Claim Missing Document
Check
Articles

Determinasi dari Semangat Kerja Karyawan Chairunnisa, Chairunnisa; Nasution, Halimah Fitriyani; Gulo, Desi Suci Hartati; Gulo, Devira Restika Salsabila; Bismala, Lila
Probisnis Vol 17, No 1: Februari (2024)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v17i1.2716

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran mediasi dari kepuasan kerja dalam hubungan kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan subyek penelitian adalah karyawan yang bekerja pada Coffee Shop di kota Medan sebagai responden, dengan jumlah responden sebanyak 73 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan teknik analisis data yang dipergunakan adalah structural equation modelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan kepuasan kerja, namun tidak dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional. Kepuasan kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan kepemimpinan transformasional. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja menjadi variabel mediasi dalam hubungan lingkungan kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap semangat kerja.
Peranan Pendidikan Kewirausahaan dalam Menumbuhkan Intensi Kewirausahaan Mahasiswa Hafsah, Hafsah; Bismala, Lila; Handayani, Susi; Hasibuan, Lailan Safina; Siregar, Gustina
Probisnis Vol 16, No 2: Agustus (2023)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v16i2.2141

Abstract

Perguruan tinggi saat ini berlomba-lomba dalam menggiatkan dan mengembangkan kewirausahaan di kampus, dengan banyak metode, seperti pendidikan dan pelatihan, pendampingan, mentoring, coaching dan berbagai metode lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan pendidikan kewirausahaan dalam menumbuhkan intensi kewirausahaan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan sebagai penelitian eksplanasi. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dengan jumlah sampel sebanyak 97 orang yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan dengan dimensi dosen/instruktur, materi, bahan ajar, metode pembelajaran, penugasan dan evaluasi memberikan pengaruh terhadap intensi kewirausahaan. Sementara dosen/instruktur, materi, bahan ajar, metode pembelajaran, dan penugasan berpengaruh terhadap intensi kewirausahaan, namun evaluasi tidak memberikan pengaruh pada intensi kewirausahaan.
PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN OLAHAN UNTUK MENCIPTAKAN IDE BISNIS Hafsah, Hafsah; Handayani, Susi; Bismala, Lila; Saragih, Syaiful Amri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.48926

Abstract

Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Medan Johor merupakan salah satu ranting Aisyiah yang ada di kota Medan yang terdiri dari ibu-ibu sebagai anggota. PRA Medan Johor terdiri dari berbagai latar belakang pekerjaan, pendidikan, dan ekonomi.  Kegiatan rutin yang diadakan adalah pengajian yang diadakan pada setiap hari Jum’at sore, dengan mendatangkan ustadz maupun ustadzah. Pelatihan pembuatan makanan olahan yang biasa dikonsumsi yaitu bakso, serta makanan kekinian yaitu dimsum. Pelatihan dilakukan karena dengan memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam membuat makanan olahan, akan sangat bermanfaat mengingat harga makanan yang dijual cukup mahal, sehingga jika mampu membuat sendiri tentunya akan menghemat pengeluaran.  Kemampuan ini juga dapat digunakan untuk memulai usaha. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan pembuatan makanan olahan dan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang ide bisnis dan bagaimana menjalankan bisnis.  Pada saat pelatihan, mitra cukup aktif, dengan mencoba mempraktekkan membuat dimsum dan bakso. Keaktifan mitra juga terlihat dengan aktifnya mitra memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber dan tim pelaksana.  Kegiatan ini memberikan manfaat bagi mitra, yaitu keterampilan dalam membuat dimsum dan bakso, yang nantinya dapat dikembangkan menjadi ide bisnis.
THE MEDIATING EFFECT OF JOB SATISFACTION ON THE RELATIONSHIP BETWEEN WORKPLACE SPIRITUALITY AND ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR Bismala, Lila; Handayani, Susi; Siregar, Gustina
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resources related to human capital are crucial to the organization. Naturally, as profit-driven businesses, small and medium-sized businesses must see human resources as critical to their entire success and as a key factor in boosting their competitiveness. Research on HR in SMEs is very important, because it can affect how SMEs will manage their human resources. With a sample of 175 employees who work in SMEs engaged in the culinary field, the researchers tested the mediating effect of the job satisfaction variable in the relationship between workplace spirituality and OCB. The results showed that job satisfaction did not mediate the relationship between workplace spirituality and OCB, because the direct influence of workplace spirituality on OCB was greater.
IMPLEMENTASI GREEN DEVELOPMENT KONSTRUKSI BATA TRADISIONAL MENUJU UMKM BATA RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SUKA MULIA PAGAR MERBAU DELI SERDANG Venny Riza, Fetra; Rimbawati, Rimbawati; Bismala, Lila; Irfan Amir Fauzan Siregar, Muhammad Irfan; Ndobe, Rasillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4505-4512

