Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Pendamping dalam Membangun Ketahanan Psikososial Anak Pasca Bencana Ilda, Zolla Amely; Rachmadanur, N.; Sasmita, Heppi; Anggreni, Sila Dewi; Delima, Delima; Silaban, Evi Maria
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 3 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06880

Abstract

Anak merupakan kelompok rentan dalam situasi bencana yang sering mengalami masalah baik fisik maupun gangguan psikologis, hal ini karena perkembangan psikologis anak belum matang. Model Group Supportive Therapy dan program pelatihan kesiapsiagaan bencana merupakan intervensi meningkatkan kesiapsiagaan anak dan pemberdayaan masyarakat sebagai pendamping psikososial untuk memperkuat kesiapsiagaan serta pemulihan mental anak pasca bencana. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemberdayaan kelompok pendamping dalam membangun ketahanan psikososial anak pasca bencana. Metode pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk pelatihan, diskusi dan simulasi, dengan desain pre-posttest one group.. Kegiatan dilakukan di Kecamatan Sungai Tarab, sejak bulan Mei sampai dengan Oktober 2025 dengan 60 orang peserta. Data di analisis dengan uji paired t dependen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya hubungan signifikan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pelatihan dengan p-value 0,000. Adanya kelompok Pendampingan Psikososial dan Pusat Pendampingan Psikososial Anak dapat memperkuat kolaborasi antara tim kesehatan, guru, pihak kenagarian (kader), kecamatan, pemerintah daerah (BPBD) dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan dan ketahanan nagari terhadap bencana.
Analisis Beban Kerja Fisik dan Produktivitas Kerja pada Pekerja Proyek Bangunan RS X Nabila, Dini Salsa; Prahasti, Hanum; Delima, Delima; Adimayanti, Sarah; Tambunan, Rayhan Fadila; Maulana, Alfian; Astuty, Delfiriana Ayu
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23167

Abstract

ABSTRACT Labor productivity is an important factor for business sustainability, but it is often affected by high physical workload. Excessive workload can lead to fatigue and poor performance. The purpose of this study was to examine the relationship between workers' physical workload and worker productivity at the construction site of Hospital X. The method used was a cross-sectional quantitative study. Data were collected using a structured questionnaire, whose validity and reliability were tested. Then the data were analyzed descriptively and using the Pearson correlation test. The results showed that most respondents were male (93.3%), aged ≤ 35 years and 36-55 years (48.3% each), had a high school education (76.7%), and had worked for less than 6 months (66.7%). Most workers experienced high physical workload (88.3%) and had a high level of work productivity (88.3%). The results of statistical tests showed a significant and inverse relationship between physical workload and productivity (r = -0.286; p = 0.027). This means that the higher the physical workload, the lower the level of worker productivity.productivity. Keywords: Physical Workload, Workers, Work productivity ABSTRAK Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting untuk keberlanjutan. usaha, tetapi sering kali dipengaruhi oleh beban kerja fisik yang tinggi. Beban kerja yang terlalu banyak dapat menyebabkan kelelahan dan kinerja yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara beban kerja fisik pekerja dan produktivitas pekerja di lokasi konstruksi Rumah Sakit X. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif potong lintang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, yang validitas dan reliabilitasnya diuji, Kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah laki-laki. (93,3%), berusia ≤ 35 tahun dan 36-55 tahun (masing-masing 48,3%), berpendidikan SMA (76,7%), dan telah bekerja kurang dari 6 bulan (66,7%). Sebagian besar pekerja mengalami beban kerja fisik yang tinggi (88,3%) dan memiliki tingkat produktivitas kerja yang tinggi (88,3%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan berbanding terbalik antara beban kerja fisik dan produktivitas (r = -0,286; p = 0,027). Artinya semakin tinggi beban kerja fisik, maka semakin rendah pula tingkat produktivitas pekerja. Kata Kunci: Beban Kerja Fisik, Pekerja, Produktivitas Kerja