Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Politeness in Academic WhatsApp Communication: A Pragmatic Analysis of Student–Lecturer Interactions in Indonesian Higher Education Arfandi, Viki Fahril; Naila, Faiqotun; Hidayanti, Sukria; Wahyuni, Titin; Khafi, Moh. Zainul; Hardiansyah, Framz
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1461

Abstract

This study aims to analyze digital politeness among university students in academic WhatsApp communication with lecturers at Universitas PGRI Sumenep. The research is grounded in the changing landscape of academic communication, where digital interaction increasingly replaces face-to-face exchanges, raising new challenges in maintaining politeness and professional etiquette. A descriptive survey design was employed with 20 purposively selected students as participants. Data were collected through a Google Form questionnaire consisting of five dimensions: linguistic politeness strategies, digital communication etiquette, perception of power and distance, cultural and contextual sensitivity, and self-reflection on digital behavior. The data were analyzed using descriptive statistics (mean, SD, frequency) and qualitative thematic analysis of open-ended responses. The results indicate that students exhibit a high level of digital politeness (M = 4.17, SD = 0.43). The highest dimension was cultural and contextual sensitivity (M = 4.48), showing that traditional values of respect and humility remain strong in digital communication. Students consistently used greetings, expressions of gratitude, and apology markers in their WhatsApp messages to lecturers. However, hierarchical awareness appeared more flexible, reflecting a shift from formality-based to relationship-based politeness. These findings extend Brown and Levinson’s (1987) politeness theory into the domain of digital pragmatics, emphasizing that technology does not diminish politeness but reshapes it to fit new communicative contexts. The study recommends that universities incorporate digital communication ethics training into academic literacy programs to foster respectful and effective online interaction.
The Effect of Augmented Reality Use on Student Understanding in Teaching the Sense of Sight in Elementary School Hardiansyah, Framz; Ramadana, Tria Novita; Rofiko, Sefti; Imaniyah, Dita; Rahman, Moh Ainur
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i4.884

Abstract

This research aims to find out how the use of augmented reality learning media affects students' understanding of science subjects, namely the five senses of sight. This research used a pre-experimental quantitative approach with One Group Pretest Posttest Design. The subjects in the research were the class III homeroom teacher and 19 students at SDN Pangarangan III. Data collection carried out included interviews, media tests, pretests and posttests. This research activity was carried out in three meetings, namely in the first meeting there was an interview with the class 3A teacher to find out what problems existed in the class. Next is the second meeting, namely a discussion about the media that the author has created for the homeroom teacher. Followed by the third meeting, namely conducting a trial of augmented reality media and then carrying out pretest work and posting it online. The results of this research show that there is a positive influence on students' understanding of science material from the use of augmented reality learning media. It can be concluded that the use of this media can increase students' understanding of the subject matter because the N-Gain score test analysis produces an average score of 0.37 so it is included in the "medium" group.
Bentuk Penyajian Dan Nilai Filosofi Tari Muwang Sangkal Sumenep Untuk Anak Kelas VI Di sekolah Dasar Muhammad Misbahudholam AR; Framz Hardiansyah; Sama’ Sama’
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i1.2808

Abstract

The philosophy and values ​​of the Muwang Sumenep Dance were studied in this study for the sixth-grade students of SDN Pandian V Sumenep. In this study, Grade VI students of SDN Pandian V Sumenep will learn about the Dance Philosophy of Muwang Sangkal Sumenep. It uses a descriptive method that focuses on describing what is described. Observational structured interviews and documentation approaches were taken to collect data for this study. According to the findings, dance classes are held twice a week at SDN Pandian V Sumenep. For students of SDN Pandian V Sumenep, dance classes are held to hone and develop their talents. In addition, they can see how the philosophy is presented and how important it is overall. To perform the Muwang Sangkal dance, children only need to learn the sequence of movements. Meanwhile, children can learn in detail and clearly about the philosophical values ​​of Muwang Sangkal dance, such as the requirements for a Muwang Sangkal dancer to be pure and not menstruating and to be humble and not arrogant. For elementary school students, Muwang Sangkal dance theory is the same as Muwang Sangkal dance theory in general. Makeup and fashion are just two of the many differences between men and women. The Sumenep Muwang Sangkal dance has been recognized as a symbol of the Sumenep Regency by the Sumenep community and has become a source of pride for the Sumenep people.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Naratif Agus Wahdian; Framz Hardiansyah; Yeni Aulia Puji Astuti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3510

