Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dan Latihan Etika Batuk Sebagai Upaya Pencegahan Ispa Di Kelurahan Senalang Desmawati, Desmawati; Sarapasa, Dwi Rizka Fajriyah; Putri, Elvira Meisiska Dwi; Rupiyanti, Esi; Agustina , Eva; Yunita, Mesfi; Sari, Desmeta
Jurnal Kewirausahaan & Inovasi Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jkwi.v3i2.1243

Abstract

Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is a public health problem that remains a major cause of morbidity in Indonesia. Environmental factors, unhealthy lifestyles, and low public knowledge are triggers for the high incidence of ARI. This activity aims to increase public knowledge about ARI through the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), especially in preventing waste burning and reducing air pollution and implementing coughing and sneezing etiquette training. The method used is health education with a lecture, discussion, and demonstration approach. The results of the activity show an increase in public knowledge after being given education. The implementation of PHBS has proven effective in increasing public awareness of ARI prevention.
Pelatihan Manajemen Dan Pengembangan Usaha Pada BUMDes Bumi Mulya Desa Gunung Mulya Kecamatan Gunung Sahilan Yusnita, Raja Ria; Halimahtussakdiah, Halimahtussakdiah; Desmawati, Desmawati; Sari, Natasha Kumala
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2995

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah Badan usaha yang ada di desa yang di bentuk oleh Pemerintahan Desa Bersama  Masyarakat  Desa. Pembentukan BUMDes dimaksudkan sebagai  upaya  menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerjasama antar desa. Pengabdian masyarakat dilakukan di Bumdes Bumi Mulya Desa Gunung Mulya. Potensi pengembangan desa pada BUMDES Bumi Mulya memiliki beberapa permasalahan diantaranya mengenai kurangnya pengetahuan sumberdaya manusia dan manajemen pengelolaan serta kemampuan manajerial yang memadai dalam mengelola BUMDES. Metode yang digunakan adalah metode diskusi tanya jawab antara tim pengabdian dengan direktur dan perangkat BUMDes. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu perangkat bumdes belum dapat meningkatkan potensi desa dengan maksimal. Hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya keikutsertaan perangkat bumdes pada bimbingan teknis BUMDes. Salah satu cara yang dapat dilakukan bumdes yaitu dengan mencari peluang usaha lain seperti waduk wisata, pasar desa dan usaha pertanian.
Pembuatan Keterampilan “Home Decor” Yang Punya Nilai Jual Untuk Menambah Penghasilan Ibu Rumah Tangga Di Kota Pekanbaru Yusnelly, Arie; Desmawati, Desmawati; Mahfuzoh, Syahriati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3559

Abstract

Tujuan dari program ini adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan program sosialisasi tentang bagaimana menciptakan jiwa wirausaha untuk membantu ibu rumah tangga dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang cara membuat, memproduksi, dan memasarkan Home Dekor. dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga, adalah melaksanakan salah satu fungsi Tridharma Perguruan Tinggi. Pelatihan dan instruksi teknis dalam pembuatan Home Decor adalah metode yang digunakan. 80% mitra yang hadir mampu membuat produk Home Decor dari Bahan Talenan yang digunakan untuk memasak sesuai dengan hasil pre dan post test yang telah dilakukan. Sehingga dengan adanya pelatihan ini diharapkan para ibu rumah tangga di Kelurahan Tuah Madani Kota Pekanbaru mendapatkan pengetahuan lebih tentang membuat usaha sederhana.
Literasi Keuangan pada UMKM Dengan Pendampingan Akuntansi Sederhana di Kota Pekanbaru Desmawati, Desmawati; Yusnita, Raja Ria; Handani, Tengku Alya Lutfi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3718

Abstract

Usaha  Mikro  Kecil  dan  Menengah  (UMKM)  merupakan  salah  satu  faktor  ekonomi  yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pada masa era tatanan baru, maka terjadi perubahan drastis pada tatanan yang ada dan telah terstruktur dengan baik. Hal ini memberi dampak pada terhambatnya aktivitas usaha termasuk UMKM. Tantangan bagi UMKM untuk tetap dapat bertahan dan terus berkembang, salah satunya dengan memahami dan menerapkan sistem manajemen keuangan. Pengelolaan keuangan melalui pembuatan laporan keuangan akan memberikan dampak positif bagi UMKM dalam mengoptimalisasikan usahanya di tengah pandemi. Pengabdian diselenggarakan di Kelurahan Tuah Madani Kota Pekanbaru. Kegiatan yang diselenggarakan berupa pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM di Kelurahan Tuah Madani Kota Pekanbaru. Kegiatan pengabdian berupa pembekalan teori dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Pelaksanaan pengabdian ini memberikan manfaat yaitu: (1) memberikan informasi kepada pelaku UMKM akan manfaat menyusun anggaran usaha; (2) memberikan pemahaman perhitungan anggaran usaha serta laporan keuangan sederhana; (3) pelaku UMKM dapat memisahkan antara pengeluaran usaha dengan pengeluaran rumah tangga. Dampak (impact) dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan pelaku UMKM di di Kelurahan Tuah Madani Kota Pekanbaru mengenai perhitungan pelaporan keuangan yang baik dan tepat serta manfaatnya.  
EVALUASI PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI Susanti, Susi; Sulastri, Delmi; Desmawati, Desmawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.442

Abstract

Upaya menurunkan prevalensi anemia dengan cara pemberian suplemen­tasi Tablet Tambah Darah (TTD) sejak remaja. Namun pelaksanaannya di Kabupaten Pasaman Barat belum berjalan dengan efektif. Cakupan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri pada tahun 2019 masih ada yang belum mencapai target 30%. Puskesmas yang rendah cakupannya yaitu hanya 1,5%. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran input, proses dan output dalam evaluasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019. Penelitian dilakukan secara kualitatifdengan teknik wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), Informan ditentukan secara purposive sampling yang berjumlah sebanyak 29 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Januari s/d Desember 2020 di Dinas Kesehatan, Instalasi Farmasi Kabupaten Pasaman Barat, Puskesmas Air Bangis dan Sekolah.Analisis data dilakukan dengan analisis konten (analisis isi) dan validasi data dengan triangulasi sumber, teknik dan teori. Hasil penelitian pada komponen input Puskesmas Air Bangis memiliki SDM yang belum cukup, buku pedoman tidak ada, alokasi dana masih kurang, sarana dan prasarana belum memadai. Pada proses yang belum sesuai yaitu pendistribusian Tablet Tambah Darah (TTD), pencatatan dan pelaporan serta pemantauan. Sedangkan pada output cakupan belum tercapai, ketepatan waktu dan distribusi belum sesuai dengan buku pedoman penanggulangan dan pencegahan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur tahun 2018. Kesimpulanadalah bahwa dalam pelaksanaan komponen input, proses dan output belum sesuai dengan pedoman yang dianjurkan. Disarankan untuk menambah SDM, meningkatkan perencanaan alokasi dana, melakukan sosialisasi, meningkatkan ketersedian sarana dan prasarana, melakukan kerjasama lintas sektor dengan membuat MoU untuk meningkatkan komitmen.