Claim Missing Document
Check
Articles

Problematika Pemberdayaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Imam Gunawan
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 2 (2017): : December 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.963 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22017p139

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the problematic of empowerment and human resource development in junior high school based on pesantren in East Java. This research is conducted with qualitative approach. The subjects of this study are school administrative staff (tenaga administrasi sekolah / TAS), teachers, and principals. Data collection techniques are interviews. Subsequently used as material in carrying out focus group discussion (FGD). Data analysis is done through three steps, namely: data reduction; display data; and conclusion drawing / verifying. The results showed that school problems in the empowerment of principals are: the duty of boarding school board; communication barriers and coordination with pesantren; communication barriers with teachers and administrative staff (tenaga administrasi sekolah / TAS); and task delegation. School problems in teacher empowerment are: the ratio of teacher-student numbers is not proportional; some teachers teach at other educational institutions; lack of understanding how to educate students according to the vision and mission of schools and pesantren; and less optimal teaching supervision. School problems in the empowerment of administrative staff (tenaga administrasi sekolah / TAS) are: the limited infrastructure of the school office; number of TAS personnel; and mastery of information and communication technology (ICT). Human resource development is done in two ways, namely group development and individual development. Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan problematika pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia di sekolah menengah pertama (SMP) berbasis pesantren di Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tenaga administrasi sekolah (TAS), guru, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Selanjutnya dijadikan bahan dalam melaksanakan focus group discussion (FGD). Analisis data dilakukan melalui tiga langkah, yaitu: data reduction; data display; dan conclusion drawing/verifying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan sekolah dalam pemberdayaan kepala sekolah adalah: adanya tugas menjadi pengurus pesantren; hambatan komunikasi dan koordinasi dengan pesantren; hambatan komunikasi dengan para guru dan TAS; dan pendelegasian tugas. Permasalahan sekolah dalam pemberdayaan guru adalah: rasio jumlah guru-siswa belum proporsional; beberapa guru mengajar di lembaga pendidikan lain; kurangnya kesepahaman cara mendidik siswa sesuai visi dan misi sekolah dan pesantren; dan kurang optimalnya supervisi pengajaran. Permasalahan sekolah dalam pemberdayaan TAS adalah: terbatasnya sarana prasarana kantor sekolah; jumlah personil TAS; dan penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dilakukan dengan dua cara, yaitu pengembangan yang bersifat kelompok dan pengembangan yang bersifat individu.
Perbedaan Motivasi Belajar Mahasiswa antara Sebelum dan Sesudah Mengikuti Pelatihan Motivasional Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Firda Dwi Pratiwi
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.481 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12018p115

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the difference of students’ learning motivation between before and after motivational training. The research method is based on quantitative methods. The sample of this research is the new students as many 223 students the attended in Motivational Building for High Performance, State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used is: descriptive analysis with stanfive formula and paired sample t test. The result of data analysis concludes that there is a significant difference of student motivation between before and after motivational training. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar mahasiswa antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan motivasional. Metode penelitian adalan dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa baru sebanyak 223 orang mahasiswa yang mengikuti pelatihan Motivational Building for High Performance Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Instrumen penelitian adalah angket. Analasis data yang digunakan adalah: analisis deskriptif dengan formula stanfive dan uji paired sample t test. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan motivasi mahasiswa antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan motivasional.
Peningkatan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa melalui Pendekatan Behavior Modification Suminah Suminah; Imam Gunawan; Sri Murdiyah
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.05 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22018p221

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve learning achievement and student learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory State University of Malang (UM) Blitar City. This research was conducted using classroom action research method. This study was conducted with two cycles. Data collection techniques used in this study is tests and observations. Data were analyzed with descriptive statistics, i.e. calculating the mean and standard deviation. Furthermore, by using the formula stanfive data formulated with the frequency distribution table. Data analysis is by comparing the results of the scores obtained from Cycle I and Cycle II (data learning achievement and student learning motivation). Data analysis is analysis of variance of paired-samples t test formula with SPSS PASW Statistics 18. The result of research are: (1) student learning achievement through behavior modification approach included in good enough category; (2) the level of student’s learning motivation through behavior modification approach included in high enough category; and (3) there is improvement of learning achievement and student’s learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory of State University of Malang (UM) Blitar City. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, yakni menghitung rerata dan deviasi standar. Selanjutnya dengan menggunakan rumus formula stanfive data disusun dengan tabel distribusi frekuensi. Analisis data yakni dengan membandingkan hasil skor yang diperoleh dari Siklus I dan Siklus II (data hasil belajar dan motivasi belajar siswa). Analisis data adalah analisis varians formula paired-samples t test dengan bantuan SPSS PASW Statistics 18. Hasil penelitian adalah: (1) tingkat hasil belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup baik; (2) tingkat motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup tinggi; dan (3) ada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar.
THE EFFECT OF INSTRUCTIONAL, TRANSFORMATIONAL AND SPIRITUAL LEADERSHIP ON ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS’ PERFORMANCE AND STUDENTS’ ACHIEVEMENTS Ahmad Nurabadi; Jusuf Irianto; Ibrahim Bafadal; Juharyanto Juharyanto; Imam Gunawan; Maulana Amirul Adha
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 40, No 1 (2021): Cakrawala Pendidikan (February 2021)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v40i1.35641

