Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Kebutuhan E-LKM Kalkulus Integral Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Hesty Marwani Siregar; Titi Solfitri; Syarifah Nur Siregar; Rini Dian Anggraini; Fitri Aldresti
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2022): RANGE Juli 2022
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v4i1.2664

Abstract

Perubahan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang semula dilakukan secara tatap muka harus dilakukan secara daring akibat munculnya virus Covid-19. Pelaksanaan pembelajaran daring sampai saat ini masih memiliki kekurangan di beberapa hal, seperti pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematis yang belum optimal akibat kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini menyebabkan, mahasiswa memerlukan bahan ajar seperti e-LKM yang tidak hanya bisa meningkatkan aktivitas mahasiswa tetapi juga kemampuan berpikir kreatif matematis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen penelitian berupa es kemampuan berpikir kreatif matematis, kuesioner, pengamatan, analisis bahan ajar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahsiswa membutuhkan e-LKM yang memuat petunjuk, kegiatan, atau langkah kerja, dapat digunakan secara mandiri dimanapun dan kapanpun, serta dapat meningkatkan aktivitas mahasiswa dalam belajar sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis.
Penguatan Numerasi dan Literasi Digital Bagi Guru dan Calon Guru Matematika Sardin; Wilda Syam Tonra; Roni Priyanda; Hesty Marwani Siregar; Talisadika Serrisanti Maifa; Rani Martalisa Taorina; Iryana Muhammad; Rima Aksen Cahdriyana; Reni Nuraeni; Puji Savvy Dian Faizati; Willy Abdul Ghany; Finola Marta Putri; Marhami; Wahyu Setiawan; Bobbi Rahman; Rindi Antika; Al Jupri; Dadang Juandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3638

Abstract

Kemampuan numerasi pelajar sangat penting untuk menangani masalah matematika yang muncul dalam aktivitas sehari-hari. Hasil PISA dan penelitian ahli menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa Indonesia sangat rendah. Dalam Revolusi Industri 4.0, teknologi dalam pendidikan matematika sangat penting. Teknologi dalam pendidikan tidak semata-mata bergantung pada alat dan aplikasinya, tetapi juga pada bagaimana guru menggunakannya. PkM ini bertujuan untuk membantu guru dan calon guru matematika memperkuat numerasi dan literasi digital. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah tahapan kegiatan PkM ini. PkM ini dilaksanakan secara online melalui pertemuan Zoom. Materi yang disampaikan adalah numerasi dan literasi digital matematika. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pretest, posttest, angket literais digital, dan angket kepuasan kegiatan, diperoleh dampak pelatihan bagi peserta yaitu (1) Penguatan materi numerasi memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep numerasi peserta PkM. Hal ini terlihat dari persentase dari jumlah peserta yang menjawab benar pada posttest lebih banyak daripada persentase jumlah peserta yang menjawab benar pada pretest; (2) Penguatan materi literasi digital memiliki dampak positif terhadap keterampilan digital (digital skill) peserta. Hal ini terlihat dari angket literasi digital yang menunjukkan indikator digital skill mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan dengan tiga indikator literasi digital lainnya; (3) Pelatihan memberikan motivasi bagi guru dan calon guru untuk merancang pembelajaran yang mendukung kemampuan numerasi siswa dan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.
Penguatan Numerasi dan Literasi Digital Bagi Guru dan Calon Guru Matematika Sardin; Wilda Syam Tonra; Roni Priyanda; Hesty Marwani Siregar; Talisadika Serrisanti Maifa; Rani Martalisa Taorina; Iryana Muhammad; Rima Aksen Cahdriyana; Reni Nuraeni; Puji Savvy Dian Faizati; Willy Abdul Ghany; Finola Marta Putri; Marhami; Wahyu Setiawan; Bobbi Rahman; Rindi Antika; Al Jupri; Dadang Juandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3638

Abstract

Kemampuan numerasi pelajar sangat penting untuk menangani masalah matematika yang muncul dalam aktivitas sehari-hari. Hasil PISA dan penelitian ahli menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa Indonesia sangat rendah. Dalam Revolusi Industri 4.0, teknologi dalam pendidikan matematika sangat penting. Teknologi dalam pendidikan tidak semata-mata bergantung pada alat dan aplikasinya, tetapi juga pada bagaimana guru menggunakannya. PkM ini bertujuan untuk membantu guru dan calon guru matematika memperkuat numerasi dan literasi digital. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah tahapan kegiatan PkM ini. PkM ini dilaksanakan secara online melalui pertemuan Zoom. Materi yang disampaikan adalah numerasi dan literasi digital matematika. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pretest, posttest, angket literais digital, dan angket kepuasan kegiatan, diperoleh dampak pelatihan bagi peserta yaitu (1) Penguatan materi numerasi memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep numerasi peserta PkM. Hal ini terlihat dari persentase dari jumlah peserta yang menjawab benar pada posttest lebih banyak daripada persentase jumlah peserta yang menjawab benar pada pretest; (2) Penguatan materi literasi digital memiliki dampak positif terhadap keterampilan digital (digital skill) peserta. Hal ini terlihat dari angket literasi digital yang menunjukkan indikator digital skill mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan dengan tiga indikator literasi digital lainnya; (3) Pelatihan memberikan motivasi bagi guru dan calon guru untuk merancang pembelajaran yang mendukung kemampuan numerasi siswa dan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.
Profil Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Kalkulus Integral Materi Integral Luas Dan Volume Selama Pembelajaran Daring Siregar, Hesty Marwani; Solfitri, Titi; Syofni, Syofni; Anggraini, Rini Dian
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa semester II Pendidikan Matematika FKIP Universitas Riau pada mata kuliah kalkulus integral khususnya materi integral luas dan volume pada pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah 41 mahasiswa semester II Pendidikan Matematika FKIP Universitas Riau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes integral luas dan volume berupa 3 soal uraian. Soal terdiri dari 1 soal integral luas dan 2 soal volume integral. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan prestasi belajar siswa pada materi integral luas dan volume sebesar 38,44% dan masih tergolong rendah. Pada masing-masing materi, capaian pada bidang integral sebesar 47,04% berada pada kategori sedang, dan pada integral volume sebesar 34,31% berada pada kategori rendah.
Facilitating Mathematical Creative Thinking Ability: Analysis of Validation, Practicality, and Effectiveness of Learning Modules Solfitri, Titi; Siregar, Hesty Marwani; Kartini, Kartini; Permata, Ariya
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Facilitating Mathematical Creative Thinking Ability: Analysis of Validation and Student Response to Learning Modules. Objective: This study aims to determine the validity and practicality of the developed module of integration technique in integral calculus learning; and to find out whether the module of integration technique in integral calculus learning developed is effective in improving students' mathematical creative thinking ability. Methods: The module was developed using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Two experts conducted the validation, resulting in an average validity score of 3.67, categorized as very valid. The practicality of the module was assessed through a student response questionnaire, which resulted in an average practicality percentage of 81%, classified as very practical. The effectiveness of the module was evaluated by comparing students' pretest and posttest scores on mathematical creative thinking skills. Findings: The analysis showed a significant improvement in students' scores, with the average score increasing from 1.13 in the pretest to 5.06 in the posttest. The average n-gain was calculated at 0.59, which falls into the moderate category. These results indicate that the module is effective in enhancing students' mathematical creative thinking skills. Conclusion: The study concludes that the developed learning module effectively improves students' mathematical creative thinking skills and can be utilized as a teaching material in integral calculus courses. The development of this module has significant implications for enhancing the quality of mathematics education in the digital era. Keywords: mathematical creative thinking, integral calculus, ADDIE model, integration technique.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i1.202445
PENDIDIKAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN SOFT SKILLS PESERTA DIDIK Siregar, Hesty Marwani
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v8i1.251

Abstract

Isu tentang keberlanjutan dan tuntutan perkembangan zaman dalam mengembangkan soft skills telah mendorong penelitian terkait penerapan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam pembelajaran matematika guna memperkuat soft skills. Hal ini menjadi topik yang layak untuk dipertimbangkan. Oleh karena itu, perlu diteliti bagaimana penerapan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam pembelajaran matematika telah berhasil mengembangkan soft skills. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review untuk menganalisis artikel penelitian dari tahun 2012 hingga 2023. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa untuk mencapai soft skills, Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam pembelajaran matematika dilakukan melalui penggunaan model pembelajaran yang merancang peserta didik agar aktif terlibat, menawarkan masalah keberlanjutan yang dapat dipecahkan secara matematis, serta memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan mengemukakan pendapat. Selain itu, peran bahan ajar juga sangat penting, sehingga pendidik perlu memilih buku dan media yang memuat konten tentang keberlanjutan. Terdapat peluang besar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pencapaian soft skills melalui Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam pembelajaran matematika, mengingat masih ada banyak aspek soft skills yang belum diteliti secara mendalam.
DEVELOPING INTEGRATION TECHNIQUES MODULE TO IMPROVE MATHEMATICAL CREATIVE THINKING ABILITY IN INTEGRAL CALCULUS Titi Solfitri; Hesty Marwani Siregar
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 2 (2021): March
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v5i2.8221

