Claim Missing Document
Check
Articles

Found 44 Documents
Search
Journal : Jurnal EMPATI

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA MAHASISWA YANG MENGIKUTI UKM PEDULI SOSIAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG AMALIA, RACHMA; Desiningrum, Dinie Ratri
Empati Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.07 KB)

Abstract

Mahasiswa memiliki peran yang penting untuk dapat mengimplementasikan ilmunya untuk kesejahteraan masyarakat sehingga dibutuhkan kepribadian yang tangguh dalam menghadapi berbagai permasalahan dalam menjalani peran tersebut. Salah satu yang berpengaruh terhadap kemampuan dalam mensejahterakan orang lain adalah karakteristik kepribadian seperti hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hardiness dengan perilaku prososial pada mahasiswa yang mengikuti UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro dengan karakteristik menjadi anggota organisasi aktif di periode 2016/2017. Subjek penelitian adalah 82 anggota UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro Semarang. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu perilaku prososial (43 aitem, α = 0.945) dan skala hardiness (41 aitem α = 0.937). Analisis data menggunakan regresi sederhana yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara hardiness dengan perilaku prososial (r=0.815 ; p<0.000). Artinya semakin kuat hardiness yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi perilaku prososialnya. Hardiness memberikan sumbangan efektif terhadap perilaku prososial pada mahasiswa yang mengikuti UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro sebesar 66.5% dan sisanya 33.5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 DEMAK MUSTIKANINGRUM, LENA; Desiningrum, Dinie Ratri
Empati Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.918 KB)

Abstract

Career maturity is a situation where a person is able to complete the task of typical career development in accordance with the stage of development and chronological age. This study aims to determine the relationship between emotional intelligence with career maturity in XI grade SMK Negeri 2 Demak. The population of this study is all students of XI grade SMK Negeri 2 Demak. Population amounted to 357 people, and the study sample amounted to 178 people. The sampling technique was done by cluster random sampling technique. Measuring tool uses career maturity scale (30 aitem, α = 0,883) and emotional intelligence scale (29 aitem, α = 0,872). Data analysis technique in this research is simple regression analysis. This research shows rxy = 0,230; Ρ = 0.002 (ρ <0.05). The results of data analysis explain that there is a positive and significant relationship between emotional intelligence with career maturity. The higher emotional intelligence then the higher career maturity. Otherwise , the lower emotional intelligence then the lower career maturity. The effective contribution of emotional intelligence to career maturity is 5.3% and 94.7% is influenced by other factors not revealed in this study.  
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 7 SEMARANG Linawati, Rusda Aini; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.096 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19738

Abstract

Psychological well-being merupakan hal yang penting untuk dimiliki setiap individu, tidak terkecuali usia remaja. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi psychological well-being adalahreligiusitas.Religiusitas dapat mengendalikan tingkah laku anak yang beranjak pada usia remaja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII dan kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 49 siswa dengan menggunakan teknik stratifedcluster random sampling.Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu skala religiusitas (28 aitem, α =  .85) dan skala psychological well-being (27 aitem, α = .87 ). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi rxy = 0,756 dengan p = .000 (p < .001) yang berarti terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being. Semakin tinggi religiusitas maka semakin tinggi pula psychological well-being. Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 57,2 % terhadap psychological well-being siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang, 42,8 % sisanya ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis tentang Makna Kelahiran Anak bagi Ibu Pascapengalaman Keguguran PRAVITASARI, ARVINDA; Desiningrum, Dinie Ratri
Empati Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.751 KB)

