Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Partisipasi Remaja Putri Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan Pamangin, Lisda Oktavia Madu
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1224

Abstract

Angka kelahiran pada perempuan kelompok umur 15-19 tahun di Provinsi Papua Tahun 2021 adalah tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia. Salah satu akar masalah yang perlu diselesaikan ialah median umur kawin pertama untuk Provinsi Papua yang telah mencapai 21,2 tahun Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran pengetahuan, sosial budaya, serta peran informasi, dan media sosial tentang partisipasi remaja putri dalam pendewasaan usia perkawinan di wilayah pedesaan dan perkotaan. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional study, dan instrumennya berupa kuesioner online yang bersifat self-reported. Lokasi penelitian berada di wilayah Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura mewakili pedesaan. Populasi yang digunakan yakni remaja putri usia sekolah setingkat SMA, teknik sampling secara purposive pada remaja perkotaan dan total sampling untuk daerah pedesaan dengan besar sampel yang diperoleh sebesar 206 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan uji hipotesisnya dengan man-withney test. Pengolahan data secara komputerisasi melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor signifikan sosial budaya (p=0.011), dan peran informasi dan media sosial (p=0.000) pada remaja pedesaan dengan perkotaan. Namun tidak terdapat perbedaan skor signifikan pada pengetahuan (p=0.308) pada remaja perkotaan dengan pedesaan. Kesimpulan yang diperoleh yakni karakteristik sosial budaya dan peran media sosial berbeda antara remaja desa dan perkotaan.
Determinan Kejadian Overweight pada Wanita Usia Subur di Papua Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia Madu
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1225

Abstract

Prevalensi obesitas dan kelebihan berat badan di Papua mengalami peningkatan dari 23,5% di tahun 2007 menjadi 34,9% di tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan overweight pada Wanita usia subur di Papua dari faktor pola makan, aktivitas sedentary, dan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini survey cross sectional, dilaksanakan April – September 2023. Sampel sebanyak 156 wanita usia 15-49 tahun di Kota Jayapura yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data dengan uji chi-square dan uji Korelasi Pearson dan Spearman dengan Confidence Interval 95% dan a= 0,05. Terdapat 90 orang (57,7%) mengalami overweight, rata-rata usia responden adalah 28 tahun, pendidikan paling banyak adalah SMA (61%), dan paling banyak responden tidak bekerja (87,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian overweight (p=0,001), antara frekuensi makan berisiko (p=0,040), frekuensi konsumsi sumber karbohidrat (0,001), dan usia (p=0,000) dengan kejadian overweight. Sementara, perilaku sedentary dan frekuensi konsumsi fast-food tidak memiliki hubungan yang signifikan. Faktor yang mempengaruhi kejadian overweight pada wanita subur di Kota Jayapura adalah usia, penggunaan kontrasepsi hormonal, frekuensi makan makanan berisiko, dan frekuensi konsumsi sumber karbohidrat. Diharapkan tersedianya ruang-ruang publik untuk melakukan aktivitas fisik sangat bermanfaat untuk menekan kejadian obesitas pada wanita usia subur.
Pendekatan Positive Deviance; Upaya Pencegahan Kejadian Malaria Pada Remaja di Kota Jayapura Nurdin, Muhammad Akbar; Violita, Fajrin; Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1230

Abstract

Penyakit malaria adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit malaria dapat menyerang semua orang, baik laki-laki maupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive deviance terhadap kejadian malaria pada Remaja di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai September 2023 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study untuk menemukan positive deviance pencegahan penyakit Malaria. Pengambilan sampel menggunakan stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk memperoleh gambaran karakteristik responden. Sedangkan analisis bivariat (uji chi-square) bertujuan untuk mengetahui hubungan kemaknaan antara variabel dependen (positive deviance) dengan variabel independent (kejadian Malaria), serta uji regresi logistik untuk menilai variabel kekuatan hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa positive deviance merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kejadian malaria (p=0,000) dan Exp(B)=15,927, CI 95% 4,866-45,280). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur (p=0,004) dan jenis kelamin (p=0,000) terhadap kejadian malaria. Pendekatan positive deviance dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria melalui peran aktif dari pihak sekolah SMA Negeri 4 Kota Jayapura yang berkolaborasi dengan kader Kesehatan dari Dinas Kesehatan atau tokoh Masyarakat sekitar sekolah.
DESKRIPSI KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI KAMPUNG NEMBUGRESI KABUPATEN JAYAPURA Madu Pamangin, Lisda Oktavia; Irjayanti, Apriyana
Molucca Medica Vol 17 No 1 (2024): VOLUME 17, NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/molmed.2024.v17.i1.36

Abstract

Jayapura Regency is one of the areas where the malaria rate is still quite high, one of which is Nemburesi Village with an Annual Parasite Incidence (API) above 5.00 (red zone). This research aims to describe the characteristics, environmental conditions and behavior of respondents in Nemburesi Village, Jayapura Regency. The research design used Case Control. The case population was 25, using a total sampling technique and a ratio of cases and controls of 1:1, so that the total was 50 respondents. Data were collected by direct observation and using a questionnaire instrument. Data were analyzed descriptively and presented in cross-tabulation form. The research results showed that among malaria sufferers, 48% of respondents had walls that were not tight, 84% had no ceilings, and 96% had no roofing material. Respondents who suffer from malaria have standing water at 60%, the distance to breeding places that do not meet the requirements is 64%. 96% of respondents who had malaria had a habit outside at night. There is no significant relationship between the external environment and the incidence of malaria (p=0.755). In conclusion, in the variable environmental conditions in the house there are 3 indicators of malaria risk which are more numerous in sufferers, namely; the conditions of the walls are not tight, there is no ceiling, and there is no roofing material. In environmental variables outside the home, there are 2 dominant risk indicators for sufferers, namely; standing water and distance to the breeding place that do not meet the requirements, and in the habit variable there is 1 dominant risk indicator in sufferers, namely; habit of going outside at night.
Factors Related to Anemia in Pregnant Women at the Kotaraja Health Center Rahim, Muh. Taufik Rizal; Adimuntja , Natalia P.; Pamangin , Lisda Oktavia M.; Tingginehe, Rosmin Mariati; Tambing, Yane; Tuturop, Katarina; Hasmi, Hasmi
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i9.11127

Abstract

Anemia poses a growing health concern within the community, particularly among pregnant women who require special attention due to increased nutritional needs for fetal development. The aim of this research is to identify the factors associated with anemia among pregnant women at the Kotaraja Health Center. This type of research is analytical observation with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 156 individuals selected from a population of 202. The study utilized simple random sampling as The sampling technique. The results indicated a significant association between age and anemia in pregnant women P-value (0.035), nutritional status P-value (0.004), the ANC frequency P-value (0.009), and infection diseases P-value (0.035). However, the parity variable showed no significant association with anemia in pregnant women, as indicated by a p-value (0.097). In conclusion, age, nutritional status, frequency of ANC visits, and infection diseases all have a significant association with the incidence of anemia in pregnant women.
Pengukuran Lingkar Lengan Atas pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Jayawijaya: Mid-Upper Arm Circumference Measurement among Adult Women in Jayawijaya Regency Fatiah, Mona Safitri; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Tambing, Yane; Izaac, Fransina Alfonsina
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.1902

Abstract

Measurement of Upper Arm Circumference (MUAC) is one form of an indicator used to assess the status of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant and adult women. The purpose of the Community Engagement Program (CEP) is to conduct nutritional status screening on Women of Reproductive Age (WRA) through MUAC measurement in Jayawijaya Regency. The CEP was conducted in Napua District, Jayawijaya Regency, in October 2022, targeting 110 WRA aged between 15 and 49 years. The activities were carried out through data collection, community education, and the practice of MUAC measurement on WRA. The results of this program found that approximately 71% of WRA had MUAC measurements greater than 23.5 cm, and there was an increase of about 18.1% in knowledge about CED. Additionally, there was a 24.5% increase in WRA's knowledge in conducting MUAC measurements before and after the intervention. The screening also identified a small percentage of WRA with nutritional status below 23.5 cm. The education and practice of MUAC measurement were found to have a significant impact on increasing WRA's knowledge. Therefore, the CEP recommends periodic education provided by nutrition experts during every integrated health post activity and conducting door-to-door visits for pregnant women with CED. Furthermore, there is a need for an increase in the provision of Supplementary Food (SF) such as biscuits and local food.
Penggunaan Kontrasepsi pada Remaja Pasangan Usia Subur Madu Pamangin, Lisda Oktavia; Asriati, Asriati
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Volume 14 No. 3 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i3.966

Abstract

Kehamilan yang terjadi pada usia remaja cukup berisiko bagi kondisi kesehatan ibu dan bayinya. Untuk menunda kehamilan dini maka dianjurkan penggunaan kontrasepsi pada ibu remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan, persepsi, dukungan keluarga, dan akses media & informasi antara remaja yang menggunakan kontrasepsi dan tidak menggunakan kontrasepsi pada usia <21 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah perempuan usia 15-24 tahun yang menikah di usia <21 tahun di Kota Jayapura, dengan besar sampel 196 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik repsonden. Analisis bivariat untuk uji hipotesis menggunakan uji t independent. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan (p= 0.010) dan persepsi (p= 0.000) antara remaja pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi pada usia <21 tahun dengan yang tidak menggunakan. Ada perbedaan dukungan keluarga (p= 0.000) antara remaja pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi dengan yang tidak menggunakan. Ada perbedaan akses media dan informasi (p= 0.003) antara remaja pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi dengan yang tidak menggunakan kontrasepsi. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, persepsi, dukungan keluarga serta akses media dan informasi berhubungan signifikan dengan penggunaan kontrasepsi di usia <21 tahun. Kata Kunci: Kontrasepsi; Pengetahuan; Persepsi; Dukungan keluarga, Akses media & informasi
Komunikasi Persuasif Melalui Pesan Akun Instagram Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Izaac, Fransina Alfonsina; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Violita, Fajrin; Mantayborbir, Vyona; Tuturop, Katarina Lodia
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 24, No. 2 December 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v24i2.5315

Abstract

This study provides an overview that social media, especially Instagram, has great potential as a means of persuasive communication in drug prevention campaigns. The strategy for preventing drug abuse is carried out by the Papua Province National Narcotics Agency through the Instagram platform. Messages about the dangers and impacts of drugs are conveyed through images and videos uploaded to Instagram accounts. This study looks at the input aspects in the theory of persuasive communication, namely the content of the message, the purpose of the message, and the characteristics of the message in the Instagram posts of the Papua Province National Narcotics Agency. The posts analyzed were image posts containing drug prevention messages. The image posts selected from January to March 2025 totaled 18 images. This research method uses a descriptive qualitative research method. The results of the study found that the composition of the message content of the post consisted of three, namely, fear appeal, emotional appeal and motivational appeal. The purpose of the message conveyed is education, providing information and influencing. The targets depicted in the Instagram posts of the Papua Province National Narcotics Agency are teenagers, considering that teenagers are the age group that is most involved in drug abuse according to data from the Papua Province National Narcotics Agency.
EDUKASI PENCEGAHAN MALARIA MELALUI GAMES EDUKATIF PADA ANAK USIA SEKOLAH Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Nurdin, Muhammad Akbar; Bangalino, Dyvano Mars Rezki; Rumlaklak, Margaretha Falentine; Rego, Melvy Lisandra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29086

Abstract

Abstrak: Tingkat penularan (endemisitas) malaria di Kampung Kayo Batu berada pada tingkat III angka API > 100%. Akibatnya anak-anak di Rumah Belajar Harvard Kampung Kayo Batu berisiko menderita malaria. Tujuan pengabdian untuk meningkat softskill dan hardskill anak terkait upaya pencegahan malaria. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan melalui games edukatif ular tangga dan poster. Mitra kegiatan yaitu anak-anak di Rumah Belajar Harvard Kampung Kayo Batu berjumlah 50 orang. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre dan post test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan baik, mayoritas anak-anak mengetahui bahwa nyamuk adalah satu-satunya vector penyebab malaria. Namun masih banyak anak yang belum memahami tentang malaria dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan hati (40.0%) dan perilaku nyamuk malaria yang aktif menggigit pada malam hari (64.0%), serta terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta kegiatan edukasi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dengan metode penyuluhan menggunakan bantuan media permainan edukatif ular tangga dan poster. Nilai rata-rata sebelum edukasi adalah 8,28 meningkat menjadi 9,76 setelah edukasi.Abstract: The level of malaria transmission (endemicity) in Kayo Batu Village is at level III with API > 100%. As a result, children at the Harvard Learning House in Kayo Batu Village are at risk of suffering from malaria. The purpose of community service is to improve children's soft skills and hard skills related to malaria prevention efforts. The form of activity carried out is counseling through educational games of snakes and ladders and posters. The activity partners are children at the Harvard Kampung Kayo Batu Learning House totaling 50 people. The activity evaluation uses a pre- and post-test questionnaire consisting of 10 questions. The community service activity has been carried out well, the majority of children know that mosquitoes are the only vector that causes malaria. However, there are still many children who do not understand that malaria can cause brain and liver dysfunction (40.0%) and the behavior of malaria mosquitoes that actively bite at night (64.0%), and there is an increase in the average knowledge of educational activity participants before and after education is carried out with the counseling method using the help of educational games of snakes and ladders and posters. The average value before education was 8.28, increasing to 9.76 after education.
SKRINING DAN EDUKASI PERILAKU CERDIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN PREHIPERTENSI PADA REMAJA Adimuntja, Natalia Paskawati; Asti, Helen Try Juni; Asriati, Asriati; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Violita, Fajrin; Izaac, Fransina Alfonsina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36768

Abstract

Abstrak: Prevalensi hipertensi menurut kabupaten/kota di Papua, Kota Jayapura menempati urut kedua tertinggi yakni sebesar 35,03%. Penelitian analisis perilaku “CERDIK” penyakit tidak menular untuk pencegahan hipertensi pada remaja di Kota Jayapura pada tahun 2024 diterdapat 50.7% remaja memiliki perilaku “CERDIK PTM” untuk pencegahan hipertensi kurang dan 49.3% perilaku “CERDIK PTM” untuk pencegahan hipertensi baik. Tujuan pengabdian adalah mengetahui status kesehatan tekanan darah dan tingkat pengetahuan tentang perilaku “CERDIK” untuk pencegahan prehipertensi pada remaja. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa skrining dan edukasi perilaku “CERDIK” untuk pencegahan prehipertensi. Mitra kegiatan yaitu siswa-siswi sekolah menengah atas Kalam Kudus Jayapura berjumlah 34 orang. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre dan post test yang terdiri dari 5 pertanyaan. Hasil skrining tekanan darah menunjukkan bahwa Sebagian besar berada pada kategori normal yaitu 31 orang (91,2%), responden yang berada pada kategori hipertensi tingkat 1 sebanyak 2 orang (5,9%) dan responden yang mengalami pre hipertensi ada 1 orang (2,9%). Sedangkan dari hasil kegiatan edukasi diketahui bahwa terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta kegiatan edukasi pencegahan pre hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi.Abstract: Prevalence of hypertension by district/city in Papua, Jayapura City ranks second highest at 35.03%. The study of the analysis of the behavior of "CERDIK" non-communicable diseases for the prevention of hypertension in adolescents in Jayapura City in 2024 found that 50.7% of adolescents had "CERDIK PTM" behavior for the prevention of hypertension less and 49.3% had "CERDIK PTM" behavior for the prevention of hypertension well. The purpose of the community service was to determine the health status of blood pressure and the level of knowledge about "CERDIK" behavior for the prevention of prehypertension in adolescents. The form of activities carried out was screening and education of "CERDIK" behavior for the prevention of prehypertension. The activity partners were 34 students Kalam Kudus senior high school in Jayapura. The activity evaluation used a pre- and post-test questionnaire consisting of 5 questions. The results of the blood pressure screening showed that the majority were in the normal category, namely 31 people (91.2%), respondents who were in the category of hypertension level 1 were 2 people (5.9%) and respondents who experienced pre-hypertension were 1 person (2.9%). Meanwhile, from the results of educational activities, it was found that there was an increase in the average knowledge of participants in pre-hypertension prevention educational activities before and after the education was carried out.