Articles
Perancangan Sistem Pengidentifikasi Tinggi Badan Dan Tendangan Taekwondo Menggunakan Metode Chess Board
Fuadi, Wahyu;
Meliala, Selamat
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 1 (2016): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v1i1.192
Pada sistem pengukuran tinggi badan dan tinggi tendangan secara manual memiliki banyak kekurangan sehingga dapat diusahakan melalui pengolahan citra digital. Pengolahan citra mampu melakukan pengenalan objek dan mengukur karakteristik objek pada citra. Penulisan ini memaparkan tentang perancangan sistem identifikasi tinggi badan dan tinggi tendangan taekwondo. Bahasa pemograman yang digunakan adalah Visual basic. Metode chess board digunakan untuk perhitungan jumlah piksel. Segmentasi pada citra melaluibeberapa tahapan yaitu grayscale, binerisasi citra dan coloring. Pada pengukuran ini akan dilakukan capture terhadap objek. Sampel citra yang digunakan sebanyak 20 sampel. Dalam proses pengambilan citra menggunakan kamera beresolusi 5 MP dengan objek dalam posisi berdiri tegak dan jarak objek dengankamera sekitar 4-5 meter. Proses pengambilan citra juga dibantu dengan penyangga kamera (tripod) yang ditetapkan ketinggiannya 120 cm agar setara dengan tinggi objek sebenarnya dan citra dalam bentuk format jpeg. Pada proses perhitungan, jumlah piksel akan dikonversi kedalam satuan panjang untuk mengukur tinggi badan manusia. Perhitungan tinggi badan dan tinggi tendangan merupakan selisih antara piksel tertinggi (y max) dan terendah (y min) dari objek. Dengan menentukan batas tepi lalu sistem mulai memproses perhitungan tinggi badan dan tinggi tendangan. Berdasarkan hasil pengujian didapat keakuratan sistem memiliki nilai persentase kesalahan rata-rata sekitar 0,82 %. Dimana dapat dikatakan sistem ini memiliki nilai kesalahan yang minim atau sedikit. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah dalammelakukan pengukuran tinggi badan dan tinggi tendangan taekwondo.
Prediksi Konsumsi Listrik Bangunan Menggunakan Metode Moving Average Dan Linier Regression
Faridiansyah, T. Iqbal;
Meliala, Selamat;
Asran, Asran
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 2 (2016): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v1i2.198
Persoalan untuk memperoleh prediksi yang akurat dari konsumsi listrik telah banyak dibahas oleh banyak peneliti-peneliti sebelumnya. Berbagai teknik telah digunakan seperti metode statistik, time-series, metode heuristik dan banyak lagi. Apapun teknik yang digunakan, akurasi prediksi tergantung pada ketersediaan data historis serta pemilhan data yang tepat. Bahkan data yang kompleks, harus dipilih sehingga akurasi prediksi dapat ditingkatkan. Paper ini menggunakan data historis sebagai penelitian untuk menguji data historis konsumsi listrik bangunan. Metode Moving Average (MA) dan Linier Regression (LR) digunakan untuk membandingkan ketepatan akurasi perkiraan. Hasil penelitian menunjukkan ketetapan akurasiprediksi menggunakan metode Moving Average (MA) lebih baik dibandingkan menggunakan metode Linier Regression.
Analisis Tegangan Keluaran DC Step-Up Cuk Konverter Menggunakan Fuzzy Logic Kontroler
Meliala, Selamat
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 1 (2016): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v1i1.184
Dalam penelitian merancang suatu model Cuk konverter tegangan dc ke dc menggunakan fuzzy logic kontroler dengan tujuan untuk mengecilkan riak (ripple) dan transien yang dihasilkan oleh pengaruh switching yang dibangkitkan oleh trigger elektronika daya. Dimana dari hasil referensi tegangan output Cuk konverter yang dihasilkan oleh elektronika daya masih terdapat riak - riak dalam gelombang dc. Untuk menghasilkan tegangan penyearah dc murni yang dapat di atur dalam arti dapat dinaikan (Step-down) maupun diturunkan (Step-up), umumnya masih mengandung ripple yang merupakan parasitic dari output tegangan dc dari suatu konverter. Ripple dan transien sangat berbahaya bagi peralatan elektronik yang sensitif terhadap tegangan dc yang tidak murni dan tidak stabil. Penelitian Step-up Cuk konverter yaitu menguji hasil tegangan keluaran yang dibangkitkan dari Cuk konverter menggunakan fuzzy logic dengan 5 fungsi keanggotaan operator Mandani dengan 25 dasar aturan (Rule Base). Serta membandingkan hasil keluaran tegangan tersebut dengan Step-up Cuk konverter dengan 3 fungsi keanggotaan fuzzy logic 9 aturan dasar. Hasil simulasi tegangan keluaran di zooming (diperibesarkan pengamatan) dari 5 fungsi keanggotaan menghasikan keluaran tegangan dc sangat rata dibandingkan dengan 3 fungsi keanggotaan dengan tegangan 28.1468 Volt pada 0,945 detikdan riak terlihat kecil sedangkan 3 fungsi keanggotaan tegangan keluaran 28,1468 mengandung riak sangat besar.
