Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Jurnal Energi Elektrik

SIMULASI PERBAIKAN TEGANGAN DENGAN PEMASANGAN TURBIN ANGIN PADA SISTEM DISTRIBUSI RADIAL KOTA LHOKSEUMAWE MENGGUNAKAN ETAP Muhammad Syakirman; Andik Bintoro; Arnawan Hasibuan
Jurnal Energi Elektrik Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Energi Elektrik Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v7i2.1051

Abstract

Pengaruh dari pemasangan turbin angin terhadap perbaikan jatuh tegangan pada gardu hubung Hagu-06 Kota Lhokseumawe. Untuk penempatan turbin angin, ditempatkan pada bus yang terjadi jatuh tegangan paling banyak. Dari hasil yang telah diperoleh dengan pemasangan turbin angin dapat memperbaiki jatuh tegangan yang terjadi. Dimana saat kondisi malam saat terjadi jatuh tegangan, hasil tegangan yang diperoleh adalah sebesar 91,65% atau 366,6 Volt dari 400 Volt, untuk perbaikan tegangan setelah dihubungkan turbin angin sebesar 95,91% atau 383,64 Volt dari 400 Volt. Sedangkan turbin angin yang digunakan dalam simulasi berkapasitas daya sebesar 800 KW. Dengan pemasangan turbin angin dapat memperbaiki rugi daya aktif dan daya reaktif pada gardu hubung Hagu-06.
PENERAPAN CAHAYA BUATAN PADA RUANGAN KELAS MENGGUNAKAN RASPBERRY PI Andik Bintoro; Badriana Badriana; Irvan Fathur Rahman; Adinda Sabrina Suli
Jurnal Energi Elektrik Vol 9, No 2 (2020): JEE Edisi Oktober 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v9i2.3276

Abstract

Penggunaan energi listrik perlu di sikapi dengan bijak, terutama untuk penerangan ruangan belajar karena intensitas yang memadai akan membuat penggunanya menjadi nyaman. Pengaturan intenitas ini dapat dilakukan secara otomatis menggunakan sensor dan menggunakan perangkat cerdas raspberry pi. Pengaturan yang digunakan enggunakan IoT untuk dapat dimonitor dari jauh tanpa berdekatan dengan alat pengukur. Dari hasil yang diperoleh pengukuran intensitas cahaya ruangan mampu di tambahkan dengan intensitas cahaya dari luar apa bila keadaan mendukung. Keadaan yang mendukung untuk pengurangan pemakaaian cahaya buatan terjadi pada pukul 12 sampai 13 wib karena posisi matahari berada pada puncak penyinaran, namum kendala bentuk geografis dari pembangunan gedung dan pemakaian enis kaca jendela mempengaruhi dari intensitas cahaya alami yang digunakan.
PERANCANGAN DAN PERHITUNGAN ULANG PENERANGAN BUATAN PADA PUSTAKA GEDUNG A FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Adil Maulana Iksan; Andik Bintoro; Muhammad Sadli
Jurnal Energi Elektrik Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Energi Elektrik Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v7i2.1052

Abstract

Penerangan buatan merupakan salah satu komponen yang penting dalam perancangan suatu instalasi listrik suatu bangunan. Untuk melakukan aktifitas dalam suatu gedung  maka diperlukan pencahayaan buatan yang handal dalam melakukan kegiatan, khusus dalam pencahayaan maka diperlukan Tingkat pencahayaan minimum dan renderasi warna yang direkomendasikan pada tiap ruangan.berdasarkan hasil perancangan dan simulasi pencahayaan yang menggunankan aplikasi autocad ,dialux didapatkan simulasi perancangan ulang  instalasi pencahayaan dan daya yang aman,efisien dari instalasi listrik awal tersebut.  Dari daya awal kebutuhan listrik pada gedung A Fakultas Pertanian sebesar 28069 Watt setelah perancangan ulang instalasinya maka kebutuhan daya dibutuhkan sebesar 29129 Watt.hal disebabkan karena perubahan ruangan pada gedung yang menuntut terjadi perubahan instalasi listrik gedung tersebut. 
PENGGUNAAN MOTOR DC BRUSHLESS SUNNY SKY X2212-13 KV: 980 II PADA PERANCANGAN QUADCOPTER Qori Dermawan; Muhammad Sadli; Andik Bintoro
Jurnal Energi Elektrik Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Energi Elektrik Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v7i2.1060

