Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KASUS GOTRAK (GANGGUAN OTOT DAN TULANG RANGKA AKIBAT KERJA) PADA OPERATOR ALAT BERAT DI SEKTOR PROYEK KONSTRUKSI BERDASARKAN SNI 9011 : 2021 Fadhilah, Dandy; Susilowati, Indri Hapsari; Satrya, Chandra; Khaliwa, Agra Mohamad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40080

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan metode SNI 9011:2021 untuk analisa ergonomi pada operator alat berat di proyek konstruksi. Operator alat berat sering mengalami keluhan GOTRAK akibat postur kerja yang tidak ergonomis, khususnya di area leher dan punggung bawah. Studi ini dilakukan dengan metode studi kasus pada operator tiga jenis operator alat berat, yaitu excavator, crawler crane, dan dump truck. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan daftar periksa ergonomi berdasarkan pedoman SNI 9011:2021. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa operator telah mengalami GOTRAK yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis. Keluhan terbanyak ditemukan pada leher, punggung bawah, dan tangan. Rekomendasi yang diberikan mencakup intervensi ergonomi seperti perbaikan desain kursi yang dapat diatur ketinggian, sudut kemiringan, serta penambahan suspensi atau jenis busa pada kursi untuk mengurangi getaran. Penerapan rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan, meningkatkan keselamatan serta produktivitas di lingkungan kerja konstruksi.
Risk Factors for Occupational Fatigue in Construction Workers: A Systematic Review Dinda Adharia Ghaisani; Indri Hapsari Susilowati
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i1.1595

Abstract

Occupational fatigue is a common issue in various industries, particularly in the construction sector, which is characterized by high occupational risks. This study aims to identify the risk factors contributing to occupational fatigue among construction workers and propose strategies to mitigate these risks. The research employs a systematic literature review method following PRISMA guidelines. The literature search was conducted using Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect with keywords such as “Occupational Fatigue,” “Work Fatigue,” “Construction Worker,” “Risk Factor,” and “Construction,” covering publications from 2014 to 2024. Articles were selected based on inclusion and exclusion criteria to ensure relevance. The review of 12 selected articles identified several key risk factors associated with occupational fatigue, including job complexity, work stress, psychological health conditions, age, tenure, work climate, workload, and unsafe working conditions. Additionally, a negative work climate, excessive workload, and hazardous work environments were found to be major contributors to workplace fatigue. The findings indicate that addressing these risk factors is essential for improving worker safety and well-being. Implementing targeted interventions, such as workload management, stress reduction programs, and improvements in occupational health and safety standards, can significantly reduce fatigue levels among construction workers. These measures can also enhance productivity and overall job satisfaction in the construction industry.
PENERAPAN KESELAMATAN KERJA DALAM PENGOPERASIAN CUTTER SECTION DREDGING DI JETTY BATU BARA PADA PT. ANUGERAH JAWARA PRIMA Indra, Indrawan Adri; Indri Hapsari Susilowati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i1.1267

Abstract

Pengoperasian Cutter Suction Dredging (CSD) di sektor pertambangan batu bara pernah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 5 kali pada tahun 2012 hingga 2017 diantaranya CSD tenggelam, CSD ditabrak kapal tongkang, CSD terbakar sehingga mengakibatkan kerusakan alat CSD dan waktu kerja hilang. Guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja dalam pengopersian CSD makapenerapan keselamatan kerja sangat diperlukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan kerja berdasarkan pemenuhan kru CSD, kondisi CSD, lingkungan kerja, standar operasional prosedur (SOP) dalam pengoperasian CSD di Jetty batu bara pada PT. Anugerah Jawara Prima (AJP). Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang dengan objek 1 unit CSD. Sampel penelitian ialah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kru, kondisi CSD, lingkungan kerja serta standar operasional prosedur dalam pengoperasian CSD rata-rata pada tingkat hasil penilaian penerapan baik dan memuaskan. Hal ini disebabkan karena kru telah memenuhi kompetensi sesuai jabatannya dan dibekali beberapa kompetensi mengenai keselamatan, kru juga memenuhi SOP pengoperasian CSD. Pada kondisi CSD sebelum bekerja dilakukan P2H dan tiap tahunya dilakukan perawatan dan pengukuran lingkungan kerja. Jika ditemukan suatu permasalahan pada komponen bagian CSD maka segera dilakukan perbaikan di lapangan dengan memanfaatkan suku cadangan yang telah tersedia. Kesimpulan secara umum penerapan keselamatan kerja dalam pengoperasian CSD telah dilakukan dengan baik dibuktikan dengan hasil penilaian penerapan.
Tempat Tinggal dan Dampaknya terhadap Kebahagiaan Lansia: Perbandingan antara Panti Wreda dan Komunitas Sosial Ridhayanti, Rizky; Kamso, Sudijanto; Susilowati, Indri Hapsari; Wicaksono, Utomo
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.865

