Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah B3 Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Agregat Halus Dalam Pembuatan Beton isradias mirajhusnita; Teguh Haris; Royan Hidayat
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 11 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.516 KB) | DOI: 10.24905/eng.v11i1.1495

Abstract

berbahaya dan beracun (B3) sebagai zat, energi, atau komponen lain karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain, juga mengatur tentang pemanfaatan limbah B3 sebagai subtitusi bahan baku. Sebagai upaya mengurangi tingkat bahaya limbah B3, penulis akan meneliti mengenai “Pemanfaatan Limbah B3 Sebagai Bahan Campuran Pembuatan Beton”. Penelitian ini bertujuan agar limbah B3 yang tidak berguna dapat termanfaatkan sebagai bahan pembuatan beton. Penelitian ini bertempat di PT. Lut Putra Solder yang terletak di Desa Debong Wetan Kecamatan Dukuhturi kabupaten Tegal. Adapun metode yang digunakan adalah ekperimen, yaitu dengan pembuatan dan pencetakan beton, serta pengujian terhadap mutu beton. Hasil yang diharapkan, penelitian ini dapat menghasilkan beton dengan kualitas yang baik dengan memanfaatkan limbah B3.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DILIHAT DARI TINGKAT PELAYANAN JALAN (LAVEL OF SERVICE) DI KOTA TEGAL (Studi Kasus Jl. Abimanyu, Jl. Semeru dan Jl. Menteri Supeno) Muhamad Yunus; Isradias Mirajhusnita
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 11 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.398 KB) | DOI: 10.24905/eng.v11i1.1496

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang terdiri atas bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya seperti trotoar, bahu jalan, drainase, rambu, yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel. Kondisi jalan sangat menentukan kinerja jalan itu sendiri, baik dilihat dari perlengkapan jalan maupun dari kapasitas serta volume lalu lintas yang ada, sehingga kinerja ruas jalan akan berbeda-beda meskipun memiliki kriteria yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja suatu ruas jalan dilihat dari tingkat pelayanan (Lavel of Service) di Kota tegal dengan studi kasus Jl. Abimanyu, Jl. Semeru dan Jl. Menteri supeno. Metode yang digunakan adalah metode perhitungan V/C Ratio yaitu membandingkan antara arus lalu lintas dengan kapasitas jalan pada kondisi eksisting. Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat pelayanan jalan di ruas Jl. Abiamanyu yaitu D solusi pemecahan masalah adalah dengan melakukan manajemen lalu lintas agar kondisi jalan tidak semakin buruk. Sedangkan untuk ruas jalan Menteri Supeno dan jalan Semeru kondisinya masih baik yaitu dengan tingkat pelayanan jalan B.
Analisis Optimasi Waktu Dan Biaya Dengan Penambahan Jam Kerja (Lembur) Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Isradias Mirajhusnita
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1943

Abstract

Pada perencanaan awal suatu proyek kontruksi, faktor waktu, biaya dan kualitas membentuk hubungan yang saling tergantungan sera berpengaruh sangat kuat. Permasalahan penelitian ini yang didapat dari Time Schedule ada pada minggu ke 3 yang mengalami penurunan pada pekerjaan aspal dengan waktu 6 hari karena menunggu pekerjaan struktur yang memakan waktu lama dikarenakan faktor cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan biaya optimal penyelesaian proyek setelah dilakukan penambahan jam kerja (lembur) dan perbandingan waktu dan biaya optimum setelah dilakukan penambahan jam kerja (lembur). Penelitian ini dilakukan dengan metode time cost trade off dengan penambahan jam kerja (lembur) pada pekerjaan tenaga kerja. Metode ini dilakukan dengan menambah jam kerja (lembur) selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan menggunakan alat program Microsoft Project 2013. Hasil pada program menggunakan Microsoft Project 2013 yaitu lintas kritis dan kenaikan biaya akibat dari penambahan jam kerja (lembur) sedangkan dari metode time cost trade off yaitu percepatan durasi dan kenaikan biaya akibat dari percepatan durasi dalam setiap kegiatan yang dipercepat. Pada proyek Peningkatan Jalan Kalingsa Wetan – Randusanga Wetan Kabupaten Brebes. Dari hasil penelitian waktu normal pada proyek yaitu 45 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.482.125.000 waktu dan biaya optimum akibat penambahan jam kerja lembur 1 jam didapatkan dursi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.210.527.713. untuk penambahan jam kerja lembur 2 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.211.101.803 sedangkan untuk penambahan jam kerja lembur 3 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.211.577.304. Kesimpulan dari ketiga tersebut alternatif penambahan jam kerja lembur biaya termurah ialah dengan penambahan lembur 1 jam dengan durasi proyek 38 hari dan total biaya proyek Rp. 1.210.527.713.
The Analysis of Traffic Delay and Queue due to the Shunting Activities of Pertamina Trains of Tegal City Muhamad Yunus; Isradias Mirajhusnita; Rachmat Mudiyono; Hermin Poedjiastoeti
JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering) Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jacee.3.2.95-105

