Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Keamanan IoT dengan Sensor RFID dan Kamera ESP32 untuk Verifikasi Identintas dan Visual Gunawan, Imam; Hamdi, Khairil; Moko, Joyo Kilat; Sunaryo, Budi
Prosiding SISFOTEK Vol 8 No 1 (2024): SISFOTEK VIII 2024
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem faced by the madrasah is the lack of visual evidence that can cause a number of problems, including misuse of access cards and the inability to identify perpetrators using fake cards if they want to adopt RFID technology as a security system. This study aims to develop an Internet of Things (IoT)-based security system at Madrasah Ibtidaiyah Wathoniyah Sumber Makmur by utilizing RFID sensors and ESP32 cameras. The system developed is designed to automatically verify identity and provide visual notifications sent via Telegram. The research process began with the collection of qualitative data through direct observation and interviews with the principal, which provided in-depth insights into the existing problems, history, and vision, mission, and organizational structure of the madrasah. Library research was also conducted to collect information from various relevant books and scientific articles, providing the theoretical basis needed for system development. In addition, laboratory research focused on testing and validating prototypes involving hardware components such as ESP32, ESP32 Cam, and PN532 sensors as well as software developed using software such as Arduino IDE, Telegram, and Visual Studio Code. The development method in this study uses a prototyping method that involves active collaboration between designers and end users to ensure that the resulting solution is in accordance with user needs and expectations. The conclusion is that the developed system significantly improves security and access management in madrasahs. This system has proven effective in reducing the risk of access card misuse by providing the necessary visual evidence and accurately detecting illegal access attempts, and can identify perpetrators in illegal access attempts with fake access cards that can be spam.
Investigating Leadership Styles at the National Level and Their Impact on Education Policy: An Opportunist Authoritarian Perspective Krisnafitriana, Virra; Gunawan, Imam
International Research-Based Education Journal Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um043v7i1p1-19

Abstract

The purpose of the current study is to investigate leadership styles at the national level and their impact on education policy from the perspective of opportunistic authoritarian leadership in two Southeast Asian countries (Indonesia and Singapore). To achieve the study objective, content analysis was used. The results confirmed that although opportunistic authoritarian leadership can have a negative impact on the organization, however, this leadership style maintains security, order and team performance. Moreover, this leadership style provides advantages in terms of efficiency and consistency due to its nature of creating a climate of certainty, tight control, and quick execution. Under opportunistic authoritarian leadership, the leaders of both countries maintained various educational policies and impacted on economic growth and sustainable human resource development. The theoretical and practical implications of the findings are discussed. Limitations and future research opportunities are suggested.
OPTIMALISASI TELEKONFERENSI TERHADAP KEJAHATAN DUNIA MAYA LINTAS BATAS NEGARA BERDASARKAN YURIDIKSI EKSTRATERITORIAL Gunawan, Imam
Jurnal Legal Reasoning Vol 7 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jlr.v7i1.7414

Abstract

Era digital memberikan perubahan yang sangat revolusioner bagi kehidupan manusia seperti informasi, komunikasi, pendidikan, bisnis, dan lain-lain. Akan tetapi era ini juga memiliki problematika dalam hal perkembangan teknologinya yaitu kejahatan dunia maya. Kejahatan dunia maya merupakan suatu perbuatan kejahatan dunia maya dan adanya korelasi dengan kejahatan lintas batas negara. Yuridiksi ekstrateritorial menjadi acuan penting dalam menghadapi kejahatan lintas batas negara. Salah satu fokus utama dalam kejahatan dunia maya yaitu telekonferensi sebagai alat bukti saksi lintas batas negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi dari telekonferensi sebagai alat bukti terhadap penerapan prinsip yuridiksi ekstrateritorial mengenai kejahatan dunia maya yang dilakukan lintas batas negara. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi telekonferensi dapat dilakukan di pengadilan Indonesia, namun upaya kejahatan dunia maya lintas batas negara juga terbatas pada prinsip yuridiksi ekstrateritorial. Oleh karena itu, Indonesia perlu untuk meninjau lebih lanjut terhadap regulasi dalam negeri, kerja sama internasional seperti bantuan timbal balik maupun ratifikasi Konvensi tentang Kejahatan Dunia Maya agar telekonferensi lintas batas negara dapat dioptimalkan lebih baik.
TINJAUAN YURIDIS MENGENAI DISKRIMINASI CYBER RASISM WARGA KOREA SELATAN KEPADA WARGA INDONESIA PADA FORUM INDOSARANG Gunawan, Imam
MAKSIGAMA Vol 18 No 2 (2024): Maksigama : Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/maksigama.v18i2.181