Abstract

Miscarriage is a very impactful phenomenon to a mother. One of it is the post-miscarriage depression to excessive fear and anxiety towards the next pregnancy. The focus of this research is to explore more about the mother’s experience in a process to understand the meaning of birth and parenting of a child, related to the effect of the miscarriage that she experienced beforehand. This research aims to grasp how miscarriage can give significant impact to the mother after the child born. Purposive sampling is used to find four participants that are mothers who have experienced miscarriage. The interviews were done semi-structurally which then transcripted and analyzed using interpretative phenomenological analysis (IPA). There are three main themes that are found: (1) pregnancy and miscarriage experience (2) childbirth for mother (3) social support. This research gives chance to participants to talk about their experience regarding the process of understanding the child and the parenting process that they applied to their children. Findings in this research can be inputs to understand more about the psychological impact of miscarriage to a mother and how it affects the process of parenting and understanding the children.
RELASI ANAK DAN IBU PADA KELUARGA YANG BERCERAI (Studi Kualitatif Fenomenologis) Febrianita, Cintya Fitri; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.571 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam gambaran relasi anak dan ibu pada keluarga yang bercerai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian adalahanak laki-laki dengan orang tua yang mengalami perceraian berusia 20-22 tahun, dan tinggal di kota Semarang, berjumlah tiga subjek yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskripsi Fenomena Individual (DFI). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa perceraian memberikan masing-masing dampak negatif pada ketiga subjek, seperti perasaan minder, menutup diri, kehilangan figur ayah, dan menjadi pribadi yang keras. Keberadaan ibu yang berkompeten dan adanya relation (hubungan) yang erat dengan subjek merupakan salah satu faktor yang membantu ketiga subjek untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi perceraian orang tua, mampu bangkit dari keterpurukan, dan menjadi resilien.
HUBUNGAN ANTARA QUALITY OF SCHOOL LIFE DENGAN EMOTIONAL WELL BEING PADA SISWA MADRASAH SEMARANG Damayanti, Soraya Prabanjana; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.504 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara quality of school life dengan emotional well being pada siswa Madrasah Semarang. Quality of school life adalah persepsi terhadap rasa sejahtera siswa sebagai bagian dari sekolah melalui penilaian terhadap pengalaman yang dirasakan siswa dengan dimensi-dimensi yang dimiliki sekolah. Emotional well being adalah persepsi terhadap keadaan emosional yang meliputi kepuasan hidup dan kebahagiaan yang dirasakan individu dalam kehidupannya. Populasi yang terjangkau dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 1 Semarang. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MAN 1 Semarang sebanyak 97 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu Skala Quality of School Life (25 aitem valid, α = 0,839) dan Skala Emotional Well Being (37 aitem valid, α = 0,884). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,633 dengan p = 0,000 (p
PENGALAMAN MENJADI HOMESCHOOLER-MOM Sebuah Studi Kualitatif dengan Pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) Majid, Dewi Yulia Nurul; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.352 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman ibu yang melaksanakan homeschooling (homeschooler-mom). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA).Partisipan penelitian ini didapat dengan metode non-probability sampling dengan salah satu strategisnowball sampling.Partisipan berjumlah 3 orang dengan karakteristik: (1) Ibu yang melaksanakan praktik homeschooling pada anak, tidak terbatas jenjang pendidikan, (2) Pelaksanaan homeschooling tanpa adanya keterlibatan lembaga serta, (3) Ibu yang mengaktualisasi aktivitas homeschooling-nya di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman homeschooler-mom melaksanakan homeschooling mampu mencapai target-target belajar anak dan menerapkan parental control pada anak. Pengalaman homeschooler-mom berawal dari pengambilan keputusan yang dipengaruhi oleh pengalaman pendidikan homeschooler-mom, kondisi pendidikan anak serta kehidupan pernikahan homeschooler-mom. Faktor-faktor pengambilan keputusan tersebut selanjutnya melahirkan pemaknaan homeschooler-mom pada pendidikan yang dianggap baik yaitu pemaknaan cenderung pada filosofi pendidikan homeschooling. Homeschooler-mom juga dihadapkan pada dinamika pelaksanaan homeschooling yang meliputi fase homeschooling, kendala-kendala serta kepuasan terhadap pelaksanaan homeschooling. Selain itu, penelitian ini mempunyai temuan pada peran ibu dalam homeschooling yang meliputi pengasuhan, peran ganda yang disandang homeschooler-mom serta keterlibatan ayah dalam pendidikan. Temuan-temuan tersebut berkaitan dengan dinamika pelaksanaan homeschooling yang dialami homeschooler-mom.
PENGALAMAN BERKELUARGA PADA WANITA YANG MENJALANI MARRIED BY ACCIDENT Studi Fenomenologis Pernikahan Karena Kehamilan di Luar Nikah Sari, Putri Perwita; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.392 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15144

