Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

WORKSHOP DAN IMPLEMENTASI LESSON STUDY DI YAYASAN AL-DJAUHARI Nur Fitri Indraswari; Agus Wahdian; Jihat Nurahman
JURNAL SINERGI Vol. 6 No. 1 (2024): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v6i1.659

Abstract

Pemerataan pendidikan merupakan permasalahan yang dialami bertahun-tahun silam dan bahkan sampai saat ini rasanya masih belum teratasi. Kondisi ini juga terjadi di Kota Pamekasan Madura, tepatnya di Yayasan Al-Djauhari yang terletak di Desa Tampojung Tenggina Kecamatan Waru Pamekasan. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan wawasan guru terkait lesson study learning community dan keterampilan mereka dalam mengelola pembelajaran berbasis lesson study. Kegiatan ini terdiri dari dua program yaitu workshop lesson study dan yang kedua yakni implementasi lesson study dalam pembelajaran. Mitra kegiatan dalam pengabdian ini yaitu Yayasan Al-Djauhari dan mitra sasaran yaitu melibatkan tiga sekolah di bawah naungan Yayasan Al-Djauhari antara lain SMP Islam Darul Ulum, SMP Islam Al-Hidayah, dan SMP Maarif 11 Pamekasan. Hasil dari kegiatan pengabdian: 1) Terjadi peningkatan rerata wawasan guru terkait lesson study sebesar 60 poin; 2) guru secara kolaboratif mampu melaksanakan lesson study dengan baik.
Penerapan Nilai-nilai Ketuhanan Melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar Hardiansyah, Framz; Budiyono, Fajar; Wahdian, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1762

Abstract

Penerapan nilai-nilai ketuhanan merupakan kesadaran dan dirancang untuk mempersiapkan siswa dalam hal pengetahuan dan pemahaman, kehidupan dan pengamalan, dan untuk membantu mereka percaya pada agama yang menjadi bagian dari mereka. Penelitian ini menggunakan fenomenologi kualitatif  melalui studi kasus. Metode pengumpulan data  penelitian ini dilakukan melalui (1) wawancara semi terstruktur, (2) observasi tidak terstruktur, dan (3) dokumentasi, dan hasilnya disusun secara sistematis. Langkah-langkah dalam analisis data adalah menggunakan paradigma  analisis isi dengan  reduksi data, penyajian data, dan validasi data (menarik kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk nilai-nilai ketuhanan di SDN Baban 1 Sumenep meliputi: (a) aqidah/nilai ibadah adalah shalat berjamaah, Membaca doa, membaca Alquran surat pendek, (b ) nilai moral yang terdiri dari nilai sopan santun, 3S (senyum, sapa, sapa), nilai-nilai Siratulahim (c) nilai disiplin dan nilai sosial masyarakat Nilai-nilai syariah terdiri dari (2) penerapan nilai-nilai ketuhanan melalui pembiasaan di sekolah dasar Baban 1 Sumenep meliputi (a) kegiatan sehari-hari, (b) kegiatan sukarela, (c) pengkondisian, (d) Meliputi keteladanan. 
Penerapan Nilai-nilai Ketuhanan Melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar Hardiansyah, Framz; Budiyono, Fajar; Wahdian, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1762

Abstract

Penerapan nilai-nilai ketuhanan merupakan kesadaran dan dirancang untuk mempersiapkan siswa dalam hal pengetahuan dan pemahaman, kehidupan dan pengamalan, dan untuk membantu mereka percaya pada agama yang menjadi bagian dari mereka. Penelitian ini menggunakan fenomenologi kualitatif  melalui studi kasus. Metode pengumpulan data  penelitian ini dilakukan melalui (1) wawancara semi terstruktur, (2) observasi tidak terstruktur, dan (3) dokumentasi, dan hasilnya disusun secara sistematis. Langkah-langkah dalam analisis data adalah menggunakan paradigma  analisis isi dengan  reduksi data, penyajian data, dan validasi data (menarik kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk nilai-nilai ketuhanan di SDN Baban 1 Sumenep meliputi: (a) aqidah/nilai ibadah adalah shalat berjamaah, Membaca doa, membaca Alquran surat pendek, (b ) nilai moral yang terdiri dari nilai sopan santun, 3S (senyum, sapa, sapa), nilai-nilai Siratulahim (c) nilai disiplin dan nilai sosial masyarakat Nilai-nilai syariah terdiri dari (2) penerapan nilai-nilai ketuhanan melalui pembiasaan di sekolah dasar Baban 1 Sumenep meliputi (a) kegiatan sehari-hari, (b) kegiatan sukarela, (c) pengkondisian, (d) Meliputi keteladanan. 
Fostering Character Education in Elementary Schools: The Impact of Extracurricular Activities Armadi, Ali; Jamilah, Jamilah; Wahdian, Agus; Astutik, Choli
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.5536