Abstract

Desa Suka Mulia merupakan salah satu desa dikenal sebagai sentra pengrajin bata tradisional di Deli Serdang yang dilakukan secara turun temurun, bahkan sudah lebih dari tiga generasi. Dua bidang permasalahan yang dihadapi mitra pengrajin bata tradisional di Desa Suka Mulia  adalah Bidang produksi dan pemasaran. Keterbatasan dalam penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas bata, seperti mesin pencetak bata atau teknologi pengeringan yang lebih efisien, Mahalnya bahan bakar, baik bahan bakar kayu maupun tangkos, Rendahnya SDM dalam inovasi produk bata modern. Mitra kesulitan dalam mengakses pasar yang luas dan memasarkan produk bata tradisional dan belum memanfaatkan peluang pada pasar digital. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Tim PBM, metode pelaksanaan pengabdian mencakup perencanaan program, perancangan dan perakitan alat, sosialisasi dan pelatihan hingga pendampingan kepada mitra. Sehingga pengurangan biaya produksi yang bersumber dari bahan bakar dengan menerapkan pembuatan bata tanpa bakar menuju Green Development Konstruksi Bata Tradisional Menuju UMKM Bata Ramah Lingkungan serta merancang mesin press hidraulik sebagai pencetak bata.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN PENGADUK MEDIA TANAM JAMUR BAGI KELOMPOK TANI USAHA BERSAMA, KELURAHAN SARI REJO KEC, MEDAN POLONIA Siregar, Gustina; Bismala, Lila; Rudi Nasution, Arya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5264-5268

Abstract

Bisnis baglog saat ini  merupakan usaha yang menjanjikan seiring dengan pertumbuhan jumlah petani yang melakukan budidaya jamur. Kelompok Tani Usaha Bersama merupakan salah satu kelompok tani dengan binis pembutan baglog. In running their businesses, various problems faced by farmer groups include a lack of productivity and efficiency in the production process and suboptimal marketing. Bahan baku utama dalam pembuatan baglog adalah serbuk kayu karena mengandung sumber nutrisi untuk pertumbuhan jamur. Saat ini proses pembuatan baglog dilakukan secara manual sehingga diperlukan teknologi yang dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas baglog yang dihasilkan. Dalam hal ini perlu perbaikan sistem pengolahan dengan teknologi tepat guna yaitu Mesin Pengaduk Baglog. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi dan diskusi dengan mitra tentang kebutuhan mesin dalam proses produksi yaitu mesin pengaduk baglog, pelatihan penggunaan mesin, pelatihan K3. Saat ini mitra dapat meminimalisir kerusakan baglog setelah penggunaan mesin pengaduk dari 20 persen menjadi 5 persen dengan kapasitas produksi 1.500 per hari. Alokasi waktu yang digunakan dari 7 jam per hari menjadi 5 jam per hari. 
Menguraikan Determinants Dari Entrepreneurial Intention Mahasiswa Bismala, Lila; Handayani, Susi; Indari, Ayu
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i2.12176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi dari Need For Achievement dalam hubungan Big five personality traits dan Entrepreneurial Intention, dan menguji peran moderasi dari Theory of Planned Behavior (TPB) dalam hubungan Need For Achievement dan Entrepreneurial Intention. Penelitian dilakukan pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dengan jumlah sampel sebesar 393 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah dengan metode purposive sampling, di mana responden yang akan dijadikan sebagai sampel adalah mahasiswa yang sudah mengikuti mata kuliah kewirausahaan, dari berbagai program studi yang ada. Dari keseluruhan sampel, jumlah responden yang mengisi angket adalah sebanyak 330 responden, sehingga tingkat respon rate adalah sebesar 84%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big five personality traits, Need For Achievement dan Theory of Planned Behavior mempengaruhi Entrepreneurial Intention. Big five personality traits ditemukan mempengaruhi Need For Achievement dan Need For Achievement mempengaruhi Entrepreneurial Intention. Hasil penelitian juga menemukan bahwa Need For Achievement merupakan variable mediasi/ intervening dalam hubungan Big five personality traits dan Entrepreneurial Intention namun TPB juga tidak memoderasi hubungan Need For Achievement terhadap Entrepreneurial Intention. Hal ini mengindikasikan bahwa Entrepreneurial Intention mahasiswa dibentuk oleh Big five personality traits, Need For Achievement dan Theory of Planned Behavior.
How does Entrepreneurial Education Promote Medical Students' Entrepreneurial Orientation? Bismala, Lila; Manurung, Yayuk Hayulina; Andriany, Dewi; Siregar, Gustina
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v6i4.47747