Rancang Bangun Aplikasi Game Pembelajaran Pseudocode Dasar
Fuadi, Wahyu;
Meliala, Selamat;
Fariadi, Dedi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 1 (2021): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v6i1.3796
Sebelum menulis kode pemrograman secara langsung dengan bahasa pemrograman, langkah-langkah pembuatan program dapat dituliskan terlebih dahulu dengan bentuk yang lebih sederhana dengan pseudocode. Mempelajari pseudocode adalah bagian penting saat ingin merancang langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat sebuah pemograman. Namun mempelajari pseudocode masih banyak dilewati oleh mahasiswa informatika karena sulit untuk dipahami, pada akhirnya mahasiswa akan kesulitan dalam memecahkan masalah pada pembuatan bahasa pemograman. Penelitian ini bertujuan membantu mahasiswa untuk belajar memahami pseudocode dengan cara yang lebih menarik. sehingga akan membantu mahasiswa dalam menguasai pseudocode guna merancang langkah yang diperlukan untuk membuat program. Aplikasi game pembelajaran pseudocode ini akan dirancang menggunakan bahasa pemograman java berbasis desktop yaitu menggunakan java NetBeans 8. Aplikasi game ini memiliki empat tingkatan level, yaitu input/output (level 1), seleksi kondisi (level 2) , perulangan (level 3), dan array (level 4). Dalam aplikasi ini proses pemilihan tingkatan soal menggunakan algoritma Depth First Search (DFS) dan pengacakan soal menggunakan method random pada java. Pada saat menjalankan aplikasi pembelajaran pseudocode dasar ini, pengguna diharuskan menginput sambungan coding dari pseudocode yang disediakan dengan cara menginputkan jawaban pada textfield yang tersedia. Proses ini yang digunakan untuk melatih pemahaman pengguna akan materi yang tersedia dalam aplikasi ini. Berdasarkan hasil pengujian game pembelajaran pseudocode dasar, mampu meningkatkan minat mahasiswa informatika dalam mempelajari dan memahami pseudocode. Dan pada saat mereka menulis dalam bahasa pemrograman yang sesungguhnya, program dapat dijalankan dengan benar.
Penerapan Instalasi Panel Surya Off Grid Menuju Energi Mandiri Di Yayasan Pendidikan Islam Dayah Miftahul Jannah
Putri, Raihan;
Meliala, Selamat;
Zuraida, Zuraida
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 5, No 3 (2020): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v5i3.3546
Pemanasan global menjadi isu penting berdasarkan laporan dari WMO (organisasi meteorologi dunia) bahwa rata-rata suhu global terjadi kenaikan sekitar 1 derajat celcius setiap tahunnya (2020-2024). Bahkan ada peluang naik hingga 20% atau sekitar 1,5 derajat celcius di salah satu tahun tersebut. Faktor penyebab pemanasan global salah satunya di sebabkan penggunaan energi listrik yang bersumber dari energi fossil.Pemerintahdibawah lembagaDewanEnergyNasional(DEN)terus berusahamenemukanenergi baruuntuk mengantisipasikrisisenergi. Berdasarkan dari kondisi tersebut, team pengabdian masyarakat dari Teknik Elektro Fakultas Teknik Unimal bertujuan melakukan penerapan instalasi panel surya di Yayasan Miftahul Jannah sebagai salah satu upaya gerakan hemat energi dan energi listrik mandiri melalui pengunaan pembangkitan listrik tenaga surya dengan kapasitas panel surya 100 WP dan perhitungan beban yang diprioritaskan disesuaikan dengan jenis beban yang terpasang pada Yayasan tersebut dengan teknologi yang akan digunakan yaitu teknologi Off Grid Solar Home System. Tujuan jangka panjang akan terjadi pemahaman penggunaan energi terbarukan secara berkelanjutan.
