p-Index From 2021 - 2026
6.455
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science) Jurnal Media Wahana Ekonomika agriTECH Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Jurnal Teknisi Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Education and Counseling Journal Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Prosiding University Research Colloquium KEYNESIA : INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMY AND BUSINESS Jurnal Indonesia Sosial Sains The Es Economics and Entrepreneurship Innovative: Journal Of Social Science Research Research Horizon Indonesian Journal of Education and Development Research Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Eduprof Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Public Health Journal Jurnal Agroindustri Halal
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Mikroenkapsulasi Lactobacillus acidophilus dalam Butter Buah Nanas (Ananas comosus (L). Merr.) Diana lestari; Marvina Marvina; Rianita Pramitasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v6i2.2788

Abstract

Microencapsulation is a technique that can improve the viability of probiotics and protect the cells from adverse environment by entrapping the cell inside a bead matrix. Probiotic strains Lactobacillus acidophilus was microencapsulated by an emulsion method using sodium alginate, palm oil, and Tween 80. The aim of this research were to produce microencapsulated L. acidophilus by emulsion method and evaluate the stability of microencapsulated probiotic during storage in pineapple fruit butter. Microencapsulation could protect probiotic during storage (significantly different (p=0,05)) than without microencapsulation. During two weeks storage, free cells decreased dramatically (2,5 log CFU/g) than encapsulated cells (1,2 log CFU/g). Storaging microencasulated probiotic in refrigerator temperature (4°C) caused microencapsulated probiotic had longer shelf life (22 days) than room temperature (9 days). pH of pineapple butter containing microencapsulated probiotic cells were found as more stable during storage than were the free cells.
Pengaruh Konsentrasi Gula terhadap Sifat Fisikokimia dan Sensori Biskuit Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Theresia Felita Agus; Stella Magdalena; Diana lestari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.5502

Abstract

Biscuit is a snack based on wheat flour. Excessive use of wheat flour makes an increasing import of wheat from other countries. as a solution is to use yellow pumpkin flour for substitution. Yellow pumpkin (Cucurbita moschata) contains high protein, fiber, and also β-carotene as a source of antioxidants. Yellow pumpkin flours were mixed with wheat flour in 3 ratios. The ratio of pumpkin flour and wheat flour are 2:3, 1:1, and 3:2 and also divided into 2 sugar contents, which are 120 g and 60 g. Water content analysis result was 2,57%, which has met SNI requirements with the maximum at 4%. The most preferred biscuit was 2:3 sample with 60 g sugar. Yellow pumpkin biscuits were acceptable in the organoleptic test. The higher yellow pumpkin flour concentration, the color was darker and the texture was easy to break. Proximate analysis for the best formulation was 57,11% carbohydrate, 6,93% protein, 28,68% for fat, water content 4,78% and ash content 2,50%. The total energy was 514 Calories/100 g value and the energy from fat was 258 Calories/100 g. Biskuit merupakan salah satu makanan ringan berbasis tepung terigu. Tingginya penggunaan tepung terigu meningkatkan impor gandum dari negara lain. Sebagai salah satu solusinya adalah penggunaan tepung labu kuning. Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan tanaman yang tinggi serat dan protein serta beta karoten sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan 3 ratio tepung labu kuning : tepung terigu sebesar 2:3, 1:1, 3:2 dan dengan dua konsentrasi gula yaitu 120 g dan 60 g. Analisis kadar air menghasilkan nilai dengan rata-rata 2,57% dimana telah memenuhi SNI yaitu maksimum 4%. Hasil organoleptik menyatakan biskuit dengan perbandingan 2:3 dan gula 60 g paling disukai. Tepung labu kuning dalam formulasi biskuit dapat diterima secara organoleptik oleh masyarakat. Hasil analisis warna dan daya patah menunjukkan penggunaan tepung labu kuning tinggi menyebabkan warna gelap dan mudah patah. Analisis proksimat pada formulasi terbaik menunjukkan 57,11% karbohidrat, 6,93 % protein, dan 28,68% lemak. Kandungan kadar air 4,78%, dan kadar abu 2,50%. Energi total adalah 514 Kalori /100g dan energi dari lemak menunjukkan hasil 258 Kalori/100g.
Aktivitas Antioksidan dan Karakterisasi Profil Fraksi Peptida Susu Tempe Diana Lestari; Rania Kalyana; Dionysius Subali
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v12i1.24360

