Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PELAKSANAAN PELATIHAN DAN SERTIFIKASI MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGARA Salbiah, Euis; Apriliani, Neng Virly; Nabilah, Siti; Seran, Gotfridus Goris; Pratidina, Ginung; Munjin, R. Akhmad; Sastrawan, Berry; Subagdja, Oetje
Jurnal Governansi Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Governansi, Volume 11 Number 2, October 2025
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v11i2.20002

Abstract

Improving the quality of Human Resources for the State Civil Apparatus (ASN) is a fundamental step in enhancing the effectiveness of public service delivery amidst increasing demands for professionalism and adaptability. Collaborative governance is viewed as a strategic approach to address the complexity of implementing integrated and participatory training and certification programs for State Civil Apparatus (ASN). This study aims to analyze the implementation of collaborative governance in the management training and certification of ASN in 2024. A descriptive quantitative approach was employed, using purposive and total sampling techniques with 82 respondents comprising both participants and organizers. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Weighted Mean Score (WMS) method. The results show that efforts to apply collaborative governance principles in ASN training have been initiated through inter-agency cooperation. However, the implementation has not fully reflected the theoretical framework, particularly Emerson et al. (2012), which emphasizes shared motivation, joint capacity for collective action, and mutual understanding of change. Furthermore, based on Kirkpatrick's training evaluation model, the impact of these efforts has not yet reached significant levels of behavioral change or measurable results. This indicates that the current application of collaborative governance remains partial and has yet to contribute optimally to the overall effectiveness of ASN training. The findings highlight a gap between theoretical concepts and field practices, providing a foundational basis for the development of a more applicable and impactful collaborative model for future ASN training initiatives.
Implementation of Good Governance at The Secretariat of The Regional House of Representatives (DPRD) of Bogor City Sultoni, Muhammad Rafli; Seran, Gotfridus Goris; Ramdani, Faisal Tri
Public Policy Journal Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ppj.v6i2.2971

Abstract

This study aims to examine the implementation of good governance in the Secretariat of the Bogor City Regional House of Representatives (DPRD). It employs a descriptive quantitative research method, with data collected through questionnaires, observations, and interviews. The number of respondents in this study is 56. The analytical technique used is the Weighted Mean Score (WMS). The results of this study indicate that the implementation of good governance in the Secretariat of the Bogor City DPRD has generally been well-executed. This is evidenced by the high average scores across the three dimensions used in the study—transparency, accountability, and responsiveness—which obtained an overall average score of 4.20, falling under the "Good" category.
Pemberdayaan UMKM Guna Meningkatkan Produktifitas Usaha Jogjogan Chips (EnyeMilanKu) di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Kartini, Tini; Ayun, Mutiara Qurota; Marlina, Dina; Silaningsih, Endang; Yuningsih, Erni; Seran, Gotfridus Goris; Sastrawan, Berry
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1420

Abstract

One of the productive economic efforts that can generate added value and economic value is MSMEs. The role of MSMEs has a significant positive value for the Indonesian economy. The significant growth of MSMEs has given rise to very tight competition. For this reason, there needs to be a commitment from every business actor in improving the right product strategy and innovation to survive in the market. The objectives of this community service are (1) to assist MSMEs in improving product innovation from product flavor and size variants; (2) to increase income and increase business productivity; (3) to create logos, packaging and give product names to MSMEs. Based on observations, it is known that MSMEs have difficulty in marketing their products due to (1) lack of product innovation from flavor and size variants; (2) understanding of calculating the cost of goods sold; (3) logos, packaging that are not attractive enough and giving product names to MSMEs. The results of community service for MSMEs are (1) technical guidance assistance in making product innovations from product flavor and size variants; (2) assistance in knowledge of calculating the cost of goods sold; (3) assistance in creating logos, packaging and giving product names to MSMEs. After this MSME mentoring is carried out, it is hoped that their products will be known to the public and can increase sales productivity and appropriate income.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Belajar Anak melalui Gerakan Cerdas dan Kreatif Cinta, Nur; Farhati, Muthia Zahra; Anggraeni, Nadiya; Mustopa, Eliza Nur Fauziah; Umar A. J, Sabrina Mubarak; Cuhandi; Alinda; Purnama, Maulana Hasyim; Nugraha, Rayhan Cahya; Sultoni, Muhammad Rafli; Nabilah, Siti; Seran, Gotfridus Goris; Rahmawati, Rita
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15356

