Claim Missing Document
Check
Articles

PERTUMBUHAN LAMTORO TARRAMBA MENGGUNAKAN PUPUK BOKASHI SLUDGE BIOGAS DAUN KALIANDRA DENGAN LEVEL YANG BERBEDA (0, 250, 500, 750, DAN 1000 GRAM/POLYBAG) Kupang, Yuningsih Mura; Sudarma, I Made Adi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 6 No 2 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i2.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan lamtoro tarramba menggunakan pupuk bokashi sludge biogas daun kaliandra dengan level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan anakan lamtoro tarramba.  Perlakuan yang gunakan yaitu P0 (kontrol), P1 (250) gram, P2 (500) gram, P3(750) gram dan 1000 gram. Variable yang diuji yaitu tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun majemuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan tanaman lamtoro tarramba memberikan pengaruh nyata (P<0,05) pada tinggi tanaman, jumlah daun majemuk kecuali diameter batang. Dimana pada perlakuan level P4 (1000) terbaik pada minggu kesepuluh dengan tinggi tanaman 81,33 cm, dan jumlah daun majemuk 192,67 helai. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pupuk bokashi sludge biogas daun kaliandra hingga dosis 1000gram/polybag mampu memberikan hasil yang baik pada pertumbuhan awal tanaman lamtoro tarramba.
PEMANFAATAN LIMBAH FESES TERNAK RUMINANSIA SEBAGAI PUPUK BOKASHI DALAM MENINGKATKAN EKONOMI UKM MASYARAKAT DAN MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN Pati, Denisius Umbu; Sudarma, I Made Adi; Nganji, Marten Umbu; Pari, Aris Umbu Hina; Taranau, Ospensius K.
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi Wina Edisi Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.704 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i1.245

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyrakat desa Kareka Nduku Selatan dengan memanfaatkan pupuk bokashi sebagai pupuk organik bagi tanaman pangan dan pakan serta dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada bulan Juni-November 2021. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan survey dan in depth interview pada awal kegiatan, dilanjutkan dengan kegiatan peningkatan pemahaman masyarakat dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dimana 2 kelompok tani yang diikutkan dalam kegiatan ini mampu membuat pupuk organik dan dalam monitoring kegiatan terlihat bahwa kelompok tani dapat memanfaatkan pupuk organik sebagai media tanam bagi tanaman pangan dan pakan ternak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kareka Nduku Selatan sudah memberikan dampak bagi kelompok tani dalam memanfaatkan limbah ternak sebagai pupuk organik namun masih perlu dilakukan pendampingan untuk menyebarluaskannya kepada kelompok tani lainnya
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DESA WEE LONDA MELALUI KEGIATAN KKN MAHASISWA UNKRISWINA SUMBA Boku, Melvianus T.; Tawunga, Mercy R.; Katehu, Firda J.; Putra, Gian D. D,; Sugi, Adrianus U.; Mbaya, Katrina L.; Avid, Frita F. A.; Kareri, Ondri R.; Jaya, Dendris U.; Banju, Gerson N. H.; Loyang, Arfandi K.; Pati, Denisius U.; Nganji, Marten U.; Pari, Aris U. H.; Sitaniapessy, Desy A.; Djoh, Diana A.; Taranau, Ospensius K.; Sudarma, I Made Adi
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi Wina Edisi Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.772 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i2.336

