Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementasi Reaktor Biogas Berbasis Komunitas untuk Kemandirian Energi dan Keberlanjutan Lingkungan di Desa Pesisir Sulawesi Selatan Amiruddin, Amiruddin; Baharuddin, Fiskia Rera; Mudarris, Mudarris; Hidayat, Akmal; Basirung, Muhammad Romario
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i2.1718

Abstract

This community service program aims to implement a community-based biogas reactor as an alternative energy solution and sustainable livestock waste management system in Laikang Village, Mangarabombang District, Takalar Regency, South Sulawesi, Indonesia. The main problems faced by the partner community were the accumulation of cattle manure causing environmental pollution and the high dependence on subsidized liquefied petroleum gas (LPG). The program was carried out for eight months using a participatory and appropriate technology approach, involving the community at every stage, including planning, reactor construction, technical training, and performance evaluation. A 6 m³ anaerobic biogas reactor was successfully designed, built, and operated using cattle manure and water in a 1:1 ratio. Field measurements showed that the reactor produced 1.0–1.2 m³ of methane gas per day, replacing approximately 30–35% of household LPG consumption. The fermentation process also produced 10–15 liters of slurry per day, which was further utilized as liquid organic fertilizer. The program’s impact includes a 70% reduction in open livestock waste, 30% reduction in household energy costs, and the establishment of a Village Energy Self-Reliance Group (Kelompok Energi Mandiri Desa – KEMD) responsible for long-term management of the biogas system. The results demonstrate that community-based biogas technology effectively promotes rural energy independence, environmental awareness, and local economic empowerment. This initiative aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 7 (Affordable and Clean Energy) and Goal 13 (Climate Action). The implemented model can serve as a replicable prototype for other coastal and rural communities in Indonesia with similar livestock and energy challenges.
Pengenalan dan Pelatihan Teknologi VR/AR bagi Siswa SMK Negeri 1 Enrekang untuk Mendukung Pendidikan Berbasis Teknologi Rera, Fiskia; Muhammad Idkhan, Andi; Laela, Nur; Darmawang, Darmawang; Hidayat, Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10760

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era industri 4.0 membuka peluang besar bagi pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik melalui solusi berbasis simulasi. SMK Negeri 1 Enrekang menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas laboratorium teknik pemesinan yang hanya berjumlah dua unit untuk melayani lebih dari 1.200 siswa, sehingga menghambat pemenuhan jam praktik yang ideal. Selain itu, kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran modern masih terbatas, khususnya teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Padahal, kedua teknologi ini berpotensi memberikan pengalaman belajar yang imersif, aman, dan fleksibel bagi siswa. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh PNBP Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, dilakukan intervensi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktikum. Kegiatan mencakup lima tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan guru, implementasi VR/AR dalam pembelajaran teknik pemesinan, pendampingan intensif, dan evaluasi akhir. Teknologi VR digunakan untuk simulasi pengoperasian peralatan pemesinan, sedangkan AR dimanfaatkan untuk visualisasi 3D komponen mesin menggunakan aplikasi Assemblr. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam mengoperasikan perangkat VR/AR serta kemampuan mereka menyusun modul pembelajaran digital berbasis simulasi. Siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kepercayaan diri dalam melakukan praktik melalui pengalaman visual yang lebih realistis. Program ini juga berhasil mengatasi keterbatasan laboratorium dengan menghadirkan alternatif pembelajaran praktikum yang mudah diakses secara mandiri. Selain menghasilkan produk teknologi dan modul pembelajaran, program ini memiliki potensi kuat untuk direplikasi di sekolah vokasi lain. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi VR/AR merupakan strategi efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi dalam menghadapi tuntutan industri digital.
A Meta-Synthesis On Industrial Competency Needs And Vocational Higher Education Curriculum Transformation In The Metaverse Era Andi Muhammad Irfan; Achmad Romadin; Fiskia Rera Baharuddin; Badaruddin Anwar; Mohd Zulfakar Bin Mohd Nawi
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 13, Issue 2, May 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mekom.v13i2.12761

Abstract

Purpose – This study aims to examine the role of industrial competencies in strengthening vocational curricula in the metaverse era, particularly in response to the demands of Industry 4.0 and 5.0. The study argues that vocational education must move beyond conventional curriculum design by integrating technical, digital, and adaptive competencies aligned with specific industrial job positions.Methods – A qualitative multi-method design combined a multi-case study and qualitative meta-synthesis. Primary data were collected from industry partners and Universitas Negeri Makassar through interviews, observations, and document analysis. Secondary data came from relevant 2020–2025 studies on industrial competencies, vocational curriculum, immersive learning, and industry–education collaboration.Findings – The results show that production operators, technicians, CNC operators, and QC/QA officers require distinct competencies, including occupational safety, measurement, technical drawing, machining, CNC programming, product inspection, and quality improvement. Digital literacy, teamwork, critical thinking, adaptability, and problem-solving are also essential. Research implications – The study implies that vocational curriculum development should integrate immersive technology, personalized learning, and stronger link-and-match collaboration with industry through joint projects and hybrid classes. However, implementation may be limited by infrastructure, resources, and regulatory readiness.Originality – This study contributes a synthesized perspective on aligning industrial competencies, metaverse-based learning, and vocational curriculum transformation to prepare digitally adaptive and technically skilled graduates for high-tech industries.
Praktik Guru dalam Pedagogi-Andragogi-Heutagogi sebagai Kontinum: Model Struktural dan Pengukuran Amiruddin Amiruddinami; Fiskia Rera Baharuddin
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1411

Abstract

Wabah covid-19 telah mempercepat penggunaan pedagogi inovatif seperti andragogi dan heutagogi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki data empiris kontinum pedagogi-andragogi-heutagogi (PAH) di dalam kelas. Hubungan antara pendekatan praksis dimodelkan dengan model persamaan struktural dengan metode partial least square estimation (PLS-SEM). Partisipan penelitian ini adalah 393 guru di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pedagogi, andragogi, dan heutagogi saling berkorelasi secara signifikan. Praktik andragogi menunjukkan skor rata-rata tertinggi menurut tanggapan peserta. Kontinum PAH dan interaksi antara pedagogi, andragogi, dan heutagogi telah dipraktikkan di dalam kelas selama wabah Covid-19. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2022 menunjukkan bahwa kontinum PAH telah dipraktikkan di ruang kelas dan dibuktikan dengan bukti empiris.
Analisis Gaya Belajar Online Mahasiswa Pendidikan Teknik Universitas Negeri Makassar di Era Digital Samnur Samnur; Fiskia Rera Baharuddin; Jihan Raisa Khairah
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar human dynamics terhadap hasil mata pelajaran teori; hubungan antara gaya belajar human dynamics terhadap hasil mata pelajaran praktek; hubungan antara hasil belajar mata pelajaran teori terhadap nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa; dan hubungan antara hasil belajar mata pelajaran praktek terhadap nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik, menggunakan alat bantu berupa Software SPSS dan Software AMOS untuk menganalisis dan melihat hubungan antar variabel eksogen dan endogen. Sampel penelitian terdiri dari 140 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hubungan yang signifikan antara gaya belajar human dynamics terhadap hasil mata pelajaran praktek; terdapat pengaruh hubungan yang signifikan antara gaya belajar human dynamics terhadap hasil mata pelajaran praktek; terdapat pengaruh hubungan yang signifikan antara hasil belajar mata pelajaran teori terhadap nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa; terdapat pengaruh hubungan yang signifikan antara hasil belajar mata pelajaran praktek terhadap nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa.