Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

DESIGNING CONTEXTUAL MATHEMATICS LEARNING WORKSHEETS BASED ON NATURE AND LOCAL CULTURE FOR INDIGENOUS STUDENTS Fredy Fredy; Mohamad Ilham; Andi Saparuddin Nur; Wa Ode Siti Hamsinah Day
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Number 1 (January 2026)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v7i1.5847

Abstract

Mathematics is often perceived as difficult and abstract by students, especially when learning materials are not connected to their daily lives. This is particularly relevant for indigenous students, whose cultural and environmental contexts are rarely represented in conventional textbooks. This research developed contextual mathematics learning worksheets that integrate natural elements and local culture to support indigenous students’ numeracy and literacy in Merauke. The study employed a four-D development model: define, design, develop, and disseminate. The methodology involved field observations, curriculum analysis, expert validation, and classroom trials in selected elementary schools. The resulting learning material took the form of student worksheets featuring culturally relevant topics, such as calculating area and volume through local tools and traditional activities. Expert assessments rated the materials as highly appropriate in both content and media aspects. Furthermore, the implementation showed significant improvement in students' mathematical problem-solving abilities. The paired sample t-test indicated a statistically significant difference between pre-test and post-test scores. The normalized gain score of 0.28 placed the improvement in the medium category. These findings suggest that context- and culture-grounded learning materials can enhance the relevance and effectiveness of mathematics education for indigenous learners.
Model Agro-Ecoliteracy dalam Pembelajaran Kontekstual: Integrasi Calistung dan Literasi Finansial di SD Inpres Senayu Kabupaten Merauke Mohamad Ilham; Fredy Fredy; Many Yusuf; Wa Ode Siti Hamsinah Day; Rizki Adri Yohanes; Hafsemi Rapsanjani; My Ismail
Lebah Vol. 19 No. 5 (2026): May: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) serta literasi finansial siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pembelajaran berbasis lingkungan melalui pemanfaatan kebun sekolah dan kandang ternak mini. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan calistung dan literasi finansial siswa serta terbatasnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar kontekstual. Program ini melibatkan sebanyak 44 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SD Inpres Senayu dengan pendekatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis partisipatif. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan sosialisasi, pelatihan guru, pengembangan kebun sekolah dan kandang ternak mini, implementasi pembelajaran terpadu, serta evaluasi dan monitoring. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan calistung dan literasi finansial siswa, dengan rata-rata peningkatan sebesar 31,1%. Selain itu, kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran terpadu juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui hasil pretest dan posttest pelatihan guru. Pemanfaatan kebun sekolah dan kandang ternak mini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Luaran kegiatan ini adalah model agro-ecoliteracy berbasis lingkungan yang terintegrasi dengan pembelajaran calistung dan literasi finansial. Dapat disimpulkan bahwa integrasi calistung dan literasi finansial melalui pembelajaran berbasis lingkungan merupakan pendekatan yang efektif dan inovatif, tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga memperkuat kompetensi guru serta menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan. 
Motivasi Tenaga Pengajar Di Pedalaman Papua Dalam Mengajar dan Melanjutkan Studi pada Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Sebuah Kajian Fenomenologis) Agus Kichi Hermansyah; Adi Sumarsono; Dewi Puji Rahayu; Fredy Fredy
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 29 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i12020p51-63

Abstract

This research aims to study and analyze the phenomena of teacher motivation in teaching and continuing studies in Higher Education. This study used a qualitative phenomological approach, which involved as many as five participants from the teachers who continued their studies in the PGSD Department at Musamus University. The process of collecting data through interview and observation methods. The main motivational research results of teachers teaching largely because of motivation from outside, namely permanent employment and income, there is also an internal motivation that is serving the country, and awareness to contribute. Motivation for continuing studies is encouragement to adjust to government regulations. The factor of getting prosperity is the last motivation because there is awareness to serve as a teacher. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa fenomena motivasi tenaga pengajar dalam mengajar dan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, yang melibatkan partisipan sebanyak lima orang guru yang melanjutkan studi di jurusan PGSD Universitas Musamus. Proses pengumpulan data melalui metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi utama guru mengajar sebagian besar karena motivasi dari luar, yaitu pekerjaan tetap dan mendapatkan penghasilan; motivasi internal untuk mengabdi kepada negara serta kesadaran untuk berkontribusi. Motivasi melanjutkan studi meliputi dorongan penyesuaian dengan peraturan pemerintah. Faktor mendapatkan kesejahteraan menjadi motivasi terakhir karena terdapat kesadaran untuk mengabdi sebagai guru.
Pendampingan Administrasi Tuntas dengan AI (ANASAI) untuk Mendukung Guru dalam Menghadapi Tantangan Kurikulum Rizki Adri Yohanes; Hafsemi Rapsanjani; Fredy Fredy; My Ismail; Haerul Amri
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v3i1.122