Abstract

Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan selama 1 bulan di desa Wee Londa, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia desa melalui kegiatan pemberdayaan oleh mahasiswa KKN Unkriswina Sumba. Kegiatan pengabdian ini di awali dengan proses observasi guna menelah potensi desa yang akan menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Pemilihan kegiatan pengabdian dilakukan dengan skala prioritas atas permasalahan yang ditemukan kemudian dimuat dalam project action plan dengan metode pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan jenis kegiatan untuk memastikan semua program yang dilakukan dapat berjalan dan dapat dievaluasi dengan baik. Adapun jenis kegiatan pengabdian yang dilakukan bersama masyarakat desa Wee Londa yaitu, pelatihan pembuatan pupuk bokashi, pembangunan PAUD bersama masyarakat, mengajar dan bimbingan belajar untuk anak PAUD dan SD, pengenalan aplikasi pengolah kata, dan sosialisasi dampak hukum KDRT. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kelima kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh masyarakat desa Wee Londa. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Unkriswina melalui kegiatan KKN tahun 2022 di desa Wee Londa dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan sumber daya manusia yang ada.
Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Feses Ayam Dan Daun Kirinyuh Dengan Level Yang Berbeda (0, 15, 30 Dan 45 Ton/Ha) Terhadap Pertambahan Panjang Daun, Produksi Berat Segar, Dan Komposisi Fraksi Serat Pada Pertumbuhan Ketiga Rumput Odot Limu, Aldy May; Sudarma, I Made Adi
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.967

Abstract

This research aims to see the increase in leaf length and fresh weight production as well as the fiber fraction content in odot grass plants given chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves in each bed plot at different levels. The research was conducted in Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency. The main research material used was odot grass cuttings, with soil beds and using chicken feces bokashi fertilizer. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replications where each replication consisted of 9 odot grass seedlings/cuttings so that there were a total of 144 experimental units. Treatment P0: no fertilizer (control); P1: fertilizer application 15 tons/ha; P2: fertilizer application 30 tons/ha; P3: fertilizer application 45 tons/ha. The results of the study showed that the application of chicken feces bokashi and kirinyuh fertilizer at doses of 0, 15, 30 and 45 tons/ha in the second week had an effect on leaf length growth, but in the fourth to the eighth week it had no real effect because it was most likely The effect is reduced availability of nutrients in the soil. The fresh weight production results of odot grass had a significant effect on the fertilizer treatment compared to without fertilizer where P3 (923.75g) gave the best results compared to all treatments. Meanwhile, the analysis of fiber content shows that the value for each fiber fraction is good with an average NDF (76.274%); ADF (43,915); Cellulose (30,696); Lignin (3,419); Hemicellulose (32,359); and Silica (0.578). It can be concluded that by administering chicken feces bokashi fertilizer at a level of 45 tons/ha, it is still able to provide the best results for growth and third harvest of odot grass plants.
Pengaruhi Pemberian Pupuk Bokashi Feses Ayam dan Daun Chromolaena Odorata Dengan Level Yang Berbeda (0; 7,5; 15; Dan 22,5 Ton/Ha) Terhadap Pertambahan Panjang Daun, Produksi Berat Segar Dan Komposisi Fraksi Serat Pada Pertumbuhan Ketiga Rumput Odot Kanjangar, Setiyawan Reku; Sudarma, I Made Adi
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.968

Abstract

This research was conducted in Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency. The tools used include drum plates, thermometers, measuring tape, tarpaulin, books, pens, plastic samples, scales and ovens. The materials used are odot grass cuttings, chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves. The experimental design used in this research was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications and each replication consisted of 9 odot grass cuttings, so there were 144 experimental units. This research is a follow-up research on the growth of three odorata grasses (Pennisetum purpureum Cv. Mott) by applying chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves (Chromolaena odorata) at levels of 0, 7; 5, 15 and 22.5 tonnes/ha. The results of this research show that there is a significant difference in the leaf length variable at 2 weeks of age but not a significant difference at 4-8 weeks of age between odot plants given or without bokashi fertilizer. The research results also showed that there were significant differences in the fresh weight production variable between fertilizer treatment (P1: 731 grams; P2: 732 grams; P3: 736 grams) compared to no fertilizer treatment (P0: 656 grams). The fiber fraction test results showed good results where the average cellulose content was 30.26%; hemicellulose 31.39%; and lignin content is only 3.5%. It was concluded that applying fertilizer up to the level of 7.5 tons/ha was still able to provide good results for odot grass plants in the third growth and harvest.
Uji Organoleptik dan Pengetahuan Masyarakat makanan pendamping Nuget berbahan dasar Daun Kelor (Moringa oleifera) dan ayam dalam mengatasi Stunting Umbu Pati, Denisius; Sudarma, I Made Adi; H Jawa, Arni; Malo, Soningsih; R Hana, Tria; Abdullah, Muhammad Al- Ihsan; Lendimbani, Kanserinus; Ngguna, Konda
Media Informasi Vol. 20 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i1.454

