Claim Missing Document
Check
Articles

BUDAYA SEKOLAH DAN ETIKA PROFESI: PENGUKURAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsoso; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.831 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p90

Abstract

Abstract: Professional ethics is something that teachers need to uphold in carrying out their profession. The application of professional ethics is rooted in school culture as an educational institution that upholds the values and norms of society. The hypothesis of this study is that there is a significant influence of school culture variables (X) on professional ethics (Y). To answer this hypothesis, then make this research use quantitative research. The instrument used to measure the research variables was a closed questionnaire, so respondents chose alternative answers provided. The respondents of this study consisted of 31 people, consisting of: 1 principal; 20 teachers; and 10 school administrators. The study was conducted at Junior High School An Nur, Bululawang, Malang Regency, East Java, Indonesia. Data analysis uses simple regression. Based on the results of data analysis, it was concluded that there was an influence of school culture (X) on professional ethics (Y), with a regression coefficient of 0.537. The formed regression equation is Ŷ = 28.923 + 0.43X. Keywords: school culture, professional ethics, soft systems methodology Abstrak: Etika profesi merupakan hal yang perlu dijunjung tinggi oleh para guru dalam melaksanakan tugas profesi guru. Penerapan etika profesi berakar pada budaya sekolah sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai dan norma kemasyarakat. Hipotesis penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan variabel budaya sekolah (X) terhadap etika profesi (Y). Untuk menguji hipotesis tersebut, maka penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket tertutup, sehingga responden memilih alternatif jawaban yang telah disediakan. Responden penelitian ini berjumlah 31 orang, terdiri dari: 1 orang kepala sekolah; 20 orang guru; dan 10 orang tenaga administrasi sekolah. Penelitian dilaksanakan di SMP An Nur Bululawang Malang Jawa Timur. Analisis data menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan ada pengaruh budaya sekolah (X) terhadap etika profesi (Y), dengan koefisien regresi 0,537. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Ŷ = 28,923 + 0,43X. Kata kunci: budaya sekolah, etika profesi, soft system methodology
VALIDITAS DAN RELIABELITAS ANGKET GAYA KEPEMIMPINAN MAHASISWA Djum Djum Noor Benty; Imam Gunawan; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p262

Abstract

Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Keakuratan data yang diambil juga dipengaruhi oleh validitas instrumen penelitian. Validitas instrumen penelitian juga akan mempengaruhi keakuratan kesimpulan penelitian. Oleh karena itu, sebelum menggunakan suatu instrumen untuk mengambil data harus dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabilitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan siswa. Indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018) yaitu: otokratis; birokratis; diplomatik; partisipatif; dan pemimpin kendali bebas. Berdasarkan teori ini, 10 item dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan siswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang (organisasi kemahasiswaan yang bergerak di palang merah). Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah rumus Korelasi Pearson Product Moment, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai ralpha = 0,799> r tabel = 0,468; Sehingga dapat disimpulkan instrumen reliabel untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabilitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokrasi, birokrasi, diplomatik, partisipatif, kebebasan pemimpin Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang krusial dalam suatu penelitian. Ketepatan data yang diambil juga dipengaruhi oleh tingkat kevalidan instrumen penelitian. Kevalidan instrumen penelitian juga akan mempengaruhi ketepatan simpulan penelitian. Oleh sebab itu, suatu instrumen sebelum digunakan untuk mengambil data, harus diuji validitas dan reliabelitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabelitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Jabaran indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018), yaitu: autokratis; birokratik; diplomatis; partisipatif; dan free rein leader. Berdasarkan teori tersebut, ada 10 item yang dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang. Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah dengan rumus Korelasi Product Moment Pearson, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabelitas adalah dengan rumus rumus Cronbach’s Alpha. Hasil analisis validitas menyimpulkan semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) < 0,05; sehingga dapat disimpulkan instrumen tersebut valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabelitas diperoleh nilai ralpha = 0,799 > rtabel= 0,468; Sehingga dapat dinilai penilaian reliabel tersebut untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabelitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokratis, birokratik, diplomatis, partisipatif, kebebasan pemimpin 
PEMBERDAYAAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA BATU: STUDI DESKRIPTIF Imam Gunawan; Teguh Triwiyanto; Desi Eri Kusumaningrum; Muhammad Romady; Mutya Alfarina; Riski Ariska Widiana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.206 KB)

