Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Interferensi Fonologis Bahasa Daerah terhadap Bahasa Indonesia (Studi pada Mahasiswa Penutur Bahasa Bima di Universitas Muhammadiyah Makassar) Munirah Munirah; Aziz Thaba; Akram Budiman Yusuf; Hajarulhuda Dewi Anjani; Abdul Karim
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): VOLUME 6 NUMBER 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v6i2.2330

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bertujuan mengetahui bentuk interferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia mahasiswa Unismuh Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan mengetahui faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya interferensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yang memeberikan gambaran dan penjelasan (eksplanasi) terhadap bentuk intereferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia mahasiswa Unismuh Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik menyimak, teknik catat, dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk interferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia terjadi dalam bentuk interferensi fonetik dan fonemik berupa kesalahan bunyi bahasa yakni penggunaan fonem /e/ yang dilambangkan dengan bunyi [ә] vokal pusat tengah tak bundar, penutur dengan kode BDB tidak mengenal penggunaan bunyi [ә] dalam pertuturan, penutur dengan kode BDB cenderung merubah bunyi suatu bahasa sehingga membedakan makna, contohnya /kalapa/ (BDB) yang seharusnya /kelapa/ (BI). Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya interferensi, antara lain; keterbiasaan penutur menggunakan bahasa pertama (bahasa daerah) dan kurangnya pemahaman terhadap unsur-unsur bahasa kedua (BI), penggunaan bahasa kedua (BI) masih dirasakan asing oleh sebagian besar penutur BDB ketika melakukan interaksi komunikasi dengan penutur yang sama-sama menggunakan kode BDB, sehingga memengaruhi pola komunikasi BI yang baik dan benar dan akhirnya menimbulkan terjadinya kesalahan berbahasa.
PENGARUH DIRECTED READING THINKING ACTIVITY TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Satrianti Satrianti; Ide Said; Munirah Munirah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v6i1.534

Abstract

Abstrak: Membaca sangat penting agar dapat memahami informasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran directed reading thingking activity terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SD 82 Pattene Kecamatan Marusu Kabupaten Maros. Jenis penelitiannya Quasi Experimenet. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan teknik tes. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif  dan teknik analisis infeersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar bahasa Indonesia  antara kelas eksperimen yang menggunakan model Directed Reading Thingking Activity dalam membaca pemahaman dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kelas eksperimen nilai rata-rata hasil posttest lebih tinggi yaitu 83,80 dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil posttest dari kontrol yaitu 47,14. Dimana nilai t Hitung sebesar, 4,194 >t tabel 2,025 dan nilai signifikan 0,968 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya penggunaan model DRTA terhadap keterampilan membaca pemahaman berpengaruh signifikan.Kata Kunci: pretest, posttest, DRTA, signifikan
Pengaruh Penggunaan Gambar Seri Terhadap Keterampilan Menulis Cerita Murid Kelas III Sd Inpres Bontokanang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Herlinda Herlinda; Munirah Munirah; Abdan Syakur
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 3, No 2 (2018): Juli (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v3i2.1417

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra-eksperimen bentuk pretest dan Postest Desain yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaanya hanya melibatkan satu  kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol) yang bertujuang mengetahui pengaruh penggunaan gambar seri terhadap keterampilan menulis cerita murid kelas III SD Inpres Bontokanang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar tahun ajaran 2016-2017. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah murid kelas III sebanyak 20 orang. Penelitian dilaksanakan selama lima kali pertemuan. Keberhasilan proses pembelajaran ditinjau dari aspek yaitu: keterampilan ketuntasan hasil belajar bahasa Indonesia murid secara klasikal, aktifitas siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran dikatakan berhasil jika aspek diatas terpenuhi. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah data skor perolehan hasil keterampilan menulis cerita murid yang dikumpulkan dengan menggunakan test melalui media gambar seri, data tentang aktifitas murid dalam pembelajaran bahasa Indonesia dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi  aktivitas belajar murid. Hasil analisis stastistik deskriptif penggunaan media gambar seri terhadap keterampilan menulis cerita murid positif, keterampilan menulis cerita murid dengan menggunakan media gambar seri menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dari pada sebelum diterapkan media gambar seri. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t , diketahui bahwa nilai t Hitung  yang diperoleh adalah 9, 30 dengan frekuensi db = 20-1 = 19, pada taraf signifikansi 5% diperoleh t Tabel = 2,09. Jadi, t Hitung t Tabel atau hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (H1) diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh penggunaan gambar seri terhadap keterampilan menulis cerita murid kelas III SD Inpres Bontokanang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Kata Kunci: Eksperimen, Gambar Seri dan Keterampilan Menulis Cerita
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERITA DONGENG SISWA KELAS III SD Munirah Munirah; Aliem Bahri; Fatmawati Fatmawati
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.314 KB) | DOI: 10.26618/jkpd.v4i2.2372