Abstract

A crossing is a meeting point between roads and railways, where this often causes delays and traffic queues, as happened at the crossing on Jl. Abimanyu, Tegal City. This study aimed to analyze the volume, delay and queue length of traffic on each road which occured due to the closing of the railroad crossing. Apart from that, this research was also intended to provide reasonable alternative input for both the management of Pertamina and the road users. This research used the analysis method of v/c ratio, queue and delay with reference to the Manual for Indonesian Road Capacity. Results of the analysis show, the  highest queue occurred on the Abimanyu road, which was of 70.5 pcu with the delay of 581.5 seconds/pcu. On the segment of Jl. Menteri Supeno I, the traffic queue was reported to have reached 47.8 pcu with the delay time of 441 seconds/pcu; on the segment of Jl. Semeru, the queue was reported to reach 17 pcu with the delay of 395.6 seconds/pcu, and the last one was the queue at the segment of Jl. Menteri Supeno II which was of 10.8 pcu, with the delay time of 368.5 seconds/pcu. Ones of the keys to overcome problems of traffic queues and delay were by dividing the shunting time into 2 phases according to the results of alternative analysis II where the traffic queue became smaller of 35.3 pcu with the delay time of 290 seconds/pcu and by changing the shunting schedule at off peak time.
OPTIMALISASI TCR MENGGUNAKAN METODE CRASH PROGRAM (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung “K” UMP) isradias mirajhusnita
SIMETRIS Vol 14 No 1 (2020): SIMETRIS
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A successful project when the cost of the work is not more than budgeted. The time of work does not exceed the planned time and the specifications are in accordance with the plan or design. The purpose of the authors conducting this research is 1) to find out any work that included in the cross-critical and form of network planning using the QSB windows application, 2) to determine the optimal time and cost of accelerating the time of K building construction projects. This research is using the crash program method. To save time, the acceleration is done by adding overtime hours for 4 hours to the structural work that included the cross-critical, i.e., the 1st-floor structure, 2nd-floor structure, floor structure, 4th-floor structure, 5th-floor structure, 6th-floor structure, 9th-floor structure. After accelerating, the total project time needed after crashing on critical work generated is 175 weekdays with a difference of 58 days from the normal duration of 247 days. The impact caused by the change in time on these costs is the increase in direct costs to Rp. 8,624,930,090.12. Meanwhile, after crashing the duration of the project became shorter, it caused a decrease in indirect costs to Rp. 1,058,595,050.81.
Pengaruh Pengoperasian Jalan Tol Tegal-Pemalang Terhadap Kinerja Lalu Lintas Jalan Pantura Tegal-Pemalang Isradias Mirajhusnita; Galuh Renggani Wilis; Fita Ayunina Lathifah
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.748 KB) | DOI: 10.33506/rb.v6i2.1139

Abstract

Jalan Tol Tegal-Pemalang direncanakan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Pantura Tegal-Pemalang. Pembangunan Jalan Tol Tegal-Pemalang akan mempengaruhi kinerja lalu lintas di ruas Jalan Pantura Tegal-Pemalang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak yang diakibatkan oleh pengoperasian jalan tol terhadap kinerja lalu lintas jalan pantura dengan membandingkan kinerja lalu lintas jalan pantura sebelum dan sesudah adanya jalan tol. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan mengumpulkan data di lapangan tentang kinerja lalu lintas jalan pantura sebelum dan sesudah adanya jalan tol kemudian menganalisisnya berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) serta memprediksi pertumbuhan lalu lintas menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menggunakan metode rumus bunga majemuk. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi perubahan kinerja lalu lintas jalan pantura namun tidak signifikan. Menurut hasil analisis tingkat pelayaan sebelum adanya jalan tol memiliki nilai F pada semua ruas jalan yang menunjukan ruas jalan tersebut mengalami kepadatan arus yang tinggi sehingga sering terjadi kemacetan saat jam sibuk. Setelah dibangunnya jalan tol terjadi peningkatan tingkat pelayanan pada ruas jalan pantura dengan nilai E pada ruas jalan arah Tegal dan nilai D pada ruas jalan arah Pemalang. Sedangkan tingkat pertumbuhan lalu lintas jalan pantura selama 10 tahun mendatang mengalami peningkatan sebesar 4266,85 smp/jam arus lalu lintas arah Tegal dan 4135,21 smp/jam arus lalu lintas arah Pemalang.
Pengaruh Penambahan Limbah Jenis Ldpe Dan Pet Presentase Limbah 15 % Sebagai Bahan Campuran Beton Paving Block Dengan Metode Eco - Brick Teguh Haris; Muhamad Yusuf; Isradias Mirajhusnita
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.2007

