Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MANADO Pangemanan, Wenda R.; Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22879

Abstract

Abstract :Motivation is anything that encourages someone to do something. Motivation isdivided into two parts, namely intrinsic motivation which is motivation that comes from withinthe person itself, for example, job satisfaction, capacity or ability, while extrinsic motivation ismotivation that exists outside someone's self, for example, money, honor, status or position .High motivation will affect the performance of nurses at the hospital. The purpose of thisresearch is to find out the description of nurses' motivation in conducting nursing care atBhayangkara Manado Hospital in 2018. The research design is purely descriptive with aretrospective approach. The samples used was 37 nurses. The instruments used werequestionnaire characteristics of nurses' motivation which were tested based on manualcalculations. The results of the study illustrate the motivation of nurses at BhayangkaraHospital in Manado, where the value of n = 37 and the results are 100.00% with the mostdetailed results according to the age of 26-30 years compared to age 20-25 years and age 30-35 years, according to sex most of them are female with 30 people compared to men, whileaccording to education level there are more educated nurses than those educated by DIII, DIV,S1 and S2 and according to the length of time the work takes between 1-3 years compared tothe length of work 4 - 6 years, 7-9 and 10-12 years. The conclusion is the description of nurses'motivation at Bhayangkara Manado Hospital is high.Keywords : Motivaton, High, dan NurseAbstrak :Motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.Motivasi terbagi dalam dua bagian yaitu motivasi Intrinsik yang adalah motivasi yang berasaldari dalam diri orang itu sendiri, misalnya, kepuasan kerja, kapasitas atau kemampuan diri,sedangkan motivasi ekstrinsik yaitu motivasi yang ada diluar diri seseorang, misalnya, uang,kehormatan, status atau jabatan. Motivasi yang tinggi akan mempengaruhi kinerja perawat diRumah Sakit. Tujuan dalam peneliitian ini diketahui bagaimana gambaran motivasi perawatdalam melakukan asuhan keperawatan di RS Bhayangkara Manado tahun 2018. Jenispenelitian ini adalah deskriptif murni dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakansebanyak 37 perawat. Instrumen yang digunakan kuesioner karakteristik motivasi perawat yangdiuji berdasarkan perhitungan manual. Hasil penelitian gambaran motivasi perawat di RSBhayangkara Manado diperoleh nilai n = 37 dan hasilnya 100.00% dengan rincian hasilmenurut umur yang paling banyak ada pada umur 26 – 30 tahun dibandingkan umur 20 – 25tahun dan umur 30 – 35 tahun, menurut jenis kelamin yang paling banyak berjenis kelaminperempuan dengan jumlah 30 orang dibandingkan berjenis kelamin laki – laki, sedangkanmenurut tingkat pendidikan lebih banyak berpendidikan Ners dibandingkan yangberpendidikkan DIII, DIV, S1 dan S2 dan menurut lama kerja didapatkan hasil lama kerjaantara 1 – 3 tahun dibadingkan lama kerja 4 - 6 tahun, 7 - 9 dan 10 - 12 tahun. Kesimpulanyaitu gambaran motivasi perawat di RS Bhayangkara Manado tinggi.Kata Kunci : Motivasi, Tinggi dan Perawat
HUBUNGAN KEBIASAAN MENONTON TELEVISI DENGAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25171

Abstract

Abstract: Obesity is a disorder or disease that is characterized by excesstive accumulation of body fat in the body. Watching television is a habit that is often done by everyone but most people do not understand the correct way of watching television that does not interfere their health conditions. The purpose of this study was to determine the relation between the habit of watching television with obesity in adolescence age in Kabupaten Minahasa Kecamatan Tombariri 1st Senior High school. The research design is using retrospective approach. The sample of the study was 60 correspondents, devided into 30 correspondents as case group, and 30 correspondents as control group. The date that were collected using observation sheets of television viewing frequency and body mass index observation sheet. The results of the statitical chi square test relation betweeen the habit of wathing television with obesity 95%(α≤0,05) and the results optained p value 0,004. The conclusion that there is a relation between the habit of watching television with obesity in adolescence in Kabupaten Minahasa Kecamatan Tombariri 1st Senior High School.Keywoards : The habit of watching television, obesity.Abstrak: Obesitas adalah suatu kelainan atau penyakit yang ditandai oleh penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secara berlebihan. Menonton televisi adalah kebiasaan yang sering dilakukan oleh setiap orang tetapi sebagian besar orang tidak memahami bagaimana cara menonton televisi yang tidak akan merugikan kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan menonton televisi dengan obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Tombariri Kabupaten Minahasa. Desain Penelitian yaitu menggunakan Deskriptif Analitik, dengan menggunakan pendekatan Retrospektif. Sampel sebanyak 60 responden dimana 30 responden sebagai kelompok Kasus dan 30 responden sebagai kelompok Kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi frekuensi menonton televisi dan lembar observasi indeks massa tubuh. Hasil Uji Statistik Chi Square hubungan kebiasaan menonton televisi dengan obesitas 95% (α<0,05) dan hasil diperoleh p value 0,004. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara kebiasaan menonton televisi dengan obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Tombariri Kabupaten Minahasa.Kata Kunci : Kebiasaan menonton televisi, obesitas.
HUBUNGAN KONFLIK PERAN GANDA PERAWAT WANITA SEBAGAI CARE GIVER DENGAN STRES KERJA DI RUANGAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR.V. L. RATUMBUYSANG PROVINSI SULAWESI UTARA Kalendesang, Monique P; Bidjuni, Hendro; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14721