Abstract

This study explores the role of effective extracurricular management in cultivating students who are creative, imaginative, and well-mannered. The primary aim of extracurricular activities is to complement the formal educational experience by offering opportunities to apply theoretical knowledge and practical skills gained in the classroom. The objective of this research is to enhance character education in elementary school students through participation in extracurricular activities. Utilizing a qualitative approach, the study seeks to present a comprehensive overview of the current situation and to provide an in-depth description of the factors at play, offering the reader highly accurate insights. The research is conducted at SDI Lukmanul Hakim Sumenep, a school consistently recognized among the top in the region since 2013 by the Sumenep Regency administration. Data sources include key informants such as the school principal, deputy head of curriculum, teachers, and students. Findings suggest that extracurricular activities contribute significantly to the improvement of character education, instilling values such as religious observance, honesty, tolerance, discipline, and responsibility. These outcomes are achieved through regular activities like teacher and student picket duty and flag ceremonies, as well as spontaneous initiatives such as advising, correcting behavior, and providing assistance with incidental tasks. Furthermore, examples and conditioning activities, including environmental cleanliness and character education taglines, reinforce these values. The positive impacts of these activities include the development of social skills and communication abilities, with the school environment playing a crucial role in shaping students' character.
Media Puzzle Pancasila: Meningkatkan Minat Belajar Anak Pekerja Migran di Malaysia Mansyur, Adi; Kuswandi, Iwan; Wahdian, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9008

Abstract

Dalam proses pembelajaran, seringkali muncul tantangan untuk menjaga minat dan motivasi belajar peserta didik, terutama pada tingkat Sekolah Dasar. Peneliti menemukan bahwa tingkat pengetahuan dan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia pada mata pelajaran Pancasila di kelas III tergolong rendah. Hal tersebut terbukti dari minat belajar peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media pembelajaran puzzle Pancasila dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran puzzle Pancasila dapat meningkatkan minat belajar peserta didik secara signifikan terhadap mata pelajaran Pancasila. Hal ini dibuktikan dengan sikap peserta didik menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias saat mengikuti pembelajaran dengan metode puzzle, dibandingkan dengan metode ceramah atau buku teks biasa. Kesimpulannya, media edukasi berbasis permainan seperti puzzle Pancasila efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik terutama dalam ranah sekolah dasar.
Media Puzzle Pancasila: Meningkatkan Minat Belajar Anak Pekerja Migran di Malaysia Mansyur, Adi; Kuswandi, Iwan; Wahdian, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9008

Abstract

Dalam proses pembelajaran, seringkali muncul tantangan untuk menjaga minat dan motivasi belajar peserta didik, terutama pada tingkat Sekolah Dasar. Peneliti menemukan bahwa tingkat pengetahuan dan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia pada mata pelajaran Pancasila di kelas III tergolong rendah. Hal tersebut terbukti dari minat belajar peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media pembelajaran puzzle Pancasila dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran puzzle Pancasila dapat meningkatkan minat belajar peserta didik secara signifikan terhadap mata pelajaran Pancasila. Hal ini dibuktikan dengan sikap peserta didik menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias saat mengikuti pembelajaran dengan metode puzzle, dibandingkan dengan metode ceramah atau buku teks biasa. Kesimpulannya, media edukasi berbasis permainan seperti puzzle Pancasila efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik terutama dalam ranah sekolah dasar.
Improving Mastery of Indonesian Vocabulary through Music Mnemonic Method and Picture Cards in Elementary School wahdian, Agus; Kusyairi; M. Khoiri, M. Khoiri
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i4.67211