Abstract

Perancangan quadcopter dibutuhkan motor dengan kecepatan yang tinggi serta kontruksi dalam skala kecil oleh sebab itu digunakan motor DC jenis brushless, motor brushless ini diatur menggunakan teknik PWM (Pulse Widht Modulation) untuk mendapatkan RPM yang tinggi secara konstan. Meotde yang digunakan dalam perancangan ini adalah trial and error yang berfungsi untuk mencari data akurat pada motor saat melakukan beberapa manuver seperti, Throrrle, Yaw, Pitch, dan Roll. Hasil data yang didapatkan berupa, bentuk gelombang, frekuensi, perioda dan tegangan pada masing-masing motor dengan menggunakan beberapa asumsi yang disesuiakan pada pedal gas remote control.
SISTEM ANTISIPASI AIR PASANG DAN AIR SURUT PADA KOLAM IKAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC BERBASIS ARDUINO UNO Hari Pratama Barus; Asran Asran; Andik Bintoro
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 2 (2021): JEE Edisi Oktober 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i2.1908

Abstract

Permasalahan air pasang dan air surut dikalangan masyarakat dan para peternak ikan dikolam sudah sering terjadi di Indonesia. Faktor penyebab terjadinya air pasang dan air surut pada kolam ialah salah satunya faktor gejala alam, contohnya jikalau air pasang yang berlebihan terjadi karena curah hujan yang tinggi dan jikalau air surut dikarenakan musim kemarau. Dalam penelitian ini arduino uno berfungsi sebagai mikrokontroler, sensor ultrasonic hc-sr04 menjadi sensor utama, dan pompa air sebagai alat untuk mengalirkan air kolam pada alat antisipasi banjir. Untuk kondisi air pasang ketinggian air yang didapat untuk membuang air setinggi 2 cm - 9 cm pompa membutuhkan waktu selama 40 detik, 20 secon untuk membuang air dari dalam wadah dengan jumlah volume air sebanyak 2,6 liter dan status pompa yang bekerja untuk membuang ialah pompa pasang (pompa 2). Untuk kondisi air normal, pengujian dilakukan secara manual akibat tidak ada pompa yang hidup (bekerja) dikarenakan kondisi air dalam keadaan normal. Tetapi dalam kondisi tersebut, sensor ultrasonic tetap bekerja mendeteksi ketinggian air. Untuk kategori air surut dimulai dari 30 cm hingga 20 cm, pompa air membutuhkan waktu selama 50 detik, 08 second untuk dapat mengisi air hingga kebatas normal dengan hasil sebanyak 3,25 mililiter air.
ANALISIS PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI TRANSFORMATOR 66 MVA DI PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW Deuria Keumala; Andik Bintoro; Salahuddin Salahuddin; Habib Muharry Yusdartono
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4221

Abstract

Salah satu proteksi pada transformator daya adalah relay diferensial, relay diferensial adalah relay yang mampu bekerja tanpa adanya koodinasi dari relay lainnya. Sehingga cara waktu kerja relay diferensial bisa dibuat secepat mungkin dari relay lainnya. Sistem proteksi yang didukung oleh setting yang bagus pada relay diferensial untuk menghindari kegagalan proteksi dan meningkatkan operasional sistem transmisi. Metode penelitian ini menggunakan data yang didapat dari PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW yang kemudian dilakukan perhitungan secara matematis untuk menentukan rasio current transformator , error mismatch,  arus sekunder CT, arus diferensial, arus restrain,  percent slope, dan arus setting. Ketika terjadi arus setting 0,147 ampere relay diferensial akan merespon sehingga akan membuka CB dengan besar arus yang terjadi pada saat tergangguan adalah 50.000 ampere. Ketika terjadinya masukan 66 MVA dengan arus 50.000 ampere dan tegangan 7.000 volt sehingga akan direspon oleh relay diferensial untuk mengamankan transformator. Ketika transformator dihubungkan kembali namun tidak mengalami permasalahan serius karena tegangan kecil dan durasi gangguannya juga kecil sehingga masih aman untuk transformator.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Reza; Andik Bintoro; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4309

