Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Filter Pasif Single Tuned untuk Minimalisir Harmonisa Akibat Kontaminasi Arus Harmonisa pada Distribusi Tegangan Rendah Tiga Phasa PT. PLN Lhokseumawe Selamat Meliala
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 2, No 3 (2017): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v2i3.238

Abstract

Kwalitas daya listrik pada jaringan distribusi PT. PLN yang dibangkitkan oleh beban listrik yang non linear perlu  diminalisir.  Dikarenakan  beban  non  linear  membangkitkan panas  yang  berlebihan  (Overheating). Umumnya beban listrik non liner berasal dari pelanggan listrik (masyarakat). Kebutuhan manusia yang semakin meningkat terhadap pemakaian jenis beban listrik beraneka ragam yang membangkitkan arus non linear antara lain TV LCD, AC inverter, Kulkas Inverter, Lampu Hemat Energi (LHE), Sound System dan lain - lain.Oleh karena distorsi arus sinusoidal oleh beban non linear harus dijaga ataupun dikurangi kerusa kannya yang mengakibatkan distorsi sumber tegangan dan menyebabkan terkomtaminasi gelombang sumber tegangan terhadap pemakaian beban listrik yang linear oleh masyarakat lainnya. Untuk mengurangi kerusakan sumber tegangan gelombang sinusoidal  pada busbar ataupun PCC pada objek yang diteliti perlu dipasang salah satu filter, yaitu  aktif atau pasif. Disini penelitian hanya melakukan pemasangan filter pasif menggunakan metode single tuned. Berdasarkan ketentuan standar IEEE 519-2014 (standar rev IEE519-.992) untuk arus harmonisa maksimun pada PCC dibatasi 20% dan untuk sumber tegangan 5%. Bersandar dari ketentuan tersebut maka rancangan filter pasif untuk mengamati seberapa efektif pengaruh metode yang sebutkan di atas terhadap berkurangnya komtaminasi arus harmonisa  dengan busbar lainya dengan satu penyulang.  Pengurangan arus harmonisa dan tegangan harmonisa yang efektif dengan mengatur tuning tala pada frekwensi ketiga sehingga magnituda  harmonisa urutan ketiga lebih kecil dibandingkan sebelum pemasangan  filter,  dari hasil simulasi pemasangan filter pasif pada busbar 9 menjadi lebih kecil sebesar THDV = 6,11% dan THDI = 9,07%.
Desain Sisitem Pendekteksi Api Menggunakan Sistem Sensor Flame dan MQ-2 Berbasis Arduino Uno Almuyasir Almuyasir; Raihan Putri; Selamat Meliala
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 7, No 3 (2022): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v7i3.6308

Abstract

Api merupakan suatu zat di perlukan oleh manusia yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terkadang salah penggunaan api dapat menyebabkan kebakaran, oleh karena itu dengan merancang alat yang diberi sistem pendeteksi kebakaran dengan sistem Sensor Flame dan MQ-2 berbasis Arduino Uno”. ini adalah untuk dorongan sebagai peringantan dini terhadat kebakarang yang terjadi  kerap kali  terjadi tanpa ada peringatan.Desain sistem kebakaran dan memberikan peringatan suara dan bergantung pada mikrokontroler. Perangkat ini memiliki sistem sensor Flame dan MQ-2 sebagai  indikator  kebakaran, menggunakan  Arduino  sebagai pengatur informasi atau hasil sinyal yang  memberikan  pemberitauan  kepada buzzer, dan  LCD  untuk  menampilkan  pemberitahuan  kebakaran dalam struktur teks. Hasil   dari sensor MQ-2 atau flame yang mengidentifikasi asap atau api akan ditangani dalam mikrokontroler yang telah diprogram sehingga akan menampilkan peringatan kebakaran dalam bentuk teks dan kemudian menampilkan ke LCD dan alat ini bisa mengeluarkan suara alarm peringatan dini.
Perancangan Penggunan Panel Surya Kapasitas 200 WP On Grid System pada Rumah Tangga di Pedesaan Selamat Meliala; Raihan Putri; Saifuddin Saifuddin; M. Sadli
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 5, No 3 (2020): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v5i3.3544

