Claim Missing Document
Check
Articles

MENGATASI PERMASALAHAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI BIMBINGAN BELAJAR SIGMA [OVERCOMING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION PROBLEMS IN SIGMA LEARNING HOUSE] Tanti Listiani; Melda Jaya Saragih; Oce Datu Appulembang; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 1 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5122

Abstract

SIGMA tutoring is conducted in a church, namely the HKBP Binong Permai Tangerang. Because of the pandemic of COVID-19 in 2021, parents of church congregations have complaints about learning difficulties experienced by their children while online learning. The problem arises because the material studied by their children is quite difficult for their parents to guide. A solution is needed to overcome these problems, namely through Sigma tutoring. Sigma tutoring is implemented online by providing individual guidance for students. Online tutoring is being implemented currently according to government recommendations, it is prohibited to conduct face-to-face meetings between individuals. Even though by online learning, Sigma tutoring has a positive impact, namely that students/tutees feel helped by their learning difficulties, and tutors who are students can further hone their teaching skills through this Sigma tutoring. BAHASA INDONESIA ABASTRACT: Bimbingan belajar SIGMA dilaksanakan di sebuah gereja yakni HKBP Binong Permai Tangerang. Akibat Pandemi akibat COVID-19 pada tahun 2021 ini, orang tua dari jemaat gereja memiliki keluhan atas kesulitan belajar yang dialami anak-anaknya saat belajar online. Permasalahan muncul karena materi yang dipelajari oleh anak-anaknya cukup sulit untuk  dibimbing oleh orang tua mereka. Dibutuhkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yakni melalui bimbingan belajar Sigma. Bimbingan belajar Sigma adalah bimbingan belajar yang dilaksanakan secara online, dengan memberikan bimbingan per individu untuk peserta didik. Bimbingan belajar secara online sedang marak dilaksanakan karena saat ini sesuai anjuran pemerintah melarang untuk melakukan pertemuan  tatap muka antar personal. Meskipun  dilakukan secara online, bimbingan belajar Sigma memberikan dampak positif yakni peserta didik/tutee merasa terbantu kesulitan belajarnya serta Tutor yang adalah mahasiswa dapat semakin mengasah kemampuan mengajarnya melalui bimbingan belajar Sigma ini.
PENGARUH KEMAMPUAN MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PRAKTIK MICROTEACHING MATA KULIAH PERENCANAAN STRATEGI ASESMEN PEMBELAJARAN: [THE EFFECT OF THE ABILITY TO DEVELOP LESSON PLANS ON BASIC TEACHING SKILLS IN MICROTEACHING PRACTICE FOR THE COURSE PLANNING STRATEGIES ASSESSMENT LEARNING] Lastiar Roselyna Sitompul; Asih Enggar Susanti; Oce Datu Appulembang; Widiastuti
Polyglot Vol 22 No 2 (2026): Polyglot: Jurnal Ilmiah
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v22i2.11575

Abstract

The ability to develop lesson plans (RPP) and carry out effective teaching practice is a competency that must be mastered by student teachers. However, in practice, many student teachers still lack basic teaching skills. This study aims to examine the effect of lesson-planning ability on students' basic teaching skills during microteaching practice. This study employed a quantitative approach using simple linear regression. The population consisted of all fifth-semester students of the 2023 cohort in the Biology Education, Christian Religious Education, and Social Studies Education study programs at Universitas Pelita Harapan, totaling 43 students. The sample was selected using the saturated (total) sampling technique, in which all members of the population were included as the research sample. Data were collected by assessing lesson plan documents and basic teaching skills during microteaching. The results show that lesson planning ability has a positive and significant effect on students' basic teaching skills in microteaching practice (F-count = 28.672 > F-table = 4.079; t-count = 5.355 > t-table = 2.020; Sig. = 0.001 < 0.05). The correlation coefficient of r = 0.642 indicates a strong relationship, accounting for 41.2% of the variance. Therefore, strengthening lesson-planning competency should be a priority for lecturers in the Lesson Planning, Strategy, and Assessment course to prepare students for teaching practice. Abstrak Bahasa Indonesia Kemampuan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan melaksanakan praktik mengajar efektif merupakan kompetensi yang harus dikuasai oleh calon guru. Namun, kondisi di lapangan masih ditemukan mahasiswa calon guru yang belum menguasai keterampilan dasar mengajar. Penelitian yang mengkaji hubungan antara kemampuan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan keterampilan dasar mengajar mahasiswa, masih terbatas, sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kemampuan menyusun RPP terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa dalam praktik microteaching. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Pendidikan Guru Agama Kristen dan Pendidikan IPS pada semester 5 angkatan 2023 di Universitas Pelita Harapan, berjumlah 43 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui penilaian dokumen RPP dan penilaian keterampilan dasar mengajar dalam microteaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyusun RPP berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa dalam praktik microteaching (F hitung = 28,672 > F tabel = 4,079; t hitung = 5,355 > t tabel = 2,020; Sig. = 0,001 < 0,05). Koefisien korelasi sebesar r = 0,642 berada pada kategori kuat, dengan kontribusi sebesar 41,2%. Dengan demikian, penguatan kompetensi perencanaan pembelajaran perlu menjadi prioritas bagi dosen pengampu mata kuliah Perencanaan, Strategi dan Asesmen Pembelajaran dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi praktik mengajar.
Bimbingan Belajar Online Dalam Membantu Kebutuhan Belajar Siswa Melda Jaya Saragih; Oce Datu Appulembang; Siane Indriani; Tanti Listiani; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1109

Abstract

Selama pandemi, kebutuhan belajar siswa beralih menjadi online. Pembelajaran secara online juga membawa beberapa dampak dalam pembelajaran, ditemuai banyak kehilangan pembelajaran, sehingga tidak heran banyak ditemui kesulitan belajar sehingga perlu pendampingan bagi siswa pada saat belajar. Adanya kebutuhan pendampingan belajar bagi anak-anak jemaat di HKBP Binong, bimbingan belajar SIGMA menyediakan pelayanan les gratis secara online bagi warga jemaat  HKBP Binong Permai khususnya anak-anak dari bangku SD sampai SMA, namun kegiatan bimbel ini juga terbuka untuk banyak siswa diberbagai daerah dan tidak terbatasi tempat, karena dilakukan secara online. Kegiatan bimbel dilakukan secara online setiap sabtu selama 2 jam, tujuannya agar siswa dapat terbantu untuk memahami pembelajaran di sekolah dan siswa juga dapat semakin termotivasi untuk belajar. Setelah dilaksanakan bimbingan belajar kemudian dievaluasi pelaksanaannya. Terlihat siswa semakin bertambah pengetahuannya dan juga ada siswa yang antusias mengikuti bimbel dimana siswa antusias siswa menanyakan pelajaran diluar jadwal bimbel, namun tidak dipungkiri juga bahwa ada siswa yang malas. Orang tua juga antusias mendorong anaknya untuk mengikuti bimbel, terlihat dari ada orang tua yang meminta PPT ketika anaknya lupa mencatat, mengingatkan anaknya jadwal les, duduk disamping anaknya selama les