Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Civil Engineering For Community Development

Konservasi vegetatif kendalikan aliran permukaan daerah resapan mata air Restu Wigati; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Rifky Ujianto; Soelarso Soelarso; Bambang Adhi Priyambodho; Soedarsono Soedarsono; Heri Mulyono
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.17244

Abstract

Idealnya suatu daerah yang memiliki aset serta potensi sumber air bersih berasal dari mata air perlu adanya upaya perlindungan fungsi mata air untuk tetap berkelanjutan, salah satunya dengan melakukan kegiatan konservasi vegetatif. Kegiatan konservasi vegetatif dilakukan di sekitar mata air Cinyusu di Desa Tamansari Kabupaten Serang dengan menanam 120 bibit pohon. Bibit pohon yang ditanam adalah pohon jati bongsor (Anthocephalus cadamba); pohon mahoni (Swietenia mahagoni); pohon kayumanis (Cinnamomum verum); pohon kayu ulin (Eusideroxylon zwageri); dan pohon sengon (Albizia chinensis) yang diperoleh dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten. Metode pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan dengan mengikutsertakan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan serta memotivasi masyarakat luas untuk sama-sama bergerak mensosialisasikan manfaat penanaman pohon. Kegiatan konservasi vegetatif mampu menyelamatkan mata air Cinyusu dari zat berbahaya serta bakteri sehingga terpelihara kualitasnya. Memberikan dampak terhadap proses resapan air ke dalam tanah agar dapat memicu munculnya mata air baru sehingga keberadaannya selalu tersedia sepanjang waktu. Ideally, an area with assets and potential sources of clean water from springs needs to protect the function of the springs from remaining sustainable, one of which is by carrying out vegetative conservation activities. Vegetative conservation activities were carried out around the Cinyusu spring in Tamansari Village, Serang Regency, by planting 120 tree seedlings. Tree seeds planted are big teak trees (Anthocephalus cadamba); mahogany trees (Swietenia mahagoni); cinnamon trees (Cinnamomum verum); trees ironwood (Eusideroxylon zwageri); tree sengonAlbizia chinensis) obtained from the Forestry and Plantation Service of Banten Province. Approach method Asset-Based Community Development is applied by involving the community to care about the environment and motivating the wider community to move together to socialize the benefits of tree planting. Vegetative conservation activities can save Cinyusu springs from harmful substances and bacteria to maintain their quality. It impacts the process of water infiltration into the ground so that it can trigger the emergence of new springs so that their presence is always available.
Pelatihan ecobrick sebagai upaya penanganan sampah plastik di Kampung Karang Mulya, Desa Tegalwangi, Menes, Pandeglang Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Restu Wigati; Rufky Ujianto; Arief Budiman; Nabila Lita Aulia
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.16527

Abstract

Desa Tegal Wangi merupakan wilayah yang masuk  Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Daerah tersebut memiliki sentra usaha skala rumah tangga yaitu memproduksi olahan melinjo menjadi makanan ringan berupa keceprek dan emping.Efek samping dari kegiatan usah tersebut juga limbah Rumah Tangga berupa sampah organik dan anorganik salahsatunya berupa plastik. Sampah plastik sulit terurai oleh tanah butuh waktu yang sangat lama ratusan bahkan ribuan tahun. Kondisi ini mengakibatkan sampah plastik akan semakin banyak berserakan dan membahayakan makhluk hidup di Bumi. Dalam menanggulangi serta mengurangi bahaya sampah plastik data juga sampah plastik tersebut di bakar namun usaha ini menimbulkan permasalahn baru yaitu polusi udara sehingga kurang efektik oleh karena itu  diperlukan usaha agar sampah plastik menjadi lebih berguna diantaranya bisa dijadikan bahan biji plastik, ekstraksi minyak, ecobrick.Kegiatan KKM kelompok 83 Untirta salah saatunya melakukan pelatihan ecobrick kepada masyarakat Desa Tegalwangi sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi sampah plastik, sehingga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat yang dapat digunakan oleh masyarakat. Tegal Wangi Village is an area that belongs to Menes District, Pandeglang Regency, Banten Province. The area has a household-scale business center, namely producing processed melinjo into snacks in the form of keceprek and emping. The side effect of these business activities is also household waste in the form of organic and inorganik waste, one of which is plastik. Plastik waste is difficult to decompose by the soil, it takes a very long time, hundreds or even thousands of years. This condition causes plastik waste to be more and more scattered and endanger living things on Earth. In tackling and reducing the dangers of plastik waste, data and plastik waste are burned, but this effort creates a new problem, namely air pollution so it is less effective, therefore efforts are needed to make plastik waste more useful, including being used as material for plastik seeds, oil extraction, ecobricks. KKM group 83 Untirta is one of the times to conduct ecobrick training for the people of Tegalwangi Village as a solution to deal with plastik waste, so that it becomes something more useful that can be used by the community.
Lokasi potensial pembangkit listrik tenaga mikro hidro melalui pemberdayaan aliran Sungai Cilemer Restu Wigati; Abdurrohim Abdurrohim; Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Ngakan Putu Purnaditya; Kulsum Kulsum; Hendrian Budi Bagus Kuncoro
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.16528