Abstract

Beton sekarang sangat diminati di pembangunan konstruksi Indonesia, dengan perkembangan pesat ini beton sering digunakan dalam pembangunan konstruksi dengan memanfaatkan limbah konstruksi dan rumah tangga, inovasi beton ini maka diharapkan pengurangan limbah dilakukan dengan cara sebaik mungkin dengan metode yang tepat, limbah yang sering di temui di lingkungan sekitar yaitu limbah plastik karena apabila limbah plastik dibiarkan saja akan terjadi penumpukan limbah dan akan merusak ekosistem tanah dari kehidupan manusia. Oleh karena itu, penulis mencoba memanfaatkan limbah plastik yang sering ditemui di lingkungan sekitar seperti limbah Plastik jenis LDPE (Low Density polyethylene) dan PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai bahan substitusi pengganti pasir atau agregat halus dalam pembuatan beton paving block. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan metode eco-brick (reduce, reuse, recycle) yaitu memanfaatkan limbah plastik jenis LDPE dan PET diolah sebagai bahan pengganti agregat halus. Tujuannya yaitu untuk mengetahui daya tahan beton paving block terhadap kuat tekan yang dihasilkan dengan variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) dan Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) semen : split 0,5 : pasir, dengan presentase limbah yaitu 15% bahan tambah limbah plastik terhadap jumlah berat pasir pada umur beton 14 hari dan 28 hari. Dari pengujian kuat tekan beton paving block yang dihasilkan kuat tekan rata-rata beton pada umur 14 hari pada sampel benda uji beton paving block dengan variasi limbah plastik LDPE dan PET dari jumlah berat pasir menghasilkan kuat tekan rata – rata beton pada Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 10,95 Mpa atau setara 134,51 Kg/cm²; dengan sifat fisika memasuki kelas mutu D serta penyerapan air 3,14%. Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 7,30 Mpa atau setara 89,67 Kg/cm²; dengan penyerapan air 2,35 %; Sedangkan nilai kuat tekan beton umur 28 hari menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata beton pada Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 21,11 Mpa atau setara 259,28 Kg/cm²; dan memasuki sifat fisika kelas mutu A serta penyerapan air 3,49%; Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 7,62 Mpa atau setara 93,57 Kg/cm²; dengan penyerapan air 4,87%; menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari di variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) PP-15% (LDPE + PET 15%) sebesar 21,11 Mpa atau setara 259,28 Kg/cm² dan memasuki sifat fisika kelas mutu A. Nilai kuat tekan minimum pada variasi Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) PP-15% (LDPE + PET 15%) dengan nilai kuat tekan 7,62 Mpa setara 93,57 Kg/cm² dengan sifat fisika tidak memasuki sifat fisika manapun dan penyerapan air tertinggi pada umur 28 hari di variasi Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) di benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) penyerapan air sebesar 4,87% dan penyerapan air minimum pada variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) di benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) dengan penyerapan air sebesar 3,49%. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar presentase perbandingan dalam variasi penggunaan material split 0,5 cm yang tinggi sangat mempengaruhi hasil kuat tekan beton pada beton paving block menjadi lebih rendah sehingga semakin menurunkan kuat tekan beton yang dihasilkan, dan material limbah plastik yang terlalu tinggi menjadi beton paving block lebih berat dibanding beton paving block normal.
Evaluasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Mitra Siaga 2 Tarub Kabupaten Tegal isradias mirajhusnita; Teguh Haris santoso; Muhamad Yusuf; Muhamad Fajar sidiq; Hadi Wibowo
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i2.2057

