Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan (Studi Kasus SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang) Sinaga, Tiodorus; Sultoni, Sultoni; Benty, Djum Djum Noor; Triwiyanto, Triwiyanto; Burhannuddin, Burhannuddin
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Membangun Karakt
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen adalah proses kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengontrolan, serta pemantauan (penilaian) dengan mendayagunakan segala sumberdaya yang ada untuk mencapai suatu tujuan secara efektif dan efisien. Penerapan manajemen dalam mejalankan pendidikan karakter dapat mengoptimalkan sekolah dalam mencapai tujuan karakter peduli lingkungan yang akan dibentuk pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) profil pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang; (2) perencanaan pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang; (3) pengorganisasian pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang; (4) penggerakan pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang; (5) pengawasan pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang; (6) hasil manajemen pendidikan karakter peduli lingkungan SD Negeri Lowokwaru 2 Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan kebasahan data melalui kredibilitas, transfermabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Tahap-tahap penelitian yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian.
DAYA HAMBAT VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS YANG DIISOLASI DARI SAMPEL SWAB VAGINA Burhannuddin, Burhannuddin; Karta, I W.; Tresnanda, B.; Putra, I G. N. D.; Darmada, I P. A.; Pradnyadhita, , I. I D. A.; Gunawan, I W. B. A.; Ariawan, I M. B.
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.328 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v6i2.10535

Abstract

Prevalensi kandidiasis meningkat seiring dengan meningkatnya populasi penderita imunokompromais. Resistensi C. albicans terhadap berbagai agen anti fungi juga dilaporkan mengalami peningkatan. Pengembangan obat yang berbasis bahan alam dan dapat bertindak sebagai anti fungi terhadap C. albicans perlu terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat VCO terhadap pertumbuhan C. albicans yang diisolasi dari swab vagina. Isolasi dilakukan dengan metode kultur, identifikasi mikroskopis, dan uji biokimia. Uji daya hambat VCO terhadap C. albicans isolat vagina dilakukan dengan metode difusi cakram.  Jamur C. albicans berhasil diisolasi dari swab vagina dengan ciri-ciri koloni yeast, membentuk blastospora, pseudohifa, klamidopora, dan germ tube. Hasil uji difusi cakram menunjukkan VCO mampu menghambat pertumbuhan jamur C. albicans. VCO pada konsentrasi 90 %  memiliki daya hambat tertinggi, dengan nilai zona hambat minimum  24,0 mm, lebih besar dibandingkan VCO pada konsentrasi 75 % (20 mm), 50 % (9,7 mm),  25 % (1,9 mm), dan kontrol negatif (0,0 mm). Namun nilai Zona Hambat tersebut lebih rendah secara bermakna dengan kontrol positif (Ketokenazol 2 %) (p< 0,05). VCO mengandung berbagai zat aktif yang dapat bekerja sebagai anti fungi, seperti asam laurat, asam kaprilat, dan asam kaprat. Zat monolaurin dan monokaprin yang dihasilkan VCO dapat merusak struktur membran sel jamur. Berdasarkan hasil tersebut maka VCO berpotensi digunakan sebagai obat alternatif untuk infeksi C. albicans Kata kunci: Daya hambat, VCO, Candida albicans, Swab vagina 
IDENTIFIKASI GEN PENYANDI PROTEIN TRANSPORT SEBAGAI KANDIDAT VAKSIN SUBUNIT TERHADAP BAKTERI Escherichia coli PENYEBAB DIARE WISATAWAN Rasyid, Burhannuddin; Karta, I Wayan; Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika; Putra, I Gusti Ngurah Dwija
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.718 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v9i1.22774