Abstract

Energi baru yang berasal dari proses alam yang memanfaatkan tenaga aliran air sebagai sumber penghasil energi hingga saat ini masih layak untuk di kembangkan. Sejalan dengan Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) merupakan salah satu alternatif sumber energi berkelanjutan yang mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat melalui pemberdayaan aliran sungai termasuk kategori clean energy serta ramah lingkungan. Dampak positif langsung bagi masyarakat mampu menciptakan desa mandiri energi khususnya bagi desa yang termarjinalkan secara ekonomi. Melalui kegiatan pengabdian tim pengusul bersama mahasiswa dan masyarakat yang berada di aliran Sungai Cilemer melaksanakan kegiatan studi awal penentuan lokasi potensial pengembangan PLTMH meliputi tahapan survei lapangan. Hasil survei dan observasi lapangan diperoleh 3 (tiga) lokasi potensial untuk dikembangkan PLTMH dimana alirannya berasal dari saluran induk Bendung Pasir Eurih Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. New energy originating from natural processes that utilize the power of the flow of water as a source of energy is still feasible to be developed. In line with the National Research Master Plan for 2017-2045, micro hydropower plants (MHP) are an alternative source of sustainable energy that can meet the electricity needs of the community through empowering river flows, including the category of clean energy and environmentally friendly. The direct positive impact for the community is to be able to create energy-independent villages, especially for economically marginalized villages. Through community service activities, the proposer team along with students and the community in the Cilemer River carried out initial study activities to determine the potential location for the development of MHP including the field survey stage. The results of the survey and field observations obtained 3 (three) potential locations for MHP development where the flow comes from the main channel of Pasir Eurih Weir, Pandeglang Regency, Banten Province.
Pembangunan MCK komunal di Desa Bantarwangi Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Restu Wigati; Soelarso Soelarso; Shandi Irfani Sasmita; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Dwi Novi Setiawati
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.17253

Abstract

Desa Bantarwangi merupakan salah satu desa di Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Ketersediaan MCK di Desa Bantarwangi belum memenuhi kebutuhan setiap warganya. Keberadaan MCK komunal di Desa Bantarwangi sangat dibutuhkan karena sebagian warga belum memiliki MCK pribadi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membangun dua unit MCK komunal bagi warga desa Bantarwangi. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pemilihan lokasi MCK, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terbangunnya 2 unit MCK komunal yang dibangun sesuai dengan standar SNI. Diharapkan keberadaan MCK komunal ini dapat meningkatkan kesehatan lingkungan sekitar dan mendorong setiap warga desa untuk hidup sehat. Bantarwangi Village is one of the villages in Cinangka District, Serang Regency, Banten Province. The availability of MCK in Bantarwangi Village has not met the needs of every citizen. The existence of communal MCK in Bantarwangi Village is very much needed because some residents do not yet have private MCK. The purpose of this service activity is to build dua communal MCK units for residents of Bantarwangi village. This activity consists of the preparation stage, selection of MCK locations, implementation, and evaluation of activities. This service activity results in the construction of 2 communal MCK units built according to SNI standards. It is hoped that the existence of this communal MCK can improve the health of the surrounding environment and encourage every villager to live a healthy life.
Program perwujudan infrastruktur desa melalui pembuatan bak penampungan air bersih di Desa Pasirwaru, Kab. Serang, Banten Enden Mina; Restu Wigati; Rama Indera Kusuma; Woelandari Fathonah; Agustia Tridasa; Raihan Afif Sukmana
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.17332

