Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Character Development in Indonesian Students: A Qualitative Analysis of the Merdeka Curriculum in English Language Teaching (ELT) hadijah; La Sunra; Syarifuddin Dollah
Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Vol 9 No 2 (2026): Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cn8zv273

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia has redefined the landscape of English Language Teaching (ELT) by emphasizing character development alongside linguistic competence. This study investigates how the curriculum promotes the six dimensions of the Pancasila Student Profile faith and noble character, global diversity, cooperation, independence, critical thinking, and creativity within ELT contexts at the secondary school level. Employing a qualitative design, data were collected through textbook analysis, classroom observations, and interviews with English teachers across three junior high schools in East Java. Content analysis was applied to examine how character values were integrated into ELT materials and classroom practices. The findings revealed that while noble character and cooperation were strongly emphasized in both textbooks and teacher practice, global diversity and critical thinking received limited attention. Teachers adapted activities to contextualize character values, yet constraints such as exam-oriented culture and limited teacher training hindered deeper integration. This study contributes to the growing literature on ELT and character education, highlighting the need for balanced representation of character dimensions. Implications are provided for policymakers, teachers, and material developers to enhance the holistic goals of the Merdeka Curriculum. Keywords: Character Development, ELT, Merdeka Curriculum, Pancasila Student Profile, Qualitative Study
Learning-Oriented Assessment (LOA) in Indonesian EFL Classrooms From Kurikulum 2013 to Merdeka ray suryadi; La Sunra; Syarifuddin Dollah
Sustainable Vol. 8 No. 2 (2025): Transforming Education: Digital Integration, Strategic Assessment, and Sustaina
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/z4fn7925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Learning-Oriented Assessment (LOA) dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) pada transisi Kurikulum 2013 (K-13) menuju Kurikulum Merdeka di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana filosofi penilaian dalam pendidikan Indonesia telah bergeser dan bagaimana prinsip-prinsip LOA diterapkan oleh para guru EFL di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan melibatkan guru EFL dari tiga SMP negeri di Kolaka yang aktif menerapkan Kurikulum Merdeka. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran filosofi penilaian yang signifikan dari penilaian sumatif dan berbasis hasil di K-13 menuju penilaian formatif, diagnostik, dan autentik di Kurikulum Merdeka. Meskipun para guru memahami prinsip dasar LOA, implementasi yang konsisten masih terbatas, terutama dalam aspek penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning). Penggunaan CEFR (Common European Framework of Reference) dalam penilaian juga teridentifikasi, meskipun penerapannya belum optimal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perubahan positif dalam praktik penilaian, masih ada tantangan besar dalam pelaksanaan LOA secara menyeluruh dan integrasi penuh dengan CEFR dalam konteks pendidikan EFL di Indonesia.
Co-Authors Abd. Halim Abdul Halim Abdullah Abdullah Abdullah Ahsan Muzri S Alberth Alberth Amra Ariyani Amra Aryani Ananda Dwi Putri Caesary Andi Anto Patak Andi Dhea Andi Muhammad Irawan Andi Zahra Nurul Afia Andini Putri Utami Asrifan, Andi AYU LESTARI Azis, Nurul Rusyaidah Bakhtiar, Khalid Bilal Balqis Yury Shakina Baso Jabu, Baso Cahyani, Wirna Delfina Gemely Dian Farah Fauziyyah Fatimah Hidayahni Fauzan Hari Sudding Sally Geminastiti Sakkir Hadijah Hadijah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Hamsah, Herlina Hardiyanti Rahman Haryanto Haryanto Hasriani G Iin Sulastri Ode Ami Ika Yuli Wahyuni Ikhlasul Hamzah Iskandar Iskandar Iskandar Islami, Balqis Syaidina Khalimatu Saddiyah Kisman Salija, Kisman Korompot, Chairil Anwar Kurniawan Hamid Lely Novia Liupama, Anzari M. David Hidayatulloh Mardiyanah Nasta Mudinillah, Adam Muh. Fadel Fajrin Muh. Tahir Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ali Muhammad Basri Jafar Muhammad Tahir Munir Munir Munir Murni Mahmud Musdalifah Musdalipah Musdalipah Nanda Triana Natsir, Sitti Nabilah Rofifah Mufidah Noni, Nurdin Nur Aeni Nur Alya Triana Nur Malikul Mulki R Nurdiana Nurdin Noni Nurmalayanti Amar Nurul Aisyah Nurul Maulidiyah Sulham Raden Mohamad Herdian Bhakti Radiah Hamid Rafiah Nur Rahmayani Kadir Ramadhan Ray Suryadi, Ray Reski Hidayat Rini Setiawati Riskawati Riskawati Rosina Fransisca Joan Lekawael Sahril Nur Sahril Sahril Samtidar Samtidar Siti Nuralimah Siti Nurfadhilah Gani Sitti Zakiyah Amrullah Sivaraja Sadhasivam Sri Arna Nengsi Sri Fausyia Sri Nurnaninsih Ali Sukardi Weda Sukardi Weda, Sukardi Sulfasyah Sulfasyah Sumarni Syahwa Indah Kirana Syamsiarna Nappu Syarifah Farahdiba Syarifuddin Dollah Tahir, Annisa Mujahidah Tis’ah Mukarramah Khaerunnisa Torro, Supriadi Veithzal Rivai Zainal Walhidayah Yulianti Yulianti Yumin Fatin Yunitari Mustikawati Zahraini Fajri Nur