati Ibrahim; Masro Fatil Khasanah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i2.7562

Abstract

In universities in the social sciences and education clusters, the social studies education course is one of the important compulsory courses to be taught. In the Social Studies Education course, it is hoped that it can contribute to growing student national awareness, social insight, social spirit, and social sensitivity so as to foster good social interaction in social life. In the learning process, social studies education must prioritize active learning. The case study learning method can make students better understand the material and master more contextual learning in accordance with the semester learning design that has been prepared. In addition, students will be more responsible for the problems given to be solved. This article aims to: 1) describe the importance of case study-based social studies courses; 2) design an example of a learning scenario with the case study method in the Social Studies Education course.
Peningkatan kemampuan berbahasa inggris pemuda Riau melalui IELTS Preparation Workshop Afrianto Daud; Ando Fahda Aulia; Novitri Novitri; Mirza Hardian; Nita Rimayanti
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 4 (2022): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.4.17-26

Abstract

Today's youth face challenges and competition in life that is more complex than in previous times because the world is getting smaller due to globalization. The problem is that many youths do not yet have sufficient skills to exist in this rapidly changing era. This paper describes a community service activity sponsored by a group of lecturers in the English Education and Communication Studies Study Programs of Universitas Riau which aims to develop the ability of Riau youth to take the international standardised English test (IETLS). This paper further explains the concept of training, the content of the training materials, and the effectiveness of the training. This training lasts for one month with four face-to-face training sessions. The rest is done online through the Google Classroom platform. The content of the training material focuses on improving the ability to take international standardized tests (IELTS). Data from the self-assessment conducted at the end of the service activity session showed that in general this activity had been running well and effectively. The training activities provided positive benefits for the participants as seen from the average self-assessment data in the very good category (3.52). More specifically, the average increase in participants' listening skills after the training was in the very good category (3.43). The speaking ability of the trainees has increased and is in the very good category (3.54). This increase also applies to reading and writing skills in the same category (3.63 and 3.47, respectively). Thus, this training has benefited the trainees in developing their soft skills.
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Team Asisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMP Negeri 20 Pekanbaru: Artikel Sesie sesie dartika; Supentri; Mirza Hardian
Jurnal Tunas Bangsa Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v10i1.2086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran team assisted individualization terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 20 Pekanbaru. Pada penelitian ini dalam proses pembelajaran peneliti sebagai pengajar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pretest- Posttest Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Pekanbaru. Objek penelitian ini adalah pengaruh model pembelajaran team assisted individualization terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn dengan materi memahami kedudukan dan fungsi pancasila. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang siswa dari kelas VIII-8 dan VIII-9. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,75 dan kelas kontrol adalah 70,50. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji t. Dimana untuk melihat hasil belajar siswa dilakukan uji t yang menunjukkan nilai thitung ˃ ttabel (2,858 ˃ 1,990) maka dapat disimpulkan bahwa ha diterima dan h0 ditolak yang menjelaskan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran team assisted ndividualization terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan siswa belajar menggunakan model pembelajaran team assisted individualization. Kata Kunci: Pembelajaran, Team Asisted Individualization, Hasil Belajar
Pengaruh Kompetensi Sosial Guru Terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa di SMAN 1 Pangean Erlisda Wahyuni; Hambali Hambali; Mirza Hardian
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Pengaruh Kompetensi Sosial Guru terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa Di SMAN 1 Pangean. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, analisis data yang dilakukan terhadap sampel penelitian melalui pendekatan statistik. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMAN 1 Pangean kelas 11 yang berjumlah 108 orang dengan sampel sebanyak 84 siswa. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh yang positif antara Pengaruh Kompetensi Sosial Guru Terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa di SMAN 1 Pangean. Hal tersebut dibuktikan dengan analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25 diketahui regresi linear sederhana yaitu Y=19.059+0,903 X. Koefisien bernilai positif artinya Kompetensi Sosial Guru (X) terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa (Y) berpengaruh positif. Pengaruh kompetensi sosial guru (variabel bebas) terhadap karakter peduli sosial siswa (variabel terikat) adalah sebesar 49,6%. Sedangkan 50,4% (100-49,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Analisis Metode Pengembangan Ekstrakurikuler Rohis di MAN 2 Pekanbaru Syahid Idris; Hambali Hambali; Mirza Hardian
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Ekstrakurikuler Rohis di MAN 2 Pekanbaru tentang bagaimana metode pengembangan ekstrakurikuler rohis dapat di jalankan. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana metode p engembangan Ekstrakurikuler Rohis di MAN 2 Pekanbaru. Tujuan penelitian ini guna mengetahui metode seperti apa yang di gunakan Rohis MAN 2 Pekanbaru dalam mengembangkan kegiatan Ekstrakurikuler Rohis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 (empat) orang, yakni dari pihak pembina rohis dan pengurus rohis (3 orang). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat 3 (tiga) metode pengembangan ekstrakurikuler rohis yang digunakan dan terpandang efektif yaitu adanya metode sosialisasi, metode motivasi dan adanya pembinaan yang sejalan dengan kegiatan Ekstrakurikuler Rohis di MAN 2 Pekanbaru
Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila Raja Nurul Fitria Destiana; Hambali Hambali; Mirza Hardian
PEDAGOGIKA Vol 14 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v14i1.2201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan profil pelajar pancasila di SMAN 5 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif dan hubungan kausal. Adapun populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka di SMAN 5 Pekanbaru yaitu sebanyak 32 siswa. Besar sampel dalam penelitian ini ialah seluruh populasi atau disebut juga total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah angket dan dokumentasi, pengolahan data menggunakan aplikasi IBM SPSS Version 25. Penelitian ini menggunakan uji normalitas untuk melihat apakah data berdistribusi normal atau tidak, uji linearitas untuk melihat hubungan antar variabel bebas dan terikat linear atau tidak, kedua uji tersebut merupakan syarat dalam melakukan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regresi X sebesar 0,687, dengan persamaan regresi Y= -0,256 + 0,687x menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Ekstrakurikuler Pramuka, maka nilai Pembentukan Profil Pelajar Pancasila bertambah sebesar 0,687 dengan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka (variabel X) berpengaruh positif terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (Y).
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA Mirza Mirza Hardian; Sesi Dartika Dewi; Norfalina Norfalina
MAHARSI Vol 5 No 1 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : IKIP BUDI UTOMO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i1.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa terhadap mata pelajaran PKn dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran berbasis masalah dan menghadapkan siswa pada berbagai masalah untuk dipecahkan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan penyebaran angket. Materi pembelajaran diterapkan dengan model pembelajaran berbasis masalah yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan rata-rata 73 % menjadi 87% yang terbukti mengalami perubahan yang lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara.
Pengaruh Pembelajaran PKn terhadap Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Universitas Riau Verli Novaroza; Hambali Hambali; Hariyanti Hariyanti; Mirza Hardian
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1744