Abstract

Kegiatan anak sipil bangun desa (ASBES) menjadi salah satu kegiatan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Untirta untuk mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat desa. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Desa Pasirwaru Kab Serang Banten, dimana permasalahan yang ada di desa tersebut kurangnya ketersediaan air bersih untuk pemakaian sehari-hari penduduk desa. Pembuatan Bak penampung air bersih dari Beton dilakukan sebagai upaya pembantuan dalam memecahkan masalah kurangnya ketersediaan air bersih. Bak penampung dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat desa.Anak sipil bangun desa (ASBES) activity is one of the Untirta Civil Student Association (HMS) activities to realize concern for the village community. This activity was carried out in Pasirwaru Village, Serang Regency, Banten, where the problem was the lack of clean water availability for the daily use of the villagers. Making clean water reservoirs from concrete is carried out to assist in solving the problem of the lack of clean water availability. The reservoir is designed based on the needs of the village community.
Pembuatan MCK umum untuk warga Desa Pasirwaru, Kabupaten Serang dalam upaya meningkatkan lingkungan yang sehat Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Restu Wigati; Zulmahdi Darwis; Jenfatika Chandra; Hendrian Budi Bagus Kuncoro
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.16447

Abstract

Pasirwaru adalah salah satu desa di Kecamatan Mancak dengan jumlah penduduk 2.543 jiwa. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat dan faktor ekonomi di Desa Pasirwaru menyebabkan minimnya kemampuan tiap kepala keluarga untuk memiliki fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang memenuhi standar. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat MCK umum sebanyak dua buah yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh warga Desa Pasirwaru yang belum memiliki MCK yang layak. Kegiatan ini merupakan program kegiatan ASBES (anak sipil bangun desa). Tujuan jangka panjang kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran warga Desa Pasirwaru untuk menjaga kesehatan lingkungan dan menyosialisasikan pola hidup sehat di desa.  Pasirwaru is one of the villages in the Mancak District, with a population of 2,543 people. Along with increasing population growth and economic factors in Pasirwaru Village, the ability of each family head to have a toilet that meets the standards is minimal. This activity aims to make two public bathing, washing, and toilet facilities (MCK) that can be used and utilized by residents of Pasirwaru Village who do not yet have proper MCK. This activity is an ASBES (anak sipil bagun desa) program. The long-term goal of this activity is to raise awareness of the residents of Pasirwaru Village to maintain environmental health and promote healthy lifestyles in the village.
Pendampingan pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di Desa Panenjoan Kabupaten Serang Fathonah, Woelandari; Mina, Enden; Wigati, Restu; Kusuma, Rama Indera; Aditya, Muhamad Rafly; Purnama, Dicki Dian; Setiawati, Dwi Novi
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i1.19498

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Panenjoan terkait pengadaan fasilitas penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS). Hal ini dikarenakan penerangan jalan di desa ini masih sangat minim sehingga dapat berpotensi terjadinya kecelakaan dan tindakan kriminal pada malam hari. Tahapan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah pelaksanaan pemasangan lampu penerangan berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan mendapat respon sangat baik dari masyarakat. Tindak lanjut dari kegiatan yaitu masyarakat diharapkan memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat lampu yang sudah dipasang sedangkan untuk pihak perangkat desa melakukan pemantauan secara rutin melalui RT/RW setempat agar meminimalisir terjadinya kehilangan atau kerusakan pada lampu penerangan. This service activity aims to assist the people of Panenjoan Village in procuring solar public street lighting facilities. Minimal street lighting has the potential for accidents and criminal acts at night. The stages of the activity consist of the preparation, implementation, and evaluation stages. This activity resulted in the lighting installation going well according to plan and received an excellent response from the community. As a follow-up to the activity, the community is expected to have the responsibility to look after and care for the lights that have been installed. At the same time, village officials monitor through the local RT/RW to minimize loss or damage to lighting lamps.
Potensi sumber mata air sebagai alternatif penyediaan air bersih pedesaan Wigati, Restu; Fathonah, Woelandari; Ruyani, Nyi Raden; Priyambodho, Bambang Adhi; Pinem, Mekro Permana; Abdurohim, Abdurohim; Budiman, Arief; Syahid, Mush'ab Abdu Asy
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i1.19521

