Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan dan Pemanfaatan Peluang Usaha Digital Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Anisa Rizkiawati; Rifat Hestu Kumara; Zevita Azzahra; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang usaha yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Namun, masih banyak ibu rumah tangga yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana usaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengenalan dan Pemanfaatan Peluang Usaha Digital Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga” dilaksanakan di RT 01 RW 010 Meruyung, Depok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengenali peluang usaha digital serta memanfaatkan media digital untuk pemasaran dan pengembangan usaha. Materi yang diberikan meliputi pengenalan usaha digital sederhana, penggunaan media digital sebagai sarana promosi, serta strategi memulai usaha dengan modal terjangkau. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang usaha digital, kemampuan memanfaatkan media digital untuk promosi produk, serta meningkatnya motivasi untuk memulai usaha mandiri guna menambah pendapatan keluarga. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan dan literasi digital di lingkungan masyarakat.
Pelatihan Content Marketing Sederhana bagi Ibu Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Penjualan Lusia Wati; Nurul Amalia; Risma Armita Chindi Betmaya; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran dari metode konvensional menjadi pemasaran berbasis digital yang lebih efektif dan efisien, namun masih banyak pelaku usaha mikro, khususnya ibu rumah tangga, yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kondisi serupa ditemukan pada kelompok pengajian RT 01 Kelurahan Menyung, Kota Depok, di mana sebagian besar peserta telah memiliki usaha rumahan seperti kuliner, produk kebutuhan sehari-hari, dan kerajinan tangan, tetapi masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut serta promosi dalam lingkup terbatas. Rendahnya pemahaman mengenai content marketing, keterampilan membuat konten promosi, dan pemanfaatan media sosial menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha mereka, sehingga kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan content marketing sederhana melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab, dengan materi yang mencakup pengenalan content marketing, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, pembuatan caption promosi yang menarik, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran digital serta mampu membuat dan mempublikasikan konten promosi sederhana untuk produk yang dipasarkan, sehingga melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat memanfaatkan media sosial secara lebih optimal untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, dan mendukung peningkatan penjualan usaha rumahan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pemasaran digital
Pengaruh Financial Planning Dasar bagi Siswa SMA untuk Membangun Kemandirian Finansial Putri Safitri Aini Nasution; Atni Hidayah; Lispiranda Lispiranda; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan keuangan atau financial planning merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki sejak usia sekolah agar individu mampu mengelola keuangan secara bijak dan mandiri. Namun, masih banyak siswa SMA yang belum memahami cara mengatur pemasukan dan pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, menabung, serta merencanakan keuangan jangka panjang. Rendahnya literasi keuangan pada remaja dapat menyebabkan perilaku konsumtif dan ketergantungan finansial di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai financial planning dasar sebagai langkah awal membangun kemandirian finansial pada siswa SMA. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMA mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran sederhana, kebiasaan menabung, serta pengendalian perilaku konsumtif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi penyusunan anggaran keuangan, dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami konsep dasar perencanaan keuangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi terhadap materi financial planning. Setelah pelatihan, peserta lebih memahami pentingnya mengelola uang saku, menyusun prioritas kebutuhan, dan membangun kebiasaan menabung sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kemandirian finansial untuk masa depan. Dengan adanya edukasi financial planning dasar, siswa SMA diharapkan dapat menjadi generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola keuangan serta siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.
Pengembangan Soft Skills melalui Pelatihan Public Speaking Guna Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMA/SMK Riky Sulistiadi; Rizki Bayu Saputra; Sindy Agustin Aulia; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang di SMAN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan tujuan mengembangkan soft skills siswa melalui pelatihan public speaking guna meningkatkan kepercayaan diri dalam kegiatan akademik, organisasi, sosial, maupun persiapan memasuki dunia kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri sebagian siswa ketika diminta menyampaikan pendapat atau melakukan presentasi di depan umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan kontekstual melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus yang relevan dengan kehidupan siswa. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar public speaking, teknik komunikasi efektif seperti intonasi, kontak mata, bahasa tubuh, penyusunan materi, serta strategi mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum. Kegiatan dilaksanakan pada 23 April 2026 dan diikuti oleh siswa-siswi SMAN 1 Cibinong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan public speaking mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya kemampuan berbicara di depan umum serta cara membangun rasa percaya diri. Siswa menjadi lebih memahami teknik mengendalikan rasa gugup, menyampaikan ide secara jelas, dan berani tampil di hadapan banyak orang. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan pentingnya literasi ekonomi, seperti pengelolaan keuangan, penentuan skala prioritas, dan pengambilan keputusan ekonomi yang bijak sebagai bagian dari pengembangan soft skills. Kesimpulannya, pelatihan public speaking memberikan manfaat positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah, perguruan tinggi, guru, dan orang tua untuk mendukung pengembangan soft skills siswa.