Abstract

Abstract: Empowerment is the key to an organization’s increasing productivity and organizational performance. Schools as educational organizations have human resources (HR) that handle administrative services, which are commonly called School Administration Staff (SAS). The question posed in this research is how high is the level of empowerment of the SAS Junior High School Batu City? To answer the research question, this study uses a quantitative research approach. The research sample was SAS Junior High School Batu City with a total of 25 people. To measure indicators of level of empowerment of SAS by using a questionnaire developed by Kusumaningrum et al., (2017a). The research data were analyzed using descriptive statistics, namely by calculating the mean, standard deviation, and category description of each item. The results of the data analysis concluded that the empowerment level of the SAS Junior High School Batu City with the highest frequency of 9 people (36%) was in the good category and the average score was 70.2. Based on the description analysis category each item is known from 23 items, there are 7 items (30.43%) included in the low category, and 16 items (69.57%) are included in the high category. Keywords: empowerment, school administration staff Abstrak: Pemberdayaan merupakan kunci organisasi meningkatkan produktivitas dan kinerja organisasi. Sekolah sebagai organisasi pendidikan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang menangani layanan administrasi, yang lazim disebut Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat pemberdayaan TAS SMP Kota Batu? Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah TAS SMP Kota Batu dengan jumlah 25 orang. Untuk mengukur indikator tingkat pemberdayaan TAS dengan menggunakan angket yang dikembangkan oleh Kusumaningrum dkk., (2017a). Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, yaitu dengan menghitung rerata, deviasi standar, dan deskripsi kategori setiap item. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa tingkat pemberdayaan TAS SMP Kota Batu dengan frekuensi tertinggi 9 orang (36%) termasuk dalam kategori baik dan rerata skor sebesar 70,2. Berdasarkan analisis deskripsi kategori setiap item diketahui dari 23 item terdapat 7 item (30,43%) termasuk dalam kategori rendah, dan 16 item (69,57%) termasuk dalam kategori tinggi. Kata kunci: pemberdayaan, tenaga administrasi sekolah
DEBAT MORAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS KEPALA SEKOLAH ibrahim bafadal; Juharyanto Juharyanto; Ahmad Nurabadi; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p272

Abstract

Abstrak: Integritas adalah tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas adalah kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai dan kode etik. Upaya penegakan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru penting dilakukan untuk mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi jamannya dengan terus mengupdate kompetensinya untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan integritas kepala sekolah. Berbagai hal terkait pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan merupakan hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada negara kepada pelajar. Kata kunci : integritas, prinsip, debat moral Abstrak: Integritas merupakan tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas merupakan kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Upaya meneguhkan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru menjadi hal penting untuk menyiapkan generasi Indonesia masuk ke zamannya dengan tetap memperbaharui kompetensi untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan intregitas kepala sekolah. Berbagai hal yang terkait dengan pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan menjadi hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai cinta tanah air kepada siswa. Kata kunci : integritas, kepala sekolah, debat moral
PENGARUH ETIKA PROFESIONAL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Dika Novita Sari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.775 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p279

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to determine the influence of professional ethics (X) to student character building (Y). Quantitative methods are used in this study. The research instrument is a questionnaire. Sampling technique using quota random sampling. The sample of research is 73 students Faculty of Education (FIP) State University of Malang (UM) as a participant in Character Building Training. Data analysis used was: descriptive analysis with stanfive formula and simple regression test. The result of this research concluded that there is significant influence of professional ethics variable (X) to student character building (Y). Keywords: professional ethics, student character building Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh etika profesional (X) terhadap pembentukan karakter mahasiswa (Y). Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian ialah angket tertutup. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan quota random sampling. Sampel penelitian adalah 73 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) yang mengikuti pelatihan Character Building. Analisis data yang digunakan adalah: analisis deskriptif dengan formula stanfive dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan variabel etika profesional (X) terhadap pembentukan karakter mahasiswa (Y). Kata kunci: etika profesional, pembentukan karakter mahasiswa
ANALISIS SITASI PADA JAMP: JURNAL ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN, UNIVERSITAS NEGERI MALANG, 2018-2020 Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p163

