Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK RENOVASI DAN PERLUASAN GEDUNG BALAI KARANTINA IKAN AMBON Kopong, Legion; Maelissa, Nelda; Titaley, Henriette Dorothy
Journal Agregate Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v2i2.1200

Abstract

Conatruction dealy is acommon problem Which frequently happens in construction industry. The purpose of this study was to indentity and categorize the delays causing factors greatly effecting the fish quarantine center building revavation and expansion project. The Fish quarantine center building renovation project was the object of this study motivated by delays. Futhermore, based on the secondary data obtained, time schedule is entirely used as the duration and normal cost of the project. Then, the Principal Compenent Analysis (PCA) method is applied to be able to find out the main factors causing dealys. Based on the results of the normality test and principal compenent analysis, the factors that effect the delay in the renovation and expansion of the Ambon Fish Quarantine Center Building were the material factors with a total variance of 57.575% including X1.1. Lack of construction materials, X1.2 Material changes in from, function, and specifications, X1.3 Delay in delivery of materials, X1.4 Damage to materials in storage, X1.5 Inccuracy of time.
Assessment of Water Availability and Demand Balance at Air Keluar Spring, Hutumury Watershed, Ambon City Maelissa, Nelda; Mulyono, Julius; Betaubun, Renny James; Serang, Rudi
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of clean water is a key indicator of sustainable infrastructure, particularly in island and urban regions where water sources are vulnerable to climate and land-use change. This study assesses the balance between water availability and demand at the Air Keluar Spring located within the Hutumury watershed, Ambon city. The research aims to evaluate whether the existing discharge can meet the current and projected water demand in Sirimau district and to identify the technical and environmental factors influencing the imbalance between supply and demand. The methodology integrates field discharge measurement, overlay analysis of land-use change (2018-2022), and clean water demand estimation following SNI 6728.1.2015 standards, supported by secondary data from PDAM Ambon, BMKG, and BPS. The results indicate that the natural discharge fluctuates between 0 and 4783 m3/s, with an annual average of 2.3 m3/s, yet only 0.04m3/s is effectively utilised for public supply. Meanwhile, the current water demand in Sirimau district is 0.379 m3/s and is projected to rise to 0.394m3/s by 2030. This operational deficit of approximately 0.339 m3/s (29,300 m3/day) is primarily due to reduced infiltration capacity following a 44% decrease in forest cover in the upstream watershed. The study concludes that water scarcity in Ambon city is not caused by limited natural resources but by inefficient utilisation and declining environmental function. Technical recommendations include expanding intake and reservoir capacity, reducing non-revenue water, and restoring upstream vegetation to enhance baseflow stability and ensure long-term water sustainability.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 BAGI PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA AMBON Maelissa, Nelda; Gaspersz, Willem; Metekohy, Selly
JURNAL SIMETRIK Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.21

Abstract

Dampak Pandemi Covid-19 yang ditimbulkan dalam bidang konstruksi selain keterlambatan proyek, juga dalam distribusi material dan bahan konstruksi, pemangkasan tenaga kerja/buruh, pemangkasan jam kerja bahkan penghentian kerja sementara bagi proyek-proyek yang berada di zona merah. Namun di sisi lain, sektor konstruksi dalam negeri juga mengalami dilema karena Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pada kondisi pandemi Covid-19, jasa konstruksi terus berjalan dengan mengacu pada Instruksi Menteri PUPR Nomor 2/2020 yang telah diterbitkan pada 27 Maret 2020. Hal ini membuat sektor konstruksi mau tidak mau harus tetap berjalan dengan berbagai perubahan untuk menyesuaikan diri selama pandemi dan pasca pandemi. Metode Pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah survey dan instrument untuk pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, yang akan disebar secara online atau offline. Metode analisis yang digunakan yakni Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Faktor-faktor yang merupakan dampak pandemic Covid-19 bagi proyek Konstruksi sebagai berikut: faktor keuangan proyek, Faktor Pembatasan Wilayah (PSBB), Faktor tenaga kerja, Faktor material dan peralatan, Faktor Ketidakpastian Proyek, dan faktor mogok kerja. Ada beberapa  strategi yang dapat diterapkan pada penyelengaraan Proyek Konstruksi selama pandemic dan pasca pandemic, disesuaikan dengan komponen utama yang terbentuk. Untuk komponen Utama pertama, solusi yang dapat diterapkan adalah : 1) Pengontrolan arus kas Proyek secara efektif dan efisien; 2) Penerapan metode Analisa nilai hasil (earn value method) untuk mengontrol anggaran dan waktu proyek; 3) Menyiapkan anggaran tidak terduga proyek
ANALISA KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN JASA TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA AMBON Istia, Penina; Maelissa, Nelda; Titaley, Henriette
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.80