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) dengan modul sensor DHT22 dan relay SSR untuk pengendalian otomatis menggunakan jaringan internet dengan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini berguna agar gabah beras terproduksi dengan baik dan mempunyai nilai mutu yaitu dengan menjaga kondisi suhu dan kelembaban ruangan agar gabah padi mendapatkan hasil mutu yang berstandart SNI dan terhindar dari hama kumbang,kutu dan lainnya. Sistem monitoring ini dibangun dengan menggunakan modul mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang dapat dimonitor dari jarak jauh menggunakan internet. Data suhu dan kelembaban yang diambil dari sensor tipe DHT22 dikumpulkan pada mikrokontroler yang kemudian dikirim ke internet secara nirkabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data suhu dan kelembaban dapat terbaca secara real time dan status relay SSR dapat dikontrol menggunakan IoT dengan platform Blynk yang juga dapat diakses menggunakan smartphone.Mampu memonitoring nilai suhu dan kelembababn pada gudang penyimpanan serta dapat mengontrol SSR untuk mematikan dan menghidupkan elemen pemanas dari jarak jauh menggunakan jaringan internet.
PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI GANGGUAN TRANSFORMATOR DAYA 60 MVA DI GARDU INDUK LANGSA Ilma, Miftahul; syah, Ezwar; Salahuddin, Salahuddin; Bintoro, Andik; Asri, Asri
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i1.18042

Abstract

Salah satu perangkat proteksi yang dipasang pada transformator daya adalah rele diferensial. Rele diferensial berfungsi sebagai pengaman pada transformator yang bertujuan untuk mencegah kegagalan proteksi dan meningkatkan kualitas operasional dari sistem transmisi. Pada penelitian ini menggunakan data di Gardu Induk Langsa, data tersebut dihitung secara matematis untuk menetukan rasio current transformer, error mismatch, dan parameter-parameter rele diferensial saat kondisi normal dan saat kondisi gangguan. Rasio CT yang terpasang pada trafo di sisi tegangan primer 150 kV adalah 300:1 A, sementara pada sisi tegangan sekunder 20 kV adalah 2000:1 A. Pemilihan rasio tersebut didasarkan pada perhitungan arus rating, yaitu 254,034 A untuk sisi tegangan primer 150 kV dan 1905,256 A untuk sisi tegangan sekunder 20 kV. Hasil dari simulasi rele diferensial yaitu rele diferensial dapat bekerja apabila arus diferensial lebih besar dari arus setting maka rele diferensial akan bekerja secara optimal dengan memerintahkan Circuit Breaker (CB) untuk trip. Arus setting yang didapat dari hasil perhitungan yaitu 0,1159 A dari 0,3 A yang diset pada rele dan  diharapkan dengan setting tersebut sistem proteksi transformator dapat bekerja dengan optimal.
Pengaruh Beban Terhadap Losses pada Penyulang Gl.01 Gardu Induk Glugur Menggunakan Software Etap Ananda, Rizky; Bintoro, Andik; Daud, Muhammad
Jurnal Energi Elektrik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Energi Elektrik 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v11i2.9299

Abstract

Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem jaringan distribusi tenaga listrik selalu terjadi, dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada pengaturan bebanbeban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncul arus pada netral trafo. Arus yang mengalir pada netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo penyaluran energi listrik pada sistem distribusi dimana susut tegangan akan mempengaruhi penyaluran energi listrik kepada konsumen dimana jika terjadi susut tegangan pada sistem distribusi maka energi listrik yang akan disalurkan kepada konsumen akan menjadi tidak standar lagi sesuai dengan SPLN no. 72 tahun 1987, dimana jatuh tegangan yang diperbolehkan dalam penyaluran distribusi hanya boleh sebesar 5% untuk jaringan udara SKTM sebesar 2%, maka itu perlu adanya perhitungan dan penelitian untuk permasalahan jatuh tegangan dalam bentuk persen (%), sehingga dalam penyampaian aliran listrik terhadap konsumen menjadi terpenuhi sesuai dengan standart yang telah ditetapkan. Analisa pada penulisan tugas akhir ini adalah mencakup sejauh mana besar jatuh tegangan di daerah Rayon Kota Palu, mengingat penyulang yang tersebar merupakan penyulang lama. berdasarkan data tahunan dari 2009 sampai 2013. Dimana dikatahui terdapat banyak permasalahan dan kendala yang dihadapai oleh PT. PLN cabang Palu salah satunya jatuh tegangan yang terjadi pada Penyulang yang terdapat di Rayon kota yang di dukung 1 GI (Gardu Induk ) yaitu GI Talise.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUHU TERHADAP TEGANGAN PANEL SURYA JENIS MONO CHRYSTALLINE KAPASITAS DAYA 50 Wp syah, Ezwar; Asri, Asri; Bintoro, Andik
Jurnal Energi Elektrik Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Energi Elektrik 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v11i1.8260