Abstract

Abstract : conflict dual role of nurses a form is work-family conflict. In women who work them faced with many choices posed by the changing role that also have a role as a woman who must work to support the family finances, which carried the dual role as a nurse in the ward nursing care giver often lead to conflict. The research objective is to identify the conflict of dual role in female nurses as care giver, Work stress on the nurses, and the dual role of relationship conflict and work stress on female nurses in Psychiatric Hospital Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang North Sulawesi province. The research design was observational Analytical, using cross sectional approach. The sampling technique used purposive sampling, with a sample of 44 nurses. The results using the Fisher exact test found significant value is 0,001 with 1,800 eustress opportunities. Conclusions The results showed no relationship conflicts dual role as a care giver female nurses with work stress in Psychiatric Hospital Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. Suggestion The result is expected to be split between the nurse's work problems with family problems by not bringing work home problems and also did not bring up problems at home into the workplace. Keywords : Conflict Of Dual Role Of Nurses, Role As A Care Giver, Work Of Stress Abstrak : Konflik peran ganda perawat wanita adalah bentuk konflik peran pekerjaan-keluarga. Pada perempuan yang bekerja mereka dihadapkan pada banyak pilihan yang ditimbulkan oleh perubahan peran yang juga harus berperan sebagai wanita yang harus bekerja untuk menyokong keuangan keluarga, Peran ganda yang disandang perawat sebagai care giver dalam bangsal keperawatan seringkali mengakibatkan konflik. Tujuan penelitian ini teridentifikasi konflik peran ganda pada perawat wanita sebagai care giver, stres Kerja pada Perawat, dan hubungan konflik peran ganda dan stres kerja pada perawat wanita di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Provinsi Sulawesi Utara. Desain Penelitian yang digunakan adalah Observasional Analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel 44 orang perawat. Hasil penelitian menggunakan uji fisher Exact didapatkan nilai signifikansi yaitu 0,001 dengan peluang eustress 1,800 Kesimpulan Hasil penelitian menujukan ada hubungan konflik peran ganda perawat wanita sebagai care giver dengan stres kerja di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. Saran Hasil penelitian ini diharapkan perawat bisa memisahkan antara masalah pekerjaan dengan masalah keluarga dengan tidak membawa permasalahan pekerjaan ke rumah dan sebaliknya tidak membawa permasalahan di rumah ke tempat kerja. Kata Kunci : Konflik Peran Ganda Perawat, Peran sebagai care giver, Stres Kerja
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA DI SMA NEGERI 7 MANADO Pandelaki, Lingkan G. E. K.; Rompas, Sefti; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28413

Abstract

AbstrackBackground : Cleanliness of genetal areas (Personal Hygiene) especially when menstruation is often neglected by adolescents, if they do not maintain genetal hygiene properly, then in a moist condition, fungi and bacteria that are in the genetal area will flourish, causing itching (Pruritus Vulvae) and infection in the area. The purpose of this research was to determine the corelation between Personal Hygiene and the incidence of pruritus vulvae in adolescents in Public Senior High School 7 Manado. This research method used a descriptive analytic research design with Cross Sectional Study approach. A sample of 148 respondents were obtained using the Simple Rondom Sampling technique. The test results showed the relationship between Personal Hygiene During Menstruation with the incidence of Pruritus Vulvae with the incidence of pruritus vulvae in adolescents in the moderate category of 65 respondents (66.3%). The conclusion is that there is a relationship between Personal Hygiene and the incidence of pruritus vulvae in adolescents in Manado's 7th Middle School.Keywords: Personal Hygiene, Pruritus Vulvae, Menstruation.AbstrakLatar Belakang Kebersihan daerah genetalia (Personal Hygiene) terutama ketika menstruasi sering diabaikan oleh remaja, jika tidak menjaga kebersihan genetalia dengan benar, maka dalam keadaan lembab, jamur dan bakteri yang berada di daerah genetalia akan tumbuh subur sehingga menyebabkan rasa gatal (Pruritus Vulvae) dan infeksi pada daerah tersebut. Tujuan untuk mengetahui hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Manado. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel berjumlah 148 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik Simple Rondom Sampling. Hasil uji didapatkan hasil hubungan antara Personal Hygiene Saat Menstruasi dengan Kejadian Pruritus Vulvae dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja dalam kategori sedang sebanyak 65 orang responden (66,3%).Kesimpulan ada hubungan antara Personal Hygiene dengan Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja di Sekolah Menegah Atas Negeri 7 Manado.Kata kunci : Personal Hygiene, Pruritus Vulvae, Menstruasi.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU Ndede, Vechya Z.L.P.; Oroh, Wenda; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22896

Abstract

Abstract : Gout arthritis is one type of inflammation in the joints caused by the deposition ofurate monosodium crystals in body tissues. To prevent or reduce uric acid levels increase,thats is by using natural plants like bay leaves. Bay leaves contains flavonoids which canreduce uric acid levels. The Purpose of this study to know the effect of giving bay leavesdecoctions to decrease uric acid levels in patients with gout arthritis. Method of this study useexperimental research design, with a pre-experimental approach. Sample with samplingtechniques using total sampling with a total sample of 16 respondents. The result of the studyusing the dependent t test with level if signficance 95%, available significant value is 0,000smaller than significant value 0,05 (0,000 < 0,05). The Conclusion, of this study indicateseffect of giving bay leaves decoctions to decrease uric acid levels in patients with goutarthritis in the working area of Ranotana Weru community health service center.Keywords : Decoction Bay Leaves, Gout ArthritisAbstrak : Gout artritis merupakan salah satu jenis radang sendi yang disebabkan olehpengendapan kristal monosodium urat dalam jaringan tubuh. Untuk mencegah ataumenurunkan kadar urat meningkat yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan alami berupa daunsalam. Daun salam mengandung flavonoid yang mampu menurunkan kadar asam urat.Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunankadar asam urat pada penderita gout artritis. Metode menggunakan desain penelitianeksperimen, dengan pendekatan pre eksperimen. Sampel dengan teknik pengambilan sampelmenggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden. Hasildengan menggunakan uji t dependen dengan tingkat kemaknaan 95%, didapatkan nilai ρ–value 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 (0,00 < 0,05). Kesimpulan, hasil penelitianini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan kadarasam urat pada penderita gout artritis di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru Manado.Kata kunci : Rebusan Daun Salam, Gout Artritis
PENGARUH PENERAPAN TERAPI OKUPASI TERHADAP KEBERMAKNAAN HIDUP PADA LANSIA DI PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO Kaharingan, Elviana; Bidjuni, Hendro; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8141

Abstract

Abstrak: Keberadaan lansia yang kerap diyakini masyarakat sampai saat ini adalah sebuah masa yang identik dengan penurunan baik secara fisik, mental maupun minat. Berbagai persoalan tersebut dapat mempengaruhi lansia dalam memaknai kehidupan. Kebermaknaan hidup lansia berkaitan dengan persepsi terhadap kualitas hidup, yang mencakup kesejahteraan psikologis, fungsi fisik yang baik, hubungan dengan orang lain. Memiliki makna hidup berarti dapat meningkatkan semangat hidup dan meletakkan dasar untuk kesejahteraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap kebermaknaan hidup pada lansia di panti werdha damai ranomuut manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan one Group Pre –Test –Post –Test Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang berkemaknaan hidup cukup dari 4 Lansia (26,7%) menjadi 14 Lansia (93,3%) setelah pemberian terapi okupasi. Hasil Uji T- Test Paired Samples Test Didapatkan nilai P = 0,000 > α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penerapan terapi okupasi terhadap kebermaknaan hidup pada lansia di panti werdha damai ranomuut manado. Saran lebih meningkatkan mutu kesehatan terhadap lansia, terlebih khusus lansia yang mengalami kebermaknaan hidup dengan cara memberikan berbagai terapi seperti terapi okupasi.Kata Kunci : Terapi Okupasi, Kebermaknaan hidup, Lansia.
PENGARUH MANAJEMEN MODEL ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL TIM TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DI BANGSAL PRIA RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Bidjuni, Hendro; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.25153

Abstract

Abstract : Nursing care management is a nursing process that uses general management concepts in it such as planning, organizing, directing and controlling or evaluation. Improving the quality of service is the degree of providing services in an efficient and effective in accordance with professional standards, service standards are implemented thoroughly in accordance with the needs of patients, utilizing appropriate technology and research results in the development of health services / nursing to achieve optimal health. The purpose of this study was to analyze the Influence of Management Model of Professional Teaching Nursing Team on Quality of Nursing Service in Ward Men's Hospital Datoe Binangkang Bolaang Mongondow District. The research method used was pre experimental with pre and post test without control. Sampling technique in this study using simple random sampling with the number of 16 samples. Data collection was done by using questionnaire. Data processing using computer program with wilcoxon test with significance level 95% (a = 0.05). The result of the research shows that the number of respondents at pre test stated that the quality of nursing service is 10 respondents (62,5%) and the post test is 16 respondent (100%) and the value (p) = 0,014. This conclusion shows that there is a management effect on the quality of nursing service.Keywords: Management of Care of Nursing, Quality of ServiceAbstrak: Manajemen asuhan keperawatan merupakan suatu proses keperawatan yang menggunakan konsep manajemen secara umum didalamnya seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atau evaluasi. Peningkatan mutu pelayanan adalah derajat memberikan pelayanan secara efisien dan efektif sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan yang dilaksanakan secara menyeluruh sesuai dengan kebutuhan pasien, memanfaatkan teknologi tepat guna dan hasil penelitian dalam pengembangan pelayanan kesehatan/ keperawatan sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Manajemen Model Asuhan Keperawatan Profesional Tim Terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan Di Bangsal Pria RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode Penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental dengan rancangan penelitian pre and post test without control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah 16 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program komputer dengan uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95% (a = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden saat pre test menyatakan kualitas pelayanan keperawatan baik sebanyak 10 responden (62,5%) dan post test sebanyak 16 responden (100%) dan didapatkan nilai (p)= 0,014. Kesimpulan ini menunjukkan ada pengaruh manajemen terhadap kualitas pelayanan keperawatan.Kata Kunci : Manajemen Keperawatan, Kualitas Pelayanan.
HUBUNGAN PERUBAHAN CITRA TUBUH (BODY IMAGE) DENGAN DEPRESI PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN TRIMESTER III DIPUSKESMAS TILANGO KABUPATEN GORONTALO Gani, Redha Rahmatia; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5256

Abstract

Abstract: Pregnancy will bring physiological changes in the body of pregnant women. One of them is the shape of the body. These changes will have an impact on changes in body image that can be a trigger of depression. Objective: To determine the related of changes body image with depression during pregnancy by trimester II and Trimester III on Tilango Primary Health Center, Kabupaten Gorontalo. Method: The type of this research used analityc descriptive and using cross sectional design. Data were analyzed by using a computer through Pearson chi-square test (X2) at 95% significance level (α ≤ 0.05). Result: The results of the chi-square test statistic obtained ρ = 0.533. This shows the value of ρ is greater than α (0.05). the statistics determined that there was no significant related of changes body image with depression of pregnancy woman by Trimester II dan Trimester III on Tilango Primary Health Center, Kabupaten Gorontalo. Suggestion: It is expected that the side of Tilango primery health center, Kabupaten Gorontalo for more attention to the physiological aspects without compromising the psychological aspect of pregnant women's own. Keywords : Body Image, Depression, Woman Pregnant women Abstrak : Kehamilan akan membawa perubahan fisiologis pada tubuh ibu hamil. Salah satunya yaitu bentuk tubuh. Perubahan ini akan berdampak pada perubahan citra tubuh (body image) yang bisa menjadi pemicu terjadinya depresi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perubahan citra tubuh (body image) dengan depresi pada ibu hamil trimester II dan trimester III di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode Penelitian: deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 57 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan komputer melalui uji pearson chi-square (X2) pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05). Hasil penelitian: hasil uji statistik chi-square diperoleh ρ=0,533. Hal ini menunjukkan nilai ρ lebih besar dari α (0,05) dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan perubahan citra tubuh (body image) dengan depresi pada ibu hamil trimester II dan trimester III di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Saran: Diharapkan kepada pihak Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo agar lebih memperhatikan aspek fisiologis tanpa mengesampingkan aspek psikologis ibu hamil itu sendiri. Kata Kunci: Citra tubuh, Depresi, Ibu hamil
HUBUNGAN ANTARA NYERI GOUT ARTHRITIS DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DI PUSKESMAS TOWUNTU TIMUR KECAMATAN PASAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Seran, Ribka; Bidjuni, Hendro; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10801