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apakah penggunaan media gambar seri berpengaruh terhadap keterampilan menulis cerita dongeng siswa kelas III SD Negeri 37 Pa’rasangang Beru Kabupaten Bantaeng ? Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan desain “One Group Pretest Posttest Design”.Berdasarkan hasil analisis data, terlihat bahwa nilai pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap keterampilan menulis cerita dongeng siswa kelas III SD Negeri 37 Pa’rasangang Beru sebesar 2,889. Berdasarkan nilai t hitung tersebut dapat dibandingkan dengan nilai t tabel db = N-1 = 35 – 1 = 34. Jadi, db 35 – 1 = 34 dan t = 0,05 ( tabel terlampir). Sementara, t hitung = 2,889 dan t tabel = 1,690. Dengan demikian, t hitung t tabel. Perbandingan hasil kemampuan pretes dan posttes menunjukkan bahwa nilai t hitung sebanyak 2,889 nilai t tabel 1,690. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang diajukan diterima.Hipotesis diuji dengan statistik uji t, yaitu media gambar seri berpengaruh digunakan dalam keterampilan menulis cerita dongeng siswa kelas III SD Negeri 37 Pa’rasangang Beru Kabupaten Bantaeng.
KEEFEKTIFAN LAGU KREASI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA UNTUK MENDESKRIPSIKAN BENDA Ummiati Rauf; Munirah Munirah; Jam’an Jam’an
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2021): September-Desember 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i3.74

