Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Naditira Widya

PESAN GENDER PADA RELIEF-RELIEF CANDI SUKUH: FEMINISME MELALUI PENDEKATAN TUBUH DAN SEKS [GENDER MESSAGES IN THE RELIEFS OF CANDI SUKUH: FEMINISM BY APPROACHES OF BODY AND SEX] Karisma Putri Miranti; Agus Setiawan
Naditira Widya Vol 14 No 1 (2020): NADITIRA WIDYA VOLUME 14 NOMOR 1 APRIL 2020
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v14i1.409

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk menguraikan pesan-pesan yang terkandung dalam relief-relief Candi Sukuh yang dianggap tabu. Studi ini dilakukan karena Candi Sukuh dapat menjadi bukti bahwa jauh sebelum adanya gerakan feminisme, masyarakat berlatar agama Hindu-Buddha pada masa lampau telah mengakui perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan tersebut merupakan suatu konstruksi sosial yang dimengerti dalam hubungan kompromi laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif-interpretatif, dan data dianalisis dengan pendekatan multidesain. Teori Ikonografi digunakan untuk menganalisis pesan dari relief-relief Candi Sukuh, sedangkan teori feminisme diterapkan dengan pendekatan tubuh, seks, dan gender. Hasil penelitian menunjukkan adanya pesan feminisme pada relief kidung Sudhāmālā, relief linggā dan yoni, dan relief kālāmĕrgā. Kesimpulannya pesan gender yang disajikan di relief-relief Candi Sukuh berupa penolakan perempuan terhadap pengobjekan tubuhnya oleh laki-laki, yang dianggap memiliki otoritas terhadap tubuh perempuan. This research is focused to describe the messages contained in the reliefs of Candi Sukuh, which are considered taboo. This study was conducted because Candi Sukuh may well be an evidence that long before the existence of the feminism movement, the Hindu-Buddhist communities in the past have recognized differences between men and women. Such difference is a social construct which was understood in terms of compromising relations between men and women. The method used in this research was descriptive-interpretive, and data were analyzed using a multi-design approach. Theories of iconography were used to analyze messages of the reliefs of Candi Sukuh, whereas the theory of feminism was applied using approaches of body, sex and gender. Research results showed messages of feminism are contained in the Sudhāmālā hymn, reliefs of linggā and yoni, and the kālāmĕrgā relief. Conclusively, gender messages presented by the reliefs of Candi Sukuh informs the rejection of objectification of women’s body by men, who are considered to have authority over women's bodies.
Co-Authors Abas, Ibnu Abdullah Fitria Arif Abi Senoprabowo Adindha, Audhra Wahyu Agustina, Lisia Ahmad Akrom Aini, Fristi Nur Akrom, Ahmad ALI MUQODDAS Angga Pramudya Anggara, Harry Annas Marzuki Sulaiman Annas Marzuki Sulaiman Annas Marzuki Sulaiman, Annas Marzuki Arief Darmawan Aslan Aslan, Aslan Asrul Asrul Auria Farantika Yogananti, Auria Farantika Badia Roy Ricardo Nababan Bainah Sari Dewi Banjarnahor, Astri Rumondang Banjarnahor, Kristian Gomos Cahaya Jatmoko Choirudin, Choirudin Chr Argo Widiharto Darius Kenopi Sunjaya Deviana Oktaviani, Almira Dwi Puji Prabowo Dzuha Hening Yanuarsari, Dzuha Hening Edo Firnanda, Edo Efry Adviansyah Eka Sulpin Ariyanti, Eka Elisa Vandalina Elly Lestari Rustiati Erisa Adyati Rahmasari Fahreza, Nindy Eka Feronika, Feronika Frederik Prasidya Prakasita Gaffar A, Ade Gilang Mahardhika Gunawan, Angeline Ivana Hamsir Hamsir Haryanto, Sugeng Prayitno Henry Bastian Henry Bastian Henry Bastian Henry Bastian, Henry Hersanasti, Wulan Hidayat Faiz Alfan Ikhsan, Randi Nur IRFAN NURARIFIN, IRFAN Irsyadullah, Muhammad Muadz Isma Widiaty Ismoko, Anung Jani Master, Jani Karisma Putri Miranti Khairul Mustaqin, Khairul Khalil, Abdul Rouf Amarulloh Khamadi Khamadi Khamadi Khojir Laksana, Deddy Award Widya Melya Riniarti Muhammad Nur Anis Ridwan Mustika Wati, Mustika Nasrun, Moh Nuning Nurcahyani Nur Rokhman Pranata Sembiring, Rio Pratama, Naufal Gatya Puri Sulistiyawati Purnowo, Dwi Puspita, Heni Raden Siti Maryam, Raden Siti Rahmasari, Erisa Adyati Rahmat Safe'i Rosidah, Ana Saiyidah Mahtari Sania Febriani Santiago, Paulo Vitor da Silva Sapi'i, Sapi'i Sartika Sartika Syahril Syahril Syihabuddin Syihabuddin Toto Haryadi, Toto TRIHARJONO, AGUS Violita, Cindy Yoeland Widyantara, Ansyari Widyatuti Wiwik Kusdaryani Wulandari, Ike Yuni Yanuarsari , Dzuha Hening Yanuarsari, M.Ds, Dzuha Hening Yukallifa Ridwinawati Yusmaniar Yusmaniar Zoker, Exton Mohamed