Abstract

Diare masih menjadi masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara. Diare dapat menyerang wisatawan yang mengunjungi objek wisata di kawasan negara berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab diare wisatawan adalah bakteri Escherichia coli pathogen yang memiliki gen penyandi protein transport yang berperan dalam patogenesis diare.  Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi gen penyandi protein transport sebagai kandidat vaksin subunit terhadap E. coli penyebab diare wisatawan.. Pengambilan sampel feses dilakukan di Ubud Care Clinic pada wisatawan yang melakukan pemeriksaan diare. Sampel dikultur pada media Eosin Metilen Blue, koloni tersangka kemudian diuji biokimia untuk mengkonfirmasi jenis bakteri yang ditemukan. Isolat positif E.coli selanjutnya disubkultur pada media Nutriet Broth, kemudian DNA E.coli diisolasi dengan GeneJET Genomic DNA Purification Kit. DNA hasil isolasi selanjutnya digunakan sebagai template reaksi PCR menggunakan pasangan primer yang mengenali gen aidA penyandi protein transport pada E.coli. Berdasarkan hasil kultur pada media EMB dan hasil uji biokimia pada media TSIA, SIM, Simon Citrat dan uji gula-gula didapatkan sebanyak 20 (59 %) dari 34 sampel feses penderita diare wisatawan positif bakteri E. coli. DNA dari 20 isolat E.coli berhasil diisolasi dengan ukuran sekitar 12000-13000 bp. Hasil PCR dari 20 sampel DNA bakteri E. coli terdapat 5 sampel positif mengandung gen aidA yang ditunjukkan dengan adanya pita DNA tunggal dengan ukuran sekitar 585 bp. Keberadaan gen aidA yang menyandi protein transport menunjukkan sifat patogenitas, yang membedakan antara E.coli pathogen dengan E.coli non-patogen
ANALYSIS OF PHYTOCHEMICAL SUBSTANCE AND THE EFFECT OF CANG SALAK TEA (CST) DIET TO LIPID PROFILE ON HYPERLIPIDEMIC RAT Karta, I Wayan; Burhannuddin, Burhannuddin; Kartawidjajaputra, Felicia
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.027 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i2.39302

Abstract

The bark of Sibetan snakefruit (Salacca zalacca) and sappan wood (Caesalpinia sappan L.) are combined into the product of Cang Salak Tea (CST). This tea is expected to be useful for diseases associated with dyslipidemia. The purpose of this study was to examine the secondary metabolites in CST and to determine the effect of CST treatment on the lipid profile of total cholesterol (TC), triglyceride (TG), HDL, and LDL level. Wistar rats were divided into three groups: control group (K), hyperlipidemic rats group given CST (P1), and hyperlipidemic rat group without CST treatment. Group P1 was given CST as much as 1.2 mL per day for 4 weeks. CST contains alkaloid, flavanoid, tannin, phenol, and saponine. Flavonoid level about 81.026 ppm; tannin 525.706 ppm, IC50 177.689 ppm, and phenol 622.7844 ppm. There were significant differences in the lipid profile of K and P1 with P2. CST treatment to hyperlipidemic rats can reduce total cholesterol and normalize level of TG, HDL, and LDL. The active substance in CST has role in lipid metabolism, so it can improve the lipid profile of hyperlipidemic rats.
Wound Healing Potential of Virgin Coconut Oil in Combination With Extract of Neem Leaves (Azadirachta Indica L.) in Diabetic Rat Model Luh Ade Wilankrisna; Desak Made Lestari Dewi; Burhannuddin; Heri Setiyo Bekti; Nur Habibah; I Wayan Karta
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i2.83677

Abstract

High blood sugar levels in DM can inhibit wound healing and increase the risk of infection. Diabetic ulcer therapy with commercial anti-inflammatory drugs is relatively expensive and has side effects. VCO and diamond leaf extract have the potential as an alternative therapy with anti-inflammatory effects, but further research is needed regarding the right dose. This study aimed to analyze the impact of VCO administration with supplementation of diamond leaf extract (Azadirachta indica L.) on IL-6 levels in wound healing of type 2 DM model rats. This research is a true experimental research with a post-test-only control group design. This study used 25 male mice which were divided into five groups, namely: group P1 5% Intaran leaf extract, P2 10% Intaran leaf extract, P3 15% Intaran leaf extract, negative control (NaCl 0.9%), and positive control (Povidone Iodine). Data were analyzed using the Shapiro-Wilk statistical test, followed by the One-Way Anova test, the confirmation test, and the LSD test. The results showed a significant difference in IL-6 levels between the treatment groups, as evidenced by the One Way ANOVA statistical test results. Considerable value was obtained in the test of IL-6 levels on day 4 Sig. 0.003 and day 14 Sig. 0,046. It can be concluded that the treatment group giving VCO supplementation with intern leaf extract at a concentration of 10% affects wound healing with a decrease in IL-6 levels on day 14. This study provides an important contribution to DM wound healing efforts by using affordable natural ingredients with low potential side effects.
POTENTIAL COMBINATION OF VIRGIN COCONUT OIL (VCO) AND AZADIRACHTA INDICA EXTRACT FOR ACNE CONTROL: A COMPOSITION PHYTOCHEMICAL AND IN VIVO ANTIBACTERIAL EVALUATION karta, i wayan; Burhannuddin, Burhannuddin
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 11, No 2 (2023): Meditory Volume 11 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v11i2.3062

