Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA AJAR INOVATIF DI KELAS RENDAH MI PLUS AL-FALAH SUNGAI LULUT BANJARMASIN TIMUR Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati; Sari Kumala; Muhammad Iqbal Ansari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3965

Abstract

MI Plus Al Falah Sungai Lulut East Banjarmasin School, which was established in 2020, is one of the first private schools around the Lulut river area, East Banjarmasin, in the learning system there has never been any assistance for educators in introducing the creation of innovative teaching media. Guidebooks and student worksheets or can be called (LKS) as a guide in the ongoing learning process. In the stages of introduction to writing, reading, speaking and listening, students still introduce the lecture model. Innovative teaching media can be applied from educators to students how educators introduce letters, numbers, addition, subtraction, limbs in humans, types of animals that are adapted to their habitats and there are many discussions of material adapted to the thematic syllabus. Training and mentoring in the creation of innovative teaching media (posters, interactive boards/books, props, songs, videos, games, technology-based tools). The solution offered is by providing training and assistance in making innovative teaching media from materials that can be reached by both educators and students such as (styrofoam, used cardboard, markers, origami paper, cardboard, flannel, glue, straws, drink bottles and so on). etc.) can be used as an innovative teaching medium in the lower classes. With the aim of improving teacher competencies, especially those related to the ability to design, implement learning processes and authentically assess each lesson at MI Plus Al-Falah Sungai Lulut East Banjarmasin. The method used in this service begins with lectures, discussions and questions and answers followed by demonstrations/practices, workshops/training and mentoring and finally evaluation. The output target to be achieved is an accredited journal.
Pengembangan Alat Peraga Edukatif Gerakan Sholat Dari Kain Planel Pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas II Di MI Tarbiyatul Islamiyah Sari Kumala; H. Abdul Hafizh; Muhammad Iqbal Ansari; Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1424

Abstract

Materi pembelajaran fiqih di Madrasah Ibtidaiyah syarat dengan nilai nilai bagi pembentukan pribadi muslim,tantangan terbesar seorang guru adalah bagaimana agar peserta didik mampu memahami isi dari pembelajaran tersebut dan tercapai tujuan pembelajaran. Untuk itu diperlukan alat peraga edukatif yang dapat mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah dalam proses pembelajaran Guru belum pernah menggunakan alat peraga dalam pembelajaran terutama pada mata pelajaran Fiqih. Maka salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian maka peneliti mencoba melakukan penelitian pengembangan yang  di latar belakangi oleh adanya potensi dan masalah yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pengembangan Alat Peraga Edukatif Gerakan Sholat dari kain Planel pada Mata Pelajaran Fiqih Di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian Research and Development (R&D), dengan Prosesdur pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Angket, wawancara dan dokumentasi kemudian diolah menjadi dua jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif untuk kemudian digunakan sebagai penentu kelayakan alat peraga edukatif gerakan sholat dari kain planel dan mengetahui respon peserta didik di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Alat Peraga edukatif gerakan sholat dari kain planel telah divalidasi oleh tiga validator ahli dengan kriteria layak dan mendapatkan respon sangat positif  dari peserta didik.
Implementasi Pembacaan Al-Ma’tsurat dalam Pembentukan Karakter Religius di Sekolah Dasar Islam Muhammad Iqbal Ansari; Nur Annisa; Sari Kumala
JIEES : Journal of Islamic Education at Elementary School Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAI Al Khoziny Buduran Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47400/jiees.v3i2.53

Abstract

This journal tries to illustrate how Al-Ma'tsurat is taught in Islamic elementary schools and how reading it helps students develop their religious character.The principal, student representative, homeroom teacher, and students are the subjects of this case study, which employs a qualitative methodology. gathering information via observation, conversation, and documentation. Data reduction, data presentation, and data verification are all types of data analysis procedures.Source triangulation and technical triangulation are also used to determine the authenticity of the data. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of reading Al-Ma'tsurat in Islamic elementary schools is carried out by: 1) Planning, 2) Implementation, and 3) Evaluation. The formation of religious character through the reading of Al-Ma'tsurat in Islamic elementary schools is carried out with an approach to the formation of religious characters, namely: 1) Exemplary, 2) Habituation, 3) Instilling Discipline, and 4) Creating a conducive atmosphere. This is also accompanied by the achievement of indicators of religious character, including obedience, gratitude, sincerity, patience, shame in making mistakes, soft-hearted, tolerant, love of knowledge and happy to learn something, and honest.
Pengembangan Media Lagu Materi Surah Pendek Kelas I MI Muhammad Iqbal Ansari; Sari Kumala
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 3 (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i3.2470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media lagu yang berisi materi kandungan surah pendek dalam mata pelajaran Qur’an Hadits untuk kelas I di MI Nurul Ulum Banjarmasin. Kemudian menguji tingkat validitas dan efektifitasnya. Penelitian ini diawali dengan proses menganalisis spesifikasi produk, validitas produk, dan efektifitas produk sebagai bahan belajar peserta didik. Proses penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Research & Development yang mengadaptasi prosedur versi Borg dan Gall. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa yang dilibatkan dalam proses uji coba produk. Data hasil penelitian diperoleh dengan observasi dan kuesioner, serta pre-test dan post-test yang selanjutnya dianalisa dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk produk media lagu yang berisi materi kandungan surah pendek telah memenuhi kriteria valid, menarik, dan efektif yang dibuktikan dengan data hasil tanggapan siswa mencapai 100% yang masuk di kriteria paling menarik dan juga terdapat peningkatan pada hasil post-test dengan nilai rata-rata 91,5, lebih besar dari pencapain nilai rata-rata pre-test dengan nilai 73. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk media lagu yang berisi materi kandungan surah pendek layak dipergunakan dalam pembelajaran Qur’an Hadits kelas I MI.
WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA NON ICT PADA PEMBELAJARAN SKI DI MIS MIFTAHUL HIDAYAH DESA SUNGAI GAMPA KECAMATAN RANTAU BADAUH KABUPATEN BARITO KUALA Sari Kumala; Tutus Rani Arifa; Muhammad Iqbal Ansari; Jumiati Jumiati
Jurnal Vokasi Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Vokasi (November)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i3.4278

