Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : ANDHARUPA

Pencapaian Sense of Design dalam Perancangan Desain Komunikasi Visual Setiawan, Agus
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 2 No. 02 (2016): August 2016
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v2i02.1211

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang kekuatan rasa dalam perancangan desain komunikasi visual. Aktualisasi komukasi visual tidak dapat lepas dari bisnis dan estetika desain. Rasa berperan penting dalam perancangan, jika tidak  akan terjadi risalah tragedi. Karya-karya perancangan komunikasi visual tidak bisa lepas dari media sebagai tempat mediasi antara produk, jasa, bahkan aktualisasi diri dengan masyarakat yang menjadi sasaran. Kehadiran rasa pada setiap unsur di dalam perancangan akan membingkai konsep dari suatu rancangan. Metode penelitian menggunakan kualitatif yang lebih menekankan pada observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis studi kasus. Berkreasi dengan rasa adalah persoalan penghayatan, karena setiap tindakan yang dilakukan manusia melibatkan seluruh panca indra. Penghayatan melalui daya imajinasi yang terwujud secara visual adanya stilasi, distorsi, dan adaptasi. Namun yang menarik adalah perancang mampu menangkap esensi, sehingga rasa lebih dilibatkan pada proses penciptaan. Rasa dalam perancangan adalah hasil dari penghayatan yang di dalamnya menunjukkan adanya kegiatan berproses kreatif. Aspek kreatif, ekspresi, persepsi, karakter, produktif, inventif, inovasi, dan inspirasi serta emergentif yang keseluruhan hadir dalam konsep perancangan tertuju pada pencapaian nilai estetika. Perancangan komunikasi visual menunjukkan adanya rasa dari proses hingga final desain. Rasa dalam perancangan komunikasi visual hadir pada setiap elemen desain yaitu: ilustrasi, tipografi, warna, dan layout.  Kata kunci: Sense of Design,  Elemen Desain, Desain Komunikasi Visual. AbstractThis research discuss about the power of sense in creation of Visual Communication Design. The actualization of visual communication can’t be separated from bussines and aesthetic design. The sense is important role in creation. If it doesn’t, it will be treatise tragedy. The product of visual communication can’t be separated from media, as a mediation place among product, services, even self actualization with social community who became target. The presence of sense on every element in the design will frame the concept of design. Research methods uses a qualitative approach with emphasis on observation and documentation. The analize data uses case study. Creating with sense is appreciation problems, because every action of human involve all five senses. The appreciation through the imagination manifested visually may experience stylized, distortion, and adaptation. But interestingly, designer is able to capture the essence, so the sense be more involved in the creation process. The sense of design is the result of the appreciation that includes creative activity. The creative, expression, perception, character, productive, inventive, innovation, inspiration, and emergentif aspects that present in the overall design concept focused on achieving aesthetic value. The design of visual communications show the sense of the process until the final design. The sense of design is present in every element of the design such as illustration, typography, color, and layout.Keywords : Sense of Design, Element Design, Visual Communication Design
Pengembangan Desain Motif Ukir untuk Aktualisasi Identitas Jepara sebagai Kota Ukir Setiawan, Agus; Sulaiman, Annas Marzuki
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 3 No. 01 (2017): February 2017
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v3i01.1282