Abstract

Persistence for achievement reflected from the willingness and determination of principal to implement quality leadership will facilitate the improvement of teachers’ performance, and the two will be the determinant factors for the students’ ultimate achievement. This study aims at analyzing empirical data on the effect of instructional, transformational and spiritual leadership as independent variables, with school quality as the dependent variable. In addition, the intervening variable is teachers’ performance. This study employed the quantitative approach in which samples of 181 teachers were re taken using the proportional random sampling technique. All data were then analysed using the SEM technique with the AMOS 24 application. The findings show that: (1) there is a direct effect of instructional leadership on teachers’ performance, transformational leadership on teachers’ performance, spiritual leadership on teachers’ performance, instructional leadership on students’ achievement, transformational leadership on students’ achievement, spiritual leadership on students’ achievement, and teachers’ performance on students’ achievement. In addition, (2) there is an indirect effect of instructional leadership on students’ achievement through teachers’ performance, transformational leadership on students’ achievement through teachers’ performance and spiritual leadership on students’ achievement through teachers’ performance.
Pengaruh Kepemimpinan Pembelajaran, Kepemimpinan Perubahan, Kepemimpinan Spiritual, Budaya Sekolah, dan Etika Profesi terhadap Kinerja Mengajar Guru Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Imam Gunawan
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 4, No 3 (2020): Vol. 4 No. 3 Juli 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um025v4i32020p198

Abstract

 Abstract: Empowerment of Human Resources (HR) is directed to increase HR participation in organizations and increase productivity. The results of various studies show that HR is a determinant of productivity. HR in the field of education can be grouped into three groups, namely the principal, teachers, and TAS. School competitiveness is also determined by the human resources it has. This research was conducted in a pesantren-based Junior High School (SMP) in East Java. The schools which are the research sites are: (1) SMP Insan Terpadu Probolinggo; (2) SMP Assa’adah Gresik; dan (3) SMP An Nur Bululawang Malang. This research refers to the Model of Empowerment of Islamic Boarding School-Based Human Resources Empowerment with Soft System Methodology Approach that has been designed. Researchers take quantitative measurements of the variables that impact the existence of the model. The variables measured were six variables, namely: learning leadership, change leadership, spiritual leadership, school culture, professional ethics, and teacher teaching performance. The method to be used is quantitative research. Measurement of the six variables is using a questionnaire instrument. The analysis that will be used is descriptive and regression analysis. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is a significant influence of learning leadership, change leadership, spiritual leadership, school culture, and professional ethics on the teaching performance of pesantren-based junior high schools in East Java. Abstrak: Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) diarahkan untuk meningkatkan partisipasi SDM dalam organisasi dan meningkatkan produktivitas. Hasil berbagai studi menunjukkan bahwa SDM merupakan faktor penentu produktivitas. SDM bidang pendidikan tataran sekolah dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu kepala sekolah, guru, dan TAS. Daya saing sekolah juga ditentukan oleh SDM yang dimiliki. Penelitian ini dilaksanakan di SMP berbasis pesantren di Jawa Timur. Sekolah yang menjadi tempat penelitian ialah: (1) SMP Insan Terpadu Probolinggo; (2) SMP Assa’adah Gresik; dan (3) SMP An Nur Bululawang Malang. Penelitian ini mengacu pada rancangan Model Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren dengan Pendekatan Soft System Methodology. Peneliti melakukan pengukuran secara kuantitatif terhadap variabel yang menjadi dampak adanya model tersebut. Adapun variabel yang diukur ada enam variabel, yaitu: kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan perubahan, kepemimpinan spiritual, budaya sekolah, etika profesi, dan kinerja mengajar guru. Metode yang akan digunakan adalah penelitian kuantitatif. Pengukuran terhadap keenam variabel tersebut adalah dengan instrumen angket. Analisis yang akan digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan perubahan, kepemimpinan spiritual, budaya sekolah, dan etika profesi terhadap kinerja mengajar guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis pesantren di Jawa Timur.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA Imam Gunawan; Djum Djum Noor Benty; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Abida Ferindistika Putri; Lim Kim Hui
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 4, No 2 (2020): Vol. 4 No. 2 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um025v4i22020p126