Abstract

Rasisme dunia maya merupakan tindakan rasisme pada dunia maya yang mencakup kata-kata, simbol, gambar, game online, layanan pesan, dan pada platform khusus atau situs kebencian pada media sosial. Kasus rasisme dunia maya baru-baru ini telah mendapatkan perhatian penting bagi masyarakat Indonesia. Peristiwa tersebut merujuk pada diskriminasi oleh warga Korea Selatan pada forum Indosarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan yuridis pada tindakan warga Korea Selatan di forum Indosaran yang melakukan diskriminasi dan rasisme dunia maya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Adapun bahan hukum penelitian ini adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dan studi dokumen. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Indonesia sebagai negara hukum telah melarang atas tindakan diskriminasi terlebih tindakan warga Korea Selatan terhadap warga Indonesia di forum Indosarang. Oleh karena itu, Indonesia telah mengatur berbagai regulasi mengenai diskriminasi dan rasisme dunia maya yaitu UU Nomor 40 Tahun 2008, UU Nomor 11 Tahun 2008, UU Nomor 19 Tahun 2016, UU Nomor 1 Tahun 2023, UU Nomor 1 Tahun 2024.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Penyebaran Penyakit HIV AIDS di Provinsi Sumatera Barat Fajri, Ahmad Fikri; Gunawan, Imam; Nanda, Ade Putra; Putra, Heru Rahmat Wibawa; Vinola, Rima Gusti
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.939

Abstract

Penyakit HIV dan AIDS merupakan masalah kesehatan yang signifikan dengan dampak luas pada masyarakat, termasuk di Provinsi Sumatera Barat. Saat ini, pengelolaan data terkait penderita HIV/AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang masih dilakukan secara manual menggunakan buku besar dan Microsoft Excel. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam pembuatan laporan eksekutif, analisis data, dan pemantauan pola penyebaran penyakit secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat memetakan penyebaran penyakit HIV dan AIDS berdasarkan lokasi, usia, dan jenis kelamin penderita. Metode penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian pustaka, serta pengolahan data di laboratorium. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework CodeIgniter, dan database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) yang mempermudah pengumpulan data, analisis, dan pembuatan laporan secara cepat dan akurat. Sistem ini diharapkan dapat membantu RSUP Dr. M. Djamil Padang dan pihak terkait dalam mendukung pengambilan keputusan strategis untuk pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Sumatera Barat.
Tantangan Hukum Aset Kripto Terhadap Penggunaan Telegram Wallet di Indonesia Gunawan, Imam
Officium Notarium Vol. 4 No. 2: NOVEMBER 2024
Publisher : Faculty of Law Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JON.vol4.iss2.art1

Abstract

Technological innovation, especially in the economic sector, has introduced cryptocurrency as a digital payment tool that has replaced physical money and the use of Telegram Wallet. This article examines the legal challenges faced in Indonesia in the use of Telegram Wallet which functions as a cryptocurrency transaction platform even though cryptocurrency in Indonesia was initially only recognized as a futures commodity asset, not as a means of payment. The purpose of the study is to identify the legal problems of crypto assets contained in the Telegram application, namely wallets, both in terms of potential and the resulting impacts. The research method used is normative research with a legislative approach and a conceptual approach. Data were collected through literature studies covering primary legal materials and secondary legal materials. The discussion of this study highlights the legal complexities related to Telegram Wallet, starting from licensing issues as a physical trader of crypto assets, intervention of the role of social media with crypto asset transaction platforms, and legal protection, both consumer protection and personal data protection. The results of the study are that the legal challenges of crypto assets faced will provide problems in the future because regulations are inadequate, both Telegram's position as an organizer of an electronic social media system as an organizer of crypto asset trading and legal protection for users. Therefore, there is a need for recommendations for better regulatory integration and strengthening of legal supervision to avoid potential misuse and crimes that occur in crypto asset transactions on Telegram Wallet.Keywords: Crypto Assets, Cryptocurrency, Telegram, Telegram Wallet AbstrakInovasi teknologi khususnya dalam bidang perekonomian telah memperkenalkan cryptocurrency sebagai alat pembayaran digital menggantikan uang fisik serta penggunaan Telegram Wallet. Penelitian ini mengkaji tantangan hukum yang dihadapi di Indonesia dalam penggunaan Telegram Wallet yang berfungsi sebagai platform transaksi cryptocurrency meskipun cryptocurrency di Indonesia awalnya hanya diakui sebagai aset komoditi berjangka bukan sebagai alat pembayaran. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi masalah hukum aset kripto yang terdapat pada aplikasi Telegram, yaitu wallet baik secara potensi maupun dampak yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakan yang mencakup bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Pembahasan penelitian ini menyoroti kompleksitas hukum terkait Telegram Wallet mulai dari masalah perizinan sebagai pedagang fisik aset kripto, intervensi peran media sosial dengan platform transaksi aset kripto, dan pelindungan hukum baik pelindungan konsumen dan pelindungan data pribadi. Hasil penelitian adalah tantangan hukum aset kripto yang dihadapi akan memberikan problematika di masa depan karena regulasi belum memadai baik kedudukan Telegram sebagai penyelenggara sistem elektronik media sosial sebagai penyelenggara perdagangan aset kripto maupun pelindungan hukum bagi para pengguna. Oleh karena itu, perlunya rekomendasi dalam integrasi regulasi yang lebih baik dan penguatan pengawasan hukum agar menghindari potensi penyalahgunaan dan kejahatan yang terjadi dalam transaksi aset kripto di Telegram Wallet.Kata kunci: Aset Kripto, Cryptocurrency, Telegram, Telegram Wallet
EXPLORING FACTORS THAT CAN AFFECT STUDENTS’ WORK READINESS Sultoni, Sultoni; Gunawan, Imam; Mangzila, Asfi
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v7n2.p129-142