Abstract

AbstrakJepara memiliki potensi besar dibidang seni ukir. Potensi ini dapat dilihat dari masa Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini. Motif ukir Jepara dapat dilihat sebagai kontruksi sosial dalam hubungannya dengan identitas kultural dan tradisi. Motif ukir Jepara telah menjadi identitas kota melalui wujud kreasi-kreasi motif ukir dan ditempatkan di berbagai sudut kota. Tujuan penelitian ini adalah berupaya menguatkan identitas Jepara sebagai Kota Ukir melalui pengembangan desain motif ukir. Solusi yang diusulkan penulis adalah sebuah pendekatan historis dan estetik desain. Pendekatan ini dapat diimplementasikan untuk menjelaskan pengembangan desain motif ukir di Jepara dan aktualisasi identitas Jepara sebagai Kota Ukir.  Data-data yang digunakan berasal dari narasumber, tindakan, arsip dan sumber tertulis. Berdasarkan data-data yang dihasilkan dalam penelitian ini, maka penulis menentukan analisis secara siklus guna menjelaskan pokok permasalahan yaitu pengembangan desain motif dan identitas Jepara sebagai Kota Ukir.  Kata Kunci: desain, identitas, Jepara, motif ukir.  AbstractJepara have the great potential in the fields of carving art. This potential can be seen from the time of Ratu Kalinyamat and R.A Kartini. Carving motif of Jepara can be seen as construction social in conjunction with cultural identity and tradition. Carving motif of Jepara has become identity cities through carving motif forms that placed in various city corner. The purpose of this research is trying to strengthen Jepara identity as a carving city through design development carving motif. The solution proposed writer is an approach to historical and aesthetic design. This approach be able to be implemented to explain design development carving motif in Jepara and actual Jepara identity as a carving city. The data used originates from speakers , the act of , archive and source of written. Based on the data, the writers determine analysis to explanation  the main issues that is the development of motif design and Jepara identity as a carving city. Keyword : design, identity, Jepara, carving motif.
UPAYA MEMPERTAHANKAN CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG MELALUI MEDIA EDUKASI Yanuarsari, M.Ds, Dzuha Hening; Setiawan, Agus
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 5 No. 02 (2019): August 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i2.2280

Abstract

Abstrak Kawasan cagar budaya merupakan salah satu jenis ikonik kota yang memerlukan perhatian khusus dalam hal perawatan maupun pelestarian. Kawasan kota Semarang, merupakan salah satu kota yang memiliki banyak cagar budaya. Penelitian ini diarahkan sebagai bentuk luaran dari mata kuliah komunikasi grafis. Bentuk ilustrasi yang terinspirasi dari bangunan cagar budaya Semarang dikembangkan berdasarkan observasi pada bangunan cagar budaya kemudian dilakukan eksplorasi sketsa dilanjutkan dengan digitalisasi sebagai upaya merancang ilustrasi sebagai bahan media edukasi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan berpijak pada observasi, literature, eksperimen, dan eksplorasi visual ilustrasi untuk mencapai desain prototipe media edukasi dalam bentuk buku ilustrasi. Data hasil observasi dan literatur disajikan secara deskriptif dan didukung dengan hasil ilustrasi. Buku ilustrasi bagian dari hasil luaran riset media edukasi yang dapat diterapkan dalam menunjang pembelajaran dan melihat seberapa besar efektifitas media dan keberadaan potensi kebertahanan cagar budaya dari sudut pandang nilai lokal genius dan sejarahnya. Penelitian ini dapat memberikan pengetahuan seputar cagar budaya beserta nilai-nilai historikalnya. Kata Kunci: cagar budaya, media edukasi, pelestarian, semarang AbstractThe cultural heritage area is one of the cities iconic that require special attention in terms of care and preservation. Semarang city area is one of the cities that has many cultural reserves. This research is directed as an external form of graphic communication courses. An illustration form inspired by the Semarang heritage building was developed based on observations on the cultural heritage building then sketched exploration was continued with digitalization as an effort to design illustrations as educational media. The research method applies qualitative methods based on observation, literature, experimentation, and visual exploration to achieve the educational media prototype in the form of illustrated books. Data from observations and literature are presented descriptively and supported by illustrations. The illustrated book is the results of educational media research outputs that can be applied to support learning and see how much effectiveness the media have and the potential existence of cultural heritage from the perspective of local genius and historical values. This research can provide knowledge about cultural heritage and its historical values. Keywords: Cultural Heritage, Educational Media, Preservation, Semarang
Strategi Kreatif Iklan Layanan Masyarakat (Tinjauan Perancangan ILM Karya Mahasiswa DKV UDINUS) Setiawan, Agus
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 1 No. 01 (2015): February 2015
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v1i01.954