Abstract

Pengembangan sumber daya  Renewable energi yang berasal dari alam semakin pesat digalakkan oleh pemerintah dengan program pemanfaatan komsumsi energi terbarukan hanya sebesar 15 %. Ada delapan  sumber Energi Terbarukan yang terus dikembangkan teknologi pemanfaatannya oleh pemerintah yaitu teknologi menggunakan bahan bakar, biomassa, panas bumi, Air, Angin, Matahari, gelombang laut dan pasang surut. Prediksi dari Dewan Energi Nasioanal (DEN) Indonesia akan mengalami krisis energi secara besar – besaran pada tahun 2050 sehingga diperlukan energi alternatif untuk melayani kebutuhan energi listrik untuk pemakaian mandiri secara khusus pada tiap - tiap rumah tangga.  Oleh karena itu panel surya sudah banyak dijual lebih murah dan terjangkau sehingga dengan berapa modul panel surya dengan cara diparalelkan ataupun diserikan dapat menaikan daya keluaran DC panel surya Watt Peak (WP) yang lebih tinggi. Banyak teknologi digunakan untuk meningkatkan penyerapan energi cahaya matahari serta efisiensinya  yaitu mendisain ulang untuk mendapatkan daya optimal dari panel surya dengan pengaturan tegangan keluaran DC. Oleh karena itu modul panel surya perlu dikontrol untuk mendapatkan tegangan keluaran DC yang stabil sebelum tegangan masuk ke rangkaian inverter dengan menggunakan blok rangkaian kontrol. Dalam hal ini untuk mengatur tegangan dapat digunakan salah satu kontroler PI. Dengan menggunakan Boost konverter dan Blok PI (Proportional Integral) kontrol dari simulink secara otomatis dapat dituning atau secara manual bisa dituning besaran untuk mendapatkan sinyal output DC yang stabil dengan mengatur konstanta dari proportional dan integral daripada Blok PI tersebut. Serta untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang penggunaan dari teknologi Renewable Energi menggunakan panel surya 200 WP untuk kebutuhan energi listrik mandiri dalam membangkit daya listrik AC pada rumah tangga di pedesaan. Dalam hasil pengujian On Grid System SHS mengunakan Simulink dari kondisi perubahan beban 20% sampai 100% jatuh tegangan yang tidak berarti, dan kondisi beban 100%  di mana THDV = 0,13% dan THDI = 0,13% sehingga kerusakan gelombang  sinusoidal masih jauh  di bawah standar IEEE 519-1992.
Perancangan Sistem Pengidentifikasi Tinggi Badan Dan Tendangan Taekwondo Menggunakan Metode Chess Board Wahyu Fuadi; Selamat Meliala
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 1 (2016): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i1.192

Abstract

Pada sistem pengukuran tinggi badan dan tinggi tendangan secara manual memiliki banyak kekurangan sehingga dapat diusahakan melalui pengolahan citra digital. Pengolahan citra mampu melakukan pengenalan objek dan mengukur karakteristik objek pada citra. Penulisan ini memaparkan tentang perancangan sistem identifikasi tinggi badan dan tinggi tendangan taekwondo. Bahasa pemograman yang digunakan adalah Visual basic. Metode chess board digunakan untuk perhitungan jumlah piksel. Segmentasi pada citra melaluibeberapa tahapan yaitu grayscale, binerisasi citra dan coloring. Pada pengukuran ini akan dilakukan capture terhadap objek. Sampel citra yang digunakan sebanyak 20 sampel. Dalam proses pengambilan citra menggunakan kamera beresolusi 5 MP dengan objek dalam posisi berdiri tegak dan jarak objek dengankamera sekitar 4-5 meter. Proses pengambilan citra juga dibantu dengan penyangga kamera (tripod) yang ditetapkan ketinggiannya 120 cm agar setara dengan tinggi objek sebenarnya dan citra dalam bentuk format jpeg. Pada proses perhitungan, jumlah piksel akan dikonversi kedalam satuan panjang untuk mengukur tinggi badan manusia. Perhitungan tinggi badan dan tinggi tendangan merupakan selisih antara piksel tertinggi (y max) dan terendah (y min) dari objek. Dengan menentukan batas tepi lalu sistem mulai memproses perhitungan tinggi badan dan tinggi tendangan. Berdasarkan hasil pengujian didapat keakuratan sistem memiliki nilai persentase kesalahan rata-rata sekitar 0,82 %. Dimana dapat dikatakan sistem ini memiliki nilai kesalahan yang minim atau sedikit. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah dalammelakukan pengukuran tinggi badan dan tinggi tendangan taekwondo.
Prediksi Konsumsi Listrik Bangunan Menggunakan Metode Moving Average Dan Linier Regression T. Iqbal Faridiansyah; Selamat Meliala; Asran Asran
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 2 (2016): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i2.198