Abstract

Media merupakan suatu hal yang sangat penting dalam suatu pembelajaran. Media Non ICT merupakan alat bantu yang digunakan oleh pendidik untuk memberikan pengajaran kepada peserta didiknya dengan tujuan agar si peserta didik mampu mempelajari sesuatu bidang yang dipelajarinya berupa media yang dapat digunakan tanpa bantuan alat-alat elektronik seperti media grafis, media berbasis visual dan media berbasis cetak sehingga lebih cepat memahami dan mengerti, dan lebih efektif serta efisien di Madrasah Ibtidaiyah terdapat mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI )yang merupakan materi yang sangat penting karena mengandung catatan perkembangan perjalanan  hidup manusia muslim dari masa ke masa dalam beribadah, bermuamalah dan  berakhlak serta dalam mengembangkan sistem kehidupan atau menyebarkan  ajaran Islam yang dilandasi oleh akidah. Di sekolah MIS Miftahul Hidayah pada proses pembelajaran masih  belum menggunakan media. Berdasarkan hal tersebut maka kami  memberikan workshop mengenai pembuatan media pembelajaran dan berbasis Non ICT pada pembelajaran SKI. Dengan tujuan agar Guru-guru di MIS Miftahul Hidayah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan media Non ICT. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu di awali dengan membagikan angket kemudian ceramah, diskusi dan Tanya jawab dilanjutkan demonstrasi/ praktek, workshop/ pelatihan dan pendampingan Pembuatan media Non ICT dan terakhir evaluasi. Ketercapaian kegiatan ini dapat diselsaikan dengan baik dan berhasil.
Penerapan Reward dan Punishment dalam Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di SDIT Al Firdaus Banjarmasin Muhammad Iqbal Ansari; Sari Kumala; Ice Tamala
JIEES : Journal of Islamic Education at Elementary School Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : IAI Al Khoziny Buduran Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47400/jiees.v4i2.63

Abstract

This study aims to describe the application of reward and punishment in learning to recite the ummi method at SDIT Al Firdaus Banjarmasin and to describe the supporting and inhibiting factors for implementing reward and punishment in learning to recite the ummi method at SDIT Al. Banjarmasin Firdaus. This study uses a qualitative approach with a case study type of research. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion. Researchers used technique triangulation and source tirangulation to obtain data validity. Based on the research results, it can be obtained in the form of reward and punishment in learning the Qur'an with the Ummi method at SDIT Al Firdaus Banjarmasin. Forms of reward include: 1). Quarterly Monthly Snack Rewards, 2). Ummi Volume Increase Figure Rewards, 3). Praise Award, 4). Star Award/Value, 5). Food Rewards from Al-Qur'an Teachers, 6). Treat Gifts. While the forms of punishment include: 1). Standing in place, 2). Reprimand, 3). Suggestion, 4). Saying Istighfar, 5). Clean up trash in class/field, 6). Time out / leave the group. Factors supporting the application of reward and punishment in learning the Ummi Qur'an method at SDIT Al Firdaus Banjarmasin are: 1). Teacher creativity, 2). Enthusiastic students, 3). Training and Budget. The inhibiting factors are: 1). Teachers are still shy, 2). Students are not hindered, 3). Training is rarely held.
Relevansi Animasi Super Jojo dalam Kurikulum 2013 Tema Diriku Kelas 1 SD/MI Widia, Vella Nurharliani; Ansari, Muhammad Iqbal; Kumala, Sari
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v3i1.144