Abstract

Background: Treatment of acne can be done with topical and systematic therapy. There is the bacterial resistance to drugs, so other alternatives are needed that can utilize natural ingredients so that side effects can be reduced. Aims: The objective of this study was to determine the phytochemical content of a blend of VCO and Intaran (Azadirachta indica) leaf extract (VCO-I) at concentrations of 5%, 10%, and 20%, and to assess its effect on the in vivo inflammation induced by P. acnes. Methode: This study has a posttest-only control group design and is experimental. Rats in the experimental group were smeared with VCO-I at concentrations of 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), and 20% (P3); clindamycin (Cindala®) was used as the positive control (K+); and distilled water was used as the negative control (K-). The results: The results showed that VCO-I contained flavonoids, tannins, and alkaloids. The level increases as the mixture's concentration increases. Each VCO-I treatment was able to treat wounds or lesions that appeared due to the induction of P.Acne bacteria. There are differences in each treatment for healing the lesions. Based on the Post Hoc Bonferroni test P2 and P3 were not significantly different from K+, and K0 was significantly different from P0.. Conclusion: The addition of the extract can increase the activity of speeding up the healing of lesions and the effective mixture is at P2 and P3.
Edukasi PHBS Dengan Media Edukomik Dalam Upaya Meningkatkan Budaya Hidup Sehat Pada Anak Asuh Rumah BCC (Bali Caring Comunity) Desa Besakih, Kabupaten Karangasem Burhannuddin, Burhannuddin; Karta, I Wayan; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i2.2538

Abstract

Pembentukan budaya PHBS pada anak-anak dapat melalui tatanan rumah tangga, sekolah, dan organisasi sosial kemasyarakat yang berkecimpung dalam peningkatan sumber daya manusia. Salah satu organisasi yang telah terlibat aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan anak-anak adalah Rumah Bali Caring Community (BCC). Permasalahan prioritas yang dihadapi anak asuh di Rumah BCC adalah kurangnya budaya PHBS. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diberikan solusi prioritas diantaranya melakukan kegiatan pemberdayaan kepada anak asuh BCC melalui pelatihan PHBS menggunakan media edukomik PHBS.Hasil kegiatan menunjukkan anak-anak asuh BCC selama kegiatan dapat menerima dengan baik materi dan metode penyuluhan yang digunakan. Anak-anak asuh BCC mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dengan aktif. Tingkat pengetahuan anak-anak asuh tentang budaya PHBS mengalami peningkatan. Pengetahuan anak asuh tentang PHBS dengan kategori baik meningkat dari 17 % sebelum kegiatan menjadi 83 % setelah kegiatan dilaksanakan. Semua anak asuh setelah kegiatan dilaksanakan telah mengenal tentang PHBS dan sebagian besar telah mampu mencontohkan dan mempraktekkan perilaku yang termasuk penerapan PHBS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah menghasilkan luaran berupa buku edukomik yang terdaftar HaKI, leaflet, drat artikel untuk publikasi dan peningkatan pengetahuan peserta 
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Secang terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Agustini, Ni Putu Eka; Burhannuddin, Burhannuddin; Sudarmanto, I Gede; Setyaningsih, Sari
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Skala Husada: The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i1.2474

Abstract

Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi gigi dan mulut. Daun secang memiliki senyawa antibakteri seperti flavonoid, fenol, tanin, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan diameter zona hambat pertumbuhan Streptococcus mutans pada berbagai konsentrasi ekstrak daun secang dan menentukan konsentrasi efektif. Penelitian ini merupakan true experiment dengan desain penelitian rancangan acak lengkap, menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer pada empat konsentrasi (20%, 40%, 60% dan 80%) kontrol kerja (kloramfenikol 30 mcg) dan kontrol negatif (etanol 96%). Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak daun secang mampu menghambat Streptococcus mutans dengan diameter zona hambat 20% (11.55 mm), 40% (13.02 mm), 60% (13.02 mm), 80% (16.57 mm), dan kontrol negatif (0 mm). Uji Kruskal Wallis didapatkan nilai p (0.000) α (0,05) yang artinya bahwa ada perbedaan nilai diameter zona hambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans pada berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol daun secang. Simpulan penelitian ini adalah ada aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun secang terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.