Abstract

Keberadaan Iklan Layanan Masyarakat sendiri selalu berkembang mengikuti peradaban masyarakat, teknologi dan sosial di masyarakat. Komunikasi visual sebagai kekuataan dalam strategi penyampai pesan iklan dipandang sebagai bahasa, maka visualisasi iklan mencakup struktur tanda yang memiliki makna. Pemilihan iklan layanan masyarakat sebagai pijakan kreatif karena dalam perancangan melibatkan konsep-konsep dan strategi kreatif sehingga mampu mewujudkan karya yang memberI pesan kuat. Tujuannya strategi komunikasi visual adalah agar pesan yang disampaikan melalui beberapa media dapat menarik beberapa khalayak. Strategi kreatif dalam rancangan ini mencakup beberapa pendekatan di antaranya: pendekatan isi pesan, what to say, dan how to say. Media ditentukan berdasarkan pertimbangan media habit, efektivitas media, dan biaya relatif (efisiensi biaya). Visualisasi iklan diwujudkan dengan mengembangkan ilustrasi dan menggabungkan gambar, headline, logo, dan tagline disertai dengan layout. Media yang digunakan adalah poster, billboard, banner, kaos, iklan surat kabar, leaflet, sticker, topi, pin, tote bag dan gantungan kunci. Teknik fotografi digunakan untuk memperkuat gambar.Kata kunci: strategi, kreatif, iklan
Co-Authors Abas, Ibnu Abdullah Fitria Arif Abi Senoprabowo Adindha, Audhra Wahyu Agustina, Lisia Ahmad Akrom Aini, Fristi Nur Akrom, Ahmad ALI MUQODDAS Angga Pramudya Anggara, Harry Annas Marzuki Sulaiman Annas Marzuki Sulaiman Annas Marzuki Sulaiman, Annas Marzuki Arief Darmawan Aslan Aslan, Aslan Asrul Asrul Auria Farantika Yogananti, Auria Farantika Badia Roy Ricardo Nababan Bainah Sari Dewi Banjarnahor, Astri Rumondang Banjarnahor, Kristian Gomos Cahaya Jatmoko Choirudin, Choirudin Chr Argo Widiharto Darius Kenopi Sunjaya Deviana Oktaviani, Almira Dwi Puji Prabowo Dzuha Hening Yanuarsari, Dzuha Hening Edo Firnanda, Edo Efry Adviansyah Eka Sulpin Ariyanti, Eka Elisa Vandalina Elly Lestari Rustiati Erisa Adyati Rahmasari Fahreza, Nindy Eka Feronika, Feronika Frederik Prasidya Prakasita Gaffar A, Ade Gilang Mahardhika Gunawan, Angeline Ivana Hamsir Hamsir Haryanto, Sugeng Prayitno Henry Bastian Henry Bastian Henry Bastian Henry Bastian, Henry Hersanasti, Wulan Hidayat Faiz Alfan Ikhsan, Randi Nur IRFAN NURARIFIN, IRFAN Irsyadullah, Muhammad Muadz Isma Widiaty Ismoko, Anung Jani Master, Jani Karisma Putri Miranti Khairul Mustaqin, Khairul Khalil, Abdul Rouf Amarulloh Khamadi Khamadi Khamadi Khojir Laksana, Deddy Award Widya Melya Riniarti Muhammad Nur Anis Ridwan Mustika Wati, Mustika Nasrun, Moh Nuning Nurcahyani Nur Rokhman Pranata Sembiring, Rio Pratama, Naufal Gatya Puri Sulistiyawati Purnowo, Dwi Puspita, Heni Raden Siti Maryam, Raden Siti Rahmasari, Erisa Adyati Rahmat Safe'i Rosidah, Ana Saiyidah Mahtari Sania Febriani Santiago, Paulo Vitor da Silva Sapi'i, Sapi'i Sartika Sartika Syahril Syahril Syihabuddin Syihabuddin Toto Haryadi, Toto TRIHARJONO, AGUS Violita, Cindy Yoeland Widyantara, Ansyari Widyatuti Wiwik Kusdaryani Wulandari, Ike Yuni Yanuarsari , Dzuha Hening Yanuarsari, M.Ds, Dzuha Hening Yukallifa Ridwinawati Yusmaniar Yusmaniar Zoker, Exton Mohamed