Abstract

Kegiatan KKN FISIP Universitas Djuanda di Desa Jogjogan Kabupaten Bogor menginisiasi program Gerakan Cerdas dan Kreatif (Gercef) setelah mendapatkan temuan bahwa anak di Desa Jogjogan Kampung Pasir Panjang RT.03/RW.02 menunjukkan minat belajar yang rendah, kurangnya motivasi, kesulitan dalam pembelajaran, dan masih butuh layanan bimbingan belajar. Berdasarkan hal ini, program Gerakan Cerdas dan Kreatif dari KKN difokuskan pada peningkatan kompetensi belajar serta minat belajar anak melalui pendekatan partisipatif. Program ini dilaksanakan di Rumah Kader yang Bernama Ibu Widia dengan melibatkan 15-20 peserta dari jenjang PAUD hingga SMP, dibimbing oleh 11 mahasiswa KKN yang bertindak sebagai tutor. Kegiatan dilakukan dua kali seminggu, setiap Rabu dan Jumat. Pelaksanaan ini telah dilakukan 4 pertemuan dalam sebulan. Metode menggunakan pendekatan partisipatif dengan praktik ceramah, demonstrasi dan praktik dibimbing dalam kelompok kecil sesuai tingkat kelas. Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang positif dalam meningkatkan minat dan kompetensi belajar anak-anak TK hingga SMP. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif, program ini melibatkan anak-anak dalam bimbingan belajar, permainan edukatif, dan prakarya yang efektif dalam mengembangkan keterampilan kognitif, motorik, dan sosial anak. Evaluasi menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman siswa, serta menegaskan bahwa pembelajaran interaktif yang sesuai dengan usia dan kebutuhan pendidikan anak dapat meningkatkan kompetensi belajar secara efektif.
Implementasi Kebijakan Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak di Kota Bogor Syafitri, Riska Adita; Subagdja, Oetje; Seran, Gotfridus Goris
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21102

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah sosial serius yang berdampak luas terhadap fisik, psikis, dan sosial korban. Meski berbagai kebijakan telah dibuat, seperti Peraturan Wali Kota Bogor tentang Kota Layak Anak, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Bogor berdasarkan teori George C. Edward III, yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran informasi terkait UPTD PPA masih terbatas dan dibayangi stigma sosial. Sumber daya, terutama SDM dan anggaran, dinilai belum memadai. Namun, pelaksana kebijakan menunjukkan komitmen dan empati tinggi terhadap korban, serta menjalankan pendekatan berbasis trauma. Struktur organisasi UPTD PPA sudah dilengkapi SOP dan bekerja lintas sektor, meskipun sistem pelaporan digital belum optimal. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi kebijakan bergantung pada sinergi komunikasi yang efektif, ketersediaan sumber daya, kesiapan pelaksana, serta struktur kelembagaan yang solid. Diperlukan penguatan kapasitas, strategi komunikasi publik, dan integrasi sistem informasi untuk membangun perlindungan anak yang lebih komprehensif di Kota Bogor.
Analisis Efektivitas Kualitas Sistem dan Informasi Pada Aplikasi SIREKAP dalam PILKADA 2024 di Kabupaten Bogor Saraswati, Angeli; Seran, Gotfridus Goris; Sastrawan, Berry
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini adalah bertujuan untuk menganalisis seberapa efektifitas aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) Di Kabupaten Bogor, dengan menggunakan model Delone and McLean yang terdiri dari enam dimensi: kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat langsung dalam proses pemilihan, serta didukung oleh data kualitatif dari wawancara mendalam dengan pihak terkait seperti operator dan admin SIREKAP, seperti PPK, KPPS dan KPU Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan aplikasi SIREKAP tergolong efektif dengan nilai rata-rata sebesar 3,47 dalam kategori “Baik”. Dimensi kualitas informasi (3,69), kualitas layanan (3,70), kepuasan pengguna (3,72), dan manfaat bersih (3,54) memperoleh skor tinggi dan dinilai baik, menunjukkan bahwa sistem ini memberikan informasi yang akurat, pelayanan yang responsif, serta manfaat nyata bagi pengguna. Namun, beberapa kendala ditemukan pada dimensi kualitas sistem (3,09) dan penggunaan (3,09), terutama berkaitan dengan keterbatasan perangkat keras, gangguan teknis saat proses unggah data, serta birokrasi berjenjang dalam penanganan masalah sistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat hambatan teknis dan birokrasi, SIREKAP secara umum telah berhasil mendukung proses rekapitulasi suara secara digital dengan lebih cepat, transparan, dan efisien dibandingkan metode manual. Implikasi dari penelitian ini memberikan masukan praktis dan teoritis bagi pengembangan sistem e-voting ke depan, serta menjadi acuan bagi penyelenggara pemilu dalam meningkatkan kapasitas teknologi digital yang berkelanjutan