Abstract

Pada dasarnya guru harus memiliki strategi agar anak didik dapat belajar efektif dan efisien, mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation yaitu model pembelajaran yang melibatkan siswa sejak tahap perencanaan baik dalam 1) Memilih topik, 2) Perencanaan kooperatif, 3) Investigasi kelompok, 4) Menyiapkan laporan akhir,5) Presentasi hasil final, dan 6) Evaluasi. Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana aktifitas belajar siswa dalam menulis karangan naratif dengan menggunakan Group Ivestigation pada Kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 2) Bagaimanakah respon siswa pasca pembelajaran menulis karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 3) Bagaimanakah hasil peningkatan belajar siswa dalam membuat karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X. Berdasarkan hasil analisis data, jumlah rata-rata presentase aktivitas siswa termasuk dalam katagori baik berjumlah 3,24 maka dapat dikategorikan aktif. Analisis data melalui angket tentang respon siswa rata-rata presentase siswa yang menyatakan ya sebesar 65,38%, sedangkan rata-rata persentase yang menyatakan tidak sebesar 20,42%. Dan yang rata-rata persentase yang menyatakan kadang-kadang sebesar 21,04%. Hasil persentase ketercapaian secara klasikal sebesar 74,80% lebih besar dari pada jumlah tidak tuntas sebesar 10,52%, maka penerapan metode Group Investigation sebagai upaya peningkatan keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy dapat dikatakan tuntas. Hasil belajar siswa sebelum diberi metode group Investigation sebesar 6,14% setelah diberi metode peningkatan hasil belajar pada siklus I sebesar 3,38% dan peningkatan belajar siswa pada siklus II sebesar 68,28%
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Penguatan Karakter KI 2 Melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran di SDK Sang Timur Kabupaten Sumenep Budiyono, Fajar; Hardiansyah, Framz
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v6i2.15035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model problem based learning yang layak, praktis, dan efektif untuk melakukan penguatan karakter pada KI 2. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan terhadap siswa kelas IV di SDK Sang Timur tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model 4-D. Rancangan ujicoba perangkat menggunakan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IV. Subjek penelitian ini berjumlah 13 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas perangkat pembelajaran berkategori baik dengan rata-rata nilai 3.7; tingkat keterbacaan lembar kegiatan siswa berkategori baik dan memperoleh rata-rata nilai 3.6; (2) keterlaksanaan RPP berkategori baik; aktivitas siswa menunjukkan pada penguatan karakter KI 2 dengan perolehan 86.56% pada pertemuan 1 dan 90.62 % pada pertemuan 2; (3) siswa memberikan nilai postif terhadap penguatan karakter utama dengan rata-rata nilai 89.25% melalui jurnal sikap . Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dengan model problem based learning dalam melakukan penguatan karakter terhadap pembelajaran PPKn layak, praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Enhancing Elementary Students’ Mathematics Achievement through Problem-Based Learning Integrated with “Talintar” Smart Multiplication Table Media Suryani, Suryani; M. Ridwan, M. Ridwan; Hardiansyah, Framz
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1523

Abstract

This study aimed to improve elementary students’ mathematics achievement through the integration of the Problem-Based Learning (PBL) model and Talintar (Smart Multiplication Table) media. A Classroom Action Research (CAR) design was implemented in two cycles involving 21 fourth-grade students at SDN Sapeken VIII, Sumenep, Indonesia. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through written tests, classroom observations, and documentation, then analyzed using descriptive quantitative methods. Results indicated a steady improvement in learning outcomes, with the mean score rising from 57.57 in the pre-cycle to 68.48 in Cycle I and 85.90 in Cycle II. The proportion of students achieving the mastery criterion (≥70) increased from 19% to 100%, yielding an N-gain of 0.67 (medium-to-high improvement) and a large effect size (d ≈ 2.3). Qualitative observations revealed higher engagement, motivation, and confidence among students during the intervention. The findings confirm that integrating PBL with Talintar media effectively enhances conceptual understanding, problem-solving ability, and student participation. This model demonstrates that combining inquiry-based pedagogy with contextual visual media offers a sustainable and scalable approach to improving mathematics learning within Indonesia’s Kurikulum Merdeka framework.
Implementasi Nilai Pendidikan Toleransi dalam Animasi Frozen Seasoon II terhadap Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Hilaliyatul Fithriyah; Hariri Ubaidillah; Dewi Kamalia; Hemayatul Kubroh; Framz Hardiansyah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3678