Abstract

Stunting merupakan keadaan gangguan pertumbuhan pada anak diakibatkan kurang asupan nutrisi didalam pertumbuhannya. Nugget adalah olahan daging yang digiling dan di bumbui, kemudian diselimuti oleh perekat tepung, pelumuran tepung roti (breading), dan di goreng. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif univariat. penelitian bertempat di Kelurahan Kambajawa Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Sampel 30 pada masyarakat yang tidak bermasalah dengan indera pengecap. Hasil penelitian didapatkan Pengetahuan masyarakat dengan kategori baik berjumlah 13 (43,34%), kategori cukup berjumlah 10 (33,33) dan kategori kurang berjumlah 7 (23,33%) responden. Sedangkan variabel Organoleptik warna dengan kategori sangat menarik berjumlah 6 (20%) responden, kategori menarik berjumlah 14 (46,67%) responden, kategori cukup menarik berjumlah 6 (20%) responden, kategori tidak menarik berjumlah 3 (10%) responden dan kategori sangat tidak menarik berjumlah 1 (3,33%) responden. Rasa/kesukaan dengan kategori sangat enak berjumlah 8 (26,67%) responden, kategori enak berjumlah 13 (43,33%) responden, cukup enak berjumlah 6 (20%) responden dan kategori tidak enak berjumlah 3 (10%) responden. Tekstur dengan kategori sangat halus berjumlah 2 (6,67%) responden, kategori halus berjumlah 12 (40%), kategori cukup halus berjumlah 11 (36,67%) responden dan kategori tidak halus berjumlah 5 (16,67%).
Nuget Moringa Oleifera Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Teknologi Tepat guna dalam Mengolah Hasil Ternak di Desa Kareka Nduku Selatan Pati, Denisius Umbu; Sudarma, I Made Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.521

Abstract

Kelor adalah tanaman yang tumbuh subur di Indonesia dengan berbagai manfaat yang terkandung didalamnya diantaranya tinggi protein, ß-karotein, vitamin C, mineral terutama zat besi dan kalsium. Nuget sangat digemari oleh masyarakat terutama oleh anak-anak. Permasalahan yang ada juga di Desa Kareka Nduku Selatan ialah masyarakat kurang memahami dalam mengolah hasil ternak menjadi makanan (kuliner) yang kemudian dapat dijadikan tambahan pendapatan rumah tangga. Desa Kareka Nduku Selatan juga dalam programnya mengatasi stunting yang terjadi di desa ialah dengan melakukan pembagian makanan seperti telur, bubur kacang dan susu. Maka dari itu kami melihat bahwa cara penanganan stunting tidak hanya dengan makan bubur kacang, pemberian telur dan susu. Ada juga beberapa makanan yang diolah atau dipadukan dengan jenis tanaman lain yang mempunyai nilai gizi tinggi salah satunya adalah nuget Moringa oleifera ini. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembuatan neget moringa oleifera kemudian dilakukan pendampingan masyarakat, Pemantauan, pengawasan dan pengembangan program Pengabdian kepada Masyarakat. Hasil dari melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimana apparat desa sangat senang dengan kegiatan PkM dan Ibu-ibu sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan hasil dari pembuatan Nuget diberikan kepada anak-anak dan mereka sangat tertarik untuk memakannya.
PENGUJIAN WAKTU ADAPTASI, PALATABILITAS, PERSENTASE DISINTEGRASI DAN KONSUMSI RANSUM HIPROMIN BLOK BERBAHAN BAKU WATAR HAMMU (SORGHUM) PADA TERNAK SAPI SUMBA ONGOLE Sudarma, I Made Adi; Nganji, Marten U.; Babang, Ruth Noti; Nggeding, Srilus L.; Windi, Rano K.K.
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ransum Hipromin blok khusus ternak sapi dan mengevaluasi respon ternak sapi Sumba Ongole yang mendapatkan ransum blok tersebut. Ransum blok memiliki berat 1 kg bahan kering dengan menggunakan bahan baku lokal seperti biomassa watar hammu varietas kiku mbimbi, hay lamtoro, hay odot, tepung kanji dan mineral. Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan komposisi watar hammu 20%(P1), 30%(P2), dan 40%(P3) pada ransum blok yang diberikan pada 6 ekor ternak sapi Sumba Ongole dengan sistem kafetaria selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua level biomassa watar hammu memiliki palatabilitas yang baik sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk ternak mengkonsumsi ransum blok yang diberikan. Hasil analisis statistic memperlihatkan bahwa perlakuan P3 (biomassa watar hammu 40%) memberikan hasil terbaik pada variabel waktu untuk mulai mengkonsumsi (2,5 menit) dan konsumsi total ransum (840 gram/9 jam). Namun, tidak ada perbedaan yang nyata pada perlakuan toral waktu konsumsi dan persentase disintegrasi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan baku biomassa watar hammu (sorghum) hingga 40% dapat diaplikasikan pada ransum hipromin block, dapat menggantikan penggunaan hay rumput dan juga disukai oleh ternak sapi Sumba Ongole.
Pendampingan Kelompok Masyarakat Difabel Melalui Penerapan Teknologi Akuaponik di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur Killa, Yonce Melyanus; Nugrohowardhani, Rambu R.L.K.R.; Sudarma, I Made Adi; Hami, Evan Haru; Maramba, Marsel U. L. A.; Cristensen, Jeri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3589