Abstract

Kebahagiaan memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan fisik dan mental lansia,sehingga berdampak positif pada kualitas hidup mereka. Penelitian ini membandingkantingkat kebahagiaan lansia yang tinggal di panti jompo dan yang tinggal di komunitas.Penelitian dilakukan pada Oktober–November 2024 dengan melibatkan 88 lansia dariJakarta Timur, Depok, dan Bekasi, yang dipilih secara purposive sampling. Tingkatkebahagiaan diukur menggunakan Oxford Happiness Questionnaire (OHQ). Hasilmenunjukkan bahwa 30% lansia di panti jompo dan 39,3% lansia di masyarakat merasa“cukup bahagia”. Faktor usia dan jenis kelamin turut memengaruhi tingkat kebahagiaan.Analisis statistik dengan uji Independent T-Test menghasilkan nilai p = 0,079, yang berartitidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan skor rata-ratamasing-masing 4,37 (panti jompo) dan 4,60 (masyarakat). Ini menunjukkan bahwa tempattinggal bukan satu-satunya faktor penentu kebahagiaan lansia.
Analysis of Light Vehicle Accident Data at PT Z Period 2018-2022 Using Human Factor Analysis and Classification System-Mining Industry Framework Aji, Dimas Bayu; Susilowati, Indri Hapsari
Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v5i4.891

Abstract

The mining industry is an industry with high risk characteristics, where human factors are one of the main causes of work accidents. PT Z, is a mineral mining company operating in the Papua region, Indonesia with quite complex operations, ranging from underground mining techniques to various numbers and types of production equipment. With the workforce currently reaching more than 29,563 (February 2023 data), the potential for human interaction with moving vehicles is quite high so that the risk of traffic accidents is something that is currently the company's focus. In the period 2018 to 2022, there have been 513 incidents involving light vehicles. This research, which was conducted at PT Z, aims to examine light vehicle accidents using the Human Factors Analysis and Classification-Mining Industry (HFACS-MI) framework. The research methodology consists of collecting qualitative data on accident cases at PT Z for 5 years, which are included in the classification of light vehicle accidents sourced from the incident management system. Next, the light vehicle accident data will be classified using the HFACS-MI framework, with descriptive statistics for data analysis. Data shows that 88% of light vehicle accidents occur in the highland operating area. Based on the HFACS-MI framework, light vehicle accidents that occurred at PT Z occurred due to contributions from several layers or levels, namely organizational influence factors (106%), unsafe leadership (9%), precondition for unsafe acts (109%) , as well as unsafe acts carried out (77%). It can be concluded that by reducing errors caused by human factors, light vehicle accidents can be reduced in mining operation areas. The HFACS-MI framework is considered effective in analyzing accidents in a structured and standardized manner, especially regarding the contribution of human factors in accidents in the mining industry.
Analisis Keluhan Gangguan Otot dan Tulang Rangka Akibat Kerja Pada Profesi Dokter Gigi Berdasarkan Sni 9011:2021 Ramadhan, Dwiki; Yuniarso, Aji Dwi; Hasbi, Hariandy; Puspitasari, Pristi; Nisaa, Puspita Gaharu; Septiana, Harinta Dwi; Susilowati, Indri Hapsari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i5.3372