Abstract

This study aimed to 1) to find out the effectiveness of the integration technique module in integral calculus learning, and 2) to find out the increase in the mathematical creative thinking ability after implementing the integration technique module in integral calculus learning. The development of module was conducted by using ADDIE model with five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects in this study were 16 students in the 3rd semester of Mathematics Education Study Program, the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Riau. The research instruments were an expert validation questionnaire, a student response questionnaire, and a mathematical creative thinking ability test. The data obtained were analyzed by using quantitative and qualitative descriptive analysis methods. Based on the results of the validity test, the integration technique module was declared valid and suitable for students to use in the integral calculus course. Judging from the results of the module practicality test, the average percentage of practicality values was 77.8125 and was in the practical category. Referring to the results of the module effectiveness test, the n-gain average of students' mathematical creative thinking abilities was 0.64 and in the medium category. Because the integrated engineering module met the criteria of validity, practicality, and effectiveness, it could be stated that the developed integration technique module improved students' mathematical creative thinking skills in the integral calculus course.
Habits of Mind and Mathematical Creative Thinking: Evidence from a Correlational Study in Integral Calculus Siregar, Hesty Marwani; Solfitri, Titi
Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pedagogi.v5i2.3945

Abstract

In an era of increasing societal complexity and rapid change, developing mathematical creative thinking has become a central challenge in mathematics education worldwide, particularly in cognitively demanding domains such as integral calculus. While conceptual understanding remains fundamental, research indicates that students’ engagement in creative mathematical problem solving is strongly influenced by dispositional and metacognitive factors. Among these, habits of mind are increasingly recognized as essential in supporting persistence, flexibility, and reflective thinking when students confront complex mathematical problems. This study investigates the relationship between habits of mind and mathematical creative thinking among undergraduate mathematics education students enrolled in an integral calculus course. Using a correlational research design, data were collected from 60 students through a habits of mind questionnaire and an open-ended mathematical creative thinking test assessing fluency, flexibility, and originality. The findings show that participants’ habits of mind and mathematical creative thinking were generally underdeveloped, with most students falling within moderate to low achievement categories. Correlation analysis revealed a very strong positive association between the two variables, indicating that students with more developed habits of mind tend to demonstrate higher levels of creative thinking in integral calculus. Habits of mind accounted for a substantial proportion of variance in students’ mathematical creative thinking, providing empirical support for their role as a dispositional foundation for creative thinking in advanced mathematics learning. These findings underscore the importance of instructional approaches that intentionally cultivate students’ habits of mind alongside conceptual understanding to foster sustained creative mathematical engagement.
Analisis Kebutuhan Modul Kalkulus Integral untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siregar, Hesty Marwani; Solfitri, Titi; Anggraini, Rini Dian
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4718

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut peningkatan kemampuan manusia salah satunya berpikir kreatif. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis ini salah satunya dapat diperoleh di Perguruan Tinggi melalui mata kuliah Kalkulus Integral. Untuk menunjang pembelajaran diperlukan suatu bahan ajar berupa modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul kalkulus integral yang bagaimana yang dibutuhkan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif menggunakan tes, observasi, angket, wawancara, dan analisis bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan matematika membutuhkan modul kalkulus integral yang mudah dipahami, memfasilitasi kemampuan bepikir kreatif matematis, memuat penjelasan dari konsep materi yang dipelajari, berbasis model pembelajaran inovatif, menggunakan teknologi sesuai perkembangan zaman, dan bisa digunakan secara mandiri. Kata kunci: analisis kebutuhan, berpikir kreatif matematis, kalkulus integral, modul
The Relationship between Perceptions of Online Learning and Self-Regulation of Mathematics Education Students Hesty Marwani Siregar; Titi Solfitri; Syarifah Nur Siregar
Didaktik Matematika Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdm.v8i2.21882

Abstract

Students' perceptions of learning influence the achievement of learning objectives. With the current online learning, students need to have good self-regulation to obtain excellent learning outcomes. Therefore, this study aims to examine the relationship between perceptions of online learning and the self-regulation of Mathematics Education students during the COVID-19 pandemic. The subject of this research is 121 students in semesters 2, 4, and 6 of the Mathematics Education Program in One University in Indonesia. Students in that semester are students who have experienced both face-to-face lectures and online lectures. To collect data in the study, researchers use questionnaires. This study uses descriptive statistical and quantitative analysis techniques. The results showed that student perception of online learning was correlated to student self-regulation during the COVID-19 pandemic (r=0.545 or moderate correlation). It means when students have a good perception of online learning, their self-regulation tends to be good, vice versa. Thus, one way to improve student self-regulation is by increasing student perceptions of online learning.