Abstract

Abstract: Gout is a disease characterized by sudden onset, recurrent and accompanied by very painful arthritis due to the deposition of crystals of monosodium urate or uric acid accumulate in the joints due to high levels of uric acid in the blood. Gout arthritis is one of the health problems that often occur in elderly. The purpose of this research is to know the relationship of gout arthritis pain to the independence of the elderly in the East Towuntu Public Health Center district of Pasan regency of Southeast Minahasa with the number of samples was 30 respondentsThis research method is using cross sectional approach, the sample selection is done by sampling methods saturade. This research uses statistical analysis chi square test with á = 0,05. The result obtained value of p = 0,000 where p < 0,05 then Ho is rejected. Conclusions of this research that there is a relationship between the gout arthritis pain with elderly’s independent in the East Towuntu Public Health Center district of Pasan regency of Southeast Minahasa. Suggested that health professionals can pay attention to any complaints of pain in the elderly to overcome the depedences of the elderly cause of the pain. Keywords: Pain of gout arthritis, independence, elderly Abstrak: Gout adalah suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak, berulang dan disertai dengan arthritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat atau asam urat yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah. Gout arthritis adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara nyeri gout arthritis dengan kemandirian lansia di Puskesmas Towuntu Timur dengan jumlah Sampel 30 responden. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan pemilihan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji chi square dengan á = 0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0,000 dimana p < á 0,05 maka Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu adanya hubungan antara nyeri gout arthritis dengan kemandirian lansia di Puskesmas Towuntu Timur Kec Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara. Saran pada penelitian ini yaitu kiranya tenaga kesehatan dapat memperhatikan setiap keluhan nyeri pada lansia guna menanggulangi kebergantungan lansia karena adanya keluhan nyeri. Kata Kunci : Nyeri Gout Arthritis, Tingkat kemandirian, Lansia
HUBUNGAN STATUS SOSIO DEMOGRAFI DAN STATUS AKADEMIK ANAK DENGAN KEMANDIRIAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT MANADO Situmeang, Jenny Puspita Sari; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12919