Abstract

At this time, the subject of Indonesian is not a compulsory subject in schools. However, mastering Indonesian vocabulary still requires more work for many students. The complex information in the linguistic rules of the language subject in Curriculum 2013 makes it difficult for students to memorize. This study aims to improve grade 4 Indonesian vocabulary mastery in elementary school through music mnemonic and picture card methods. The research design used was a quasi-experimental study with a between-subject design. The between-subject design is an experimental research design involving two or more groups given different treatments. The design used in this study was a pre-test-post-test control group design. The participants were 30 students aged 9-11 with Indonesian vocabulary mastery scores below the average. The results showed an increase in Indonesian vocabulary mastery through music mnemonic and picture card methods for grade 4 students in elementary school. The group with music mnemonics has the highest score due to the multimodality of various memorization methods that impact the chunking effect on working Memory so that new information can more easily enter the Long-Term Memory. It is concluded that the use of accrostic-type mnemonic techniques has a significant effect on students’ memory level. This study provides input to teachers and schools to combine several methods in providing learning in accordance with children's cognitive development stage.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN EDUCAPLAY DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD NEGERI BUNDER II Ridho, Anan Nurir; Sukitman, Tri; Wahdian, Agus
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran interaktif Educaplay dalam pembelajaran IPAS di kelas 4 SD Negeri Bunder 2. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Educaplay secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Siswa lebih aktif dalam diskusi, antusias dalam menjawab pertanyaan, serta lebih mudah memahami konsep-konsep IPAS yang bersifat abstrak. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih interaktif dan menyenangkan dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Namun, ditemukan beberapa kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan perangkat serta kesiapan guru dalam mengelola teknologi digital. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan Educaplay memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta pelatihan bagi guru. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Educaplay dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, asalkan didukung dengan kesiapan teknologi dan kompetensi pendidik yang memadai.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA QUIZIZZ TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 SDN PADEMAWU TIMUR 5 Ach Zubairi Malik; Wahdian , Agus; Sama'
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23777

Abstract

In the digital era, innovation in teaching methods is essential to increase student learning interest. One effective solution is the use of technology-based media, such as Quizizz, which offers interactive and engaging learning experiences. At SDN Pademawu Timur 5, conventional teaching methods still dominate, leading to low student participation and interest in Pancasila Education. This research aims to examine the influence of using Quizizz on enhancing the learning interest of 5th-grade students in Pancasila Education. Employing a qualitative approach and a case study method, data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawing. The research subjects consisted of 5th-grade students and Pancasila Education teachers, with data validity strengthened through triangulation techniques. The findings reveal that the implementation of Quizizz positively contributes to increasing students' learning interest. Students became more enthusiastic and active compared to conventional lecture methods. Quizizz’s gamification features, such as ranking systems and instant feedback, further boosted student motivation. However, some challenges were identified, including limited device availability and student adaptation to technology. To overcome these obstacles, the school provided additional devices as well as capacity-building programs for educators and learners to maximize the effectiveness of Quizizz utilization. Overall, the use of Quizizz has proven effective in increasing student interest in Pancasila Education. The results of this research can function as a valuable reference for educational institutions in incorporating technology into the learning process to improve the overall quality of education.
Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dengan Menggunakan Media Kartu Bergambar pada Siswa Kelas VI di SDN Gendang Timur III Maulana, Andre; Sama'; Agus Wahdian
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3491

Abstract

This study aims to improve the reading ability of sixth-grade students at SDN Gendang Timur III, Gayam District, through the implementation of the cooperative learning strategy Make a Match using picture card media. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. The instruments used included teacher and student observation sheets as well as reading comprehension tests. The results of the study showed an improvement in students’ reading skills. The average reading score increased from 62.2 in the pre-cycle to 68.8 in the first cycle and reached 74.8 in the second cycle. The mastery learning level also improved, rising from 40% in the pre-cycle to 60% in the first cycle, and 80% in the second cycle. This increase indicates that the Make a Match strategy supported by picture card media is effective in enhancing students’ reading comprehension and interest. Therefore, this strategy is recommended as an alternative for creating more active, enjoyable, and meaningful reading instruction in elementary schools.