Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA MELALUI METODE STORY TELLING PADA ANAK TUNAGRAHITA DI PANTI SOSIAL BINA GRAHITA HARAPAN IBU (PSBGHI) PADANG Noni Febriana; Dian Anggraini; Asma Alhusna
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah salah satu bentuk Tridharma Perguruan Tinggi. PKM ini diusulkan untuk melakukan kegiatan yang bersifat sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan perkembangan bahasa melalui metode story telling pada anak tunagrahita di panti sosial Bina Grahita Harapan Ibu di kota Padang. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu Anak-anak tunagrahita Meningkatkan Perkembangan Bahasa melalui Metode Story Telling yang mengalami gangguan kognitif sehingga memiliki kecenderung kesulitan dalam pelafalan kosakata. Penyuluhan ini menggunakan media audio-visual untuk menarik perhatian anak sehingga mereka dapat memahami pelajaran dengan mudah. Tujuan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan perkembangan kosakata atau bahasa pada anak tunagrahita atau berkebutuhan khusus melalui metode story telling. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa kegiatan yaitu tahap survei yaitu dengan menyusun berbagai hal yang akan disampaikan pada saat kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yang meliputi: penyusunan materi yang akan diberikan, penyusunan jadwal pemberian materi, pembagian tugas tim pengabdian dan survei ke lokasi pengabdian. Tahap selanjutnya yaitu sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan tahap sosialisasi yaitu melakukan silaturahmi dengan pimpinan yayasan Bina Grahita Harapan Ibu kota Padang, menyampaikan maksud dan tujuan pengabdian ini. Pada tahap ini juga dilakukan jalinan kerjasama dan menentukan jadwal kegiatan pengabdian.
Enhancing Bilingual Literacy and Tawhid Values through Digital Islamic Parenting Workshops for Early Childhood Educators Dian Anggraini; Kholida Nur; Yuning Eka Rahma Wati
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v2i2.310

Abstract

This community service program aimed to strengthen the integration of tauhid-based values within bilingual digital pedagogy for teachers in Early Childhood Education (ECE). The initiative was developed in response to the increasing linguistic and technological demands placed on Islamic educators, alongside the persistent fragmentation between language instruction and spiritual formation. Utilizing the Participatory Action Research (PAR) approach, the program engaged teachers in iterative cycles of collaborative planning, action, reflection, and refinement, enabling them to construct learning experiences that embed English and Arabic vocabulary within tauhid-oriented meaning-making. The results indicated substantial improvements in teachers’ pedagogical competence, conceptual understanding, and technological proficiency, evidenced by their ability to design and produce digital Islamic learning media such as e-posters, multimedia storytelling, and interactive vocabulary tools. Furthermore, the workshop fostered stronger partnerships between teachers and parents, leading to a unified educational ecosystem grounded in shared spiritual responsibility. The findings validate that bilingual literacy, when anchored in Islamic theology, functions not merely as a communicative skill but as an instrument of identity building and moral cultivation. The program demonstrates a scalable and contextually relevant model for Islamic early childhood pedagogy, offering a transformative direction for future curriculum development, institutional collaboration, and long-term educational reform.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Melalui Program KASIH dalam Peningkatan Kesehatan Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil Dewi Marfuah; Dian Anggraini; Rizal Ilbert
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.222

Abstract

Kader kesehatan, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan deteksi dini masalah kesehatan pada kelompok Ibu hamil dan wanita usia subur. Namun, kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan masih terbatas akibat kurangnya pelatihan dan sumber daya yang memadai. Program "KASIH" (Kesehatan Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil) dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung kesehatan WUS dan ibu hamil melalui aplikasi Go Senam Hamil dan Cinta Payudara. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan. Program ini mendukung SDGs, IKU, ASTA CITA, dan area fokus RIRN. Hasil dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dengan skor rata-rata pra-tes 64.2 dan meningkat menjadi 92 pada pasca-tes, yang menunjukkan bahwa 100% kader dapat menggunakan aplikasi secara mandiri, dan respons kepuasan masyarakat terhadap Program KASIH mencapai rata-rata 4.8 (kategori sangat baik). Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil melalui olahraga dan deteksi dini risiko kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri, serta pendampingan bagi wanita usia subur dan ibu hamil
TROUBLESHOOTING PC VCCS BENGKULU PLANNER DI PERUM LPPNPI CABANG PALEMBANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II: Nadira Armelya Kaban, Dian Anggraini, Febriaman Zega, Redhi Rizki Pratama Kaban, Nadira Armelya; Dian Anggraini; Febriaman Zega; Redhi Rizki Pratama
Journal of Engineering and Transportation Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Engineering and Transportation
Publisher : Cipta Kind Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: On The Job Training is teaching, research and practice at the Indonesian Aviation Polytechnic Curug which aims to improve teaching and improve the vision and scope of certain activities in the field, as well as improve the welfare of the community and students. OJT is mandatory for Cadets of the Indonesian Aviation Polytechnic Curug to improve the learning outcomes obtained from their training so far and increase opportunities to explore various learning outcomes. work This is reflected in the work environment and context, as well as the ability to produce the skills and knowledge expected of professionals, especially aviation engineers. Telecommunication tools for aviation that are easy and efficient to use in the aviation world and we often hear are Voice Communication Control Systems. VCCS coordinates the entire communication network used by ATC by switching radio and telephone voice channels automatically based on the radio frequency address or telephone number displayed on the touch screen panel, making it easier for Air Traffic Control to communicate, both radio and telephone, to ATC, technicians, and to pilots. VCCS consists of two main parts, namely server and client. The server is the processing center and the center for controlling input and output switching, while the client part is the device used by the user in operating VCCS. On The Job Training merupakan pengajaran, penelitian dan praktek di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug yang bertujuan untuk meningkatkan pengajaran dan meningkatkan visi dan ruang lingkup kegiatan tertentu di lapangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mahasiswa. OJT wajib dilakukan oleh Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug untuk meningkatkan capaian pembelajaran yang diperoleh dari pelatihannya selama ini dan memperbesar kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai capaian pembelajaran. pekerjaan Hal ini tercermin dalam lingkungan dan konteks kerja, serta kemampuan menghasilkan keterampilan dan pengetahuan yang diharapkan dari para profesional, khususnya insinyur penerbangan. Alat Telekomunikasi untuk penerbangan yang mudah dan efisiensi digunakan di dunia penerbangan dan sering kita dengar adalah Voice Communication Control System. VCCS mengkoordinir seluruh jaringan komunikasi yang digunakan oleh ATC dengan men-switch saluran suara radio dan suara telepon secara otomatis berdasarkan alamat frequency radio ataupun nomor telepon yang ditampilkan pada touch screen panel sehingga memudahkan Air Traffic Control dalam melakukan komunikasi baik itu radio maupunn telepon ke ATC, teknisi, maupun ke pilot. VCCS terdiri dari dua bagian utama, yaitu server dan client. Server merupakan pusat processing dan pusat pengontrolan switching input dan output, sedangkan bagian client adalah perangkat yang digunakan oleh user dalam pengoperasian VCCS.