Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penyuluhan Dalam Rangka Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Pagatan Besar Tentang Pemanfaatan Tumbuhan Obat Mochammad Arief Soendjoto; Nurul Hidayati Utami; Maulana Khalid Riefani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i2.1153

Abstract

Pada umumnya rumah tinggal masyarakat Desa Pagatan Besar memiliki pekarangan yang ditumbuhi atau ditanami berbagai jenis tumbuhan. Namun, tumbuhan itu lebih difungsikan sebagai penghias pekarangan atau sekedar penghasil buah dan tidak untuk sumber obat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan pemanfaatan tumbuhan di pekarangan sebagai obat. Rangkaian selengkapnya pengabdian kepada masyarakat terdiri atas persiapan, pelaksanaan (penyuluhan), dan evaluasi. Penyuluhan dilaksanakan secara kolaboratif oleh dua orang fasilitator yang dibantu mahasiswa pendidikan biologi. Subjeknya adalah 25 anggota masyarakat Desa Pagatan Besar yang terdiri atas pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna dan para ibu anggota PKK. Peserta antusias mengikuti penyuluhan. Pengetahuan mereka tentang tumbuhan obat meningkat signifikan. Nilai tes pra-penyuluhan adalah 36,36 atau terkategori kurang, sedangkan pasca-penyuluhan mencapai 90.91 (terkategori sangat baik). Counseling In The Framework Of Increasing The Knowledge Of The Pagatan Besar Village Community About The Use Of Medicinal Plants In general, the houses of the people of Pagatan Besar Village have yards that are overgrown or planted with various types of plants. However, these plants functioned more as garden decorations or just as fruit producers and not as a source of medicine. This community service aims to increase community knowledge related to the use of plants in the yard as medicine. The complete series of community service consists of preparation, implementation (counseling), and evaluation. Counseling was carried out collaboratively by two facilitators who were assisted by biology education students. The subjects were 25 members of the Pagatan Besar Village community consisting of youths who were members of Karang Taruna and mothers who were members of the PKK. Participants enthusiastically participated in the counseling. Their knowledge of medicinal plants increased significantly. The pre-counseling test score was 36.36 or in the less category, while the post-counseling score was 90.91 (very good category).    
Macroscopic Fungi in Grassland and Rubber Plantation Habitat Types in Special Purpose Forest Areas of Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia Lefi, Elsa Lenia; Soendjoto, Mochamad Arief; Fitriani, Adistina; Riefani, Maulana Khalid
Biota Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In addition to secondary natural forests, other habitat types that also exist in the Special Purpose Forest Area of Universitas ​​Lambung Mangkurat (KHDTK ULM) are grasslands and rubber plantations. While previous studies have documented macroscopic fungal species in secondary natural forests, there has been no documentation on fungi in the last two habitat types. This study aimed to analyze macroscopic fungal species present in these two habitat types and the substrates they inhabit. Fungal species and their substrates were recorded on a 250 m x 8 m track between May and September 2024. Each track was placed at threelocations representing grasslands and three locations representing rubber plantations. In total, ten fungal species were found in grasslands and 7 species in rubber plantations. The similarity index of the fungal communities in the two habitats was categorized as very low (23.53%). Additionally, more fungal species were found on substrates such as dead trunks (rotten wood) compared to those found in the soil
Bio-ecology of the Tabanio coastal forest, South Kalimantan: A literature review Fajeriadi, Hery; Dharmono, Dharmono; Mahrudin, Mahrudin; Riefani, Maulana Khalid; Arisandi, Riza; Nugroho, Bimo Aji; Suga, Nur Abdi; Fadil, Muhammad Rio
Biological Environment and Pollution Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Association for Scientific Computing, Electronics, and Engineering (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/bioenvipo.v4i2.776

