Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Flourishing Journal

Pengaruh Penggunaan Metode Focus Group Discussion dalam Memberikan Informasi Tentang Pemilu untuk Meningkatkan Persepsi Pemilih Pemula terhadap Pemilu di Universitas Pesantren Darul Ulum Jombang Ari Puji Kurniawan; Diyah Sulistyorini; Ike Dwiastuti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.996 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i32021p178-186

Abstract

The purpose of this study was to uncover the Influence of Method Focus Group Discussion on Providing Information to Improve Perceptions About Election Voters on Election Pesantren Darul Ulum University in Jombang. This study used experimental approach to the quasi- experimental research design, one group pretest-posttest design. Analysis of the different test done with the help of IBM SPSS software for MS Windows version 19.0 statistical analysis parametric formula paired sample t-test. Free variables of focus group discussion method of use in providing information about the election and the dependent variable perception of the election voters. The subjects were students of Pesantren Darul Ulum Jombang University who has had the right to vote in the election by 35 students. The results showed that the use of focus group discussion method in providing information about the election has the effect to increase the perception of voters in the electoral college of the pesantren darul ulum jombang (p together with 0.000, sig less than 0.05). In addition, the researchers can then do follow-up research to create innovative methods in providing information about the election to the voters that the perception of the election voters more growth. The results of this study are also expected to be used as an additional input to the government and represented by the Election Commission in the election process in Indonesia, particularly in the provision of education about the election so that voters who still have low positive perceptions increase so that this election run maximum with the participation throughout the participating voters during elections, so political participation from not decreased or diminished. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap Pengaruh Penggunaan Metode Focus Group Discussion dalam Memberikan Informasi Tentang Pemilu untuk Meningkatkan Persepsi Pemilih Pemula terhadap Pemilu di Universitas Pesantren Darul Ulum Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan rancangan penelitian quasi eksperimen,one group pretest-posttest design. Analisis uji beda dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS I.B.M for MS Windows versi 19.0 dengan rumus analisis statistik parametrik paired sample t-test. Variabel bebas penggunaan metode focus group discussion dalam memberikan informasi tentang pemilu dan variabel terikat persepsi pemilih pemula terhadap pemilu. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Pesantren Darul Ulum Jombang yang telah memiliki hak pilih dalam pemilu sebanyak 35 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode focus group discussion dalam memberikan informasi tentang pemilu memiliki pengaruh untuk meningkatkan persepsi pemilih pemula terhadap pemilu di universitas pesantren darul ulum jombang (p sama dengan 0,000, sig kurang dari 0,05). Di samping itu, bagi peneliti selanjutnya bisa melakukan tindak lanjut penelitian dengan membuat inovasi metode dalam memberikan informasi tentang pemilu terhadap pemilih pemula agar persepsi pemilih pemula terhadap pemilu lebih meningkat secara positif. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan serta masukan kepada pemerintah yang secara khusus di wakili oleh Komisi Pemilihan Umum dalam proses penyelenggaraan pemilu di Indonesia khususnya dalam pemberian edukasi tentang pemilu agar pemilih yang masih memiliki persepsi positif rendah semakin meningkat sehingga penyelenggaraan pemilu ini berjalan dengan maksimal dengan ikutsertanya seluruh pemilih pemula dalam berpartisipasi saat pemilu , sehingga partisispasi politik tidak menurun atau berkurang.
Hubungan Workplace Mindfulness dengan Organization Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan Kapanlagi.com Malang Tanaya Salsabila; Tutut Chusniyah; Ike Dwiastuti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.342 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i32021p253-258

Abstract

This study aims to (1) describe the workplace mindfulness to employees kapanlagi.com Malang, (2) describe the organization citizenship behavior (OCB) in Kapanlagi.com Malang employees, (3) determine the relationship between workplace mindfulness with organization citizenship behavior (OCB) in Kapanlagi.com Malang employees. The sample in this study were 91 active employees Kapanlagi.com Malang who has worked for more than one year. Test hypotheses using correlation analysis technique Pearson Product Moment. The results of this study indicate that (1) most of the employees have a workplace mindfulness Kapanlagi.com Malang is low (2) most employees Kapanlagi.com Malang has a low OCB (3) there is a relationship between workplace mindfulness with organization citizenship behavior (OCB) on Kapanlagi.com employees Malang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui workplace mindfulness pada karyawan kapanlagi.com Malang, (2) mengetahui organization citizenship behavior (OCB) pada karyawan Kapanlagi.com Malang, (3) mengetahui hubungan antara workplace mindfulness dengan organization citizenship behavior (OCB) pada karyawan Kapanlagi.com Malang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 karyawan aktif Kapanlagi.com Malang yang telah bekerja lebih dari satu tahun. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar karyawan Kapanlagi.com Malang memiliki workplace mindfulness yang rendah (2) sebagian besar karyawan Kapanlagi.com Malang memiliki OCB yang rendah (3) terdapat hubungan antara workplace mindfulness dengan organization citizenship behavior (OCB) pada karyawan Kapanlagi.com Malang.
Ego Transcendence pada Anggota Majelis Ta’lim As-Sakinah yang Telah Lanjut Usia Rangga Dwirian; Ike Dwiastuti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.227 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i42021p310-314