Abstract

Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to enter the workforce. The entrepreneurial spirit is also part of the work readiness of students. Various rides can be used by students in preparing themselves to enter the workforce. Important factors that support job readiness besides competence are communication factors and the extent of student association. Student organizations (Ormawa) are vehicles that can be used by students for this purpose. The purpose of this study was to determine the effect of leadership style, managerial ability, self-efficacy, and learning achievement on work readiness of students of the Faculty of Education, State University of Malang. This study uses a quantitative approach. The design or design of this study is an ex-post-facto cross-sectional survey and is included in the descriptive-causality research type. The population of this research is all of the management of Ormawa Faculty of Education, State University of Malang. Based on the calculation of Krejcie and Morgan Table (1970), the total population was 269 students, taken as a sample of 158 students. The instrument used in this study was a questionnaire. Analysis of the data that will be used in this study are: (1) descriptive analysis; (2) regression analysis; and (3) path analysis. Based on the results of data analysis, this study concludes: (1) there is a significant influence of leadership style (X1) on students' work readiness (Y); (2) there is a significant influence of managerial ability (X2) on student work readiness of Ormawa (Y); (3) there is a significant effect of self-efficacy (X3) on student work readiness of Ormawa (Y); (4) there is a significant effect of learning achievement (X4) on student work readiness of Ormawa (Y); and (5) there is a significant influence of leadership style (X1), managerial ability (X2), self-efficacy (X3), and learning achievement (X4) on students' work readiness (Y).Abstrak: Kesiapan kerja adalah kondisi mahasiswa ketika setelah lulus memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Jiwa berwirausaha juga merupakan bagian kesiapan kerja mahasiswa. Berbagai wahana dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mempersiapkan dirinya untuk memasuki dunia kerja. Faktor penting yang mendukung kesiapan kerja selain kompetensi adalah faktor komunikasi dan luasnya pergaulan mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan (ormawa) merupakan wahana yang dapat digunakan mahasiswa untuk itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, kemampuan manajerial, efikasi diri, dan prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan atau desain penelitian ini adalah survey cross-sectional ex-post-facto dan termasuk dalam jenis penelitian deskriptif-kausalitas. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengurus Ormawa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Berdasarkan perhitungan Tabel Krejcie dan Morgan (1970), jumlah populasi sebanyak 269 orang mahasiswa, diambil sampel penelitian sebanyak 158 orang mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis deskriptif; (2) analisis regresi; dan (3) analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan: (1) ada pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan (X1) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (2) ada pengaruh yang signifikan kemampuan manajerial (X2) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (3) ada pengaruh yang signifikan efikasi diri (X3) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (4) ada pengaruh yang signifikan prestasi belajar (X4) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); dan (5) ada pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan (X1), kemampuan manajerial (X2), efikasi diri (X3), dan prestasi belajar (X4) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y).
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN KRAS KABUPATEN KEDIRI Imam Gunawan
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 5, No 01 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.789 KB) | DOI: 10.25273/pe.v5i01.325

Abstract

The objective of this research is to found out the influence of transformational leadership and job satisfaction toward organizational citizenship behavior of the teacher in primary school Kras District of Kediri. This research used quantitative approach. The participants of the research are 159 teachers of 30 primary school Kras, District of Kediri. The data found using closed model questionnaire instrument. The data analyzed using path analyzing, with the help of SPSS PASW Statistics 18 program. The results of the research show that there is a significance influence between transformational leadership and job satisfaction toward organizational citizenship behavior of the teacher in primary school Kras, District of Kediri. The transformational leadership contributes 15.1% while the job satisfaction contribution is 20.4%. Other variables beyond this research contribute 64.5%.  
VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET KETERAMPILAN MANAJERIAL MAHASISWA Imam Gunawan; Djum Djum Noor Benty; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.49 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p247