Abstract

Work readiness can be thought of as the extent to which individuals have the attitudes and skills needed to be successful in their job. This study aims to explore the factors that can influence students’ work readiness. Data collected from 64 Bidikmisi scholarship recipients were analyzed using factor analysis. The results confirmed that the five proposed dimensions were reduced to two factors. The first factor consists of three dimensions namely maturity level, mental and emotional state, and self-development efforts. The second factor consists of two dimensions namely previous experience and intelligence level. Implications of the findings are discussed and future research opportunities are suggested.
OPTIMALISASI TELEKONFERENSI TERHADAP KEJAHATAN DUNIA MAYA LINTAS BATAS NEGARA BERDASARKAN YURIDIKSI EKSTRATERITORIAL Gunawan, Imam
Jurnal Legal Reasoning Vol. 7 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jlr.v7i1.7414

Abstract

Era digital memberikan perubahan yang sangat revolusioner bagi kehidupan manusia seperti informasi, komunikasi, pendidikan, bisnis, dan lain-lain. Akan tetapi era ini juga memiliki problematika dalam hal perkembangan teknologinya yaitu kejahatan dunia maya. Kejahatan dunia maya merupakan suatu perbuatan kejahatan dunia maya dan adanya korelasi dengan kejahatan lintas batas negara. Yuridiksi ekstrateritorial menjadi acuan penting dalam menghadapi kejahatan lintas batas negara. Salah satu fokus utama dalam kejahatan dunia maya yaitu telekonferensi sebagai alat bukti saksi lintas batas negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi dari telekonferensi sebagai alat bukti terhadap penerapan prinsip yuridiksi ekstrateritorial mengenai kejahatan dunia maya yang dilakukan lintas batas negara. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi telekonferensi dapat dilakukan di pengadilan Indonesia, namun upaya kejahatan dunia maya lintas batas negara juga terbatas pada prinsip yuridiksi ekstrateritorial. Oleh karena itu, Indonesia perlu untuk meninjau lebih lanjut terhadap regulasi dalam negeri, kerja sama internasional seperti bantuan timbal balik maupun ratifikasi Konvensi tentang Kejahatan Dunia Maya agar telekonferensi lintas batas negara dapat dioptimalkan lebih baik.
PERBANDINGAN PEMBERIAN JUS TOMAT DAN APEL HIJAU TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA HIPERKOLESTEROLEMIA DI PUSKESMAS KUTA ALAM gunawan, imam; Iqbal, Muhammad; Desreza, Nanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38229

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Jus tomat dan apel hijau diyakini dapat menurunkan kadar kolesterol. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan pemberian jus tomat dan apel hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada hiperkolesterolemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam. Desain penelitian ini komparatif dengan rancangan penelitian ini adalah two group pretest-posttest with control group design. Populasi penelitian yaitu sebanyak 47 penderita, dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 20 responden terdiri dari 10 responden yang diberikan jus apel hijau dan 10 responden diberikan jus tomat. Hasil uji T paired memperlihatkan bahwa ada pengaruh sebelum dan setelah diberikan jus tomat (p value = 0,003) dan ada pengaruh sebelum dan setelah diberikan jus apel hijau (p value = 0,000)  terhadap kadar kolesterol pada hiperkolesterolemia di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Tahun 2024. Hasil uji T independent memperoleh nilai P value 0,822 yang artinya tidak ada perbedaan pengaruh pemberian jus tomat dan apel hijau terhadap kadar kolesterol pada hiperkolesterolemia di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Tahun 2024. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada perbandingan pemberian jus tomat dan apel hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada hiperkolesterolemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam. Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat melakukan edukasi dan promosi kesehatan terkait manfaat konsumsi jus tomat dan apel hijau dalam menurunkan kadar kolesterol. Informasi ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat, terutama penderita hiperkolesterolemia, melalui berbagai media seperti penyuluhan, leaflet, atau media sosial.
Eksistensi Kekhususan Pada Tindak Pidana Korupsi Dalam RKUHP Gunawan, Imam
Primagraha Law Review Vol. 1 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Primagraha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59605/plrev.v1i1.354