Abstract

Pembelajaran berbasis video semakin sering digunakan dalam dunia pendidikan karena lebih mudah untuk membuat dan menyimpan secara online. Tujuan penelitian ini yaitu 1) Menggambarkan  materi ajar K13 Tema 1 kelas 1 di SD/MI. 2) Mendeskripsikan episode animasi Super JoJo yang sesuai dengan K13. 3) Mendeskripsikan relevansi animasi Super JoJo sebagai media pembelajaran dalam materi ajar K13 tema 1 kelas 1 di SD/MI. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa materi ajar dalam buku tematik kelas I SD/MI tema 1 diriku memiliki 4 subtema di dalamnya yakni sub tema 1 aku dan teman baru, sub tema 2 tubuhku, sub tema 3 aku merawat tubuhku dan sub tema 4 aku istimewa dengan 6 pembelajaran untuk masing-masing subtema dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, SBdP, PJOK, dan Matematika. Subtema 1 “aku dan teman baru” relevan dengan animasi super jojo episode “mari olahraga, hidup sehat dengan olahraga”. subtema 2 “tubuhku” relevan dengan episode “belajar nomor bersama”. subtema 3 “aku merawat tubuhku” relevan dengan episode “bayi rajin menggosok gigi”.subtema 4 “aku istimewa” relevan dengan episode “ayo kita belajar abc bersama yuk”.
Penerapan Metode Bernyanyi Pada Pembelajaran Tajwid Di Rumah Qur’an An-nur Banjarmasin Ansari, Muhammad Iqbal
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v1i2.251

Abstract

Salah satu kesulitan peserta didik dalam belajar ilmu tajwid adalah ketidak sesuaian gaya belajarnya dengan metode yang diterapkan. Olehsebabitu guru harus mengajar dengan metode yang mengakomodasi berbagai gaya belajar. Metode yang dianggap sangat representative adalah metode bernyanyi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi pada pembelajaran tajwid di Rumah Qur’an An-Nur Banjarmasin serta mengungkap kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisstudi kasus. Data primer yang digunakan ialah narasumber, aktivitas, dan lokasi.Analisis dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, paparan, verifikasi data,dilanjutkan pengambilan kesimpulan. Validitas data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran terdiri dari:1) perencanaan melalui penunjukkan beberapa guru mengikuti pelatihan pembelajaran tajwid dengan metode bernyanyi Fun Tahsin,2) Pengorganisasian dilakukan dengan memberikan tanggung jawab kepada guru yang diberi pelatihan menjadi Divisi Akademik dan mengajarkan metode bernyanyi kepada guru lainnya, 3) pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan metode sam’iyyah syafawiyyah yaitu dengan memperdengarkan materi lagu dan dilanjutkan dengan menyanyikan materi yang didengar oleh peserta didik, dan 4) evaluasi yang dilaksanakan dengan 2 cara, yaitu formatif dan sumatif. Kendala yang dihadapi pada proses pembelajaran dengan metode bernyanyi ialah ketidakhadiran peserta didik dan guru yang masih kurang ekspresif dan malu-malu mengajar dengan cara bernyanyi.
Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Melalui Metode Wafa Di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin Ansari, Muhammad Iqbal; Hafiz, Abdul; Hikmah, Nurul
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v2i2.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin, serta mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek guru koordinator, wali kelas, dan kepala sekolah. Teknis analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk memperoleh keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin bahwa: 1) Perencanaan, siswa SDIT Nurul Fikri Banjarmasin mampu menghafal Al-Qur’an yaitu juz 29 dan 30. Sistem pembelajaran yang dilakukan dalam kelas dengan dipimpin oleh wali kelas, pembelajaran dilakukan setiap hari senin-jum’at dengan alokasi 2 JP/hari. 2) Pelaksanaan, kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pembukaan, inti, dan penutup. 3) Evaluasi, dilakukan dengan evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilaksanakan setiap selesai pembelajaran dengan menyetorkan hafalan di setiap pertemuan, sedangkan sumatif dilaksanakan di akhir semester dengan menyetorkan hafalan satu surah secara langsung. Tiga aspek penilaian yaitu aspek kelancaran, makharijul huruf, dan tajwid. Faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin terdiri dari: 1) Faktor-faktor Pendukung yaitu faktor guru, dukungan orangtua, sarana dan prasarana, serta lingkungan. 2) Faktor-faktor penghambat yaitu faktor siswa dan kerjasama orangtua.
Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Siswa Melalui Kegiatan Seni Tari Drama Kuda Gipang Di MIN 1 Hulu Sungai Selatan Ansari, Muhammad Iqbal; Hafiz, Abdul; Marudin; Rezky Ananda, Ariyanti
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v3i1.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan kecerdesan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari siswa drama kuda gipang di MIN1 Hulu Sungai Selatan, serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi pengembangan kecerdesan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari siswa drama kuda gipang di MIN1 Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek pelatih seni tari drama kuda gipang, siswa, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk memperoleh keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan seni tari drama kuda gipang yang dilaksanakan di MIN 1 Hulu Sungai Selatan dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat siswa diberikan beberapa gerakan tari kuda gipang, mereka sudah bisa bergerak menirukan gerakan tari tersebut sesuai dengan instruksi yang diajarkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan seni tari drama kuda gipang ini, yaitu faktor internal siswa itu sendiri, faktor pelatih tari, dan faktor orang tua. Dalam prosesnya, ketiga faktor tersebut dapat membawa dampak yang baik dan juga dampat yang buruk apabila tidak sesuai dengan perkembangan siswa.