Abstract

Abstract: Managerial skills is an important ability that must be possessed by students. This skills is a provision for students to live in the general public. Higher education should prepare students to have reliable managerial skills. Therefore, there needs to be an instrument that helps educational institutions to measure the managerial skills of their students. This article presents an analysis of the validity and reliability of the student managerial skills questionnaire. The respondents of this study were 35 students. Test the validity of using the Product Moment Correlation formula developed by Pearson. Test reliability using the Cronbach’s Alpha formula. The validity test results showed that of the 18 items developed, there were 17 valid items, with a value of α ≤ 0.05. The reliability test results were subject to 17 valid items, showing ralpha = 0.864 > rtable = 0.468; and all Cronbach’s Alpha if Deleted Items > 0.468. So it was concluded that the instrument was reliable. Keywords: validity, reliability, managerial skills, students Abstrak: Keterampilan manajerial merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Kemampuan tersebut merupakan bekal mahasiswa untuk hidup di masyarakat umum. Perguruan tinggi sudah seyogyanya menyiapkan mahasiswa untuk memiliki keterampilan manajerial yang andal. Oleh sebab itu, perlu ada instrumen yang membantu lembaga pendidikan untuk mengukur keterampilan manajerial para peserta didiknya. Artikel ini menyajikan analisis validitas dan reliabilitas terhadap instrumen angket keterampilan manajerial mahasiswa. Responden penelitian ini adalah 35 mahasiswa. Uji validitas dengan menggunakan formula Korelasi Product Moment yang dikembangkan oleh Pearson. Uji reliabilitas dengan menggunakan formula Cronbach’s Alpha. Hasil uji validitas menunjukkan dari 18 item yang dikembangkan, ada 17 item yang valid, dengan nilai α ≤ 0,05. Hasil uji reliabilitas dikenakan pada 17 item yang valid, menunjukkan ralpha = 0,864 > rtabel = 0,468; dan semua Cronbach’s Alpha if Item Deleted > 0,468. Sehingga disimpulkan bahwa instrumen tersebut reliabel. Kata kunci: validitas, reliabilitas, keterampilan manajerial, mahasiswa
BUDAYA SEKOLAH DAN ETIKA PROFESI: PENGUKURAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsoso; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.831 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p90

Abstract

Abstract: Professional ethics is something that teachers need to uphold in carrying out their profession. The application of professional ethics is rooted in school culture as an educational institution that upholds the values and norms of society. The hypothesis of this study is that there is a significant influence of school culture variables (X) on professional ethics (Y). To answer this hypothesis, then make this research use quantitative research. The instrument used to measure the research variables was a closed questionnaire, so respondents chose alternative answers provided. The respondents of this study consisted of 31 people, consisting of: 1 principal; 20 teachers; and 10 school administrators. The study was conducted at Junior High School An Nur, Bululawang, Malang Regency, East Java, Indonesia. Data analysis uses simple regression. Based on the results of data analysis, it was concluded that there was an influence of school culture (X) on professional ethics (Y), with a regression coefficient of 0.537. The formed regression equation is Ŷ = 28.923 + 0.43X. Keywords: school culture, professional ethics, soft systems methodology Abstrak: Etika profesi merupakan hal yang perlu dijunjung tinggi oleh para guru dalam melaksanakan tugas profesi guru. Penerapan etika profesi berakar pada budaya sekolah sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai dan norma kemasyarakat. Hipotesis penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan variabel budaya sekolah (X) terhadap etika profesi (Y). Untuk menguji hipotesis tersebut, maka penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket tertutup, sehingga responden memilih alternatif jawaban yang telah disediakan. Responden penelitian ini berjumlah 31 orang, terdiri dari: 1 orang kepala sekolah; 20 orang guru; dan 10 orang tenaga administrasi sekolah. Penelitian dilaksanakan di SMP An Nur Bululawang Malang Jawa Timur. Analisis data menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan ada pengaruh budaya sekolah (X) terhadap etika profesi (Y), dengan koefisien regresi 0,537. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Ŷ = 28,923 + 0,43X. Kata kunci: budaya sekolah, etika profesi, soft system methodology
VALIDITAS DAN RELIABELITAS ANGKET GAYA KEPEMIMPINAN MAHASISWA Djum Djum Noor Benty; Imam Gunawan; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p262