Abstract

Perubahan kurikulum memberikan tantangan baru bagi guru, menuntut mereka untuk fokus pada pengembangan kompetensi siswa sekaligus menyelesaikan tugas administrasi secara efisien. Pendampingan Administrasi Tuntas dengan AI (ANASAI) dirancang untuk membantu guru memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam menyederhanakan pekerjaan administratif, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pembelajaran, PKM pendampingan anasai ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Kabupaten Merauke dengan 27 guru yang bersedia mengikuti kegiatan hingga selesai. Artikel ini membahas pelaksanaan program pendampingan Anasai, meliputi identifikasi kebutuhan guru, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi keberhasilan program. digunakan metode evaluasi pada perubahan persepsi dan kompetensi guru pasca kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa guru merasa lebih percaya diri dalam menggunakan Anasai, dan mampu meningkatkan efisiensi administrasi pembelajaran. Program ini juga memberikan kontribusi terhadap kesiapan guru dalam menghadapi tantangan perubahan kurikulum.
Penguatan Kompetensi Guru dalam Merancang Pembelajaran Deep Learning yang Mindful, Meaningful, and Joyful di SD Muhammadiyah Merauke Sri Hanipah; Wa Ode Siti Hamsinah Day; Rival Hanip; Fredy Fredy
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18858

Abstract

This community service program aims to enhance the competencies of teachers at SD Muhammadiyah Merauke in designing and implementing deep learning that is mindful, meaningful, and joyful. The program focuses on strengthening teachers’ capacity to develop innovative lesson plans (RPP) and student worksheets (LKPD), design project-based learning activities, and utilize digital learning media grounded in local cultural contexts. The program was implemented through training and mentoring activities involving 25 teachers. Evaluation instruments consisted of a questionnaire comprising 25 items, and the data were analyzed using a t-test. The results indicate a significant improvement in teachers’ skills, with an increase of 18.48 points from a pre-training mean score of 72.84 to a post-training mean score of 91.32. These improvements reflect teachers’ enhanced ability to design deep learning–oriented instruction, produce 21st-century instructional tools, and apply innovative learning media in classroom practice. Overall, the program has the potential to serve as a model for sustainable professional development in fostering a humanistic and transformative learning ecosystem at SD Muhammadiyah Merauke.
Edukasi Kebun Sehat untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Transmigrasi di Kampung Jaya Makmur Mani Yusuf; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Nurhening Yuni Ekowati; Anwar Anwar; Jefri Sembiring Sembiring; Abdul Rizal; Fredy Fredy; Adrianus Adrianus; Maya Sari Rupang Rupang; Riez Kifli Kolewora; Suarni S
Lebah Vol. 19 No. 4 (2026): Maret: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok TK-PPEG Mekar Jaya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang mengelola ekosistem gambut di Kampung Jaya Makmur. Kelompok ini dibentuk sejak tahun 2024 dan telah melaksanakan berbagai jenis kegiatan budidaya tanaman baik tanaman jagung, padi, kacang tanah maupun tanaman lainnya dengan tanam monokultur. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Jaya Makmur pada bulan Tanggal 22 September - 22 November 2025 dengan peserta 2o orang. Tahapan kegiatan ini yakni 1) Sosilalisasi awal kegiatan, 2) Penyuluhan tentang Penerapan Inovasi Kebun Sehat Berbasis Zero Waste Plus, 3) Pendampingan Budidaya Tanaman Sayur dan Obat” dengan Desain Arsitektur Pertanaman, 4) Pelatihan Manajemen Pemasaran Tanaman Sayuran dan Obat Organik, 5) Monitoring dan Evaluasi Program. Kegiatan ini melibatkan mitra secara aktif baik dalam kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pelaksanaan program. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan kebun sehat berbasis zero waste plus serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya kelompok TK-PPEG Mekar Jaya di Kampung Jaya Makmur dengan rata-rata peningkatan sebesar 40% dibandingkan sebelum kegiatan dilaksanakan.