Abstract

The disabled community group that is part of the PAHDIS organization in Waingapu City faces obstacles in accessing formal education and skills training due to a lack of physical accessibility and inadequate support from educational institutions. This activity aims to improve skills to support economic independence and increase the empowerment of target partner communities through mentoring in implementing aquaponic fish and vegetable cultivation technology. The methods used in this PKM are socialization regarding what aquaponic technology is, training in making aquaponic technology, application of aquaponic technology, mentoring. The results of this service show that the members can understand aquaponic technology. In addition, members can also learn new lessons about aquaponic technology.   Keywords: aquaponics; disabled; skills; economic independence Abstrak: Kelompok masyarakat difabel yang tergabung dalam organisasi PAHDIS di Kota Waingapu menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan formal dan pelatihan keterampilan, baik karena kurangnya aksesibilitas fisik maupun kurangnya dukungan yang memadai dari institusi pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan keterampilan untuk mendukung kemandirian ekonomi dan meningkatkan pemberdayaan komunitas mitra sasaran. Metode yang digunakan dalam pkm ini adalah sosialisasi terkait apa itu teknologi akuaponik, pelatihan pembuatan teknologi akuaponik, penerapan teknologi akuaponik, pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa para anggota mampu memahami terkait teknologi akuaponik. Selain itu para anggota juga dapat pelajaran baru mengenai teknologi akuaponik.Kata kunci: akuaponik; difabel; ketrampilan; kemandirian ekonomi 
Analisis Kandungan Nutrisi Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dan Pendapatan Usaha Penggilingan Padi di Umalulu, Kabupaten Sumba Timur Mila, Jintonius Rihi; Sudarma, I Made Adi
Buletin Peternakan Tropis Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.2.2.90-97

