Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMBANGUNAN SIKAP TOLERANSI DAN KETERAMPILAN BERBAHASA MELALUI PEMANFAATAN CERITA RAKYAT DI SEKOLAH DASAR Ali Armadi; Sulistiyono; Agus Wahdian; Choli Astutik
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35884

Abstract

ABSTRACT This study aims to develop tolerance attitudes and language skills among elementary school students through the use of folktales as contextual and meaningful learning resources. The research is grounded in the need for instructional practices that integrate character education with language competence development in ways that are culturally relevant to students. A mixed methods sequential explanatory design was employed combining quantitative data to measure improvements in tolerance and language abilities and qualitative data to clarify findings through exploration of students learning experiences when engaging with folktales. The results indicate an increase in students comprehension storytelling ability and interpretation of texts as well as the development of tolerant behaviors including cooperation appreciation of differences and empathy building. Folktales provided a learning environment closely related to students cultural backgrounds and served as a medium for internalizing cultural values that enrich classroom social interactions. This study confirms that integrating folktales into language learning is an effective strategy for enhancing language skills while fostering tolerance among elementary school students. Keywords: Folktales1, Tolerance2, Language Skills3, Elementary Students4 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan membangun sikap toleransi dan keterampilan berbahasa peserta didik sekolah dasar melalui pemanfaatan cerita rakyat sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai karakter dan pengembangan kompetensi bahasa secara seimbang serta relevan dengan lingkungan budaya peserta didik. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory yang memadukan data kuantitatif untuk mengukur peningkatan sikap toleransi dan keterampilan berbahasa dan data kualitatif untuk memperjelas temuan melalui eksplorasi pengalaman belajar siswa selama menggunakan cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan memahami, menceritakan, dan menafsirkan teks serta perkembangan kecenderungan perilaku toleran seperti kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, dan membangun empati. Cerita rakyat terbukti memberikan ruang pembelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa serta menjadi media internalisasi nilai budaya yang memperkaya interaksi sosial di kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa merupakan strategi efektif untuk mengembangkan kompetensi bahasa sekaligus menumbuhkan karakter toleransi pada peserta didik sekolah dasar. Kata Kunci: Cerita Rakyat1, Toleransi2, Keterampilan Berbahasa3, Sekolah Dasar4
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Naratif Agus Wahdian; Framz Hardiansyah; Yeni Aulia Puji Astuti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3510

Abstract

Pada dasarnya guru harus memiliki strategi agar anak didik dapat belajar efektif dan efisien, mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation yaitu model pembelajaran yang melibatkan siswa sejak tahap perencanaan baik dalam 1) Memilih topik, 2) Perencanaan kooperatif, 3) Investigasi kelompok, 4) Menyiapkan laporan akhir,5) Presentasi hasil final, dan 6) Evaluasi. Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana aktifitas belajar siswa dalam menulis karangan naratif dengan menggunakan Group Ivestigation pada Kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 2) Bagaimanakah respon siswa pasca pembelajaran menulis karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 3) Bagaimanakah hasil peningkatan belajar siswa dalam membuat karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X. Berdasarkan hasil analisis data, jumlah rata-rata presentase aktivitas siswa termasuk dalam katagori baik berjumlah 3,24 maka dapat dikategorikan aktif. Analisis data melalui angket tentang respon siswa rata-rata presentase siswa yang menyatakan ya sebesar 65,38%, sedangkan rata-rata persentase yang menyatakan tidak sebesar 20,42%. Dan yang rata-rata persentase yang menyatakan kadang-kadang sebesar 21,04%. Hasil persentase ketercapaian secara klasikal sebesar 74,80% lebih besar dari pada jumlah tidak tuntas sebesar 10,52%, maka penerapan metode Group Investigation sebagai upaya peningkatan keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy dapat dikatakan tuntas. Hasil belajar siswa sebelum diberi metode group Investigation sebesar 6,14% setelah diberi metode peningkatan hasil belajar pada siklus I sebesar 3,38% dan peningkatan belajar siswa pada siklus II sebesar 68,28%
Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Melalui Game Edukasi Icando di Sekolah Dasar Bahri, Syaiful; Wahdian, Agus
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v6i2.15078

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah penguatan nilai-nilai pendidikan karakter anak di sekolah Dasar Negeri Batubelah Timur I dan Sekolah Dasar Negeri Bates I melalui aplikasi game edukasi Icando. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi game edukasi Icando dapat berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai pendidikan karakter diantaranya nilai karakter percaya diri, hormat dan santun kepada orang tua, tanggung jawab, rasa ingin tahu, menghargi prestasi, peduli sosial, peduli lingkungan, kreatif, dan pantang menyerah.