Abstract

This study aims to determine how the Ego Transcendence in Majelis Ta'lim which has elderly. This study used qualitative methods to the type of phenomenological research. Means of collecting data in this research is to use the interview. Analysis using thematic analysis. Subjects in this study were mothers as much as 3 subjects which are members of the Majelis Ta'lim As Sakinah who have elderly. Each subject is elderly are 60 years to 62 years old. The results of this study to produce data that is in the Ego Transcendence development theory is the right thing experienced by the subjects in this study, and there are some activities which are a form of Ego Transcendence that is elderly. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Ego Transcendence pada Majelis Ta’lim yang telah lajut usia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian Fenomenologis. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik. Subjek pada penelitian ini adalah ibu ibu sebanyak 3 subjek yang merupakan anggota Majelis Ta’lim As Sakinah yang telah Lanjut Usia. Masing-masing subjek merupakan Lanjut Usia yaitu 60 tahun hingga 62 tahun. Hasil dari penelitian ini menghasilkan data bahwa Ego Transcendence yang ada dalam teori perkembangan merupakan hal yang benar dialami oleh subjek dalam penelitian ini, dan juga terdapat beberapa kegiatan yang merupakan bentuk Ego Transcendence yang ada pada subjek Lanjut Usia.
Penyesuaian Sosial Mahasiswa Baru Tahun 2016 dari Daerah Indonesia Bagian Timur Annida Dahrul; Nur Eva; Ike Dwiastuti
Flourishing Journal Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.858 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i62021p441-440

Abstract

This study aims to understand how aspects, factors, characteristics and impacts social adjustments that occur in new students from the eastern Indonesian region. Social adjustment is seen from how the social adjustment is done and the factors that influence it. Subjects in this study were three new students’ class 2016 who are in the developmental stages of adolescents who are taking courses at the State University of Malang. Data collection tools ware in depth interviews which is related to social adjustment and influencing factors. Sampling technique was purposive sampling. Data analysis technique was performed using thematic analysis (Themes Analysis), namely: data processing, categorizing data, and interpretation of data. Checking the validity of the data using interpretive. The results showed that the social adjustment of new students from Eastern Indonesia is influenced by several factors both from the old environment of the subject and the methods applied subjects while in the new environment. The three subjects admitted that they still have difficulty in adjusting to new environment in terms of language, culture, customs, and different characters. Therefore, the three subjects are still in the learning stages to better adapt themselves in the new environment. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana aspek-aspek, faktor-faktor, ciri-ciri dan dampak penyesuaian sosial yang terjadi pada mahasiswa baru dari daerah Indonesia bagian timur. Penyesuaian sosial tersebut dilihat dari bagaimana cara penyesuaian sosial dilakukan dan faktor yang mempengaruhinya.Subjek pada penelitian ini adalah tiga mahasiswa baru angkatan 2016 yang berada pada tahapan perkembangan remaja yang sedang menempuh perkuliahan di Universitas Negeri Malang. Cara pengumpul data adalah wawancara mendalam (in depth interview) terkait bagaimana cara penyesuaian sosial dan faktor yang mempengaruhinya. Teknik pengambilan sampel dengan (sampling purposive). Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik (Themes Analysis) yaitu : pemrosesan data, mengkategorikan data, dan penafsiran data. Pengecekan keabsahan data menggunakan interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian sosial mahasiswa baru dari Indonesia bagian Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari lingkungan lama subjek maupun metode yang diterapkan subjek saat berada di lingkungan baru. Ketiga subjek mengaku masih mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru baik dari segi bahasa, budaya, kebiasaan dan karakter yang berbeda. Oleh karena itu ketiga subjek masih berada dalam tahapan pembelajaran agar dapat menyesuaikan diri secara lebih baik di lingkungan baru.