Abstract

Abstract:Mental retardation is a condition with the characteristics of patients who have the intelligence level(IQ) is below the average, difficult to communicate,care for themselves, making decision, do recreation, working, be healthy and safety. The objective of this study was to know the relationship status of socio-demographic and academic status with the independence of mental retarded children at SLB YPAC Manado. This research using by cross sectional method. Collecting Data using by observation sheet and school report cards of children. The sampling method is purposive sampling. Total of sample is 50 respondents consists of children who have dependent independence and independent. Analysis were processed by chi-square test for probability of 95% (α=0,05). The results showed the status of socio-demographic: age (p= 0081), education (p= 0.120), occupation (p= 0.254) and academic status (p= 0.000). Conclusion: there is no relationship between socio-demographic status with the independence of mental retarded children, and there is a relationship between the academic status with the independence of mental retarded children. Suggestion: for health workers, this study can be used as a basic nursing services specifically for psyche nursing care and especially to parents who have children with mental retardation have mild to very severe. Keywords: Socio-Demographic, Academic, Independent mental retarded child Abstrak:Retardasi mental adalah suatu kondisi yang karakteristik penderitanya memiliki tingkat kecerdasan (IQ) dibawah rata-rata, sulit dalam berkomunikasi, mengurus diri sendiri, mengambil keputusan, rekreasi, pekerjaan, kesehatan dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status sosio demografi dan status akademik dengan kemandirian anak retardasi mental di SLB YPAC Manado. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Data diambil menggunakan lembar observasi/ raport anak retardasi mental. Metode pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Jumlah sampel 50 responden yaitu anak yang memiliki tingkat kemandirian tergantung dan mandiri. selanjutnya data dianalisa menggunakan uji Person chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0.05). Hasil penelitian menunjukan status sosio demografi: Usia (p=0.081), Pendidikan (p=0.120), pekerjaan (p=0,254) dan status akademik: (p=0,000). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara status sosio demografi dengan kemandirian anak retardasi mental, dan terdapat hubungan antara status akademik dengan kemandirian anak retardasi mental. Saran :bagi tenaga kesehatan Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pemberian pelayanan keperawatan secara khusus pelayanan keperawatan Jiwa, khususnya pada Orang tua yang memiliki anak retardasi mental yang ringan sampai yang sangat berat. Kata Kunci:Sosio Demografi, Akademik, Kemandirian Anak Retardasi Mental
Co-Authors Abram Babakal Adeleida Kaawoan Afriani, Neneng Tri Amatus Yudi Ismanto Anggriani Bantu Arlita Magdalena Lomboan Aseng, Krisna Gita Asri Wanda K Assa, Wenda Marina B H. R. Kairupan Bakri, Zakiah Baris, Alicia Benaya Wasti Bryan Kevin Mawey Buanasari, Andi Christine Dwi Fatningsaliska D. H. C. Pangemanan Daniel Piter Mawu, Daniel Piter Danny Indra Setiawan de Haan, Putri Levina Maria Deivi Sanny Karendehi, Deivi Sanny Dewantari L Ponto, Dewantari L Diyai, Indriyani Elviana Kaharingan, Elviana Elvina Magdalena Manarisip Endang Pertiwi, Endang Esrom Kanine Ferdinan Wowiling Ferdinand Wowiling Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Fransiska Sohat Gaol, Apryani Lumban Gloria Gratia Polii Gresty Masi Gultom, Maria M.K Hendra Idris, Hendra Henry Palandeng I Gusti Ngurah Suprapta James F. Siwu Jenny Puspita Sari Situmeang, Jenny Puspita Sari Jill Lolong Jimmy Rumampuk Jul Stevie Claudia Lario, Jul Stevie Claudia Julia Meilany Durandt Julia Rottie Kalendesang, Monique P Kallo, Vandry Katuuk, Mario Esau Kaunang, Nathania Kristamuliana Kristamuliana, Ns Larira, Dina Mariana Linda Juita Paususeke, Linda Juita Lumenta, Tesalonika Agresi Mait, Gracia Majore, Cheryl Esther Makatindu, Marsha Gladis Mandagi, Cynthia A. F. Manese, Mercy Mareyke Saroinsong Marini Melisa Koampa, Marini Melisa Marisca Horhoruw, Marisca Marshal Edwin Boyoh, Marshal Edwin Matasak, Vita Beata Monica Matheos, Beatrix Meisy Indriany Bambuena Mellynda Wurangian Meo, Maria Lupita Nena Meylen Suoth Michael Karundeng Moha, Meyske K Ndede, Vechya Z.L.P. Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurmansyah, Muhammad Oktavianus Muldianto Oktavina J Lumunon, Oktavina J Oroh, Wenda Palendeng, Ora Et Labora Palimbunga, Ayu Pravita Sari Panambunan, Ayudia Evita Pandelaki, Lingkan G. E. K. Pangemanan, Damajanti Pangemanan, Wenda R. Parulian Gultom, Parulian Paulina Bobaya, Paulina Peginusa, Gloria Makahanap Pesik, Charisma B.J. Phainel Jhonly Piyeke Poli, Jeremia Sefanya Prisilia Alva Seke, Prisilia Alva Rafil Hanafi, Rafil Rantung, Galatia Marline Victoria Ratuela, Andre Redha Rahmatia Gani Reginus Malara Reni Yatnasari Silaban, Reni Yatnasari Riana D. Purwati Ribka Seran, Ribka Rikky Rantung, Rikky Rina Kundre Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Sahensolar, Livnie Nansi Said, Ni’mah Sally Febriyanti Korua Saring, Hidayati Ratriyo Sasombo, Antania Sefti Rompas Sefty Rompas Seniaty Madalise, Seniaty Simak, Valen Fridolin Simboh, Flora Ketsia Sri Utami Lestari Suling, Levi Tumbage, Meyfania Miracle Christy Tumipa, Seryl Yohana Tyas Aprilia Bingku Usman, Suharno Vandri D Kallo, Vandri D Vandri Kallo Vera Ukus, Vera Vevy Monica Lasut Wuon, Afrianti S. Wydia Khristianty P Syamsoedin