Abstract

Entrepreneurial education is a carefully planned process that leads to acquiring entrepreneurial capacity and competence, equipping students with the knowledge, skills, and motivation to drive entrepreneurial success. Many goals are achieved by organizing entrepreneurial education and promoting entrepreneurial orientation. In reality, only a few students choose a career as an entrepreneur, even though they have received an entrepreneurship education. Entrepreneurship orientation is crucial because it shows innovativeness, proactiveness, and risk-taking. This study aimed to examine how entrepreneurship education promotes entrepreneurial orientation. By conducting explanatory research, the researcher intends to investigate entrepreneurship education's effect on medical students' entrepreneurial orientation. The research was conducted on medical students who took the entrepreneurial block, with the number of respondents as many as 113 students, where data collection was conducted with questionnaires. The results were obtained that entrepreneurial education can promote entrepreneurial orientation in medical students. Entrepreneurs who have an entrepreneurial orientation will be able to identify new opportunities, create tangible and intangible resources for innovation, and opportunities to launch innovative products. It must be supported by entrepreneurship education in which the quality of the application of standards, curriculum, and learning methods can promote student entrepreneurial orientation and assess entrepreneurial activities.
Model Manajemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Meningkatkan Efektivitas Usaha Kecil Menengah Bismala, Lila
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.832 KB) | DOI: 10.37715/jee.v5i1.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model manajemen UMKM yang dapat diaplikasikan oleh UMKM dalam usaha meningkatkan efektivitas UMKM. Model manajemen ini memuat aspek manajemen perusahaan, yaitu manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen keuangan, di mana pada sisi lain ada pengukuran kinerja UMKM sehingga mereka mampu mengukur kinerjanya untuk mengetahui perkembangan usahanya dari waktu ke waktu. Dalam aplikasi model manajemen UMKM nantinya, UMKM perlu melakukan analisis strengths, weaknesses, opportunities, threats (SWOT) terhadap aktivitas hariannya terkait aspek manajemen usaha sehingga secara umum UMKM tersebut dapat mengetahui perkembangan usahanya dan melakukan evaluasi terhadapnya.
THE ROLE OF ENTREPRENEURSHIP EDUCATION IN IMPROVING STUDENT COMPETENCY Bismala, Lila
Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Entrepreneur dan Entrepreneurship
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jee.v10i1.1576

Abstract

Kewirausahaan saat ini dipandang sebagai aktivitas yang sangat penting, karena mampu menciptakan lapangan kerja, kreativitas dan mampu meningkatkan kekuatan ekonomi suatu negara. Kewirausahaan dapat dibentuk melalui pendidikan kewirausahaan, sehingga mampu menumbuhkan minat, ketrampilan dan kompetensi kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana pendidikan kewirausahaan di universitas berperan dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Dengan sampel sejumlah 97 orang mahasiswa, dan dengan metode regresi linier sederhana, diperoleh hasil bahwa pendidikan kewirausahaan memberikan pengaruh yang signifikan dalam menumbuhkan kompetensi mahasiswa.