Claim Missing Document
Check
Articles

Bahan Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Berorientasi Potensi Lokal Kabupaten Trenggalek Niken Karlina Saputri; Wahjoedi Wahjoedi; Agung Haryono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.604 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11280

Abstract

Abstract: Based on the results of preliminary observations and interviews conducted by researchers, obtained information that the local potential in Trenggalek District still belom maximized by teachers when carrying out learning activities in the classroom. Though the learning of entrepreneurship and entrepreneurship can be used as a means of learners to develop ideas or creative ideas. So the researchers chose to develop teaching materials and entrepreneurship oriented local potential Trenggalek District with the aim that can be used as one way to increase the love of learners to their environment. Based on the research that has been implemented, obtained data that teaching materials developed effectively used to improve insight and entrepreneurship attitude of learners.Abstrak: Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan peneliti, diperoleh informasi bahwa potensi lokal di Kabupaten Trenggalek masih belum dimaksimalkan oleh guru ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Padahal pembelajaran prakarya dan kewirausahaan dapat dijadikan sarana peserta didik untuk mengembangkan gagasan atau ide kreatifnya. Peneliti memilih untuk mengembangkan bahan ajar prakarya dan kewirausahaan berorientasi potensi lokal Kabupaten Trenggalek dengan tujuan untuk meningkatkan rasa cinta peserta didik terhadap lingkungannya. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh data bahwa bahan ajar ini efektif untuk meningkatkan wawasan dan sikap kewirausahaan.
Pengembangan Potensi Lokal Kerajinan Bambu melalui Pendidikan Ekonomi Kreatif Yufika Furi Larassita; Wahjoedi Wahjoedi; Agus Hermawan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 6: JUNI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.714 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i6.11222

Abstract

Abstract: To improve the economy of the villagers, one of them is through village development. The issuance of Law number 6 year 2014 on the Village then this becomes a huge opportunity for every village in Indonesia to be able to develop the potential that is owned independently and tailored to the needs of each in realizing the welfare of the community. Utilization of local potential must use the appropriate way or technique according to the correct environmental rules, therefore the utilization of local potential requires quality human resources. One way to improve the quality of human resources is through creative economic education.Abstrak: Untuk meningkatkan perekonomian penduduk desa salah satunya melalui  pembangunan desa. Terbitnya UU nomor 6 tahun 2014 mengenai Desa maka hal ini menjadi peluang yang sangat besar bagi setiap desa yang ada di Indonesia untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan potensi lokal haruslah menggunakan cara atau teknis sesuai kaidah lingkungan yang benar, oleh karena itu pemanfaatan potensi lokal membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu cara untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas adalah melalui pendidikan ekonomi kreatif.
PERMAINAN TRADISIONAL “GAPREK KEMPUNG” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS VII Fera Wulandari; Wahjoedi Wahjoedi; Sugeng Hadi Utomo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.927 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8594

