Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ANDHARUPA

Perancangan Identitas Visual untuk Promosi Pariwisata Kabupaten Rembang Yusantiar, Renta; Soewardikoen, Didit Widiatmoko
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 4 No. 02 (2018): August 2018
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v4i02.1626

Abstract

AbstrakKabupaten Rembang sedang mengembangkan pariwisata yang dimilikinya. Upaya berpromosi telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik pihak pemerintah kabupaten Rembang, pegelola, hingga masyarakat. Namun, identitas visual yang telah digunakan belum memiliki keseragaman yang baik dalam penggunaan warna dan tipografi. identitas visual dan promosi pariwisata Kabupaten Rembang dalam periode Januari-Juli 2017 menjadi fokus penelitian ini. Penelitian dilakukan di Rembang menggunakan metode observasi, studi pustaka, wawancara dan kuesioner serta analisis dilakukan dengan matriks perbandingan. Tujuan penelitian adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Rembang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa kabupaten Rembang dan potensi wisata yang ada memerlukan pembakuan identitas visual dan penerapannya pada media promosi yang sesuai agar dikenal masyarakat luas dan akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah serta masyarakat Kabupaten Rembang. Kata kunci : wisata, Rembang, identitas visual, promosi  AbstractRembang Regency is developing its tourism. Promotion efforts have been made by various parties, both the district government of Rembang, the manager, until the community. However, the visual identity that has been used has not had a good uniformity in the use of color and typography. Visual identity and tourism promotion of Rembang Regency in the period from January to July 2017 become the focus of this research. The research was conducted in Rembang using observation method, literature study, interview and questionnaire and analysis was done with comparison matrix. The objective of the research is to increase public awareness of tourism potential owned by Rembang Regency. The results obtained from this study that Rembang district and the potential of existing tourism requires the visual identity recognition and its application to the appropriate promotional media to be known to the wider community and will have an impact on the increase of regional income and the community of Rembang Regency. Keywords: tourism, Rembang, visual identity, promotion
PERANGKAP VISUAL IKLAN POP UP DI SMARTPHONE Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Fauzy, Mohamad Tohir
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 6 No. 02 (2020): August 2020
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v6i02.3357

Abstract

AbstrakKehidupan masyarakat perkotaan seperti tidak terpisahkan dengan penggunaaan smartphone. Perangkat ini memfasilitasi penggunaan berbagai perangkat lunak yang sekarang lebih akrab disebut aplikasi yang berperan memudahkan berbagai urusan mulai dari pemesanan tiket, paket wisata, toko online, hantaran makanan , dan perawatan teknis telepon seperti pembersih file dan antivirus. Aplikasi ini dapat diunduh dari penyedia seperti app gallery atau playstore, baik secara gratis maupun berbayar. Aplikasi yang gratis ketika digunakan tiba-tiba muncul iklan dan pengguna sering terjebak menekan tombol beli, mainkan game atau install, padahal tidak menyukai iklan ini. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara iklan pop up menjebak pengguna secara visual dan respon  pengguna terhadap fenomena ini. Menggunakan metode penelitian visual dengan instrumen observasi visual terhadap sampel, wawancara kepada ahli dan kuesioner kepada pengguna. Dari hasil trianggulasi data didapatkan hasil bahwa iklan pop up yang lebih mementingkan exposure dan sebaran cenderung menjebak pengguna smartphone, padahal pengguna tidak ingin membeli produk yang diiklankanKata kunci : aplikasi, iklan pop up, smartphone AbstractThe life of urban society is inseparable from the use of smartphones. This device facilitates the use of various software that are now more familiarly called applications. The applications that play a role in abridging the numerous matters ranging from ticket reservations, tour packages, online shops, food delivery, and telephone technical maintenance such as file cleaners and antivirus. This application can be download from providers such as gallery apps or play store, both free and paid. Applications that are free when used suddenly appear ads and users are often stuck pressing the buy button, play the game, or install, even though they do not like this ad. This research is to find out how to pop up ads visually trap users and user responses to this phenomenon. This research used visual research methods with visual observation instruments on samples, interviews with experts, and questionnaires to users. From the results of the triangulation of data, the results show that pop upads that are more concerned with exposure and distribution tend to trap smartphone users, even though users do not want to buy the advertised product.Keywords: application, pop up ads, smartphone
Belajar dari Amatir: Kreativitas Komunitas Perancang Grafis Urun Daya Murtono, Taufik; Soewarlan, Santosa; Soewardikoen, Didit Widiatmoko; Guntur, Guntur
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 8 No. 03 (2022): September 2022
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v8i3.6933

Abstract

Abstrak Urun daya rancang grafis merupakan fenomena yang menarik untuk diteliti mengingat Indonesia adalah salah satu penyumbang sumber daya urun daya terbesar di dunia. Walaupun mendapat penolakan dari asosiasi dan para profesional, eksistensi para perancang grafis urun daya tetap berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman para perancang dalam mengembangkan kemampuan kreatif dan sikap perancangan sehingga mampu bertahan dan diterima oleh klien. Penelitian ini akan berguna bagi peneliti dan dunia akademis yang selama ini lebih banyak mengadopsi prinsip, metode, dan etika perancangan modern yang mapan. Pengalaman komunitas akan menyumbang keberagaman dalam praktik perancangan. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi yang mengandalkan data hasil wawancara dan pengamatan. Langkah penelitian dimulai dengan investigasi pengalaman pribadi, dilanjutkan penelusuran sumber etimologis dan pergeseran makna untuk memperoleh deskripsi pengalaman perancang. Metode penelitian ini bertujuan menyarikan pengalaman kreatif para perancang menjadi pemahaman tentang sifat khas dari pengalaman tersebut. Hasil yang didapatkan adalah deskripsi pengalaman perancang dari proses kreatif sejak fase meniru, modifikasi, konseptualisasi, hingga transformasi. Pengalaman belajar dan bekerja membentuk perancang yang akomodatif terhadap segala perubahan dan toleran terhadap klien. Penelitian menyimpulkan adanya nilai strategis dari penghargaan perancang terhadap keberadaan klien, produk, dan lingkungannya. Hal ini juga ditandai dengan perkembangan praktik kreatif. Proses perancangan tidak lagi mengandalkan logika perancang semata. Kata Kunci: fenomenologi, kreativitas, rancang grafis, transformatif, urun daya AbstractGraphic design crowdsourcing was an interesting phenomenon to be researched, considering that Indonesia is one of the most crowdsourcing contributors resources in the world. Despite being rejected by associations and professionals, the existence of crowdsourcing graphic designers remained significant. This study aimed to determine the experience of designers in developing creative abilities and design attitudes so that they could survive and be accepted by clients. This research will be helpful for researchers and academics who have been adopting more established principles, methods, and ethics of modern design. Community experience will contribute to diversity in design practice. We used phenomenological methods that relied on data from interviews and observations. The research step begins with an investigation of personal experience, followed by a search for etymological sources and shifts in meaning to obtain a description of the designer's experience. This method aims to extract the creative experience of designers into an understanding of the distinctive nature of those experiences. The results describe the designer's experience in the creative process from the imitation, modification, conceptualization, and transformation phases. The research concludes a strategic value in the designer's respect for the existence of the client, the product, and the environment. The design process no longer relies on the designer's logic alone.  Keywords: creativity, crowdsourcing, graphic design, phenomenology, transformative