Abstract

Persoalan untuk memperoleh prediksi yang akurat dari konsumsi listrik telah banyak dibahas oleh banyak peneliti-peneliti sebelumnya. Berbagai teknik telah digunakan seperti metode statistik, time-series, metode heuristik dan banyak lagi. Apapun teknik yang digunakan, akurasi prediksi tergantung pada ketersediaan data historis serta pemilhan data yang tepat. Bahkan data yang kompleks, harus dipilih sehingga akurasi prediksi dapat ditingkatkan. Paper ini menggunakan data historis sebagai penelitian untuk menguji data historis konsumsi listrik bangunan. Metode Moving Average (MA) dan Linier Regression (LR) digunakan untuk membandingkan ketepatan akurasi perkiraan. Hasil penelitian menunjukkan ketetapan akurasiprediksi menggunakan metode Moving Average (MA) lebih baik dibandingkan menggunakan metode Linier Regression.
APLIKASI DETEKSI POLA WARNA PADA TES ISHIHARA MENGGUNAKAN METODE SEGMENTASI WARNA M. Fariadi; Selamat Meliala; Ezwarsyah Ezwarsyah; Misbahul Jannah; Yasir Amani
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v7i2.28224

Abstract

Buta warna parsial mengacu pada kondisi di mana seseorang tidak dapat melihat beberapa warna karena ketidakmampuan mereka membedakan beberapa gelombang cahaya. Tes menggunakan citra Ishihara yang mengandung pola angka atau gambar dengan campuran warna acak sering digunakan untuk menilai tingkat buta warna seseorang. Dalam penelitian ini, penggunaan pengolahan citra dimanfaatkan untuk membantu individu yang mengalami buta warna dalam menginterpretasikan pola angka pada citra Ishihara. Ketika individu yang mengalami buta warna menghadapi kesulitan dalam membaca angka dengan akurat, proses segmentasi warna diperlukan. Pendekatan segmentasi warna digunakan untuk memisahkan pola angka dari latar belakang citra Ishihara yang memiliki warna yang berbeda. Dengan menggunakan citra yang telah melalui proses segmentasi, diharapkan individu yang mengalami buta warna dapat membedakan warna yang terlihat dengan warna asli berdasarkan pola warna angka pada citra Ishihara. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan bantuan yang lebih mudah dimengerti bagi individu yang mengalami buta warna dalam mengidentifikasi dan membedakan warna dengan lebih baik. Kata kunci: Aplikasi Pengolahan Citra, Buta Warna,Segmentasi Warna
Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan Komunitas sebagai Pusat Literasi Berbasis Masyarakat Misbahul Jannah; Asran Asran; Kartika Kartika; Selamat Meliala; Muhammad Muhammad; Dedi Fariadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat literasi berbasis masyarakat yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan akses informasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, pengelolaan perpustakaan desa masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi pengelola, administrasi yang belum tertata, pengelolaan koleksi yang belum optimal, serta minimnya program literasi yang melibatkan masyarakat. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Perpustakaan Desa Blangpulo, Kota Lhokseumawe. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan melalui program pendampingan pengelolaan perpustakaan komunitas sebagai pusat literasi berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, koordinasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi tata kelola perpustakaan, administrasi perpustakaan, pengelolaan koleksi, pelayanan perpustakaan, serta penyusunan program literasi berbasis masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan perpustakaan, terutama pada aspek administrasi, pengelolaan koleksi, serta penyusunan program literasi yang berkelanjutan. Pendampingan juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa penyempurnaan administrasi perpustakaan, penataan koleksi, serta pengembangan program literasi yang melibatkan masyarakat secara aktif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis partisipatif mampu memperkuat kapasitas pengelola perpustakaan sekaligus mendukung optimalisasi fungsi perpustakaan desa sebagai pusat literasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta memperkuat budaya literasi di tingkat lokal.
Evaluation of Staged Under Frequency Load Shedding Strategy for Generator Trip Events at Arun Substation Using DIgSILENT Powerfactory M. FITRA WALDI; MUHAMMAD DAUD; SELAMAT MELIALA; SALAHUDDIN SALAHUDDIN; TEUKU MULTAZAM
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 14, No 2: Published April 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v14i2.231

Abstract

Frequency stability is a key indicator of power system reliability, as disturbances such as generation loss can cause rapid frequency decline and potentially lead to a blackout. This study evaluates the effectiveness of a load shedding scheme using an Under Frequency Relay (UFR) at the Arun Substation through dynamic simulation in DIgSILENT PowerFactory. The scenario involves a sudden loss of generation, comparing conditions without and with UFR. Results show that without UFR, a 48.421 MW power loss causes the frequency to drop below 42 Hz in less than 16 seconds, leading to system failure. With a two-stage UFR scheme (27.6 MW at 49.5 Hz and 28.4 MW at 49.2 Hz), the frequency decline is arrested and the system stabilizes at 50.12 Hz within about 3 seconds. Thus, the UFR scheme is effective in maintaining system stability.
Analisis Eksperimental Pengaruh Plat Konduktor terhadap Kinerja Thermoelectric Generator Berbasis Limbah Panas Raihan Putri; Dimas Syahputra; Selamat Meliala; Badriana Badriana; Rosdiana Rosdiana
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 2 (2026): : Edisi June
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i2.13555