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan sesuatu yang berpusat pada upaya pemenuhuan kebutuhan dan keinginan pelanggan”. Dengan adanya kualitas pelayanan yang baik di dalam suatu publik pemerintah akan menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. pelayanan di terminal Mardika untuk pelayanan jasa transportasi masih belum teratur artinya belum sesuai yang diharapkan oleh pengguna jasa transportasi. Pengaturan kendaraan yang masuk dan keluar belum tertata rapi sehingga menimbulkan kemacetan dan keresahan dari masyarakat dalam hal ini pengguna jasa transportasi. Bahkan dapat dikatakan juga bahwa pelayanan akan transportasi terasa sempit bergerak disebakan oleh para pedang kaki lima yang sering berjualan dalam terminal mardika sehingga aktivitas kendaraan angkutan umum di dalam terminal mengalami kemacetan.Metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisa regresi bergada dangan pengujian statistik berupa uji Uji determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui presentase pengaruh variabel pelayanan jasa terminal angkutan umum mardika secara serentak terhadap variabel kepuasan, uji koefisien regresi bersama (uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui variabel indenden (X1,X2,X3,....Xn) secara signifikan terhadap variable dependen (Y), dan Uji koefisien regresi secara parsial (Uji t) Uji ini digunakan untuk mengetahui model regresi variabel independen (X1,X2,X3,....Xn) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (Y)Hasil yang diperoleh dari analisa data adalah X10,217 atau sig < 0,05 signifikan, X2 0,727 atau sig < 0,05 signikan, X3 0,486 atau sig < 0,05, X4, X4 0,919 atau sig < 0,05, X5 0,051 atau sig < 0,05. Uji R2 (R square) sebesar 0,086 atau 86%., nilai F hitung sebesar 1,779 sedangakan F tabel menunjukan nilai sebesar 2,30 atau 1,779 > 2,30 maka dengan demikian dapat di katakan bahwa Ho di tolak, uji parsial nilai –t tabel < -t hitung yakni 1,989 < -1,242 dengan demikian Ho di terima. Uji koefisien variabel X2 Tingkat signifikan a = 5%, t hitung sebesar -0,351 dan t tabel sebesar 1,989 dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai variabel X2 = -0,351 > 1,989 maka di tolak.
ANALISIS PENATAAN AREAL TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA KOTA AMBON Titaley, ST., MT, Henriette Dorothy; Istia, Penina T; Maelissa, Nelda
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.93

Abstract

Terminal Mardika merupakan salah satu terminal yang memiliki andil besar dalam roda perekomunian masyarakat kota Ambon karena selain terletak pada pusat kota, terminal ini berdekatan dengan pasar dan pertokoan yang ada. Dari hasil pengamatan di lokasi, terjadi penyalahgunaan fungsi terminal yang dilakukan baik dari pengemudi kendaraan, para penumpang maupun pedagang-pedagang kaki lima yang melakukan aktivitas masing-masing sehingga menimbulkan masalah lain seperti kemacetan yang terjadi pada akses keluar masuk kendaraan. Hal ini menyebabkan terjadi penurunan fungsi terminal untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna terminal dalam hal ini pengemudi kendaraan dan penumpang dimana kondisi terminal menjadi semrawut.  Dari permasalahan ini maka areal terminal Mardika perlu penataan ulang sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai terminal dengan baik. Penataan dititikberatkan pada model pola parkir yang efektif dan waktu pelayanan bagi kendaraan dengan mengamati pola masuk kendaraan dalam terminal Mardika. Dari hasil rekapan data frekuensi kendaraan pada terminal Mardika memperlihatkan bahwa peak hour keluar masuk kendaraan terjadi pada pukul 07.00-08.00 WIT, 10.00 -11.00 WIT, 15.00-16.00 WIT. Kondisi eksisting menunjukan bahwa kapasitas pelayanan terminal A1 dan A2 perlu penangan terkait dengan pelayanan kendaraan. Dengan mengembalikan fungsi terminal hanya untuk parkiran kendaraan maka permasalahan kemacetan dan antrian yang panjang dapat diatasi. 
ANALISIS PENERAPAN METODE LINE OF BALANCE PADA PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN PEMKAB KEPULAUAN TANIMBAR Soplanit, Nony; Maelissa, Nelda; Titaley, Henriette Dorothy
JURNAL SIMETRIK Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.773

Abstract

Pengelolahan proyek ingin selalu mencari metode yang dapat meningkatkan kualitas perencanaan waktu, jadwal dan mutu yang menjadi langkah dalam memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Suatu perencanaan dihadapkan  pada pemilihan sumber daya yang tepat, dan merupakan gambaran dari cara penyelesaian dan pengendalian suatu proyek. Proyek yang memiliki paket pekerjaaan berulang (repetitive) membutuhkan  metode penjadwalan proyek yang mampu mengakomodasikan sumber daya yang menerus dan terjadwalkan tanpa adanya suatu hambatan. Pada Pembagunan Rumah Susun Pemkab Kepulauan Tanimbar, Desa Bomaki yang penulis tinjau menggunakan metode penjadwalan Kurva – S, dan  dalam pelaksanaan pembangunan mengalami keterlambatan akibat Covid-19 dan dari mobilisasi material. Sehingga penulis akan menganalisis penjadwalan dengan metode khusus untuk pekerjaan tipikal yaitu menggunakan metode LoB.Metode Line of Balance (LoB) adalah metode penjadwalan linier yang dapat menyediakan tingkat produktivitas dan informasi durasi dalam bentuk format grafik, dapat menunjukkan kemajuan kegiatan, serta mendeteksi potensial gangguan atau konflik pada item pekerjaan yang akan datang. Tahap penelitian metode ini diperoleh dari data time schedule rencana  yang bertujuan melakukan penggambaran kembali untuk mendeteksi adanya konflik pada item pekerjaan.Dari hasil penelitian, penggunaan LoB dilakukan penyederhanaan aktivitas pekerjaan yang tipikal untuk pekerjaan struktur dan pekerjaan arsitektur sehingga memudahkan untuk dianalisis yang kemudian digambarkan kedalam diagram garis, dan dari hasil analisis menunjukkan LoB efektif dalam penggunaannya pada proyek Pembangunan Rumah Susun karena mampu mendeteksi gangguan pada Kurva – S dari penggambaran grafik LoB serta dari hasil perhitungan diperoleh durasi akhir pekerjaan selama 228 hari atau 38 minggu.