Abstract

Bio-ecology research is essential to support ecosystem conservation and management, such as that conducted in the coastal forest of Tabanio, South Kalimantan. This forest has high biodiversity and serves an important function in coastal ecosystems. However, published bio-ecology research is still small and fragmentary. This research aims to conduct a comprehensive literature review on the extent of bio-ecology recording of the Tabanio coastal forest. The method used was the PRISMA model to review relevant literature. The results found 73 documents with the keyword <bio-ekologi “hutan pantai” “Tabanio” Kalimantan Selatan> and 22 documents with the keyword <bio-ecology of "coastal forest" "Tabanio" south Kalimantan> Google Scholar.  One of them was also indexed in Scopus. After reviewing, six documents were found that were published about bio-ecology. In contrast, most of them were published in the form of derivative studies, namely the development of educational tools based on local potential. Others are stored in the campus repository. Most studies examined flora biodiversity and population structure; some were fauna studies. However, although there are various related studies, more in-depth studies on ecosystem dynamics and species interactions are still needed. This further research is needed to provide the basis for more effective and sustainable conservation and ecosystem management efforts in Tabanio's coastal forests.
Pelatihan Hidroponik sebagai Pendukung Optimalisasi Kemandirian Pangan Keluarga di Lingkungan Lahan Basah Ruwaida, Ulya; Fransisca Aurora, Zevira; Putra, Aminuddin Prahatama; Ajizah, Aulia; Arsyad, M.; Rezeki, Amalia; Amintarti, Sri; Mahrudin, Mahrudin; Riefani, Maulana Khalid; Utami, Nurul Hidayati; Aulia, Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20014

Abstract

Background: Lingkungan lahan basah memiliki tingkat kemasaman rendah yang menyebabkan sayuran sulit tumbuh. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang budidaya hidroponik sehingga menciptakan efek keberlanjutan yang bermanfaat baik bagi individu maupun keluarga. Tujuan pelatihan ini yaitu optimalisasi kemandirian pangan keluarga, serta mendukung keberlanjutan ekonomi peserta melalui hidroponik. Metode: Kegiatan pelatihan dilakukan melalui metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan edukatif pada mahasiswa Pendidikan Biologi. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi pangan mandiri. Hasil: Produksi berbagai bahan pangan, khususnya sayur dan buah secara mandiri serta pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga sangat diperlukan guna mencegah penyakit. Kegiatan pelatihan hidroponik skala rumah tangga untuk lingkungan lahan basah di Kalimantan Selatan terbukti terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Pelatihan terbukti efektif meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterampilan mahasiswa terhadap alternatif kemandirian pangan skala rumah tangga.
Popular science book on the Ficus genus at Lambung Mangkurat University Campus: Its effectiveness in training students' critical thinking Muhammad Farhan Azhari; Mochamad Arief Soendjoto; Aminuddin Prahatama Putra; Maulana Khalid Riefani
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v6i3.20509

Abstract

There is no popular science book (PSB) on the genus Ficus, especially those that grow and develop specifically in the Lambung Mangkurat University Campus Area, Banjarmasin and Banjarbaru. Equipped with questions and invitations related to critical thinking, the PSB was compiled and then tested. The aim was to measure the effectiveness of the PSB to train students' critical thinking. The valid PSB was tested with a small group test involving 20 students and a field test involving 25 students. In three meetings, the first meeting was only as an exercise and was not assessed and meetings 2 and 3 were assessed by observers, students were asked to carry out practicums based on student worksheets and answer 10 questions. The values were analyzed so that from the small group test the expected effectiveness was obtained and from the field test the actual effectiveness was obtained. An increase in quantitative values occurred from meeting 2 to next meeting, both for expected effectiveness (from 69.10 to 84.60) and actual effectiveness (from 67.80 to 86.10). With an increase from quite good to very good in the two effectiveness, the PSB on the Ficus genus is effective in training students' critical thinking.Abstrak. Belum ada buku ilmu pengetahuan populer (BIP) tentang genus Ficus, apalagi yang tumbuh dan berkembang khusus di Area Kampus Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin dan Banjarbaru. Dilengkapi dengan pertanyaan dan ajakan terkait dengan berpikir kritis, BIP tersebut disusun dan kemudian diuji. Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas BIP itu untuk melatihkan berpikir kritis mahasiswa. BIP yang sudah valid diuji dengan uji kelompok kecil yang melibatkan 20 mahasiswa dan uji lapangan yang melibatkan 25 mahasiswa. Dalam tiga pertemuan yang pertemuan pertamanya hanya sebagai latihan dan tidak dinilai serta Pertemuan-2 dan Pertemuan-3 dinilai oleh observer, mahasiswa diminta melaksanakan praktikum berdasarkan lembar kerja mahasiswa dan menjawab 10 pertanyaan. Nilai-nilainya dianalisis sehingga dari uji kelompok kecil diperoleh efektivitas harapan dan dari uji lapangan diperoleh efektivitas aktual. Peningkatan nilai kuantitatif terjadi dari Pertemuan-2 ke Pertemuan-3, baik untuk efektivitas harapan (dari 69,10 ke 84,60) maupun efektivitas aktual (dari 67,80 ke 86,10). Dengan peningkatan dari cukup baik ke sangat baik pada dua efektivitas tersebut, BIP tentang genus Ficus tersebut efektif untuk melatihkan berpikir kritis mahasiswa.
Kepraktisan Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Android "Sigema" Sistem Gerak Manusia Maulida, Maulida; Noorhidayati, Noorhidayati; Riefani, Maulana Khalid
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v2i1.5030