Abstract

Keselamatan kerja adalah hak dasar bagi tenaga kerja pada proyek konstruksi yang bertujuan untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja (Prabowo, 2019). Mengacu pada Pasal 2 Undang-undang Jasa Konstruksi tentang penyelenggaraan jasa konstruksi yang berlandaskan pada keamanan dan keselamatan, maka penulis melakukan penelitan terhadap penerapan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi pada Pembangunan Rumah Sakit Mitra Siaga 2 Tarub. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisa deskiptif dibantu dengan software SPSS dalam pengujian hasil analisisnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa jawaban reponden dari kuesioner tentang pelaksanaan K3 adalah sebesar 0% responden menjawab pilihan 1, sebesar 3% responden menjawab pilihan 2, sebesar 17,3% responden menjawab pilihan 3, sebesar 33% responden menjawab pilihan 4, dan 46% responden menjawab pilihan 5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa prosedur K3 konstruksi pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Mitra Siaga 2 Tarub telah diterapkan dengan baik.
Analisis Kapasitas Ruang Parkir Mobil di Kawasan Jl. Pancasila Kota Tegal Muhamad Yunus; Isradias Mirajhusnita; Falah Ahmad Azizi
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i2.2060

Abstract

Parkir merupakan salah satu unsur sarana yang tidak dapat dipisahkan dari sistem transportasi jalan raya secara keseluruhan. Perparkiran merupakan masalah yang sering dijumpai dalam sistem transportasi perkotaan baik di kota kota besar maupun di kota yang sedang berkembang. Masalah perparkiran juga merupakan hal yang tidak bisa ditangani kawasan wisata. Banyaknya fasilitas kawasan wisata akan mendorong masyarakat mengunjungi wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan ruang parkir, untuk menentukan pola ruang parkir yang sesuai digunakan pada Kawasan Jl. Pancasila Kota Tegal. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survey langsung di lapangan per 15 menit. Dari data kendaraan dilakukan analisis untuk mendapatkan akumulasi parkir, volume parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir dan kebutuhan ruang parkir. Hasil analisis yang diperoleh karakteristik parkir untuk kendaraan roda 4 memiliki volume parkir tertinggi sebesar 212 kendaraan dan 200 kendaraan, durasi kendaraan parkir berkisar antara 2-3,5 jam untuk keduanya, akumulasi parkir tertinggi sebesar 20 kendaraan/jam dan 18 kendaraan/jam, tingkat pergantian parkir rata-rata sebesar 6,65 mobil/petak parkir. Ditinjau dari karakteristik parkir, sehingga parkir eksisting saat ini cukup menampung jumlah kendaraan yang parkir sekarang. Model parkir yang direkomendasikan untuk kendaraan roda 4 yaitu 90°
Pengaruh Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada RSUD Ajibarang Banyumas (Studi Kasus Pembangunan IGD RSUD Ajibarang Banyumas) Rifki Pangestu; Saufik Luthfianto; Isradias Mirajhusnita; Lolyka Dewi Indrasari
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v3i2.1634

Abstract

Problems that occur in occupational safety and health (K3) based on a survey of the Ajibarang Hospital project location with 100 ± active workers are still many workers who do not obey the rules and appeals that have been implemented in the company regarding occupational health and safety. This study aims to determine the application of occupational safety and health in the implementation of the Ajibarang Banyumas Hospital project, which is carried out by PT. Linggar Jati, This research was conducted by using descriptive method with quantitative analysis. Meanwhile, data collection was carried out through field observations and interviews with the Site Manager and the workers. The data analysis of the questionnaire was carried out by testing the validity and reliability to determine whether the questions on the questionnaire were suitable for use. The data were analyzed and then carried out a significance test with partial testing, namely (t distribution) and simulations (F distribution). The results of this study are that simultaneously there is a significant effect of occupational safety and health on employee performance in the construction project employees of the IGD Ajibarang Hospital Banyumas with a calculated F value of 62.656> F table (3.24) and a significance value of 0.000 <0.05. which means that the hypothesis is accepted. Permasalahan yang terjadi dalam keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) berdasarkan survey lokasi proyek RSUD Ajibarang dengan pekerja aktiv 100± orang pekerja masih banyak pekerja yang tidak menaati peraturan serta himbauan yang sudah diterapkan dalam perusahaan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pelaksanaan proyek RSUD Ajibarang Banyumas, yang dikerjakan oleh PT. Linggar Jati, Peneliti ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan analisis kuantitatif. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi dilapangan serta wawancara terhadap Site Manager dan para pekerja. Analisis data kuisioner dilakukan dengan uji validitas dan relibilitas untuk mengertahui apakah pertanyaan pada kuisioner tersebut sudah layak untuk digunakan. Data yang dianalisis kemudian dilakukan uji signifikansi dengan pengujian parsial yaitu (Distribusi t) dan simulatan  (Distribusi F). Hasil dari penelitian ini adalah secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan pada karyawan proyek pembangunan Gedung IGD RSUD Ajibarang Banyumas dengan nilai F hitung yaitu sebesar 62,656 > F tabel (3,24) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya hipotesis diterima.