Pengaruh Filter Pasif Single Tuned untuk Minimalisir Harmonisa Akibat Kontaminasi Arus Harmonisa pada Distribusi Tegangan Rendah Tiga Phasa PT. PLN Lhokseumawe
Meliala, Selamat
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 2, No 3 (2017): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v2i3.238
Kwalitas daya listrik pada jaringan distribusi PT. PLN yang dibangkitkan oleh beban listrik yang non linear perlu diminalisir. Dikarenakan beban non linear membangkitkan panas yang berlebihan (Overheating). Umumnya beban listrik non liner berasal dari pelanggan listrik (masyarakat). Kebutuhan manusia yang semakin meningkat terhadap pemakaian jenis beban listrik beraneka ragam yang membangkitkan arus non linear antara lain TV LCD, AC inverter, Kulkas Inverter, Lampu Hemat Energi (LHE), Sound System dan lain - lain.Oleh karena distorsi arus sinusoidal oleh beban non linear harus dijaga ataupun dikurangi kerusa kannya yang mengakibatkan distorsi sumber tegangan dan menyebabkan terkomtaminasi gelombang sumber tegangan terhadap pemakaian beban listrik yang linear oleh masyarakat lainnya. Untuk mengurangi kerusakan sumber tegangan gelombang sinusoidal pada busbar ataupun PCC pada objek yang diteliti perlu dipasang salah satu filter, yaitu aktif atau pasif. Disini penelitian hanya melakukan pemasangan filter pasif menggunakan metode single tuned. Berdasarkan ketentuan standar IEEE 519-2014 (standar rev IEE519-.992) untuk arus harmonisa maksimun pada PCC dibatasi 20% dan untuk sumber tegangan 5%. Bersandar dari ketentuan tersebut maka rancangan filter pasif untuk mengamati seberapa efektif pengaruh metode yang sebutkan di atas terhadap berkurangnya komtaminasi arus harmonisa dengan busbar lainya dengan satu penyulang. Pengurangan arus harmonisa dan tegangan harmonisa yang efektif dengan mengatur tuning tala pada frekwensi ketiga sehingga magnituda harmonisa urutan ketiga lebih kecil dibandingkan sebelum pemasangan filter, dari hasil simulasi pemasangan filter pasif pada busbar 9 menjadi lebih kecil sebesar THDV = 6,11% dan THDI = 9,07%.
Desain Sisitem Pendekteksi Api Menggunakan Sistem Sensor Flame dan MQ-2 Berbasis Arduino Uno
Almuyasir, Almuyasir;
Putri, Raihan;
Meliala, Selamat
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 7, No 3 (2022): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v7i3.6308
Api merupakan suatu zat di perlukan oleh manusia yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terkadang salah penggunaan api dapat menyebabkan kebakaran, oleh karena itu dengan merancang alat yang diberi sistem pendeteksi kebakaran dengan sistem Sensor Flame dan MQ-2 berbasis Arduino Uno”. ini adalah untuk dorongan sebagai peringantan dini terhadat kebakarang yang terjadi kerap kali terjadi tanpa ada peringatan.Desain sistem kebakaran dan memberikan peringatan suara dan bergantung pada mikrokontroler. Perangkat ini memiliki sistem sensor Flame dan MQ-2 sebagai indikator kebakaran, menggunakan Arduino sebagai pengatur informasi atau hasil sinyal yang memberikan pemberitauan kepada buzzer, dan LCD untuk menampilkan pemberitahuan kebakaran dalam struktur teks. Hasil dari sensor MQ-2 atau flame yang mengidentifikasi asap atau api akan ditangani dalam mikrokontroler yang telah diprogram sehingga akan menampilkan peringatan kebakaran dalam bentuk teks dan kemudian menampilkan ke LCD dan alat ini bisa mengeluarkan suara alarm peringatan dini.
Perancangan Penggunan Panel Surya Kapasitas 200 WP On Grid System pada Rumah Tangga di Pedesaan
Meliala, Selamat;
Putri, Raihan;
Saifuddin, Saifuddin;
Sadli, M.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 5, No 3 (2020): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v5i3.3544
Pengembangan sumber daya Renewable energi yang berasal dari alam semakin pesat digalakkan oleh pemerintah dengan program pemanfaatan komsumsi energi terbarukan hanya sebesar 15 %. Ada delapan sumber Energi Terbarukan yang terus dikembangkan teknologi pemanfaatannya oleh pemerintah yaitu teknologi menggunakan bahan bakar, biomassa, panas bumi, Air, Angin, Matahari, gelombang laut dan pasang surut. Prediksi dari Dewan Energi Nasioanal (DEN) Indonesia akan mengalami krisis energi secara besar – besaran pada tahun 2050 sehingga diperlukan energi alternatif untuk melayani kebutuhan energi listrik untuk pemakaian mandiri secara khusus pada tiap - tiap rumah tangga. Oleh karena itu panel surya sudah banyak dijual lebih murah dan terjangkau sehingga dengan berapa modul panel surya dengan cara diparalelkan ataupun diserikan dapat menaikan daya keluaran DC panel surya Watt Peak (WP) yang lebih tinggi. Banyak teknologi digunakan untuk meningkatkan penyerapan energi cahaya matahari serta efisiensinya yaitu mendisain ulang untuk mendapatkan daya optimal dari panel surya dengan pengaturan tegangan keluaran DC. Oleh karena itu modul panel surya perlu dikontrol untuk mendapatkan tegangan keluaran DC yang stabil sebelum tegangan masuk ke rangkaian inverter dengan menggunakan blok rangkaian kontrol. Dalam hal ini untuk mengatur tegangan dapat digunakan salah satu kontroler PI. Dengan menggunakan Boost konverter dan Blok PI (Proportional Integral) kontrol dari simulink secara otomatis dapat dituning atau secara manual bisa dituning besaran untuk mendapatkan sinyal output DC yang stabil dengan mengatur konstanta dari proportional dan integral daripada Blok PI tersebut. Serta untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang penggunaan dari teknologi Renewable Energi menggunakan panel surya 200 WP untuk kebutuhan energi listrik mandiri dalam membangkit daya listrik AC pada rumah tangga di pedesaan. Dalam hasil pengujian On Grid System SHS mengunakan Simulink dari kondisi perubahan beban 20% sampai 100% jatuh tegangan yang tidak berarti, dan kondisi beban 100% di mana THDV = 0,13% dan THDI = 0,13% sehingga kerusakan gelombang sinusoidal masih jauh di bawah standar IEEE 519-1992.
