Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Central Publisher

STANDAR PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI PEMERINTAH Sri Yulianty Mozin; Lina Syafitri; Yasifah Tri Lewana
Journal Central Publisher Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i4.633

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan publik merupakan indikator utama kinerja organisasi pemerintah.Tuntutan masyarakat terhadap layanan yang cepat,transparan dan akuntabel mendorong perlunya standar pelayanan publik yang jelas dan terukur. Standar ini berfungsi sebagai acuan pelayanan yang transparan, efisien, dan akuntabel dalam administrasi publik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Standar Pelayanan Publik (SPP) sebagai instrumen dalam meningkatkan kinerja organisasi pemerintah. Metode : Penelitian ini menggunakan metode library research atau penelitian kepustakaan adalah pendekatan penelitian yang mengandalkan literatur dan sumber informasi lain yang tersedia di perpustakaan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPP mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Namun, implementasi tersebut menghadapi berbagai kendala, seperti kompleksitas birokrasi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta minimnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik. Kesimpulan : Studi ini menyarankan penguatan kapasitas aparatur, penyederhanaan prosedur administrasi, dan peningkatan partisipasi publik sebagai strategi utama dalam optimalisasi implementasi Standar Pelayanan Publik guna mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
PERAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DALAM MENJAMIN PENERAPAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL Sri Yulianty Mozin; Dwi Amalia Harun; Marcela Puwa
Journal Central Publisher Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i4.634

Abstract

Latar Belakang : Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan instrumen penting untuk menjamin pemenuhan hak dasar warga negara atas layanan publik yang layak dan berkualitas. Dalam kerangka pemerintahan yang desentralistik, implementasi SPM menjadi indikator kinerja utama pemerintah daerah dalam menyediakan layanan dasar sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran peraturan perundang-undangan dalam menjamin implementasi SPM yang efektif dan berkelanjutan. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, serta regulasi pendukung lainnya dan literatur akademik. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian menunjukkan bahwa peraturan perundang-undangan memberikan dasar hukum dan arahan normatif bagi pemerintah daerah dalam merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi program SPM. Namun, dalam praktiknya masih terdapat tantangan seperti ketimpangan kapasitas daerah, keterbatasan anggaran, serta lemahnya mekanisme pengawasan dan akuntabilitas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan komitmen, mobilisasi sumber daya, dan integrasi kebijakan lintas sektor. Kesimpulan : Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa peraturan perundang-undangan berperan penting sebagai kerangka hukum dan mekanisme pengendali dalam pemenuhan layanan dasar, sekaligus sebagai alat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada hasil. Rekomendasi diarahkan pada penguatan regulasi teknis, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pengembangan sistem evaluasi berbasis kinerja guna memastikan perbaikan layanan publik secara berkelanjutan.
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK INDONESIA Sri Yulianty Mozin; Fatma Nia Kasim; Karmila Djafar
Journal Central Publisher Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i4.635

Abstract

Latar Belakang : Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan instrument evaluative untuk mengukur mutu layanan publik berdasarkan persepsi masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengertian IKM, unsur-unsur pelayanan yang berpengaruh dalam penilaian kepuasan, serta metode pengukurannya. Metode : Kajian literatur menunjukkan bahwa unsur seperti kecepatan layanan, transparansi biaya, dan kompetensi petugas sangat memengaruhi kepuasan masyarakat. Selain itu, komunikasi yang efektif dan kemudahan akses terhadap layanan juga berperan penting. Metode seperti Importance-Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) sering digunakan untuk mendapatkan hasil yang komprehensif, memungkinkan instansi publik mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Hasil dan Pembahasan : Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengukuran IKM yang tepat dapat memberikan wawasan berguna bagi pemerintah dan lembaga publik untuk meningkatkan pelayanan. Kesimpulan : Dengan demikian, instansi dapat lebih mudah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelayanan yang diberikan, sehingga mengoptimalkan anggaran dan kebijakan yang ditetapkan.
Co-Authors Abd. Rahman Pakaya Adam Abas Adeliptia Abdullah Adinda Pratiwi Maliki Agung Nugraha Ainun Fauzia Idrus Ainun Fauziah Isnani idrus Alexander H. Badjuka Alfridho Musa Alya Febriliya Usman Anggun Mokodompit Arifin Arifin arifin tahir Arit Pratama Putra Lihawa Asna Aneta Astri Hasniyantri Lanio Bala Bakri Cehlsi Olivia Katili Dea Ayu Lestari Djamila Podungge Dwi Amalia Harun Dwi Ayu Hartinah Dwi Sasmindar Edis Adelia Dunggio Ely Ibrahim Fadillah Abdullah Fardan Rumampuk Fatma Nia Kasim Fatmawati Latif Fatralisa D. Pulanding Fitria Nur Amalia Ismail Hadidjah Hasan Haikal Supu Hartakni Hartawan Indriyani Lumentut Intan Nur’Ain Sako Irina Popoi Irmawati Aripin Jelita Jelifer Darise Juriko Abdussamad Karmila Djafar Khairunnisa Ahmad Khoirullah Lapasau Lina Syafitri Marcela Puwa Maya Anggraini Meylis Rasid Moh Al Rizky K. Ali Moh Nabil U.S Tuki Moh Prayuda Sampara Mohamad Iqshal Botutihe Muhammad Fajri Sulhandi Nadila Liputo Nafisya Datau Najwa Safana Ni Made Amanda Nopal R. Abas Nur Padillah Sahibuddin Nurferawati Ntelu Nurul Khikmah Nurul Nazwa Noho Oksin Mawikere Pratia Anggraini Wahap Rahmat Reizal Loleh Rahmatia Pakaya Rahna Juwita Hatta Era Raihan Alamsyah Hilapah Ralda Ivanka A. Labino Rini Ramadhani Riskawati Fitra RITA HULANTU Rizky Ayulia Sari Romy Tantu Rosman Ilato Rusli Isa Rusli Isa Sabrina Meamogu Saiful Annam Saiful Annam Selvia Ningsi Panigoro Sintia Anwar Siti Fadilah Atjil Siti Nurain Tuna Siti Nurhaliza Labasir Siti Pratiwi Husain Siti Rukiah Yusup Siti Sabrina Kadir Sitti Miskayatul Jannah Sitti Warda Syarif Sri Rahayu Nadia Syarifah Arkani Tiara Kasih Salihi Utami Septiyani Dumbela Vanda Imelda Patuti Wal Fajri William Indra S. Mooduto Winda Septiyani Pahude Wulandari Putri Radjak Yacob Noho Nani Yakop Noho Nani Yanti Aneta Yasifah Tri Andini Yasifah Tri Lewana Zaskia Shalwa Lawani Zavicka Aulia Natasya Zhafirah Nuralifya Rilani Kasim Zubaidah Mahmud