Abstract

The purpose of this study is (1) to produce a media product of social science learning traditional game Gaprek Kempung by utilizing the existing facilities in the surrounding environment, (2) to determine the effectiveness of the development of instructional media of social science traditional games Gaprek Kempung to improve learning outcomes on economic subjects grade VII SMP N 1 Tumpang. Based on the analysis testing the effectiveness of instructional media traditional game Gaprek Kempung by using software IBM SPSS 24 with the formula t-test, t-hitung obtained from posttest control class and experimental class SMP N 1 Tumpang amounted to 2,763 with t-table value is 2.005 thus t-hitung> t-tabel which means an increase in the economic value of learning outcomes experimental class is better than the control class. Furthermore, gained a significance value of 0.007 <α (0.05), indicating that H1 accepted meaning experimental class is better than the control class. This study showed that media learning traditional games Gaprek Kempung further enhance the economic value of student learning outcomes compared with no use of instructional media. This means media learning traditional game Gaprek Kempung is worthy to be used to improve students’ learning outcomes and media learning traditional game Gaprek Kempung is effectively to improve students’ learning outcomes.Tujuan penelitan ini adalah (1) untuk menghasilkan sebuah produk media pembelajaran IPS permainan tradisional Gaprek Kempung dengan memanfaatkan sarana yang ada di lingkungan sekitar, (2) untuk mengetahui kefektifan pengembangan media pembelajaran IPS permainan tradisional Gaprek Kempung untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas VII SMPN 1 Tumpang. Berdasarkan hasil analisis uji keefektifan media pembelajaran permainan tradisional Gaprek Kempung dengan menggunakan software IBM SPSS 24 dengan rumus uji t-test, nilai thitung yang didapatkan dari posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen SMPN 1 Tumpang sebesar 2,763 dengan nilai t-tabel adalah 2,005. Dengan demikian, t-hitung>t-tabel yang berarti peningkatan nilai hasil belajar ekonomi kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Selanjutnya, didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,007<α (0,05) yang menunjukkan bahwa H1 diterima artinya kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan tradisional Gaprek Kempung lebih meningkatkan nilai hasil belajar ekonomi siswa dibandingkan tanpa menggunakan media pembelajaran. Hal ini berarti media pembelajaran permainan tradisional Gaprek Kempung layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan media pembelajaran permainan tradisional Gaprek Kempung efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipeTwo Stay Two Stray dengan Outdoor Study terhadap Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar IPA pada Kelas V Fauzi Rahmanuddin; Sudarmiatin Sudarmiatin; Wahjoedi Wahjoedi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14959

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine the effect of the TSTS learning model on learning outcomes and social skills in science material when used in conjunction with outdoor study. The results showed that there were variations in social skills and learning outcomes between groups using the TSTS model using an outdoor study using a conventional model. This is based on the posttest average value of social skills, which is 85.90 in the experimental group and 65.38 in the control group. While the learning outcomes of the posttest mean score in the experimental group was 84.67 and 75.77 in the control group. So basically the TSTS learning model combined with outdoor study can help students improve their social skills as well as their academic performance or learning outcomes.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh model pembelajaran TSTS pada hasil belajar dan ketrampilan social dalam materi  IPA bila digunakan bersamaan dengan outdoor study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi keterampilan sosial dan hasil belajar antar kelompok yang menggunakan model TSTS yang menggunakan outdoor study yang memakai model konvensional. Hal ini berdasarkan nilai rata-rata posttest keterampilan sosial yaitu 85,90 pada kelompok eksperimen dan 65,38 pada kelompok kontrol. Sedangkan hasil belajar dari nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen adalah 84,67 dan pada kelompok kontrol 75,77. Jadi intinya model pembelajaran TSTS yang dipadukan dengan outdoor study dapat membantu siswa meningkatkan keterampilan sosial mereka serta kinerja akademik mereka atau hasil belajar.
INTERNALISASI DAN AKTUALISASI NILAI-NILAI LINGKUNGAN DALAM PERILAKU KONSUMSI (STUDI KASUS DI SMAN BANGIL) Ery Widyastuti; Wahjoedi Wahjoedi; Sunaryanto Sunaryanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.425 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8360

Abstract

This study aims to (1) identifying the environmental values in consumer behavior facilitated school to be internalized in students, (2) know the process of internalization of environmental values in consumption behavior on students, and (3) identifying the values of the environment in consumer behavior have actualization students in everyday behavior, This is a qualitative research method using aproach phenomenology. The results showed that the value of the environmental values in consumer behavior is facilitated by the school to be internalized in students of SMAN 1 Bangil is implementing 3R, applying 5P free, save electricity and energy, saving water, saving paper, plastic use reduction, waste sorting. And the values of the environment in the consumption behavior has been actualized in the daily behavior of students of SMAN 1 Bangil.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa, (2) mengetahui proses internalisasi nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi pada diri siswa, dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang telah diaktualisasi siswa dalam perilaku sehari-hari. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi yang difasilitasi oleh sekolah untuk diinternalisasi dalam diri siswa SMAN 1 Bangil adalah menerapkan 3R, menerapkan bebas 5P, hemat listrik dan enersi, hemat air, hemat kertas, pengurangan pemakaian plastik, pemilahan sampah. Nilai-nilai lingkungan dalam perilaku konsumsi tersebut telah teraktualisasi dalam perilaku sehari-hari siswa SMAN 1 Bangil.
Pengaruh Metode Pembelajaran SQ3R terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Dwi Sandra Fera Yulia; Wahjoedi Wahjoedi; Ari Sapto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 6: JUNI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i6.12537

