Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Aplikasi Pembuatan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Pengendalian Serangga Hama Tanaman pada Petani Sayur di Desa Margahayu dan Margacinta, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut Puspasari, Lindung Tri; Meliansyah, Rika; Hartati, Sri; Dewi, Vira Kusuma
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 1, No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v1i3.56479

Abstract

Dalam kegiatan budidaya tanaman padi dan sayuran di Kecamatan Leuwigoong (Desa Margahayu dan Margacinta) kerap kali menghadapi kendala yaitu adanya serangan hama dan penyakit. Petani umumnya masih mengandalkan penggunaan pestisida kimia sintetik yang harganya lebih mahal dan berdampak negatif bagi manusia serta mencemari lingkungan. Alternatif lain untuk mengendalikan hama pada tanaman padi adalah dengan menggunakan pestisida nabati dari tanaman sekitar yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat (petani) tentang pemanfaatan pestisida nabati tanaman untuk pengendalian hama tanaman, mempraktikkan cara pembuatan pestisida nabati berbahan mimba dan cara aplikasinya di lapangan, serta mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida kimiawi/sintetis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjajagan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi hasil kegiatan. Dari hasil kegiatan PkM ini, petani dapat mengetahui pemanfaatan pestisida nabati untuk pengendalian hama, serta dapat membuat sendiri pestisida nabati dan dapat mengaplikasikannya pada tanaman serta memasyarakatkan penggunaan pestisida nabati agar kerusakan lingkungan oleh pestisida kimia sintetis dapat diminimalisasi.
BUSINESS MODEL CANVAS AND FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS OF PUPUKIN!: A MULTIFUNCTIONAL SLOW-RELEASE ORGANIC FERTILIZER FOR URBAN FARMING Muhammad Yasyfa Kusumadinata; Dira Purwasih; Rizqia Nadira Ronaldo; Prili Alisha; Stanislaus Adhi Pramudya; Vira Kusuma Dewi
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol. 20 No. 1 (2026): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v20i1.50497

Abstract

Urban agriculture has been increasingly developed in response to the growing conversion of agricultural land into non-agricultural areas in urban regions. However, urban agriculture activities still face several challenges, particularly practical, efficient, and environmentally friendly fertilization practices. Pupukin! is an innovative, multifunctional slow-release organic fertilizer developed by utilizing organic waste materials such as banana corms, shrimp shells, and neem leaves as the main raw materials. This study aims to analyze the business model and financial feasibility of Pupukin! fertilizer business in supporting urban agriculture activities. The study employed a quantitative approach using the Business Model Canvas (BMC) to describe the business structure, as well as financial feasibility analysis, including production cost calculation, profit analysis, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Payback Period (PP), and Return on Investment (ROI). The results indicate that the Pupukin! business model offers a key value proposition in multifunctional organic fertilizer that is practical, environmentally friendly, and efficient to use, making it suitable for urban agriculture practitioners. Financial analysis shows that the Pupukin! business is economically feasible, indicated by an R/C Ratio of 1.48. Furthermore, the business demonstrates a favorable investment return with an ROI of 48% and a relatively short Payback Period. These findings suggest that the Pupukin! fertilizer business has strong potential to be further developed as a sustainable agricultural innovation that supports the advancement of urban agriculture.