Abstract

Tersedianya air bersih bagi masyarakat khususnya wilayah pedesaan mampu mendorong masyarakat lebih kreatif, produktif, serta meningkatkan perekonomian desa. Prasarana air bersih belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tejamari, Kabupaten Serang. Akses penyediaan air bersih yang berpihak dan terjangkau khususnya bagi masyarakat dengan ekonomi rendah yang masih terbatas menggerakkan tim untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi permasalahan. Kegiatan ini merupakan studi awal program perwujudan infrastruktur desa dengan menemukan alternatif sumber air bersih. Berdasarkan aset serta potensi yang dimiliki desa setempat dan metode pendekatan asset-based community development, survei potensi dilakukan dengan objeknya yaitu Mata Air Cibojong. Berdasarkan hasil survei awal, diperoleh data debit sebesar 0,34 liter/detik. Data tersebut digunakan sebagai dasar dalam merencanakan sistem jaringan air bersih berupa bangunan penangkap mata air (PMA) dengan kapasitas tampung 5 m3 dan dua unit hidran umum (HU) komunal yang mampu menyuplai kebutuhan air bersih secara kontinu berkapasitas 60 liter/orang/hari untuk kebutuhan 30-60 kepala keluarga dengan teknik gravitasi. The availability of clean water for the community, especially in rural areas, can encourage people to be more creative and productive and improve the village economy. Clean water infrastructure has yet to be fully utilized by the people living in Tejamari Village, Serang Regency. Access to an impartial and affordable clean water supply, especially for people with a low economy, which is still limited, motivates the team to carry out community service activities to find solutions to problems together. This activity is an initial study of the village infrastructure embodiment program by finding alternative clean water sources. Based on the assets and potential of the local village and the asset-based community development approach, a potential survey was conducted with the object, namely the Cibojong Springs. Based on the initial survey results, discharge data of 0.34 liters/second was obtained. This data is used as the basis for planning a clean water network system in the form of a spring catchment building (SCB) with a capacity of 5 m3 and two communal public hydrant units (HU) that are capable of supplying clean water continuously with a capacity of 60 liters/person/day. 30-60 heads of families with gravity technique.
Sosialisasi pengetahuan kasus perundungan (bullying) pada anak sekolah dasar di Desa Cibuah Kusuma, Rama Indera; Mina, Enden; Fathonah, Woelandari; Wigati, Restu; Ujianto, Rifky; Abdurrohim, Abdurrohim; Aditya, Zulfan
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i2.21822

Abstract

Desa Cibuah berada di Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Mata pencaharian penduduknya sebagian besar bergerak dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Kegiatan Pendidikan yang ada di Desa Cibuah yaitu kelompok bermain (playgroup), TK, SD, SMP, dan SMA. Salah satu fenomena interaksi antar siswa di sekolah yang kadang dianggap lumrah oleh hampir seluruh manajemen sekolah ataupun masyarakat yaitu perundungan. Padahal, perundungan merupakan tindakan destruktif. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi mengenai kategori tindakan-tindakan perundungan kepada masyarakat khususnya manajemen sekolah yang ada di Desa Cibuah. Sosialisasi ini dilaksanakan di SDN 1 Cibuah, dengan narasumber dari pihak BKKN Kabupaten Lebak. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan perhatian masyarakat dan manajemen sekolah terhadap kegiatan perundungan sehingga dapat dicegah agar dapat menciptakan aktivitas kegiatan pendidikan yang kondusif. Cibuah Village is in Warunggunung District, Lebak Regency, Banten Province. Most of the population's livelihoods are in the agricultural, fishing, and livestock sectors. Educational activities in Cibuah Village are playgroups, kindergarten, elementary school, middle school, and high school. One phenomenon of interaction between students at school, which is sometimes considered normal by almost all school management and society, is bullying. Bullying is a destructive act. Therefore, it is necessary to disseminate information about the categories of bullying actions to the community, especially school management in Cibuah Village. This socialization was done at SDN 1 Cibuah with resource persons from the Lebak Regency BKKN. It is hoped that this socialization activity can raise the attention of the community and school management towards bullying activities so that they can be prevented to create conducive educational activities.
Implementasi kampung berwawasan lingkungan melalui penyebaran e-poster lingkungan hidup di Kelurahan Pajang Kota Tangerang Fathonah, Woelandari; Mina, Enden; Kusuma, Rama Indera; Wigati, Restu; Ujianto, Rifky; Budiman, Arief; Priyambodho, Bambang Adhi; Arum, Amalia Syarifah; Setiawati, Dwi Novi
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i2.22072

