Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Perluasan Indeks Seleksi Nilai Fenotipe Untuk Indeks Seleksi Nilai Pemuliaan Edizon Jambormias; Surjono Hadi Sutjahjo; Ahmad Ansori Mattjik; Yudiwanti Wahyu; Desta Wirnas
Buletin Agrohorti Vol. 2 No. 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.997 KB) | DOI: 10.29244/agrob.2.1.115-124

Abstract

Indeks seleksi merupakan salah satu prosedur seleksi sifat berganda yang penting dalam prog­ram pemuliaan tanaman. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsi dan menduga parameter-parameter skor indeks dari metode-metode indeks seleksi nilai fenotipe, dan kemungkinan perluasannya bagi metode indeks seleksi nilai pemuliaan BLUP. Peragam fenotipe dan genotipe dari indeks basis dan Smith-Hazel digunakan sebagai landasan statistik untuk pendugaan parameter dan perluasan pengguna­an indeks. Penurunan rumus menghasilkan peragam aditif dan fenotipe bagi indeks seleksi berbasis nilai eigen, dan memperoleh parameter indeks seperti heritabilitas, koefisien deter­minasi, respons seleksi, respons seleksi tak langsung dan respons komponen sifat-sifat kuantitatif bagi semua metode indeks nilai fenotipe. Parameter peragam nilai pemuliaan sebenarnya dapat diduga dari analisis eigen dan keakuratan nilai pemuliaan BLUP yang memungkinkan metode indeks seleksi nilai fenotipe dapat diterapkan dengan prosedur yang sama pada nilai pemuliaan BLUP. Terakhir, heritabilitas dan koefisien determinasi indeks dapat digunakan dalam simulasi pembobot ekonomis untuk menghasilkan indeks terbaik.
Potensi Hasil Galur – Galur Harapan Kedelai Hitam (Glycine max ( L.) Merr.) di Kabupaten Bogor Lela Marlenasari; Desta Wirnas
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.429 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.14918

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi hasil dari 8 galur harapan kedelai hitam (Glycine max (L.) Merr.). Penelitian ini dilakukan di Bogor (Jawa Barat) pada bulan Oktober 2011 sampai Januari 2012 sebagai bagian dari uji coba multilokasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak dengan pengulangan dan tiga varietas nasional sebagai kontrol, yaitu Cikuray, Malika dan Willis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman, waktu berbunga dan waktu panen, jumlah cabang produktif dan jumlah polong hampa sceara statistik berbeda. SSD-82, SSD-91, dan SC-68-2 memiliki produktivitas tinggi dibandingkan varietas pembanding (Cikuray).
Keragaman Populasi F2 Padi (Oryza sativa L.) pada Kondisi Cekaman Suhu Tinggi Faradila Median Rini; Desta Wirnas; Anggi Nindita
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 3 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.823 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i3.21095

Abstract

Pemanasan global menyebabkan dampak negatif, antara lain menurunkan produktivitas padi.Pemuliaan tanaman diharapkan mampu menghasilkan varietas baru tanaman padi yang toleran terhadap cekaman suhu tinggi. Tujuan Penelitian untuk mendapatkan informasi tentang keragaan karakter pertumbuhan genotipe F2 padi dan seluruh tetuanya pada kondisi cekaman suhu tinggi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari sampai Juni 2015. Materi genetik yang digunakan adalah 150 individu segregan F2 yang berasal dari persilangan IPB 4S dan IR64, 20 individu tetua IPB 4S, 20 individu tetua IR64. Semua materi genetik ditanam dalam kondisi tercekam suhu tinggi di rumah kaca Institut Pertanian Bogor. Hasil perhitungan nilai tengah menunjukan beberapa karakter memiliki nilai tengah lebih baik dibandingkan tetua dan terdapat segregan transgresif. Karakter agronomi yang diamati dikendalikan oleh gen aditif, dominan, epistasis duplikat, dan epistasis komplementer. Berdasarkan nilai heritabilitas yang tinggi dan koefisien keragaman genetik yang luas maka karakter panjang malai, persentase gabah bernas per malai, dan bobot gabah per malai contoh dapat dijadikan kriteria seleksi untuk seleksi generasi awal pemuliaan padi toleran cekaman suhu tinggi. Seleksi langsung berdasarkan jumlah gabah bernas per malai dengan intensitas 50% menghasilkan diferensial seleksi 24,7% pada karakter jumlah gabah bernas per malai.
Studi Keragaman Galur F4 Hasil Persilangan Padi Varietas IPB 4S dengan Situ Patenggang Ratih Irma Khairani Saragih; Desta Wirnas
Buletin Agrohorti Vol. 7 No. 1 (2019): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.452 KB) | DOI: 10.29244/agrob.7.1.38-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi keragaman galur-galur F4 hasil persilangan padi IPB 4S dan Situ Patenggang dan membandingkannya dengan varietas pembanding. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor. Penanaman dilakukan dengan menanam populasi F4 hasil persilangan IPB 4S dengan Situ Patenggang sebanyak 100 galur terpilih dengan 4 varietas pembanding yaitu IPB 4S, Situ Patenggang, 7R dan 6R. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah bernas, bobot gabah bernas, bobot gabah hampa, dan bobot 100 butir. Hasil perhitungan nilai tengah menunjukkan beberapa karakter populasi F4 memiliki nilai tengah lebih baik dari pembandingnya. Nilai heritabilitas dan koefisien keragaman genetik yang tinggi terdapat hampir pada seluruh karakter. Seleksi dilakukan berdasarkan bobot gabah bernas per tanaman karena memiliki nilai heritabilitas arti luas dan koefisien keragaman genetik yang tinggi.
Variasi Karakter Agronomi dan Kandungan Amilosa Populasi F3 Sorgum Persilangan Pulut 3 × Kawali Alaydi, Nafian; Wirnas, Desta; Marwiyah, Siti
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 1 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i1.61772

Abstract

Sorgum merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan memenuhi diversifikasi pangan nasional. Pengembangan sorgum dalam meningkatkan hasil dan kualitas tekstur nasi yang dihasilkan masih perlu dilakukan untuk meningkatkan palatabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai keragaman genetik karakter agronomi dan kadar amilosa pada populasi F3 hasil persilangan Pulut 3 × Kawali. Penelitian menggunakan metode Single Seed Descent (SSD). Hasil penelitian menunjukkan keragaman karakter kualitatif maupun kuantitatif berdasarkan analisis Nilai Tengah, Khi-Kuadrat, Skewness and Kurtosis, Korelasi, dan Heritabilitas arti luas. Kandungan amilosa yang bertipe waxy mengikuti nisbah Mendel berdasarkan pengujian pewarnaan iodin pada endosperma biji. Perbedaan karakter yang ditemukan pada F3 belum berbeda nyata dibandingkan tanaman tetua. Aksi gen yang ditemukan yaitu dominan, epistasis, dan aditif dengan jumlah gen yang banyak atau sedikit. Beberapa karakter yang ditemukan memiliki keragaman yang tinggi dan keeratan hubungan yang rendah. Pengelompokan genotipe tanaman berdasarkan karakternya dapat digunakan dalam melakukan seleksi pada generasi lanjutan. Kata kunci: keragaman, klaster, pewarnaan iodin, Single Seed Descent
Keragaman Genetik Karakter Agronomi dan Amilosa Populasi Sorgum F3 Hasil Persilangan Pulut 3 x Soraya 3 Wardhani, Azhahara Putri Kusuma; Wirnas, Desta
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 1 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i1.53055

Abstract

Penggunaan sorgum sebagai alternatif pangan di Indonesia belum cukup berkembang karena tekstur sorgum yang pera kurang disukai masyarakat. Perbaikan terhadap kualitas biji sorgum perlu dilakukan untuk memperoleh sorgum berbiji pulen dan diterima masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi keragaman genetik pada populasi F3 sorgum hasil persilangan Pulut 3 x Soraya 3 serta seleksi cepat genotipe sorgum dengan kadar amilosa rendah. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli 2022 hingga Desember 2022 di Kebun BBPSI Biogen, Cimanggu, , Kota Bogor, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata karakter kuantitatif yang beraneka ragam. Jumlah gen yang terlibat terbagi menjadi dua macam yaitu banyak dan sedikit gen. Aksi gen yang muncul yaitu epistasis. Hasil pewarnaan pada endosperma biji menunjukkan sebagian besar sorgum populasi F3 bertipe waxy. Kata kunci: aksi gen, epistasis, seleksi, Sorghum bicolor, staining
Pewarisan Sifat Waxy Populasi F3 Sorgum Hasil Persilangan Pulut 3 x PI-150-20A Mardhiyyah, Rodhiyatan; Wirnas, Desta; Trikoesoemaningtyas
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.54529

Abstract

Sorgum dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif beras padi, namun beras dari biji sorgum kurang disukai masyarakat. Karena itu diperlukan adanya perbaikan terhadap kualitas biji sorgum untuk memperoleh biji sorgum yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan memperoleh pengetahuan tentang keragaman genetik dan seleksi pada karakter agronomi dan tipe waxy pada populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 hingga November 2022 di Kebun BSIP Biogen, Cimanggu, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi F3 memiliki nilai tengah yang cenderung lebih kecil daripada kedua tetuanya. Aksi gen yang muncul yaitu epistasis komplementer dan epistasis duplikat dengan jumlah gen yang terlibat banyak pada mayoritas karakter. Heritabilitas arti luas dan koefisien keragaman genetik termasuk tinggi. Pengamatan tipe sorgum berdasarkan kandungan amilosa. Hasil dari pewarnaan biji menunjukkan bahwa populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A mayoritas bertipe waxy atau memiliki kandungan amilosa yang rendah. Kata kunci: beras, epistasis, gen, pewarnaan, segregasi
Co-Authors ,, Mawaddah . SUDARSONO . SUWARSO Achmad . Adinda Wuriandani Adinda Wuriandani Agung Wahyu Susilo Agung Wahyu Susilo Agung Wahyu Susilo Ahmad Ansori Mattjik Ahmad Ansori Mattjik AHMAD JUNAEDI Aidi Noor Akhmadi, Gerland Alaydi, Nafian Amris Makmur Anita Rahayu Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Atika Bakti Sari Azri Kusuma Dewi Bambang Sapta Purwoko Buang Abdullah Dedek hanafiah Dewi Andriani Diana Sofia Hanafiah Didy Sopandie Edi Santosa Edison Jambormias EDIZON JAMBORMIAS Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Eni Widajati Faqih Udin Faradila Median Rini Firman Ardiansyah Gopar, R. A. HAJRIAL ASWIDINNOOR Halimah Tus Sa'diah Halimatus Syahdia Hasibuan HESTI MAULIDA Hidayatun, Nurul Human, dan Soeranto I. Prihantoro, I. Imam Widodo Ishmatalhaq, Zannuba Iskandar Lubis Iswari S. Dewi Iswari Saraswati Dewi Jaisyurahman, Usamah Jasmi Jekki Irawan Junaedi, dan Ahmad Karlin Agustina Khairil Anwar L. Abdullah Lela Marlenasari M A Chozin Mahpuzah, Marfiatun Manalu, Victor Manotar Pademan Mardhiyyah, Rodhiyatan Marlenasari, Lela Maryono, Marina Yuniawati Mattjik, Ahmad A Maulida, Hesti Mayang Sari Memen Surahman Mizan, Muhammad Rauful Mizan, Muhammad Rauful Momongan, Jorex Daniel Muhamad Syukur Muhammad Arif Yudiarto Munarti Munif Ghulamahdi Nindita, Anggi Nita Kartina, Nita Nofika Senjaya NUR KHOLISOH NURHAJATI AA MATTJIK NURHAJATI MATTJIK Nurheni Wijayanto OTIH ROSTIANA P. D. M. H. Karti Patty, Jacob R Pipit Werdhiwati Prasetiyono, dan Joko Prasetiyono, Joko Pratama, Muhammad Antony Jefri Purbokurniawan . Putra, B. Putri Andini Mandasari Ratih Irma Khairani Saragih REFLINUR REFLINUR Rini, Erin Puspita Rini, Faradila Median S. Human Saniaty, Arina Saragih, Ery Leonardo Saragih, Ratih Irma Khairani Sayurandi Sayurandi Sayurandi Sayurandi Sayurandi Sayurandi Sayurandi Sayurandi, Sayurandi Safitri, Heni Sekar Woelan Sekar Woelan Sekar Woelan Sekar Woelan SESANTI BASUKI SESANTI BASUKI Sherly Rahayu Siti Marwiyah Siti Marwiyah Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir Soeranto Human SRI WARDANI Sudarsono SUDARSONO SUDARSONO Sudarsono, dan Sudirman Yahya Sudirman Yahya Sudirman Yahya Sudirman Yahya - Sumiati, dan Sungkono Sungkono Sunyoto Sunyoto Surjono H Sutjahjo, Surjono H Surjono Hadi Sutjahjo Suwarno, Punjung Medaraji SUWARSO SUWARSO Tasliah, nFN Tias Arlianti Tri Budiyanti Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas Trikoesoemaningtyas Trikosoemaningtyas Trikosoemaningtyas Trikosoemaningtyas Usamah Jaisyurahman W. Puspitasari Wage Ratna Rohaeni WAGE RATNA ROHAENI Wardhani, Azhahara Putri Kusuma Wibawa, Rentang Fajar Cakra Wuriandani, Adinda Yani Nurhadryani Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yulidar Yulidar