Abstract

Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Android “Sigema” merupakan salah satu bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0 yang dapat diakses melalui smartphone. Pembelajaran konsep Sistem Gerak Manusia memerlukan bahan ajar yang sesuai untuk mengatasi kesulitan peserta didik. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan validitas dan kepraktisan. Penelitian ini merupakan jenis slot777 penelitian dan pengembangan, menggunakan model Alessi & Trollip (2001) dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu (1) Planning (perencanaan); (2) Design (perancangan); dan (3) Development (pengembangan). Subjek uji kepraktisan terdiri dari 15 (lima belas) peserta didik kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 8 Banjarmasin. Data diperoleh dari instrumen penilaian berupa instrumen kepraktisan. Analisis kepraktisan berdasarkan kriteria Widoyoko (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Android “Sigema” Konsep Sistem Gerak Manusia yang dikembangkan memperoleh nilai kepraktisan 4,35 tergolong sangat praktis. Kata kunci: Bahan ajar, android, kepraktisan
Kayu Kacang in KHDTK ULM (Indonesia) is Radermachera quadripinnata (Bignoniaceae), Not Strombosia javanica (Olacaceae) Nurrachman, Muhammad Aldy; Soendjoto, Mochamad Arief; Riefani, Maulana Khalid
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i2.19790

Abstract

The Special Purpose Forest Area for Education and Training of Lambung Mangkurat University (KHDTK ULM) is a forest area managed by ULM. As an education and training forest, data and information should be obtained in accordance with scientific principles so that they are categorized as valid and accurate. Kayu kacang is a woody plant abundant in this area. The botanical name that is currently consistently used is Strombosia javanica (Olacaceae), even though this name is suspected to be inaccurate. To prove this inaccuracy, this research was conducted in two stages. The first stage was to compare the morphology (physical characteristics) of the leaves, flowers, and fruits of real kayu kacang in the field with that of the kayu kacang botanically named S. javanica. The morphology of the main organs of the latter kayu kacang was obtained from reference searches. If the results were the same, the name could be retained. If not, the name should be changed. The second stage is to obtain an accurate name by comparing the morphological description with a valid identification key. The comparison confirmed that the morphology of the main organs of the real kayu kacang and the reference source was very different. The correct name for the kayu kacang is Radermachera quadripinnata (Bignoniaceae). This botanical name is recommended instead of S. javanica.
Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Kelas X di SMA Islam Insan Madani dan SMA Negeri 10 Banjarmasin Sarianti, Dewi; Riefani, Maulana Khalid; Arsyad, Muhammad Rifani; Rokhima, Rumaisha Zahra Hanifa; Musliha, Musliha; Rahmah, Nur Aulia
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/yb7yhv93