Cashless Generation: Pengaruh Pembayaran Digital Terhadap Pengeloaan Keuangan Siswa SMA Mohammad Satura Fery Fadilla; Renita Sundari; Salma Firda Yollanda; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola transaksi keuangan masyarakat, termasuk di kalangan pelajar SMA. Fenomena pembayaran digital atau cashless payment semakin marak digunakan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan bertransaksi secara digital ini juga membawa tantangan tersendiri dalam hal pengelolaan keuangan, terutama bagi siswa SMA yang baru mulai mengenal dan mengelola keuangan pribadi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi mengenai pengaruh pembayaran digital terhadap pengelolaan keuangan siswa SMA Negeri 1 Cibinong. Melalui pendekatan sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus, siswa diberikan pengetahuan tentang literasi keuangan digital, pengelolaan keuangan yang bijak, serta dampak positif dan negatif dari penggunaan pembayaran digital. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kesadaran siswa akan pentingnya perencanaan keuangan dan pengendalian diri dalam bertransaksi digital. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang literasi keuangan digital dan kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan secara bijak di era pembayaran digital. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang melek digital sekaligus memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik.
Pengaruh Kebiasaan Menabung Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa Felisitas Erselin; Johanes Lomboan; Piter Kogoya; Melda Wiguna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan menabung memiliki peran penting dalam membantu siswa mengelola keuangan dan mengurangi perilaku konsumtif. Di era digital saat ini, siswa semakin mudah mengakses berbagai produk dan layanan yang dapat mendorong mereka untuk berbelanja secara berlebihan. Oleh karena itu, pembiasaan menabung dan peningkatan literasi keuangan sejak dini menjadi langkah yang penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan menabung terhadap perilaku konsumtif siswa SMAN 1 Cibinong serta memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kebiasaan menabung secara rutin cenderung lebih bijak dalam menggunakan uang, mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih jarang melakukan pembelian secara impulsif. Sebaliknya, siswa yang kurang memiliki kebiasaan menabung cenderung lebih mudah menghabiskan uang untuk hal-hal yang kurang diperlukan. Program edukasi menabung, pencatatan keuangan harian, serta penetapan target tabungan terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan keuangan yang lebih baik. Selain itu, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan sederhana juga membantu siswa memantau pemasukan dan pengeluaran mereka secara lebih teratur. Melalui kegiatan tersebut, siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian diri, dan tanggung jawab dalam mengelola uang. Dengan demikian, kebiasaan menabung tidak hanya berperan dalam mengurangi perilaku konsumtif, tetapi juga membantu meningkatkan literasi keuangan serta membentuk karakter yang hemat, disiplin, dan mandiri secara finansial.
PEMBERDAYAAN PELATIH DAN ANGGOTA DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM OLAHRAGA BERBASIS LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA ORKI (OLAHRAGA KEBUGARAN INDONESIA) KOTA TANGERANG SELATAN Dede Andi; Melda Wiguna; Siska Yunanti
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to enhance mental health literacy among coaches and members of ORKI (Olahraga Kebugaran Indonesia) in South Tangerang City and to promote the development of a sports ecosystem that is healthy both physically and psychologically. The main issues addressed include limited understanding of mental health, insufficient empowerment strategies, and the absence of a systematic approach to creating a supportive sporting environment.The methods employed in this program utilize a participatory approach based on educational activities and interactive training. The program began with the delivery of material on the importance of mental health in the sports domain, followed by simulations of stress-management techniques, case-based group discussions, empathic communication practice, and a Forum Group Discussion (FGD) aimed at formulating community strategies. Data were collected through direct observation, discussion outputs, and participant reflections.The results indicate an improvement in participants’ understanding of mental health issues, accompanied by emerging initiatives to establish internal support systems within ORKI. Coaches and members demonstrated positive changes in mindset and behavior, particularly in communication practices, training activity design, and responsiveness to the emotional conditions of fellow members. Thus, this program provides a significant contribution to empowering the sports community through an applicable and sustainable mental health literacy approach.
Analisis Budaya Kerja pada Parera Sinurat & Partners Law Firm di Kabupaten Tangerang Melda Wiguna; Clara Marito Sirait
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja yang diterapkan pada PSP Law Firm. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan satu *key informan* dan empat informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja di PSP Law Firm tercermin melalui penerapan disiplin, keterbukaan, sikap saling menghargai, dan kerja sama. Disiplin kerja diwujudkan melalui tanggung jawab karyawan dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan perusahaan, meskipun penerapannya belum sepenuhnya konsisten. Keterbukaan diterapkan melalui komunikasi dan koordinasi antara pimpinan dan karyawan, namun belum seluruh karyawan merasa leluasa dalam menyampaikan pendapat maupun kendala yang dihadapi. Sikap saling menghargai mampu membentuk hubungan kerja yang harmonis dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang baik. Sementara itu, kerja sama menjadi faktor penting dalam mendukung penyelesaian pekerjaan, meskipun masih terdapat hambatan koordinasi yang disebabkan oleh perbedaan lokasi penugasan. Secara keseluruhan, budaya kerja di PSP Law Firm telah berjalan dengan cukup baik dan menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional. Namun, masih diperlukan perbaikan dan penguatan pada aspek komunikasi, koordinasi, serta konsistensi dalam penerapan budaya kerja agar nilai-nilai budaya tersebut dapat diterapkan secara lebih optimal dalam pelaksanaan pekerjaan dan mendukung tercapainya tujuan perusahaan.