Abstract

Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Keakuratan data yang diambil juga dipengaruhi oleh validitas instrumen penelitian. Validitas instrumen penelitian juga akan mempengaruhi keakuratan kesimpulan penelitian. Oleh karena itu, sebelum menggunakan suatu instrumen untuk mengambil data harus dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabilitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan siswa. Indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018) yaitu: otokratis; birokratis; diplomatik; partisipatif; dan pemimpin kendali bebas. Berdasarkan teori ini, 10 item dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan siswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang (organisasi kemahasiswaan yang bergerak di palang merah). Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah rumus Korelasi Pearson Product Moment, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai ralpha = 0,799> r tabel = 0,468; Sehingga dapat disimpulkan instrumen reliabel untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabilitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokrasi, birokrasi, diplomatik, partisipatif, kebebasan pemimpin Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang krusial dalam suatu penelitian. Ketepatan data yang diambil juga dipengaruhi oleh tingkat kevalidan instrumen penelitian. Kevalidan instrumen penelitian juga akan mempengaruhi ketepatan simpulan penelitian. Oleh sebab itu, suatu instrumen sebelum digunakan untuk mengambil data, harus diuji validitas dan reliabelitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabelitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Jabaran indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018), yaitu: autokratis; birokratik; diplomatis; partisipatif; dan free rein leader. Berdasarkan teori tersebut, ada 10 item yang dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang. Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah dengan rumus Korelasi Product Moment Pearson, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabelitas adalah dengan rumus rumus Cronbach’s Alpha. Hasil analisis validitas menyimpulkan semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) < 0,05; sehingga dapat disimpulkan instrumen tersebut valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabelitas diperoleh nilai ralpha = 0,799 > rtabel= 0,468; Sehingga dapat dinilai penilaian reliabel tersebut untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabelitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokratis, birokratik, diplomatis, partisipatif, kebebasan pemimpin 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hakim Abida Ferindistika Putri Adetya Dewi Wardani Afiatur Rofika Sari Afika Nur Jannah Afika Nur Jannah Agus Timan Ahmad Fikri Fajri, Ahmad Fikri Ahmad Ridwan Akbar Syach Ichwanda Burham Aminuddin Aziz, M.PdI, Abdullah Anggarini Retno Palupi, Anggarini Retno Anggraeni Cahyaningtyas Anjar Agus Firawati Annisa’ Hayyu Fi’isyatirrodhiyah Apri Kartikasari H.S, Apri Argadinata, Hasan Armin Darmawan Asep Sunandar Bengen, Evanly Jorji Bhayangkara, Athalla Nauval Binti Nafi’atus Safa’ah Budiarti, Erika Mei Burham, Akbar Syach Ichwanda Cahyaningtyas, Anggraeni Chrisna Emilia, Chrisna Desi Eri Kusumaningrum Desreza, Nanda Dewi Ghusti D Dewi Khusnul Chotimah Dewi Tryanasari Dika Novita Sari Dika Novita Sari Dinda Putri Ratnasari Djum Djum Noor Benty Dwi Ayu Atika Sari Dwi Handayani Dwi Kumala Sari Dwi Kumala Sari Dwi Meinita Sari Dwi Retno Y Elly’s Mersina Mursidik, Elly’s Elma Wati Purnama Sari Endang Amaliana Fatma Yuantika Eva Trisnawati Evanly Jorji Bengen Feni Nur Anggraeni Feni Nur Anggraeni Firawati, Anjar Agus Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Hamdi, Khairil Hellavani, Hellavani Ibrahim Bafadal Ike Fuji Lely Imron Arifin Irianto, Jusuf IRWAN SETIAWAN Isyatul Karimah Juharyanto Juharyanto Karine Rizkita Lailatun Nikmatasari Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lim Kim Hui M. Adib Wijaya Maghfirotun Sa’diyyah Maisyaroh Mangzila, Asfi Maulana Amirul Adha Milanitaqwa Asri Pratiwi Moko, Joyo Kilat Muhammad Iqbal S Muhammad Romady Muntaqimatul Amanah Muntaqimatul Amanah Mutya Alfarina Nanda, Ade Putra Naufal Danar Bagaskara Nila Ratnawati Nova Lia Anjani Nova Lia Anjani Nur Samsiyah, Nur Nurabadi, Ahmad Nurul Ulfatin Putra, Heru Rahmat Wibawa Qonitatul Labibah Raden Bambang Sumarsono Raden Bambang Sumarsoso Raden Sumarsono Rina Tri Sulistyoningrum, Rina Tri Riski Ariska Widiana Sari Oktavia Ningsih Sari Oktavia Ningsih Selly Nurina Suraya, Selly Selly Nurina Suraya, Selly Nurina Shofiyatul Marwiyah Sisco Agustian Sri Murdiyah Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Suminah Suminah Sunarni Sunarni Sunarni Sunaryo, Budi Teguh Triwiyanto Titik Istirohah Vinola, Rima Gusti Wardani, Adetya Dewi Wulan Roudhotul Nasikhah Wulan Roudhotul Nasikhah Yusuf Sobri, Ahmad