Abstract

Penelitian ini memeliki tujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai toleransi ‎yang terkandung dalam film animasi Frozen Season II. Metode yang digunakan yaitu ‎kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif deskriptif dengan mengacu pada model Miles dan Huberman. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pada tahap reduksi data, peneliti memilih, memfokuskan, dan menyederhanakan data yang diperoleh dari hasil analisis animasi Frozen Season II, observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan nilai pendidikan toleransi dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Tahap penyajian data dilakukan dengan menyusun data dalam bentuk uraian naratif, tabel, atau matriks yang menggambarkan nilai-nilai toleransi yang terdapat dalam animasi serta implementasinya dalam perilaku siswa. Selanjutnya, tahap penarikan kesimpulan dan verifikasi dilakukan untuk merumuskan makna dan pola yang muncul dari data, sehingga diperoleh kesimpulan yang valid mengenai implementasi nilai pendidikan toleransi dalam animasi Frozen Season II terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Hasil ‎penelitian menunjukkan bahwa Frozen Season II mengandung pesan-pesan moral ‎yang kuat dan relevan, terutama dalam membentuk karakter anak yang toleran, ‎empatik, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman. Film ini menunjukkan ‎bagaimana karakter utama menghadapi perbedaan budaya, sejarah, dan konflik ‎antar kelompok dengan cara damai dan bijaksana. Temuan ini menunjukkan bahwa ‎media animasi dapat menjadi sarana edukatif dalam pendidikan karakter, khususnya ‎dalam penanaman nilai-nilai toleransi kepada anak-anak
Representasi Nilai Moral dalam Film Animasi Si Kancil dan Buaya Framz Hardiansyah; Lailatul Fitriyah; Imroatul Kamila; Khaila Etha Damayanti; M. Humam Maulana
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3726

Abstract

Dalam menginternalisasikan dan meningkatkan nilai-nilai moral pada anak sejak dini ada banyak strategi yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengarahkan anak pada tontonan film animas yang didalamnya mengandung pesan moral dan agama. Film animasi merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menginternalisasikan dan meningkatkan nilai- nilai moral atau nilai kebaikan. Dalam film animasi ini anak-anak bisa melihat lanngsung tokoh dan peran yang dilakukan oleh tokoh pada film animasi tersebut. Film animasi yang didalamnya mengandung nilai moral dan kebaikan sehingga bisa dijadikan tontonan pada anak-anak terutama anak usia dini adalah film animasi sikancil dan buaya. Film animasi sikancil dan buaya ini menggunakan cara bercerita yang mudah diperhatikan sehingga membuat anak cepat paham mengenai cerita yang ada pada film animasi tersebut, Karena dalam film sikancil dan buaya ini diceritakan dengan kata yang sederhana dan menarik sehingga bisa membuat anak lebih cepat memahami dari cerita yang ada pada film animasi sikancil dan buaya. Film animasi ini bisa digunakan sebagai media pembelajaran dalam membentuk kepribadian dan membimbing kecerdasan emosional anak.
Cultivating Spiritual Awareness in Islamic Primary Education through Contemplative Pedagogy: A Quasi-Experimental Study Sariroh, Sa’idatus; Kuswandi, Iwan; Hardiansyah, Framz
Journal of Integrated Elementary Education Vol. 6 No. 1 (2026): October-March
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang in collaboration with PD PGMI Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jieed.v6i1.30538