Abstract

Tempe dapat dimanfaatkan dalam pembuatan produk minuman olahraga untuk pemulihan kondisi tubuh pasca olahraga. Namun, penelitian mengenai minuman olahraga tersebut masih belum diketahui secara lebih lanjut mengenai fraksi yang memiliki aktivitas antioksidan terbaik. Fraksinaksi dilakukan untuk memisahkan peptida berdasarkan berat molekul, memurnikan, dan mengkonsentrasikan. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan yaitu memisahkan peptida menjadi fraksi-fraksi, menguji konsentrasi protein dan berat molekul dari fraksi-fraksi yang diperoleh, membandingkan nilai aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan ABTS dari fraksi peptida, dan menentukan nilai IC50 dari fraksi peptida yang memiliki aktivitas antioksidan terbaik. Proses fraksinasi dilakukan terhadap sampel dengan aktivitas antioksidan terbaik yaitu hidrolisis selama 3 jam dengan enzim bromelain. Hasil fraksinasi peptida didapatkan 4 fraksi dengan nilai konsentrasi tertinggi pada fraksi >300 kDa sebesar 62,1 mg/mL. Pada analisis berat molekul, peptida hidrolisat 3 jam membentuk 5 band sedangkan fraksi-fraksinya membentuk 1-4 band. Aktivitas antioksidan terbaik ditunjukkan pada fraksi <5 kDa metode DPPH sebesar 2,9%/mg protein dan ABTS sebesar 3%/mg protein. Nilai IC50 dari kedua metode ini menunjukkan fraksi peptida tergolong dalam aktivitas antioksidan lemah.
Co-Authors Abdal, Inayah Rahmania ADI YULANDI Agus, Theresia Felita Al Ghozali, Muhammad Iqbal Aminie, Aisya Anastasia Tatik Hartanti, Anastasia Tatik Anjarwati, Maya Ari Setiyaningrum Ariswati, Ariswati Bagaswara, Muhammad Rifki Aksan Budi Suharto, Rahcmad Burhanuddin Burhanuddin Catharina Vincentia Dewi Kusuma Wardani Dheny Febriansyah Dian Rahayu DIANA ELIZABETH WATURANGI Dionysius Subali Djohan, Sjamsu Dwi Susanti Dz, Abdus Salam Eddyson Giordan Effendi, Aji Sofyan Elsyana, Vida Elvina, Ridha Erlangga, Moh Faqih, Abdul Haris fausi, ahma Fitri Nur Latifah Fitriadi Fitriadi Fitriah, Thoi Fatul Giordan, Eddyson Gusnardi, Gusnardi Haryady, Haryady Hasanuddin Hasanuddin Hasma Hasma Ila, Nova Indani Damayanti Inderawati, Maria Magdalena Wahyuni Irwan Gani Ivana Fransiska Jennie Puspa Sari Jiuhardi, Jiuhardi Joshua Evan Kesuma, Agus Kezia Sharon Gitakumala Khairuman Khoiriyah, Alviana Jumrotul Kristiana, Stefani Prima Dias Kusumawati, Dea Lestari, Dyah Aring Hepiana Limanjaya, Stella Lukman Hakim M, Yafet Salmanto Maggy Thenawidjaja Suhartono Mandy, Maryjeane Marius, Theo Marvina Marvina Marvina, Marvina Mashuri, Imam Maya Panorama, Maya Meda Canti Mehir, Saefudaullah Michella Siswanto Mieroza, Mieroza Miftahul, Ananda Mustoip, Sofyan Natalie, Nicole Nathassia Injie Iskandar Nazhifa, Annisa Amalia Nofita, Nofita Noor, Hamdani Norjali, Norjali Nurdin, Ambia Nurhasnah Nurhasnah Paramitha, Amelia Priyagus, Priyagus Puspita, Fidri Fadillah Rahcmad Budi Suharto Rakhdiny Sustaningrum Rania Kalyana Ratu Aulia, Bintang Raudatul Aina Reza Kurnia Riana Magdalena Rianita Pramitasari Ronald Sukwadi Rusnoto, R Sabrina, Feliciana Sari, Eka Martina Sherly Apryani Siti Amalia Siti Fitriana Sri Ayem Sri Hapsari Wijayanti Sri Karyati Stella Magdalena Stella Magdalena Stella Magdalena Stephanie Stephanie Summeh, Fitri Sugianti Suyanto Suyanto Tarigan, Thia Margaretha Theresia Felita Agus Tiffany Claudya Umi Wahidah Vanessa, Valencia Wijaya, Angel Pho Wijaya, Laura Wijayanti, Fisca Wuryaningsih Dwi Sayekti Zamruddin Hasid