Abstract

Abstract: The level or number of citations for a journal and/or article is the main indicator for measuring the quality of a publication (paper). The purpose of this research is to determine the distribution of citations in JAMP: Journal of Educational Administration and Management. This research is included in research or studies on bibliometric analysis. The data source for this study is meta-data obtained from the JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, data citation download at Google Scholar, using the Publish or Perish 7 software, over a period of 3 years (2018-2020). Meta-data with the PoPCites.ris file format, processed with Publish or Perish 7 software, produces a description of the journal citation. The data is extracted into Microsoft Excel file format. The results of the analysis show that this journal has a citation level of 388. This article presents the 10 articles with the most citations. In addition, it also discusses topic trends in this journal in the last 3 years, as well as predictions of future article trends. Keywords: citation analysis; education management; educational leadership; education supervision; publish or perish. Abstrak: Tingkat atau jumlah sitasi suatu jurnal dan/atau artikel merupakan indikator utama untuk mengukur kualitas suatu terbitan (paper). Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui sebaran sitasi pada JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan. Riset ini termasuk dalam riset atau studi tentang bibliometric analysis. Sumber data studi ini adalah meta-data yang diperoleh dari unduhan data sitasi JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan di Google Scholar, dengan menggunakan software Publish or Perish 7, dalam kurun waktu 3 tahun (2018-2020). Meta-data dengan format file PoPCites.ris, diproses dengan dengan software Publish or Perish 7, menghasilkan sebuah hasil deskripsi tentang sitasi jurnal. Data tersebut diekstrak ke dalam format file Microsoft Excel. Hasil analisis diketahui bahwa jurnal ini memiliki tingkat sitasi sebanyak 388. Artikel ini menyajikan 10 artikel terbanyak sitasinya. Selain itu, juga dikupas tren topik di jurnal ini dalam kurun 3 tahun terakhir, serta prediksi tren artikel pada masa mendatang. Kata kunci: analisis sitasi; manajemen pendidikan; kepemimpinan pendidikan; supervisi pendidikan; publish or perish.
DAMPAK PEMBELAJARAN BERKARAKTER TERHADAP PENGUATAN KARAKTER SISWA GENERASI MILENIAL Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Hasan Argadinata
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.687 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p160

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilakukan dengan metode kausalitas kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 guru SMP Islam di Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 55,33. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Keywords: learning character, strengthening student character, millennial generation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif-kausalitas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 orang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif data menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 55,33. Hasil analisis regesi sederhana menunjukkan terdapat pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Kata kunci: pembelajaran berkarakter, penguatan karakter siswa, menciptakan milenial 
VALIDITY AND RELIABILITY OF THE STUDENT WORK READINESS SCALE Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Anjar Agus Firawati; Anggraeni Cahyaningtyas
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i22022p176

Abstract

Abstract: Work readiness can be defined as the extent to which individuals are seen to possess the attitudes and characteristics necessary for future success in the workplace. This study aims to assess the Student Work Readiness Scale. Five dimensions and twenty-one items are arranged to measure the construct of student work readiness. The questionnaire survey was administered to 151 students at Universitas Negeri Malang. The correlation of Pearson’s Product Moment to test validity and Cronbach’s Alpha to test reliability. According to the results, 21 items possessed a high level of validity and reliability. Keywords: student work readiness, validity, reliability, questionnaire, correlatio 
DAMPAK PEMBELAJARAN BERKARAKTER TERHADAP PENGUATAN KARAKTER SISWA GENERASI MILENIAL Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Hasan Argadinata
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p160

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilakukan dengan metode kausalitas kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 guru SMP Islam di Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 55,33. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Keywords: learning character, strengthening student character, millennial generation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif-kausalitas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 orang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif data menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 55,33. Hasil analisis regesi sederhana menunjukkan terdapat pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Kata kunci: pembelajaran berkarakter, penguatan karakter siswa, menciptakan milenial 
VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET KETERAMPILAN MANAJERIAL MAHASISWA Imam Gunawan; Djum Djum Noor Benty; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.49 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p247