Abstract

Corruption is an extraordinary crime, or it can be called Extraordinary Crime, so that corruption has a position that is different from other general crimes such as persecution, murder, theft, and others. We can see that the law regarding criminal acts of corruption is contained in Law Number 21 of 2001 Amendments to Law Number 31 of 1999 Concerning Eradication of Corruption Crimes. The research method that will be used in this research is normative. Normative research is research that focuses on a problem, such as correlating one with another. The legal materials in this study employ both primary and secondary methods, with the primary focusing on issues that will be addressed through legislation and the secondary on the legitimacy of government institutions. While secondary, taking legal materials through books, journals, and other written works The imposition of sanctions in the explanation above is not in accordance with the principle of a specific crime, which imposes the most severe sanctions on the perpetrators. Giving heavy sanctions to perpetrators does not reduce corruption cases; moreover, the RKUHP actually makes it easier. This will potentially increase corruption cases in Indonesia, where corruption crimes are difficult to enforce by law enforcers. Elements of society play a very important role in the existence of criminal acts of corruption in the RKUHP. feel that the policies issued by the government are inappropriate, and we are trying to solve this problem. As a result, when the RKUHP was passed, the public began to understand the existence of articles in the RKUHP, particularly given the specifics of corruption.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hakim Abida Ferindistika Putri Ade Putra Nanda Adetya Dewi Wardani Afiatur Rofika Sari Afika Nur Jannah Agus Timan Ahmad Fikri Fajri, Ahmad Fikri Ahmad Ridwan Akbar Syach Ichwanda Burham Aminuddin Aziz, M.PdI, Abdullah Anggarini Retno Palupi, Anggarini Retno Anggraeni Cahyaningtyas Anjar Agus Firawati Annisa’ Hayyu Fi’isyatirrodhiyah Apri Kartikasari H.S, Apri Argadinata, Hasan Asep Sunandar Bengen, Evanly Jorji Bhayangkara, Athalla Nauval Binti Nafi’atus Safa’ah Budi Sunaryo, Budi Budiarti, Erika Mei Burham, Akbar Syach Ichwanda Cahyaningtyas, Anggraeni Chrisna Emilia, Chrisna Desi Eri Kusumaningrum Desreza, Nanda Dewi Ghusti D Dewi Khusnul Chotimah Dewi Tryanasari Dika Novita Sari Dika Novita Sari Dinda Putri Ratnasari Djum Djum Noor Benty Dwi Ayu Atika Sari Dwi Meinita Sari Dwi Retno Y Elly’s Mersina Mursidik, Elly’s Elma Wati Purnama Sari Endang Amaliana Fatma Yuantika Eva Trisnawati Evanly Jorji Bengen Fikri, Faridh Firawati, Anjar Agus Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Hamdi, Khairil Ibrahim Bafadal Ike Fuji Lely Imron Arifin Irianto, Jusuf Isyatul Karimah Juharyanto Juharyanto Krisnafitriana, Virra Lailatun Nikmatasari Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lim Kim Hui M. Adib Wijaya Maghfirotun Sa’diyyah Mangzila, Asfi Maulana Amirul Adha Moko, Joyo Kilat Muhammad Iqbal Muhammad Romady Mutya Alfarina Naufal Danar Bagaskara Nila Ratnawati Nur Samsiyah, Nur Nurabadi, Ahmad Nurul Ulfatin Putra, Heru Rahmat Wibawa Qonitatul Labibah Raden Bambang Sumarsono Raden Bambang Sumarsoso Rina Tri Sulistyoningrum, Rina Tri Riski Ariska Widiana Sari Oktavia Ningsih Sari Oktavia Ningsih Sari, Dwi Kumala Selly Nurina Suraya, Selly Selly Nurina Suraya, Selly Nurina Shofiyatul Marwiyah Sisco Agustian Sri Murdiyah Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Suminah Suminah Teguh Triwiyanto Titik Istirohah Vinola, Rima Gusti Wardani, Adetya Dewi Yusuf Sobri, Ahmad