Abstract

Pemanfaatan energi alternatif menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional. Salah satu potensi energi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah panas buangan dari peralatan, mesin, maupun proses industri. Penelitian ini membahas pemanfaatan panas buangan sebagai sumber energi listrik melalui sistem Thermoelectric Generator (TEG). TEG bekerja berdasarkan perbedaan temperatur antara sisi panas dan sisi dingin modul yang menghasilkan tegangan listrik melalui efek Seebeck. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jenis pelat konduktor terhadap kinerja TEG. Material pelat yang diuji meliputi tembaga, aluminium, dan stainless steel. Pengujian dilakukan menggunakan dua modul TEC1-12706 sebagai sumber panas dan satu modul TEG SP1848 sebagai penghasil listrik. Parameter yang diamati meliputi perbedaan suhu, tegangan, arus, daya keluaran, dan efisiensi konversi energi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tembaga menghasilkan ΔT tertinggi sebesar 63,8 °C, namun efisiensinya paling rendah. Aluminium menunjukkan kinerja yang lebih stabil dengan ΔT sebesar 62,4 °C dan arus tertinggi 2,0 µA. Stainless steel menghasilkan ΔT sebesar 62,2 °C, tetapi memiliki efisiensi konversi tertinggi serta respons termal paling cepat. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja TEG tidak hanya ditentukan oleh besar ΔT, tetapi juga dipengaruhi oleh kestabilan distribusi panas dan karakteristik termal material pelat konduktor
Penyuluhan Penempatan PLTS Rooftop Hybrid PLN Menggunakan ATS pada Guru SMP Negeri 5 Lhokseumawe Selamat Meliala; Saifuddin Muhammad Jalil; Yasir Amani; Risna Dewi; Muhammad Daud; Ekamaida
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25396

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong peralihan ke sumber energi terbarukan seperti panel surya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penggunaan panel surya rooftop kepada guru dan siswa SMP Negeri 5 Kota Lhokseumawe. Metode kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi panel surya mini, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai energi surya dan minat terhadap teknologi energi bersih. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pihak sekolah untuk menerapkan panel surya sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Dari hasil kuisioner nilai pemahaman para peserta ratanya – ratanya jawaban yang benar hampir 100%.
Co-Authors Abd Muthalib, Muchlis Afriza, Muhammad Ridho Akbar, Farhan Akhyar, Habib Akmal, Syarifah Alchalil Alchalil Almuyasir Almuyasir Almuyasir, Almuyasir Amri Amri Andik Bintoro Ari Saptari, Mochamad Arnawan Hasibuan Asran Asran Asran, Asran Asri Asri Asri asri Azizi, Muhammad Badriana, Badriana Bagus Sujiwo Dabet, Abubakar Dahlan Abdullah Damayanti Damayanti Dedi Fariadi Dimas Syahputra Edo Roska Ekamaida Elvi Idriana Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Faisal Manurung Faizar Abdurrahman Fakhruddin Ahmad Nasution Faridiansyah, T. Iqbal Faridiansyah, Teuku Iqbal Fatahillah, Fatahillah Fitriani Fitriani Fuadi, Wahyu Habib Muharry Yusdartono I Made Ari Nrartha Irfan Fatur Rahman Johari Johari Jordan Jordan Kartika Kartika Khairun Nisa M. Fariadi M. Fitra Waldi M. Sadli Maulana, Fatur Rahman Meriadi Meriadi Misbahul Jannah Misbahul Jannah Misbahul Jannah MMSI Irfan ,S. Kom Muchlis Abdul Muthalib Muhammad Daud Muhammad Dermawan Muhammad Huseini Lubis Muhammad Iqbal Adhya Putra Muhammad Luthfi Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Nur hidayat Muhammad Rijal Muhammad, Muhammad Muharry Yusdartono, Habib Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Nafazi, Muhammad Pendriadi Pendriadi Raihan Putri Raihan, Fikri randa, hardiansyah Ridho Syawali Risna Dewi Rizki, Dini Indah Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rosdiana Ruslizar, Ruslizar Sadli, M. Saifuddin Muhammad Jalil Saifuddin Saifuddin Saifuddin Yunus Salahuddin Salahuddin Salahuddin Salahuddin Syarifah Akmal Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Teguh Wijaksana Isma Teuku Multazam Thabliq Basac Bhaskara Wahyu Fuadi Wahyu Fuadi Yasir Amani Yasir Amani Yasir Amani Yogi Satya Zulmiardi, Zulmiardi Zuraida Zuraida Zuraida Zuraida