Abstract

Kampung berwawasan lingkungan merupakan bagian penting dari upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di tingkat desa adalah membagikan e-poster lingkungan hidup. Kegiatan ini bertujuan untuk menguraikan penerapan praktik kampung berwawasan lingkungan melalui penyebaran e-poster sehingga dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Pajang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan adalah metode observasi (pengamatan langsung) di lapangan kemudian mendesain e-poster berkaitan dengan lingkungan hidup untuk dibagikan kepada warga setempat. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah penyebaran e-poster cukup efektif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Environmentally friendly villages are an important part of preserving the environment and sustainable development. One way to increase environmental awareness at the village level is to distribute environmental e-posters. This activity aims to explain the implementation of environmentally sound village practices through the distribution of e-posters to increase residents' awareness of the environment. This service activity occurred in Pajang Village, Tangerang City, Banten Province. The method used is the observation method (direct observation) in the field and then designing e-posters related to the environment to be distributed to residents. The result of the service activities is that the distribution of e-posters is quite effective in increasing community participation in environmental conservation efforts.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Adinda Tiaranni Haryono Aditya, Muhamad Rafly Aditya, Zulfan Agustia Tridasa Agustia Tridasa Ningsih Ahmad Vicky Maulana Amalia, Risty Anisa Fitri Ramadhani Aprilia Maharani Arief Budiman Arief Budiman Arief Budiman Arum, Amalia Syarifah Ashari, Salsabila Joesi Nur Asmara, Tabitha Puspaning Baehaki Baehaki Baehaki Baehaki Baehaki, Baehaki Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Budiman, Arief Budiman, Arief Cahyani, Fadhila Putri Citra Diah Kartika Darwis, Zulmahdi Dicky Damari Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dwi Novi Setiawati Dwi Yanul Ihsan Enden Mina Enden Mina Enden Mina, Enden Eryani Siti Maryam Farista Widya Kirana Fricha Desy Candra Sari Gilbran Althaf, Machammad Wally Gusfika Firanti Handayani, Putri Nurmala Haryadi Haryadi Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Kusharyanto Heri Mulyono Herlambang Wibowo Ina Asha Nurjanah Indera Kusuma, Rama Intan Afiah Rakhmatika Iqbal, Farhan Pauzul Jenfatika Chandra Kulsum Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Kusuma, Rama Indera M Dandyaz Abiyyu M M. Mufti Ghiffari Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mitha Rahayu Ningrum Muhamad Rafly Aditya Muhammad Anggira Ferdiansyah Muhammad Parma Lovan Tora Muhammad Radityagifari Muhammad Sulaiman Muhammad Yusril Nasheh Nabila Lita Aulia Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nadia Fadillah Naufal Abdurrasyid Negoro, Giant Muhammad Satrio Ngakan Putu Purnaditya Ngakan Putu Purnaditya Nopia Anggini Novarin Salim Nufus Sulthonah Nustin Merdiana Dewantari Nyi Raden Ruyani Pinem, Mekro Permana Priyambodho, Bambang Adhi Priyambodho, Bambang Adhi Purnaditya, Ngakan Putu Purnama, Dicki Dian Putu Purnaditya, Ngakan Qurrotul Milania Rafabi, Muhammad Iqbal Beckham Rahmania, Bunga Raihan Afif Sukmana Rama Indera Kusuma Ramadhan, Thanara Ramdani, Fahreza Reki Karunia Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati, Restu Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rindu Twidi Bethary, Rindu Twidi Rizka, Bella Rizqi Cahyo Nugroho Rufky Ujianto Salsabilla Meidy Arini Putri Setiawati, Dwi Novi Shandi Irfani Sasmita Siti Asyiah Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Susanti, Shofarina Ika Juniar Susilawati Syahid, Mush'ab Abdu Asy Syarifudin Syarifudin Tarihoran, Rona Ulita Ujang Sumarwan Ujianto, Rifky Ujianto, Rifky Vindo, Alberto Dwi Wigati, Restu Wigati, Restu Yuda Inayatullah Yuli Fajarwati Yulistian Zalfa Miftaful Zera Ilham Yasin Zulfathir, Reza Zulmahdi Darwis Zulmahdi Darwis