Abstract

Pernikahan karena kehamilan di luar nikah adalah kondisi dimana sebuah pernikahan terjadi dengan suatu penyebab tertentu yaitu karena pihak perempuan telah lebih dulu mengalami kehamilan. Pernikahan karena kehamilan di luar nikahpada usia remaja terjadi karena adanya hubungan intim yang dilakukan di luar ikatan pernikahan atau yang dikenal dengan seks pranikah. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan memahami lebih dalam pengalaman berkeluarga dan dinamika keluarga dari individu yang mengalami pernikahan karena kehamilan pranikah. Dinamika keluarga yang dimaksud yakni dimulai dari penyebab awal terjadinya pernikahan subjek hinggakehidupan pernikahan subjek saat ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti mengumpulkan data penelitian dengan mewawancarai tiga orang wanita yang mengalami pernikahan karena kehamilan di luar nikah pada usia remaja dan saat ini masih menikah dengan usia pernikahan minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pernikahan karena kehamilan di luar nikah merupakan suatu jalan keluar yang dipilih oleh keluarga untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami remaja putri yang mengalami kehamilan pranikah. Permasalahan tidak selesai begitu saja ketika individu memutuskan untuk melakukan pernikahan. Terdapat dampak yang ditimbulkan dari keputusan remaja untuk melakukan pernikahanguna menutupi kehamilannya. Tidak semua pihak dalam lingkungan sosial akan memberikan dukungan terkaitpernikahan yang dilakukan.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MEMBACA QURAN SISWA TPQ Fatkhawati, Meirna; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.44 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan persepsi orang tua terhadap motivasi belajar membaca Quran siswa TPQ. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Pola Asuh Otoriter (Σ item = 19, α = .864) dan Skala Persepsi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Membaca Quran (Σ item = 21, α=.897). Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa TPQ Attaqwa, TPQ Baitul Khair, TPQ Al-Hidayah, TPQ Maskam Undip dan TPQ Kyai Galangsewu dengan jumlah sebanyak 280 subjek. Sampel penelitian adalah 120 subjek yang diperoleh dengan menggunakan teknik proportional cluster sampling. Uji normalitas pola asuh otoriter p = .523 (p > .05) dan persepsi orang tua terhadap motivasi belajar membaca Quran p = .007 (p < .05). Variabel persepsi orang tua terhadap motivasi belajar memiliki distribusi tidak normal, maka menggunakan teknik statistik non parametrik. Berdasarkan dari hasil analisis korelasi kendal tau didapatkan bahwa = .288 dan p = .000 (p < .001) artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan persepsi orang tua terhadap motivasi belajar membaca Quran, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pola asuh otoriter yang diterapkan orang tua maka semakin negatif persepsi orang tua terhadap motivasi belajar membaca Quran.
RELATIONSHIP BETWEEN SELF ESTEEM WITH TENDENCY TO DATING VIOLENCE THE STUDENTS REGULAR 1 AND REGULAR 2 CLASS OF 2009 IN INDUSTRIAL ENGINEERING FACULTY DIPONEGORO UNIVERSITY M., Trias Wulan; NRH, Frieda; Desiningrum, Dinie Ratri
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.076 KB)

Abstract

Based on teen dating phenomenon, a lot happened dependence on their partners. Dependency here means emotionally dependent and always never dared to resist what it wants partner and fear of abandonment. Dating process can lead to positive effects and negative effects. One of the negative effects is dating violence. This study aims to determine the relationship between self esteem with tendency to dating violence students in Industrial Engineering Faculty in Diponegoro University.In the study population were regular students regular 1 and regular 2 class of 2009 majoring in Industrial Engineering Faculty Diponegoro University. Sample was90 persons obtained through cluster random sampling technique. Retrieval of data using propensity scale violence in courtship consisting of 29 aitem (α = 0,952) and self esteem scale consisting of 37 aitem (α = 0,950).Processing the data using Non Parametric Method Statistical Test Spearman Rank Correlation Coefficient, rxy = -0,434 obtained with a significance level of 0,000 (p<0,05). The existence of a negative sign on the correlation coefficient indicates the direction the relationship is negative meaning that the highet the tendency of self esteem in dating violence has declined. Conversely, the lower the self esteem then making trend in dating violence is increasing.