Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EVIDENCE-BASED POLICY IN THE FORMULATION OF LOCAL REGULATIONS: A CASE STUDY OF THE RIAU PROVINCE HOUSING AND SETTLEMENT DEVELOPMENT PLAN POLICY Hadi , Ahmad; Bedasari, Hafzana; Safitri, Syofiatul; Notatema, Ben Hansel; Putra, Indra Mardeni
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Social Politics and Governance (December)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/40hzrn53

Abstract

Housing and settlement issues in Riau Province continue to increase in line with population growth, urbanization, high housing backlog rates, and the existence of slums and disaster-prone areas. This study aims to examine the application of EBP in the Riau Province RP3KP through three main aspects: the commitment of policy actors, the use of data and scientific knowledge, and the organizational readiness for implementation. The study uses a post-positivist qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews and documentation studies. The analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The results show that political support for the RP3KP is relatively strong, but the involvement of non-governmental actors is still limited. Scientifically, the drafting of the RP3KP has utilized primary and secondary data, but the integration of local empirical findings is still weak. From an implementation perspective, institutional capacity and cross-sector coordination are not yet fully ready, especially in relation to synchronization with the Spatial Plan (RTRW). These findings emphasize the need to strengthen EBP so that the RP3KP is more adaptive, contextual, and effective in addressing the complexity of housing issues in Riau. 
Pelestarian Budaya Melayu Riau melalui Pembelajaran Berbasis Museum: Model Penguatan Literasi Budaya pada Siswa SDN 142 Pekanbaru Bedasari, Hafzana; Amanda, Rifki; Mirsyanda, Halda; Luthfiani, Tria; Deby Sinthya Sari; Harum, Annisa Mustika; Erwinda, Sashi Mutiara; Nabila, Talitha; Putra, Ihsan Riyansyah; Aininnawa, Ryzka; Desi, Desi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.697

Abstract

Warisan budaya Melayu Riau merupakan komponen penting identitas nasional Indonesia yang harus diperkenalkan dan dilestarikan lintas generasi. Proyek pengabdian masyarakat ini mengatasi keterbatasan paparan siswa sekolah dasar terhadap warisan budaya lokal dengan memanfaatkan Museum Sang Nila Utama sebagai platform pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang nilai-nilai budaya Melayu Riau melalui studi banding terstruktur yang memungkinkan pembelajaran eksperiensial di luar kelas. Pendekatan kualitatif digunakan, memanfaatkan tinjauan pustaka dan observasi langsung terhadap aktivitas siswa selama kunjungan. Data dikaji secara deskriptif untuk menangkap pola-pola yang berkaitan dengan literasi budaya siswa dan interaksi mereka dengan koleksi museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Sang Nila Utama tidak hanya berfungsi sebagai gudang artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan yang efektif untuk memperkenalkan sejarah lokal, nilai-nilai tradisional, dan identitas daerah. Selama kunjungan, siswa menunjukkan kemampuan untuk mengenali dan membedakan berbagai kategori benda cagar budaya—seperti geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, humismatika, ludologi, keramologika, serta alat musik tradisional dan seni rupa—yang secara kolektif mencerminkan kekayaan warisan Melayu Riau. Observasi lebih lanjut menunjukkan bahwa kunjungan studi mendorong keterlibatan aktif, meningkatkan pemahaman kognitif siswa, dan mengasah keterampilan psikomotorik mereka melalui interaksi langsung dengan artefak budaya. Secara keseluruhan, kegiatan keterlibatan masyarakat ini menggarisbawahi peran strategis museum dalam pendidikan budaya dan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman melalui kunjungan studi merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan literasi budaya dan melestarikan warisan Melayu Riau bagi generasi mendatang.