Abstract

This study investigates the effectiveness of contemplative pedagogy in cultivating spiritual awareness among students in Islamic primary education. Addressing the limited empirical evidence on pedagogical approaches that foster students’ inner spiritual development, this study employed a quasi-experimental design using a non-equivalent control group pretest–posttest model. The participants were 80 Grade 5 students from an Islamic primary school in Sumenep Regency, Indonesia, divided into an experimental group (n = 40) and a control group (n = 40). Spiritual awareness was measured using a validated questionnaire administered before and after the instructional intervention. Descriptive analysis showed that both groups had comparable pretest scores (experimental M = 67.85; control M = 68.10). After the intervention, the experimental group demonstrated a substantially higher posttest mean score (M = 82.40) compared to the control group (M = 73.25). The mean gain score of the experimental group (ΔM = 14.55) exceeded that of the control group (ΔM = 5.15). Inferential analysis using analysis of covariance (ANCOVA) revealed a significant effect of contemplative pedagogy on students’ spiritual awareness after controlling for pretest scores, F(1, 77) = 48.47, p < .001, with a large effect size (partial η² = .386). These findings provide empirical evidence that contemplative pedagogy is a practical instructional approach for enhancing students’ spiritual awareness—particularly in terms of God-conscious awareness, reflective meaning-making of Islamic values, moral self-regulation, and commitment to value-based action—in Islamic primary education.
Representasi Nilai Karakter Gotong Royong Dalam Film Animasi Finding Nemo Sari, Adinda Puspita; Hardiansyah, Framz; Rahmatizzakiyah , W.A.; Silfiana Putri, Imelda; Fitria, Hulliatul
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai karakter gotong royong yang tercermin dalam film animasi Finding Nemo karya Andrew Stanton. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Fokus penelitian ini meliputi tiga indikator dimensi gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila, yaitu kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tergambar jelas melalui interaksi antartokoh, seperti kerja sama antara Marlin dan Dory dalam mencari Nemo, solidaritas antarikan di akuarium, serta sikap tolong-menolong yang dilakukan oleh para tokoh. Film ini dapat dijadikan alternatif media pembelajaran karakter di sekolah dasar, khususnya untuk menanamkan nilai-nilai gotong royong. Dengan demikian, Finding Nemo layak dijadikan media edukatif dalam konteks pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agnes Putri Wulandari Agus Wahdian Ahmad Jumran Ahmad Shiddiq Ahmad Shiddiq, Ahmad Ahmada, Mas Akbar, Ach. Miftahul Alfie Rahmi Azida Ali Armadi Amelia, Rofita Aminollah, Aminollah Amna, Aisyatul Ardiansyahputra, Fikri Arfandi, Viki Fahril Armadi, Ali Asmoni, Asmoni Assholehah, Aprilia Shelvi Athoillah, Achmad Azida, Alfie Rahmi Budiyono, Fajar Choli Astutik Dewi Kamalia Fajar Budiyono Fitria, Hulliatul Friska Suudiyah Arifiana Hariri Ubaidillah Hemayatul Kubroh Hidayanti, Sukria Hidayatillah, Yetti Hilaliyatul Fithriyah Hodairiyah, Hodairiyah Ike Yuli Mestika Dewi Imaniyah, Dita Imroatul Kamila iwan kuswandi Jamilah Jumran, Ahmad Khafi, Moh. Zainul Khaila Etha Damayanti khairoh, Yatimatul Khofifah, Hikmatul Kholifatus Saadah Kurratul Aini LAILATUL FITRIYAH Latifa, Addya M. Humam Maulana M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan, M. Ridwan Mas’odi Mas’odi Moh. Wardi Muhammad Misbahudholam AR Mulyadi Mulyadi Mutiara Sukma Arofah Nabila Sya’bani Nafis, Moh Naofan Naila, Faiqotun Nurhabibah, Ananda Putri Rahman, Moh Ainur Rahman, Moh. Daufir Rahmatizzakiyah , W.A. Ramadana, Tria Novita Risma Rosita, Zanuar Ajeng Rizkiyanto, Andika Ufuk Rofiko, Sefti Rofita Amelia Safitri, Nur Hidayati Isnaini Sama', Sama' Sama’ Sama’ Sari, Adinda Puspita Sariroh, Sa’idatus Shidqi, Ach. Royatus Silfiana Putri, Imelda Siti Rofiqoh Sukitman, Tri Suryani Suryani Syahmi, Din Danish Titin Wahyuni Yeni Puji Astuti Yetti Hidayatillah Zaim Musleh, Ach. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin