Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Standar Mutu Batu Bata Merah Tradisional Di Deli Serdang Dengan Indikator SNI 15-2094-2000 Frapanti, Sri; Efrida, Rizki; Dewi, Irma; Asfiati, Sri; Riza, Fetra Venny
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.852

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bata merah di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia dengan standar SNI 15-2094-2000 sebagai acuannya. Jumlah sampel bata merah sebanyak 405 buah dari 15 Kecamatan. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian sifat tampak, ukuran dan toleransi, kuat tekan, penyerapan air, dan kandungan garam. Hasil analisis pengujian sifat tampak untuk warna seragam sebanyak 80% sampel, nyaring bila dipukul 66,7%, sudut siku 53%, datar 86,7%, dan tidak retak sebesar 86,7%. Untuk ukuran dan toleransi sebanyak 66,6% sampel tidak memenuhi standar, untuk kuat tekan rata-rata 100% tidak memenuhi standar karena di bawah 5 Mpa. Hasil penyerapan air hanya 1,9% sampel yang memenuhi standar di bawah 20%, dan untuk kadar garam seluruh sampel memenuhi standar SNI 15-2094-2000. Kata kunci: bata merah, deli serdang, kuat tekan, standar SNI 15-2094-2000.  Abstract This study aims to determine the quality of red bricks in Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, Indonesia with the SNI 15-2094-2000 standard as a reference. The number of red brick samples is 405 from 15 districts. Tests carried out in the form of testing the appearance, size and tolerances, compressive strength, water absorption, and salt content. The results of the analysis of visible properties for uniform color were 80% of the sample, loud when hit 66.7%, 53% right angle, 86.7% flat, and 86.7% uncracked. For size and tolerance as much as 66.6% of the sample does not meet the standard, for an average compressive strength of 100% it does not meet the standard because it is below 5 MPa. The results of water absorption were only 1.9% of the sample which met the standard below 20%, and for the salt content of all. Keywords: red brick, Deli Serdang, compressive strength, SNI 15-2094-2000 standard.
SOSIALISASI PEMBUATAN BATA WARNA ANTI JAMUR DI KABUPATEN DELI SERDANG Pane, Yunita; Dewi, Irma; Nurzanah, Wiwin; Gultom, Togar Timoteus; Chandra, Yovi; Ayunitapane@umsu.ac.id, Arfis; Taringan, M. Sidik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41059

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menaikkan pendapatan masyarakat Kec.Pagar Merbau Kabupaten Deli serdang. Kreatifitas dan inovasi yang erat kaitannya dengan teknik sipil perlu selalu dikembangkan terus untuk memenuhi. Dengan Batu bata yang kuat dan mampu menahan beban menjadi komponen yang penting dalam pembangunan. Batu bata konvensional yang ada sekarang adalah Batu bata yang masih berwarna merah. Itupun batu bata tersebut tidak tahan, untuk itu tim pengabdian akan membuat suatu inovasi baru yaitu dengan membuat batu bata berwarna yang anti jamur, hal ini agar masyarakat sekitar bisa memproduksinya dan juga menjualnya ke pasaran sehingga halnya otomatis dapat menaikkan pendapatan masyarakat sekita Kec,Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang. Hal yang sebenarnya dapat dilakukan adalah dengan mencampur pewarna ke dalam batu bata , sehingga batu bata yang sudah dibakar nanti akan menimbulkan warna baru, sesuai dengan pewarna yang akan digunakan dan juga pembakarannya harus lebih lama yaitu selama 12 jam sehingga akan lebih tahan nantinya batu bata warna yang dihasilkan. Dan hal ini sudah diuji selama 6 bulan untuk membandingkan batu bata biasa yang dibakar selama 8 jam dengan batu bata warna yang lebih estetik dengan pembakaran 12 jam dan mendapatkan hasil yang lebih kuat dan tidak berubah bentuk maupun warna yaitu dengan batu bata warna yang anti jamur dan tidak berlumut.
IMPLEMENTASI PENGOLAHAN SUSU ETAWA MENJADI MASKER DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELOMPOK TERNAK DI KECAMATAN SUNGGAL Dewi, Irma; Nurzanah, Wiwin; Yusri, Mohd.; Pane, Yunita; Mulia, Mulia; Gultom, Togar Timoteus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21815

Abstract

Abstrak: Desa Paya geli terletak di kecamatan medan sunggal kabupaten Deli Serdang dan termasuk populasi ternak yang paling tinggi yaitu 260 kambing. Implementasi pengolahan susu etawa menjadi masker di Desa Paya Geli bertujuan untuk meningkatkan pendapatan kelompok ternak. Kegiatan dilakukan melalui praktek pembuatan masker, pelatihan cara pemerasan susu yang higienis, dan diskusi tentang manajemen keuangan. Delapan orang mitra terlibat dalam kegiatan ini, dengan metode evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan Mitra untuk mendapatkan umpan balik, serta pemantauan terhadap perkembangan dan hasil kerja Mitra setelah pelatihan dilakukan. Dengan kombinasi metode pre-test dan post-test, observasi, wawancara, dan evaluasi skill, tim pengabdian dapat secara komprehensif mengevaluasi efektivitas kegiatan pelatihan dan dampaknya terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan Mitra Peternak Kambing.Terjadi peningkatan skill mitra sebesar 30% setelah kegiatan berlangsung. Mitra yang terlibat dalam kegiatan implementasi pengolahan susu etawa menjadi masker di Desa Paya Geli berjumlah 8 orang.Abstract: Paya Geli Village is located in Medan Sunggal sub-district, Deli Serdang district and has the highest livestock population, namely 260 goats. The implementation of processing etawa milk into masks in Paya Geli Village aims to increase the income of livestock groups. Activities were carried out through the practice of making masks, training on how to express milk hygienically, and discussions on financial management. Eight partners were involved in this activity, with the evaluation method carried out through observation and interviews with Partners to obtain feedback, as well as monitoring the progress and results of Partners' work after the training was carried out. With a combination of pre-test and post-test methods, observation, interviews and skill evaluation, the service team can comprehensively evaluate the effectiveness of training activities and their impact on increasing the knowledge and skills of Goat Farming Partners. There was an increase in partner skills of 30% after the activity took place. Eight partners were involved in the implementation of etawa milk processing into masks in Paya Geli Village.
Etika Publikasi Rekonstruksi Kasus Pidana dalam Perspektif Hukum dan Hak Asasi Manusia Ekarini, Dessy; Dewi, Irma; Yusuf, Muhammad; Sapsudin, Asep; Wildan, Wildan; Ginting, Dedy Gunawan; Nobel, Raden Muhammad
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 2 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i2.6801

Abstract

Rekonstruksi kasus pidana merupakan bagian penting dari proses penyidikan yang berfungsi untuk menguji kembali kebenaran keterangan saksi, tersangka, dan barang bukti secara sistematis, guna memperjelas kronologi terjadinya tindak pidana. Dalam praktiknya, kegiatan rekonstruksi kerap menarik perhatian publik dan media, karena dianggap sebagai bentuk transparansi penegakan hukum. Namun demikian, publikasi rekonstruksi secara terbuka melalui media massa maupun media sosial menimbulkan problem etis dan yuridis yang kompleks. Konflik muncul antara hak masyarakat untuk memperoleh informasi sebagai wujud kebebasan pers dan hak asasi manusia, dengan hak tersangka atas perlindungan harkat, martabat, serta asas praduga tak bersalah. Ketidakseimbangan antara kedua hak tersebut berpotensi mengakibatkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar hukum pidana dan hak asasi manusia di Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis secara mendalam kerangka hukum nasional yang mengatur publikasi rekonstruksi kasus pidana, dengan menelaah Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan, didukung oleh kajian pustaka dan kode etik jurnalistik sebagai instrumen analisis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga kini belum terdapat pengaturan khusus mengenai batasan publikasi rekonstruksi perkara pidana. Oleh karena itu, diperlukan pedoman etik nasional yang mengatur tata cara publikasi rekonstruksi, termasuk mekanisme izin penyidik, persetujuan pihak terkait, dan perlindungan identitas tersangka.
Penerapan Spk Untuk Rekomendasi Obat Batuk Anak Berbasis Topsis Di Apotek Keluarga Dewi, Irma; Anggraeni, Dewi; Fitri Larasati, Mustika
J-Com (Journal of Computer) Vol. 6 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v6i1.4433

Abstract

Abstract: The selection of pediatric cough medicine at Apotek Keluarga is currently subjective and highly dependent on the pharmacist's experience, which potentially leads to inconsistent recommendations for customers. This research aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to provide objective, fast, and accurate drug recommendations. The assessment criteria used in this system include cough type, side effects, age, and drug price, which are adjusted to clinical needs and consumer preferences. TOPSIS was chosen for its ability to rank drug alternatives based on their relative closeness to the positive ideal solution and the farthest distance from the negative ideal solution. The system development process involved problem identification, literature study, and data collection through interviews and direct field observations. The results indicate that the implementation of the TOPSIS method is effective in producing a list of cough medicine recommendations tailored to the specific conditions of pediatric patients. With this web-based system, the drug selection process becomes more transparent, systematic, and efficient, thereby enhancing the quality of pharmaceutical services at Apotek Keluarga. Keywords: Decision Support System, TOPSIS, Pediatric Cough Medicine, Apotek Keluarga. Abstrak: Pemilihan obat batuk anak di Apotek Keluarga saat ini masih bersifat subjektif dan sangat bergantung pada pengalaman apoteker, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pemberian rekomendasi kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) guna memberikan rekomendasi obat secara objektif, cepat, dan akurat. Kriteria penilaian yang digunakan dalam sistem ini meliputi jenis batuk, efek samping, usia, dan harga obat, yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis serta preferensi konsumen. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam meranking alternatif obat berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Proses pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, studi literatur, serta pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS efektif dalam menghasilkan urutan rekomendasi obat batuk yang paling sesuai dengan kondisi spesifik pasien anak. Dengan adanya sistem berbasis web ini, proses pemilihan obat menjadi lebih transparan, sistematis, dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan farmasi di Apotek Keluarga. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, Obat Batuk Anak, Apotek Keluarga.