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran biologi tersaji secara interaktif dan kontekstual, sehingga peserta didik memahami konsep yang abstrak dan kompleks. Proses pembelajaran di sekolah masih didominasi metode ceramah dan media statis yang kurang selaras dengan karakter generasi Z, sedangkan pemanfaatan media digital interaktif dan visualisasi materi abstrak masih terbatas. Tujuan penelitian untuk menganalisis kebutuhan peserta didik kelas X terhadap pengembangan media pembelajaran biologi berbasis digital interaktif sebagai dasar perancangan media yang relevan dengan konteks di sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa peserta didik memiliki minat tinggi terhadap biologi, dominansi gaya belajar yang visual dan kinestetik, dan harapan kegiatan pembelajaran dengan praktikum dan media digital yang menarik. Temuan ini berkontribusi pada pemetaan kebutuhan peserta didik yang komprehensif sebagai landasan pengembangan media biologi digital interaktif yang terarah pada karakter generasi Z, serta materi prioritas yang memerlukan visualisasi. Penelitian ini turut menggambarkan karakter belajar generasi Z dengan latar belakang yang berbeda, sehingga perancangan media digital biologi sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Kajian keanekaragaman spesies araceae di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau sebagai buku saku berbasis 3D pageflip Irfandy, Maulana Reza; Dharmono, Dharmono; Riefani, Maulana Khalid
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 1 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i1.60922

Abstract

ENAraceae diversity as a learning resource is still very rare, especially on a local basis, and a 3D Pageflip-based pocket book on Araceae material has never been developed before. This is what motivated the researchers to develop a 3D Pageflip-based pocket book about Araceae which was found in the mangrove area of Sungai Bakau Village. This study aims to determine the diversity of Araceae species in the Mangrove Area of Sungai Bakau Village, Kurau District, the validity and practicality of a 3D Pageflip-based pocket book. The method used in this study is a descriptive method with roaming techniques for data collection in the mangrove area of Sungai Bakau Village and developed into a 3D Pageflip-based pocket book which was tested for validity and practicality using Tessmer Formative Evaluation. Based on the results of the study, there were 9 species of Araceae found in the Mangrove Area of Sungai Bakau Village, namely: Calocasia esculenta, Xanthosoma sagittifolium, Dieffenbachia seguine, Colocasia esculenta var. ilustrilis, Alocasia macrorrhiza, Colocasia esculenta var.elena, Caladium bicolor var.florida, Syngonium auritum, and Syngonium podophyllum. The results showed that the validity test of the expert assessment obtained a very valid average result, namely, 95.4%, and the practicality (one to one) of the students obtained a very good average result, which was 90.5%. Based on the scores obtained, the 3D Pageflip-based Araceae species pocket book developed is very valid and very practical.IDKeanekaragaman Araceae sebagai sumber belajar masih sangat jarang ditemukan, terutama yang berbasis lokal, dan buku saku berbasis 3D Pageflip pada materi Araceae belum pernah dikembangkan sebelumnya. Hal inilah yang melatarbelakangi peneliti untuk mengembangkan buku saku berbasis 3D Pageflip tentang Araceae yang ditemukan di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Araceae di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau, kevalidan dan kepraktisan buku saku berbasis 3D Pageflip. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik jelajah untuk pengambilan data di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau dan dikembangkan menjadi buku saku berbasis 3D Pageflip yang diuji validitas dan praktikalitasnya menggunakan Tessmer Formative Evaluation. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 9 spesies Araceae yang ditemukan di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau, yaitu: Calocasia esculenta, Xanthosoma sagittifolium, Dieffenbachia seguine, Colocasia esculenta var. ilustrilis, Alocasia macrorrhiza, Colocasia esculenta var. elena, Caladium bicolor var. florida, Syngonium auritum, dan Syngonium podophyllum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas dari penilaian ahli memperoleh hasil rata-rata sangat valid yaitu 95,4%, dan kepraktisan (one to one) siswa memperoleh hasil rata-rata sangat baik yaitu 90,5%. Berdasarkan skor yang diperoleh, maka buku saku spesies Araceae berbasis 3D Pageflip yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis