Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Systematic Literature Review Using Big Data Analysis: Cyberbullying dan Forgiveness pada Remaja Jannah, Dwi Susi Miftakhul; Setiyowati, Ninik
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i1.325

Abstract

Teenagers are the age group that accesses social media the most for several purposes such as communicating, seeking information, seeking entertainment, etc. The large use of social media among teenagers can provide opportunities for teenagers to become victims of cyberbullying. Cyberbullying can have negative impact on the physical and mental health of its victims and therefore protective factors are needed from the negative impacts that arise. In this case, researchers want to know the relationship between cyberbullying and forgiveness in teenagers. This research uses a systematic literature review method by searching for articles with the help of Publish or Perish software based on keywords determined by the researcher. Based on these keywords, researchers found more than 600 articles that were published in 2018-2023 and then 16 articles that were closely related to this research were used. The research results show that cyberbullying is related to forgiveness because based on several studies it was found that forgiveness is a protective factor from the negative impact of cyberbullying. Adolescents who practice forgiveness will preventing victims from taking revenge against perpetrators and preventing victims from becoming perpetrators of cyberbullying, have fewer negative influences, have higher life satisfaction, mental health, happiness, psychological well-being and subjective well-being, and process anger appropriately. The implications of this research refer to the importance of the environment around teenagers such as parents, teachers, etc. to suppress risk factors for cyberbullying and an understanding of the importance of forgiveness also needs to be instilled in teenagers when cyberbullying occurs to them so that it can reduce the negative effects that can arise.
Systematic Literature Review Based on Big Data: Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being pada Remaja Auliya, Naila Putri Dita; Setiyowati, Ninik
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.367

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa tersebut, remaja akan mengalami perubahan besar yang terdiri atas perubahan biologis, kognitif dan sosial emosional. Setiap tahap usia selalu memiliki tugas perkembangan yang harus diatasi. Remaja diharapkan dapat menemukan identitas dirinya. Mereka akan dapat mencapai tahap perkembangannya apabila memiliki psychological well-being yang baik. Keberadaan keluarga dan jaringan sosial yang memberikan dukungan sosial menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan psychological well-being remaja. Adanya dukungan sosial pada individu yang berada pada masa remaja ini merupakan hal yang penting. Hal tersebut dikarenakan individu merasa diperhatikan, dicintai dan merasa tidak sendirian. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review atau kajian kepustakaan sistematik. Penelitian systematic literature review terdiri dari beberapa langkah, yaitu (1) pengumpulan literatur, (2) pemilihan literatur yang relevan, (3) tinjauan literatur dengan menggunakan fokus analisis isi, (4) penarikan hasil tinjauan, dan (5) pembahasan hasil tinjauan. Peneliti menggunakan dua aplikasi untuk mencari dan menganalisis data dalam jumlah yang besar (big data). Berdasarkan hasil review terhadap 200 artikel penelitian, dipilih 5 artikel yang paling relevan dengan penelitian ini. Dukungan sosial memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan psychological well-being remaja. Artinya, semakin tinggi dukungan yang didapatkan oleh remaja, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologisnya. Remaja dengan derajat psychological well-being tinggi akan mampu mendatangkan perasaan positif dalam kehidupannya dengan berada pada keadaan psikologis yang mumpuni. Namun, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi psychological well-being selain dukungan sosial, seperti faktor demografis (usia, jenis kelamin, kelas sosial ekonomi, dan budaya), faktor kepribadian, dan faktor religiusitas.