Abstract

Abstract: Managerial skills is an important ability that must be possessed by students. This skills is a provision for students to live in the general public. Higher education should prepare students to have reliable managerial skills. Therefore, there needs to be an instrument that helps educational institutions to measure the managerial skills of their students. This article presents an analysis of the validity and reliability of the student managerial skills questionnaire. The respondents of this study were 35 students. Test the validity of using the Product Moment Correlation formula developed by Pearson. Test reliability using the Cronbach’s Alpha formula. The validity test results showed that of the 18 items developed, there were 17 valid items, with a value of α ≤ 0.05. The reliability test results were subject to 17 valid items, showing ralpha = 0.864 > rtable = 0.468; and all Cronbach’s Alpha if Deleted Items > 0.468. So it was concluded that the instrument was reliable. Keywords: validity, reliability, managerial skills, students Abstrak: Keterampilan manajerial merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Kemampuan tersebut merupakan bekal mahasiswa untuk hidup di masyarakat umum. Perguruan tinggi sudah seyogyanya menyiapkan mahasiswa untuk memiliki keterampilan manajerial yang andal. Oleh sebab itu, perlu ada instrumen yang membantu lembaga pendidikan untuk mengukur keterampilan manajerial para peserta didiknya. Artikel ini menyajikan analisis validitas dan reliabilitas terhadap instrumen angket keterampilan manajerial mahasiswa. Responden penelitian ini adalah 35 mahasiswa. Uji validitas dengan menggunakan formula Korelasi Product Moment yang dikembangkan oleh Pearson. Uji reliabilitas dengan menggunakan formula Cronbach’s Alpha. Hasil uji validitas menunjukkan dari 18 item yang dikembangkan, ada 17 item yang valid, dengan nilai α ≤ 0,05. Hasil uji reliabilitas dikenakan pada 17 item yang valid, menunjukkan ralpha = 0,864 > rtabel = 0,468; dan semua Cronbach’s Alpha if Item Deleted > 0,468. Sehingga disimpulkan bahwa instrumen tersebut reliabel. Kata kunci: validitas, reliabilitas, keterampilan manajerial, mahasiswa
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hakim Abida Ferindistika Putri Ade Putra Nanda Adetya Dewi Wardani Afiatur Rofika Sari Afika Nur Jannah Agus Timan Ahmad Fikri Fajri, Ahmad Fikri Ahmad Ridwan Akbar Syach Ichwanda Burham Aminuddin Aziz, M.PdI, Abdullah Anggarini Retno Palupi, Anggarini Retno Anggraeni Cahyaningtyas Anjar Agus Firawati Annisa’ Hayyu Fi’isyatirrodhiyah Apri Kartikasari H.S, Apri Argadinata, Hasan Asep Sunandar Bengen, Evanly Jorji Bhayangkara, Athalla Nauval Binti Nafi’atus Safa’ah Budi Sunaryo, Budi Budiarti, Erika Mei Burham, Akbar Syach Ichwanda Cahyaningtyas, Anggraeni Chrisna Emilia, Chrisna Desi Eri Kusumaningrum Desreza, Nanda Dewi Ghusti D Dewi Khusnul Chotimah Dewi Tryanasari Dika Novita Sari Dika Novita Sari Dinda Putri Ratnasari Djum Djum Noor Benty Dwi Ayu Atika Sari Dwi Meinita Sari Dwi Retno Y Elly’s Mersina Mursidik, Elly’s Elma Wati Purnama Sari Endang Amaliana Fatma Yuantika Eva Trisnawati Evanly Jorji Bengen Fikri, Faridh Firawati, Anjar Agus Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Hamdi, Khairil Ibrahim Bafadal Ike Fuji Lely Imron Arifin Irianto, Jusuf Isyatul Karimah Juharyanto Juharyanto Krisnafitriana, Virra Lailatun Nikmatasari Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lim Kim Hui M. Adib Wijaya Maghfirotun Sa’diyyah Mangzila, Asfi Maulana Amirul Adha Moko, Joyo Kilat Muhammad Iqbal Muhammad Romady Mutya Alfarina Naufal Danar Bagaskara Nila Ratnawati Nur Samsiyah, Nur Nurabadi, Ahmad Nurul Ulfatin Putra, Heru Rahmat Wibawa Qonitatul Labibah Raden Bambang Sumarsono Raden Bambang Sumarsoso Rina Tri Sulistyoningrum, Rina Tri Riski Ariska Widiana Sari Oktavia Ningsih Sari Oktavia Ningsih Sari, Dwi Kumala Selly Nurina Suraya, Selly Selly Nurina Suraya, Selly Nurina Shofiyatul Marwiyah Sisco Agustian Sri Murdiyah Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Suminah Suminah Teguh Triwiyanto Titik Istirohah Vinola, Rima Gusti Wardani, Adetya Dewi Yusuf Sobri, Ahmad