Analisis Kemunculan Harmonisa pada Variable Frequency Drive dan Dampaknya terhadap Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fase
Maulana, Fatur Rahman;
Daud, Muhammad;
Meliala, Selamat
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v18n3.2719
Dalam dunia industri sering diperlukan motor induksi yang dapat dikendalikan kecepatan putarannya. Salah satu cara mengatur kecepatan motor induksi adalah dengan mengubah-ubah frekuensi listrik inputnya. Ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengubah listrik arus bolak-bolik menjadi arus searah lalu mengubahnya kembali menjadi arus bolak-balik dengan frekuensi yang berbeda-beda. Alat yang dapat digunakan untuk mengatur perubahan frekuensi saat pembangkitan kembali arus bolak-balik adalah variable frequency drive (VFD). Namun masalah baru muncul dimana VFD dirangkai komponen-komponen elektronika daya yang di antaranya bersifat non linier yang dapat menimbulkan harmonisa pada sistem kelistrikan. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan analisis kemunculan harmonisa dan dampaknya terhadap pengaturan kecepatan motor induksi khususnya tiga fase. Penelitian ini dilakukan dengan metode mengambil data lapangan secara langsung lalu mensimulasikan motor induksi yang terhubung dengan VFD menggunakan Matlab Simulink 2019a. Simulasi ini berguna untuk melihat pengaruh frekuensi terhadap kecepatan motor induksi dan harmonisa yang timbul. Data-data parameter yang didapat pada pengumpulan data diinput ke model simulasi pada Simulink lalu dijalankan simulasi dan dianalisis hasilnya. Untuk meredam harmonisa yang muncul, maka dirancang filter pasif LC pada sisi output VFD. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan frekuensi pada VFD dapat mengatur kecepatan motor induksi secara signifikan tetapi penggunaan VFD juga dapat menimbulkan harmonisa. Nilai total harmonic histortion (THD) tegangan dari harmonisa pada frekuensi 50 Hz adalah sebesar 92,84% dan THD arus sebesar 7,17%. Setelah pemasangan filter LC pada rangkaian simulasi, maka harmonisa dapat direduksi sehingga nilai THD tegangan pada frekuensi 50 Hz menjadi sebesar 1,16% dan THD arus sebesar 4,37%. Kedua nilai THD tersebut telah sesuai dengan Standar IEEE 519-2022.
Edukasi Penerapan Sistem ATS Antara PLN dan PLTS di SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa
Meliala, Selamat;
Akmal, Syarifah;
Amani, Yasir;
Putri, Raihan;
Muhammad Jalil, Saifuddin
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i3.13126
Background: Background: Electricity sources originating from PLN often cause sudden power outages that we don't know about, so this is very dangerous for sensitive electronic devices such as computers. To provide knowledge of automatic switch technology for quick transfers in selecting one source that is on quickly so that there is no momentary power outage on the computer load. Method: SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa, the number of participants was 30 students, providing direction or education to participants in the form of ATS technology and providing insight into the use and design of ATS technology. As well as providing questionnaires before and after education on ATS implementation and scoring scores regarding understanding of the technology. Results: The student community was very enthusiastic about participating in the event and they understood the implementation of ATS between PLN and PLTS. Conclusion: Rooftop solar panels are used to increase additional power by 8 pieces with a capacity of 200 WP per piece and in the computer laboratory at SMAN 2 Kesuma Bangsa they can be used because the flashing is very small so there will be no momentary shutdown which will cause data loss.