Abstract

Abstract: Learning to read in Indonesian language material in grade IV SDN 1 Sumberagung is still dominated by the teacher as the delivery material using the lecture method (teacher centered) so that students are not optimal in the learning process because students are less interested in learning and result in many student learning outcomes under the KKM. This study aims to determine the effect on the SQ3R learning method on class IV Indonesian language learning outcomes at SDN 1 Sumberagung. This study uses a research method that is quantitative with the type of research that is quasi experimental design with the research design is a non equivalent control group design. The subjects of this study consisted of 50 students. The results of the implementation of the sq3r learning method show an increase in learning outcomes which can be seen from the results of the t test based on the hypotheses performed showing the results of t count 6.866> t table 2.011 and the significance value of 0.000 <alpha 0.050. The conclusion of the data is that there is a difference between the experimental class and the control class.Abstrak:  Pembelajaran membaca pada materi bahasa Indonesia di kelas IV SDN 1 Sumberagung masih didominasi guru sebagai penyampai materi dengan menggunakan metode ceramah (teacher centered) sehingga siswa belum optimal dalam proses pembelajaran dikarenakan siswa kurang tertarik dengan pembelajaran dan berakibat pada hasil belajar siswa banyak yang masih dibawah KKM. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pada metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar bahasa indonesia kelas IV di SDN 1 Sumberagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yakni kuantitatif dengan jenis penelitiannya yaitu quasi experimental design dengan design penelitiannya adalah non-equivalent control group design. Subjek penelitian ini terdiri dari 50 siswa. Hasil pelaksanaan metode pembelajaran SQ3R menunjukkan peningkatan pada hasil belajar yang terlihat dari hasil uji t berdasarkan hipotesis yang dilakukan menunjukkan hasil nilai t hitung 6,866 > t tabel 2,011 dan nilai signifikasnsi 0,000 <alpha 0,050. Kesimpulan dari data adalah ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS Fitriani Fitriani; Wahjoedi Wahjoedi; Siti Malikhah Towaf
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.797 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10284

Abstract

The purpose of this study is to describe the improvement of social skill and learning outcomes IPS through Make A Matchapproach by card picture. This research used qualitative approach and the form of this research is classroom action research. This research done by collaboration with the researcher and sixth grade teacher. The subject of this research is the four grade students of SDN 13 Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang in 2016/2017 academic year that consist of 31 students. The instrument of collecting data used observation, interview, test, and fields note. The technique of nalyzing data used descriptive qualitative analysis. This research is consists of two cycles and each cycles consist of four stage that is planning, action, observation and reflection. The result of this research is percentage of learning activity in cycle I is 79,51% (students) increase 85,5%in cycle II (12 students). The percentage of learning outcomes in cycle I is 81,61% increase 86,67%. % in cycle II. Based on the research that have been implemented, it can bo concluded that improve the social skill and learning utcomes used cooperatif model Make A Match approach by card picture.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model  kooperatif tipe Make A Match berbantuan kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan secara kolaborasi antara peneliti dan guru kelas IV. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 13 Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 31 siswa, terdiri atas 16 laki-laki dan 15 perempuan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, tes, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan bersamaan observasi, dan refleksi. Hasil penelitian yaitu persentase keterampilan sosial siswa pada siklus I mencapai 79,51% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,5%. Persentase hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 81,61% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,67%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa terjadi karena penerapan pendekatan Make A Match berbantuan kartu bergambar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS BUDAYA LOKAL Ninik Wijiningsih; Wahjoedi Wahjoedi; Sumarmi Sumarmi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.678 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i8.9760