Abstract

Secara geografis Indonesia berada pada daerah  beriklim tropis yang mempunyai sinar matahari yang berlebih. Pemanfaatan sinar matahari tersebut untuk membangkitkan energi listrik yaitu menggunakan Panel Surya. Panel Surya merupakan elemen semikonduktor yang dapat mengkonversi sinar matahari yang berupa energi surya menjadi energi listrik dengan prinsip fotovoltaik. Intensitas radiasi cahaya matahari dan suhu udara lingkungan mempengaruhi tegangan dan arus yang dibangkitkan panel surya. Jika semakin rendah intensitas radiasi cahaya matahari maka akan rendah pula arus dan tegangan listrik yang dihasilkan panel. Tinggi rendahnya suhu lingkungan disekitar panel surya juga memiliki kontribusi dalam perubahan temperatur pada sel-sel surya. Dari hasil uji di Lhokseumawe menggunakan panel surya jenis Mono chrystalline silicon didapat jika kenaikan temperatur maka tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya menjadi berkurang. Pengukuran tahap I pada temperatur tertinggi    Celsius  daya output  adalah 31,9 Watt,   hasil pengukuran tahap II pada temperatur tertinggi  Celsius  daya   output adalah 32,2 Watt  dan  hasil pengukuran tahap III pada temperatur tertinggiCelsius  daya output adalah 32,1 Watt
Co-Authors -, Badriana -, Bakhtiar Adil Maulana Iksan Adinda Sabrina Suli Afrah, Afrah Akbar, Abdul Hanif Akmal Sujudi Al-Ani, Waleed Khalid Ahmed Aldio Reza, Rahmanda Ananda, Rizky Andika Putra Angga Pratama Ari Nrartha Arnawan Hasibuan Ashari, M.Juliansyah Asran Asran Asran Asri Asri Asri asri Atthaillah, Atthaillah Badriana, Badriana Biswas Babu Pokhrel Burhanuddin Burhanuddin Cut Ita Erliana Dahlan Abdullah Dedi Fariadi Deuria Keumala Elfiana Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Fadliani Fahmi, Mulqi Mauli Fuadi, Wahyu Furqaranda, Rastra Habib Muharry Yusdartono Hafli, Mudi Handasah, Ummu Hari Pratama Barus Hartono Hartono Ilma, Miftahul Indra Syahputra, Wahyu Irvan Fathur Rahman Irwansyah, Defi Israq Israq Kraugusteeliana Kraugusteeliana Lubis, Fauzan Arbi M Mahlil Maidika, Beni Meutia, Rizka Dwi Misbahul Jannah Miswar, Edi Muchlis Abdul Muthalib Muhammad Daud Muhammad Ikhwani Muhammad Ikhwanus Muhammad Imran Muhammad Muhammad Muhammad Reza Muhammad Sadli, Muhammad Muhammad Syakirman Muhammad, Muhammad Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mutammimul Ula Muthmainnah Muthmainnah N. Nazaruddin Nasution, Aminulsyah Nasution, Habibi Azka Pendriadi Pendriadi Qori Dermawan Raihan Putri Rizky Zuliyansyah Romi Agustian Rosdiana Rosdiana Rozzi Kesuma Dinata Ruslizar, Ruslizar Safwandi Safwandi Salahuddin Salahuddin Sartika Yanti Sayed Fachrurrazi Selamat Meliala Shrestha, Ashish Sitorus, Muhammad Hafiz syarifah asria nanda, syarifah asria Syhari, Alfi Syibral Malasyi, Syibral Tengku Farhan Fadillah Teuku Multazam Triwahyono, Bambang Ummi Kalsum Waleed Khalid Ahmed Al-Ani Yulisda, Desvina Yusra, Muhammad Zahratul Fitri, Zahratul Zainal Abidin Zakia, Syarifah Zalfie Ardian Zulfahmi Zulfahmi Zulyanti, Fetty