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh, menganalisis, menginterpretasi dan menyajikan, serta melaporkan data mengenai (1) tingkat kemampuan mendeskripsikan benda sebelum pembelajaran menggunakan lagu kreasi guru siswa kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba. (2) tingkat kemampuan mendeskripsikan benda sesudah pembelajaran menggunakan lagu kreasi guru siswa kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba. (3) Efektif tidaknya pembelajaran menggunakan lagu kreasi guru dalam meningkatkan kemampuan mendeskripsikan benda siswa kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan teknik eksperimen semu. Adapun populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba tahun pelajaran 2020/2021. Populasi tersebut berjumlah 28 orang yang dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat hasil belajar mendeskripsikan benda siswa Kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba sebelum menggunakan lagu kreasi adalah rata-rata 63,31 dalam rentangan nilai 10-100 dengan kategori sedang (2) Tingkat hasil belajar mendeskripsikan benda siswa kelas I Kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba sesudah menggunakan lagu kreasi adalah rata-rata 74,64 dalam rentangan nilai 10-100 dengan kategori tinggi (3) Pembelajaran menggunakan lagu kreasi guru efektif dalam meningkatkan kemampuan mendeskripsikan benda siswa kelas I SDN 28 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba denganm nilai t Critical two-tail (stat: 11,75686525 > t Critical two-tail: 1,703288446) pada taraf signifikan 0,05
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim pada Media Sosial Youtube Nurul Sulfiani; Munirah Munirah; Haslinda Haslinda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.881 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim di media sosial YouTube. Permasalahan yang dikajipun adalah apa saja bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim di media sosial YouTube. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, karena bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah transkrip tuturan berupa kalimat atau paragraf yang menunjukkan adanya tindak tutur ilokusi dalam video podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makariem di media sosial YouTube. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dialog percakapan dalam podcast show Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim di media sosial youtube yang berdurasi 47 menit 56 detik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik menyimak dan teknik mencatat. Setelah mengumpulkan data, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil Penelitian terdapat empat bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat pada podcast Deddy Corbuzier. Pertama, tindak tutur ilokusi representatif dimaksudkan untuk menyatakan sesuatu oleh penutur kepada mitra tutur, tindak tutur direktif digunakan untuk mempengaruhi mitra tutur agar melakukan tindakan, tindak tutur ekspresif digunakan untuk mengevaluasi mitra tutur, dan tindak tutur komisif dimaksudkan untuk menerima apa. telah dikatakan. Kedua, mengenai tindak tutur ilokusi, menurut Searle, dalam podcast Deddy Corbuzier, tindak tutur ilokusi yang sering muncul adalah tindak tutur ilokusi representatif, tindak tutur ilokusi direktif, tindak tutur ilokusi ekspresif, dan tindak tutur ilokusi komisif. Ketiga, tindak tutur ilokusi representatif, bentuk tuturan yang sering muncul antara lain 1) menyatakan, 2) menggambarkan, 3) menunjukkan dan 4) mengatakan. Dalam penggunaan tindak tutur ilokusi direktif, bentuk tuturan yang sering muncul meliputi permintaan. Dalam penggunaan tindak tutur ilokusi ekspresif, bentuk tuturan yang sering muncul antara lain ungkapan 1) kekecewaan, 2) ketidaksenangan, dan 3) penyesalan. Dalam penggunaan tindak tutur ilokusi komisif, bentuk tuturan yang sering muncul antara lain 1) penawaran.
Kemampuan Menganalisis Struktur Bahasa pada Teks Deskripsi Kelas ViIISMPN 10 Barru Justika; Munirah Munirah; Rosdiana Rosdiana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.064 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i2.252

Abstract

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menganalisis struktur teks deskripsi tulisan siswa kelas VII SMPN 1 Takalar. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana menganalisis struktur teks deskripsi tulisan siswa kelas VII SMPN 10 Barru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif penelitian dengan pengumpulan databerbentuk angka. Populasi Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMPN 10 Barru yang berjumlah 352 orang yang terbagi ke dalam 11 kelas secara homogen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 10 Barru Kelas VII C yang terdiri dari 32 siswa. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis yaitu menulis teks deskripsi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes tertulis kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasaan pada bab sebelumnya maka disimpulkan bahwa kemampuan menganalisis struktur teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 10 Barru. Hal tersebut dibuktikan dari perhitungan tiga aspek yakni ciri teks deskripsi, tujuan teks, dan deskripsi teks. Sesuai dengan penilaian tersebut diperoleh total skor nilai setelah di jumlah dari tiga aspek yakni 2147 dengan nilai rata-rata keseluruhan siswa yakni 76,7. Nilai KKM SMPN 10 Barru yakni 76. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas VII SMPN 10 Barru dalam menganalisis struktur teks deskripsi sesuai ketiga aspek tersebut kategori mampu. Dalam hal ini, aspek ciri teks siswa sudah mampu menentukan ciri teks yang di analisisnya. Pada aspek tujuan teks siswa juga sudah mampu menentukan tujuan teks deskripsi. Serta aspek deskripsi siswa juga sudah mampu menentukannya.
Analisis Variasi Sapaan Bahasa Mandar pada Masyarakat Desa Bababulo Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Kajian Sosiolinguistik) Nuriyah; Munirah Munirah; Rosdiana Rosdiana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.112 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i2.255

