Claim Missing Document
Check
Articles

HILIRISASI MODAL AKADEMIK BADAN LAYANAN UMUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI DATOKARAMA PALU Syamsuri Syamsuri; Minannur Minannur
Journal of Islamic Community and Development Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Islamic Community and Development
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jicd.v2i2.2532

Abstract

Universitas Islam Negeri Datokarama Palu adalah lembaga pendidikan tinggi, yang menopang pengembangan sumber daya manusia sejak tahun 1966. Pada rentang puluhan tahun, pemerintah telah banyak membangun prasarana dan pengadaan sarana, sehingga terdapat banyak aset yang dapat dikelola dengan baik untuk mendatangkan manfaat bagi pengelolaan pendidikan. Teori al-Umran yang dikemukakan oleh Ibnu Khaldun, memandang bahwa peradaban bumi dapat diraih jika entitas sains, sosial, ekonomi, dan teknologi berhasil dipadukan untuk kemanusiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entitas ilmu pengetahuan dan teknologi, yang diwujudkan dalam bentuk program studi dapat dioptimalkan menjadi inovasi dan industri untuk bermanfaat bagi masyarakat. Terapan arsitektur memperkuat analisis tampilan dan postur kepurbakalaan. Desain animasi keinformatikaan meghalitikum, sistem informasi kecagarbudayaan, dan temuan ilmu fisika pada pengadaan panel solar untuk energi listrik tenaga surya.
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MENGATASI KESENJANGAN EKONOMI KELUARGA DIKELURAHAN KABONENA KECEMATAN ULUJADI KOTA PALU Akbar Yasano; Syamsuri Syamsuri; Hairuddin Cikka
Journal of Islamic Community and Development Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Islamic Community and Development
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jicd.v2i2.2533

Abstract

Pokok dari permasalahan ini adalah bagaimana strategi pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi keluarga. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui strategi pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi keluarga di Kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi Kota Palu. Metode penelitian ini yang digunakan adalah studi lapangan yang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan melalui sumber data primer dan sekunder, data diperoleh melalui teknik observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Adapun pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara trigulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi keluarga Rencana untuk menanggulangi kemiskinan dan menciptakan kesempatan kerja telah dilakukan pemerintah bersama dengan masyarakat melalui pembangunan pengembangan dan penyelenggara berbagai program-program penanggulangan kemiskinan. Program tersebut mencakup upaya-upaya baik melalui penyediaan kebutuhan pangan, layanan kesehatan dan pendidikan, perluasan kesempatan kerja, pembangunan pertanian, pemberian dana bergulir, sebagai modal usaha, pembangunan sarana dan prasarana dasar maupun pendamping usaha. Pemerintah telah berupaya keras untuk menanggulangi kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan khususnya program berbasis pemberdayaan masyarakat dan program peningkatan kemandirian masyarakat melalui pendamping usaha dibantuan kredit/modal kerja.
Refleksi terhadap Tujuan Hukum dengan Delik Aduan dalam Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan Perspektif Maqashid Syari’ah Moh. Aprizal Ardianto; Syamsuri Syamsuri; Muhammad Waliyuddin Yusuf
AHKAM Vol 4 No 4 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i4.8182

Abstract

The formation of law aims to maintain order and social protection while preserving a sense of justice, including within the sphere of societal morality. Article 284 of the Indonesian Criminal Code, which regulates the criminal act of adultery, is intended as a legal instrument to safeguard social order; however, the complaint-based (delik aduan) mechanism inherent in this provision often generates new social conflicts and is considered less compatible with efforts to uphold morality in society. This article seeks to reflect on the compatibility of the regulation of adultery in Article 284 of the Criminal Code with the principles of maqasid syari’ah. The study employs a normative juridical method, taking the Indonesian Criminal Code as the primary legal source, supported by secondary legal sources in the form of literature reviews, doctrines, legal theories, and expert opinions. The findings indicate that Article 284 constitutes an absolute complaint-based offense which, in practice, has the potential to hinder the attainment of legal objectives, reduce the effectiveness of law enforcement, and open space for social impunity, thereby not fully reflecting the protection of the values of maqasid syari’ah. These results point to a tension between the construction of the complaint-based offense in Article 284 of the Criminal Code and the moral protection objectives that constitute the primary orientation of maqasid syari’ah, thus requiring a critical reading of the role of this article as an instrument for guaranteeing social order and justice.
Kajian Literatur Sistematis: Efektivitas Tahapan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Miftahul Fauzan; Syamsuri Syamsuri
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9260

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tahapan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis serta memetakan kecenderungan penelitian berdasarkan jenjang pendidikan, materi, desain penelitian, dan indikator berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel terpilih yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahapan RME, yaitu penyajian masalah kontekstual, proses matematisasi, diskusi interaktif, dan refleksi, secara konsisten mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Indikator yang paling dominan berkembang adalah interpretasi dan analisis, sedangkan aspek self-regulation masih relatif terbatas. Sebagian besar penelitian dilakukan pada jenjang SMP dengan desain eksperimen. Kajian ini memberikan sintesis komprehensif mengenai tahapan RME yang paling dominan dan efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, sehingga dapat menjadi rujukan bagi guru dan peneliti dalam merancang pembelajaran yang lebih reflektif dan berorientasi pada penguatan aspek metakognitif. Secara keseluruhan, RME terbukti efektif, namun masih diperlukan penguatan pada tahap refleksi untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan berpikir kritis secara menyeluruh.
IDENTIFIKASI JENIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEl DAN PEMBERIAN SCAFFOLDING YANG SESUAI Sasya Aidina Sopa; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v7i2.40679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kriteria kesalahan Newman serta memberikan bantuan berupa scaffolding untuk mengatasi kesalahan tersebut. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negri 1 Cinangka yang dipilih berdasarkan kriteria meliputi siswa yang telah mengikuti pembelajaran materi sistem persamaan linear dua variabel, telah mengerjakan tes tertulis yang berkaitan dengan materi tersebut, serta menunjukkan variasi jenis kesalahan dalam penyelesaian soal pada tes tertulis tersebut. Metode perbandingan tetap digunakan untuk menjelaskan setiap jenis kesalahan berdasar indikator Newman dengan wawancara dua subjek pada setiap jenis kesalahan. Instrumen yang digunakan berupa soal tes pemecahan masalah materi sistem persamaan linear dua variabel dan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian yang telah dilakukan memperlihatkan bahwa kesalahan yang paling banyak terjadi adalah kesalahan proses penyelesaian, diikuti oleh kesalahan penulisan jawaban akhir, kesalahan memahami, kesalahan transformasi dan kesalahan membaca. Untuk mengatasi kesalahan tersebut, diberikan scaffolding dalam bentuk reviewing, restructuring, explaining, dan developing conceptual thinking. Setelah mendapatkan scaffolding, siswa menunjukkan peningkatan dalam menyelesaikan soal dengan tepat. Temuan ini menandakan bahwa pemberian scaffolding efektif dalam mengurangi kesalahan siswa dalam memecahka masalah pada materi sistem persamaan linear dua variabel..