Abstract

This study aims to determine the effect of Civics learning on the national insight of Riau University students. This research was conducted at the University of Riau with a total of 100 respondents. This research is motivated by the existence of several problems with nationalism at the University of Riau such as there are still students who are not familiar with Pancasila as the state ideology, there are still students who participate in inter-faculty disputes and a weakening sense of defending the country. The study used a quantitative approach, this approach was chosen to determine the effect of Civics learning on the national insights of Riau University students. In this study, the results were obtained using the Simple Linear Regression Test, F Test and R Test. very good. in the Learning variable 96.17% where the range is at 75.01% - 100%. It can be concluded that Civics learning is at a very good level. While the National Insight of Riau University students is at a very good level of 97.05% where the range is at 75.01% - 100%. It can be concluded that students' national insight is at a very good level.
Pengaruh Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja Terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa SMAN Bernas Pangkalan Kerinci Nursania Gultom; Supentri Supentri; Mirza Hardian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.918

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini ditunjukkan oleh fenomena yang muncul yaitu rendahnya kepedulian sosial siswa di SMAN Bernas Pangkalan Kerinci. Berdasarkan penelitian literatur yang dilakukan, pendidikan ekstrakurikuler palang merah remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial siswa SMAN Bernas Pangkalan Kerinci. Maka dari itu, peneliti terdorong untuk melakukan sebuah penelitian yang berjudul pengaruh ekstrakurikuler palang merah remaja terhadap karakter peduli sosial siswa SMAN Bernas pangkalan kerinci. Dalam penelitian ini bentuk permasalahannya adalah apakah ekstrakurikuler palang merah remaja berpengaruh terhadap kepedulian sosial siswa di SMAN Bernas Pangkalan Kerinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang artinya pengolahan data berupa angka atau numerik dan selanjutnya dideskripsikan serta disimpulkan. Adapun populasi dari penelitian ini diambil dari seluruh siswa yang mengikuti PMR yaitu sedikitnya 34 siswa. Dengan menggunakan teknik total sampling, jumlah populasi menjadi 34 sampel. Berdasar pada hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa; Terdapat pengaruh positif ekstrakurikuler palang merah remaja terhadap karakter peduli sosial siswa SMAN Bernas Pangkalan Kerinci.
THE APPLICATION OF BASIC PRINCIPLES OF ONLINE LEARNING THROUGH GOOGLE SUITE FOR EDUCATION DURING COVID19 OUTBREAK Afrianto Daud; Mirza Hardian
Ta'dib Vol 24, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v24i1.2704

Abstract

As education worldwide is now switching massively to a virtual class during the pandemic, a teacher needs to understand online learning's philosophy and principles to make sure the class can run effectively. This paper aims to examine the current situation of online learning after the Covid19 outbreak and discusses the implementation of basic concepts of online learningby utilizing Google Suite products such as Google Classroom, Google Meet, Google Doc, and Google FormsAdopting the idea of a library research approach, data of this study were taken entirely from the secondary data by first searching some relevant resources in the area of online learning. The primary database used for searching the relevant resources is the e-resources of the Indonesian national library. The databases here have been connected to various reputable international databases such as ProQuest, EbscoHost, SAGE, Sciencedirect, Taylor & Francis, and many more. The data include those taken from e-books, journal papers, and scholarly articles. Taking data from these reputable resources is necessary to enhance the quality of the data collected. Among the basic concepts for effective online learning are that teachers or lecturers need to ensure the following principles considered when designing and implementing online learning: student-centered learning activities leading to self-regulated learning, interactivity, and strive for presence (in social, cognitive, and teaching aspects during learning).