Abstract

Dedak padi merupakan bahan pakan untuk ternak, dimana jenis pakan ini mudah ditemukan, harga relatif murah, dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup. Namun terkadang kandungan nutrisi dedak mulai diragukan karena ada kecenderungan serat kasar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi dedak padi yang dijadikan sebagai pakan ternak dan analisis pendapatan usaha penggilingan padi. Responden yang diambil berjumlah 14 pemilik usaha penggilingan padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Umalulu Kabupaten Sumba Timur mulai dari bulan Juli sampai bulan Agustus di tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penentuan sampel dilakukan secara sensus dan untuk analisis kandungan nutrisi dedak menggunakan stratifikasi random sampling (acak) dengan sampel sebanyak 6 sampel. Analisis kandungan nutrisi dedak padi menggunakan analisis proksimat. Analisis data untuk menghitung rata-rata pendapatan usaha penggilingan padi menggunakan aplikasi MS Excel. Sementara rata-rata kandungan nutrisi dedak padi yang mengandung sekam adalah bahan kering 89,836%, protein kasar 9,831%, dan serat kasar 14,717%. Jadi, dedak padi yang dihasilkan di Kecamatan Umalulu tidak ada yang memenuhi standar mutu pakan.
Co-Authors A. Kaka Abdullah, Muhammad Al- Ihsan Adrianus U. Sugi Agrianto Meharangga Agus Jawa Hamalinda Alberth Nugrahadi Ndun Aldoin Clinton Urland Aloysius Marawali Anderius Remi Andung Andronikus Kahumbu Nggiku Arfandi K. Loyang Aris Umbu Hina Pari Arwati Ata Linda Asmisari Danga Kori Avid, Frita F. A. Babang, Ruth Noti Banju, Gerson N. H. Bertho Nduka Ndapalewa Boku, Melvianus T. Bulu, Lewi Cristensen, Jeri Daniel Dandi Weo Kana Dendris U. Jaya Deniastro Bobo Denisius U. Pati Denisius Umbu Pati Desy Asnath Sitaniapessy Diana A. Djoh Djoh, Diana A. Edeltrudis Milo Watu Edirius Luta Dapakamang Elvis Pati Ranja Firda J. Katehu Frita F. A. Avid Gerson N. H. Banju Gian D. D, Putra H Jawa, Arni Hambakodu, Marselinus Hami, Evan Haru Hamu, Melania Loda Ana Henderiana Belli Hendrik Adu Nara Herdian Katanga Langga I. P. Sirappa Iven Patu Sirappa Iven Patu Sirappa Jaya, Dendris U. Jemis Jaiwu Langu Junesius Opang Maramba Njara Kanjangar, Setiyawan Reku Kareri, Ondri R. Katehu, Firda J. Katrina L. Mbaya Killa, Yonce Melyanus Krispinus Jayance Taso Tawa Kupang, Yuningsih Mura Lambu Emu Lendimbani, Kanserinus Limu, Aldy May Loyang, Arfandi K. Lukas Lowu Dawa Malo, Soningsih Maramba, Marsel U. L. A. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Marten Umbu Nganji Matias Peli Kadu Amah Maulana Bahasuan Mbaya, Katrina L. Melvianus T. Boku Melvin Ndena Mbani Mercy R. Tawunga Mila, Jintonius Rihi Muhammad Safuad Nanchy Rambu Leki Ndapalewa, Bertho Nduka Nganji, Marten U. Nganji, Marten Umbu Nggau Mila Meha Nggeding, Srilus L. Ngguna, Konda Ningsihyani Kuku Yowa Ondri R. Kareri Ospensius K. Taranau Ospensius K. Taranau Pari, Aris U. H. Pari, Aris Umbu Hina Pati, Denisius U. Putra, Gian D. D, R Hana, Tria R. R. Depawole Rambu Luba Kata Respati Nugrohowardhani Ramu, Meriyana Ata Reni Ratni Dapawole Riven Afrianto Manafe Simon Edison Mulik Stevani Rambu Ledy Sugi, Adrianus U. Sulkarnain Sulkarnain Suryanta U. Radandima Taranau, Ospensius K. Tawunga, Mercy R. Uli, Reynaldy D.P. Umbu Aron Praimajangi Wilmientje Marlene Mesang Nalley Windi, Rano K.K. Yizrael Kamara Praing Yohanis Frans Ratu Pada Yohanis Nara Yonce Melianus Killa Yuningsih Mura Kupang Yustina Tonda Bitu