Abstract

Instructional materials used in the learning activities are textbooks. Textbooks used in thematic learning covers teacher and student books. The teachers and students book should contain materials which is associated with something real and often viewed by students in the neighborhood. The purpose of this research is to develop instructional thematic materials such as teachers' books and students' books valid local culture-based, effective, and practical with Proud as an Indonesian nation. Collecting research data through questionnaires, observation sheets, and test. Based on data analysis concluded that the book was developed valid, effective, and practical use in learning.Bahan ajar yang sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran adalah buku teks. Buku teks yang digunakan dalam pembelajaran tematik meliputi buku guru dan buku siswa. Buku guru dan buku siswa hendaknya berisi materi-materi yang dikaitkan dengan sesuatu yang nyata dan sering dilihat oleh siswa di lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar tematik berupa buku guru dan buku siswa berbasis budaya lokal pada tema Bangga sebagai Bangsa Indonesia yang valid, efektif, dan praktis. Pengumpulan data penelitian melalui angket, lembar observasi, dan tes.Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa buku yang dikembangkan valid, efektif, dan praktis digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kontekstual Suci Perwitasari; Wahjoedi Wahjoedi; Sa’dun Akbar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.383 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10623

Abstract

Teaching materials that support thematic learning are essential for teachers and students in the learning process. Teaching materials that are appropriate to the student's condition and the student's student context (contextual) environment provide a meaningful learning experience for students. Therefore, the purpose of this study is the development of contextual thematic materials that are valid, practical, and effective. The research and development model used is Borg & Gall. This model was chosen because the stages are systematic and appropriate for developing printed materials. Data were collected through questionnaires, obervation sheets, and tests. The results of data analysis show that the book developed valid, practical, and effective use in learning.Bahan ajar yang mendukung pembelajaran tematik sangat penting bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang sesuai dengan kondisi siswa dan keadaan lingkungan tempat tinggal siswa (kontekstual) memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar tematik berbasis kontekstual yang yang valid, praktis, dan efektif. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Borg & Gall. Model ini dipilih karena tahapannya sistematis dan sesuai untuk mengembangkan bahan ajar cetak. Data dikumpulkan melalui angket, lembar obervasi, dan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa buku.
ANALISIS KORELASI KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS Saprudin Saprudin; Wahjoedi Wahjoedi; Utami Widiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.519 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10090

Abstract

This research is aimed to know (1) The correlation between social and economic conditions of students’ parents with their achievement in learning Social Study (2) the correlation between self effication with achievement in learning social study (3) The correlation of both social and economic conditions of students’ parents and self effication with their achievement in learning Social Study in Grade VIII of SMPN 1 Salopa. The whole population on this research is 216 students, so 68 students are taken as a sample in the way of random sampling. The method of this research is correlation analysis, data is obtained from the questioner answered by respondents and documentation from 68 students. The result of this research showed that (1) social and economic conditions of students’ parents has a significant and positive correlation with their achievement in learning Social Study with coeficent correlation 0,648 and significancy 0,000 (2) self effication has a significant and positive correlation with achievement in learning social study with coeficent correlation 0,610 and significancy 0,000 (3) both social and economic conditions of students’ parents and self effication has a significant and positive correlation with their achievement in learning Social Study with coeficent correlation 0,719 and significancy 0,000.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya (1) hubungan antara kondisi sosial ekonomi orangtua dengan prestasi belajar IPS, (2) hubungan antara efikasi diri dengan prestasi belajar IPS, (3) hubungan secara bersama-sama kondisi sosial ekonomi, efikasi dengan prestasi belajar IPS di kelas VIII SMP Negeri 1 Salopa. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII sebesar 216 siswa sehingga diambil sampel secara sample random sampling sebesar 68 siswa.  Metode penelitian ini analisis korelasi, data diperoleh dari angket yang dijawab responden dan dokumentasi dari 68 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kondisi sosial ekonomi orangtua memiliki hubungan yang signifikan dan positif  dengan prestasi belajar IPS dengan nilai koefisien korelasi 0,648 dengan signifikan 0,000,  (2) efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dan positif dengan prestasi belajar IPS dengan koefisien korelasi 0,610 dengan signifikasi 0,000, (3) kondisi sosial ekonomi orangtua, efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan secara bersama dengan prestasi belajar untuk kofisien korelasi 0,719 dan sigifikansi 0,000.