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis variasi sapaan bahasa Mandar pada masyarakat desa Bababulo Kecamatan Pamboang Kabuapaten Majene. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah variasi sapaan bahasa Mandar pada masyarakat Desa Bababulo Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Kajian Sosiolinguistik). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, penelitian ini dilaksanakan di desa Bababulo dengan sumber data utama dalam penelitiaan ini adalah penduduk asli desa Bababulo dangan jumlah informan 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada dua variasi sapaan yaitu sapaan kekerabatan dan sapaan nonkekerabatan. Sapaan kekerabatan ditemukan sebanyak 14 sapaan diantaranya: Nenek tommuane, Nenek towaine, Pua, Indo, Amaure, Indoure/tatte, Nenek utti, Pasanang, Luluare, Ipar/Lago, Appo, Appo utti, Anaure, Boyang pissang. Sapaan nonkekerbatan terdapat ditemukan sebanyak 12 sapaan diantaranya sapaan berdasarkan usia 3 (Puang, Kandi, Sola), sapaan berdasarkan gelar bangsawan 1 (Puang), sapaan berdasarkan profesi 3 (pak guru/ibu guru, bidan, pak desa), sapaan berdasarkan penggolongan kata 3 (Iyau, Ita, I’o), sapaan berdasarkan gelar agama 2 (Ustadz, Ustadzah). Kata Kunci : Variasi Sapaan, Bahasa Mandar, Desa Bababulo
Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Remaja di Romang Lompoa Kecamatan Bonto Marannu Kabupaten Gowa Muh. Aksan Putra Awal; Munirah Munirah; Akram Budiman Yusuf
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.255 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tuturan remaja sebagai realisasi tindak tutur yakni maksim kesopanan menurut Geoffrey Leech yang terdapat dalam rapat pembentukan panitia turnamen futsal. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah keterangan yang dijadikan objek kajian, yakni setiap kata, dan kalimat dalam suatu interaksi antar remaja dalam pembentukan panitia turnamen futsal sebagai bentuk realisasi maksim kesopanan. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian pada tuturan Remaja Di Romang Lompoa menunjukkan bahwa jumlah tuturan remaja yang mematuhi maksim kesantunan Leech berjumlah 51 tuturan yang terdiri dari pematuhan terhadap maksim kebijaksanaan (tact maxim), maksim penerimaan atau penghargan (approbation maxim), maksim kebijaksanaan (generosity maxim), maksim kesederhanaan (modesty maxim), maksim kedermawanan (agreement maxim), dan maksim simpati (sympathymaxim).Sedangkan pelanggaran terhadap maksim kesantunan Leech berjumlah 3, yaitu tuturanmaksim penerimaan atau penghargan (approbation maxim).
Pengaruh Metode Shared Reading Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Baca Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Andi Waliyyan; Sulfasyah Sulfasyah; Munirah Munirah
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman seharusnya sudah dimiliki oleh siswa ketika memasuki tahapan kelas lanjut di sekolah dasar. Membaca mandiri atau membaca senyap pada siswa kelas tinggi adalah metode yang lazim digunakan oleh guru, dengan anggapan bahwa siswa kelas tinggi sudah memiliki kemampuan membaca pemahaman. Namun, kondisi pembelajaran pasca pandemi menyebabkan siswa saat ini sangat membutuhkan metode yang menarik untuk lebih memudahkan mereka memahami makna bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode shared reading terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa. Metode pembacaan bersama (shared reading), guru memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan murid-muridnya dalam proses pembacaan, melalui prosedur pembacaan bersama (shared reading) guru dapat mendemonstrasikan dan melatih anak-anak untuk menguasai strategi atau ketrampilan tertentu yang dibutuhkan agar dapat membaca dengan baik seperti pengenalan terhadap huruf, atau pemahaman akan fonem. Metode ini dapat membuat kemampuan membaca pemahaman mereka menjadi lebih baik. Metode ini pula dapat menjadi bentuk pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan minat baca siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Teknik pengumpulan data melalui instrumen tes, angket, dan observasi untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa melalui metode shared reading. Secara rata-rata, setelah perlakuan pemberian metode shared reading, kemampuan membaca pemahaman dan minat baca pada kelompok eksperimen lebih tinggi, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penerapan metode ini akan sangat memberikan pengalaman membaca yang menarik bagi siswa, lebih fokus, sehingga secara bersama-sama mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap apa yang dibacanya.