Abstract

Postur janggal dalam praktik kedokteran gigi sering dilakukan untuk menjangkau area kerja yang sempit demi visibilitas dan presisi, namun berisiko menimbulkan gangguan otot dan tulang rangka. Penelitian ini bertujuan menggambarkan potensi bahaya ergonomi pada aktivitas dokter gigi menggunakan kuesioner SNI 9011:2021. Jenis penelitian adalah observasional dengan desain cross sectional dan analisis deskriptif. Sampel terdiri dari enam dokter gigi di Kota Tangerang Selatan dengan masa kerja 5–10 tahun dan durasi kerja 4–8 jam per hari. Evaluasi ergonomi dilakukan melalui kuesioner SNI 9011:2021 serta analisis video berdurasi tiga menit yang merekam satu siklus perawatan gigi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden memiliki nilai risiko ergonomi >7, yang tergolong berbahaya. Keluhan gangguan otot dan tulang rangka (GOTRAK) secara umum berada pada kategori rendah, namun ditemukan pada beberapa area tubuh, yaitu pinggul kanan, tangan kanan, tangan kiri, bahu kanan, punggung bawah, bahu kiri, dan punggung atas. Rekomendasi untuk menurunkan risiko adalah perbaikan postur kerja, pengaturan jam kerja, rehabilitasi dan penilaian periodik, serta penerapan konsep four-handed dentistry yang dimodifikasi menjadi six-handed dentistry untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban fisik.
Factors of Anxiety Symptoms Due to Large-Scale Social Restriction Policy During the COVID-19 Pandemic in Indonesia Susilowati, Indri Hapsari; Alimoeso, Sudibyo; Nugraha, Susiana; Hasiholan, Bonardo Prayogo; Simanjuntak, Magda Sabrina Theofany; Satria, Nur Rachmat
Kesmas Vol. 20, No. 5
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian Government took some preventive measures to slow the spread of the COVID-19 virus, including social restrictions and encouraging individuals to stay at home and avoid needless gatherings. This study aimed to identify factors related to anxiety symptoms during large-scale social restrictions. This study employed a cross-sectional design using the snowball technique in an online survey. A total of 788 respondents comprised the target population to detect the smallest effect size (Cohen's dz = .2), with the level of power of 0.8 using G*Power 3.1, specifically targeting adults aged over 18 years. Out of 1,194 people who took part in the survey, 847 completed all the answers. The findings revealed that 42% of participants experienced feelings of nervousness, anxiety, or agitation, and 42.5% became easily agitated during the COVID-19 pandemic. Nonetheless, 81.7% of those surveyed reported being able to manage their concerns, and 80.7% had good time management during the COVID-19 pandemic. Descriptive analysis showed that sex, residence, marital status, number of children, occupational status, being infected by COVID-19, health concern, and time management had a relationship with anxiety symptoms.
Editorial: The Public Health Scholars as the Health Leaders Asyary, Al; Veruswati, Meita; Machmud, Putri Bungsu; Susilowati, Indri Hapsari
Kesmas Vol. 18, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1. Achmadi UF. Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers; 2014. 2. Asyary A. Editorial. Kesmas. 2023; 18 (Special Issue 1): 1-3. DOI: 10.21109/kesmas.v18isp1.7201 3. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Pembangunan Kesehatan di Indonesia melalui Kesinambungan Finansial Jaminan Kesehatan serta Meningkatkan Kualitas Layanan dengan Integrasi Data. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.
A Path Analysis Model for Explaining the Factors Influencing Wearing a Mask among Commuting Workers Using Commuter Line Bogor-Jakarta Kusmawan, David; Andari, Shofi; Gustina, Ira; Susilowati, Indri Hapsari; Wirawan, Mufti
Kesmas Vol. 16, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta is one of the most air-polluted cities in the world, which can increase the health risk of commuting workers exposed to pollutants. This study aimed to determine the factors that directly and indirectly affect healthy behavior (wearing a mask) for commuters using the Bogor-Jakarta Commuter Line. Furthermore, a total of 155 respondents participated and the data collected were analyzed using descriptive and path analysis. The commuters aware of the hazard potential related to air pollution during commuting were 137 people (88.4%). While 104 people (67.1%) were aware of the good perception of pollution and 125 uses masks during commuting (80.6%). The healthy behavior in commuting workers using Commuter Line was affected by some factors, both directly and indirectly. The knowledge and commuting experience toward healthy behavior were two variables that significantly influenced on healthy behavior. The knowledge was also the only mediated variable with a significant indirect effect of education on healthy behavior.
Pekerjaan, Nonpekerjaan, dan Psikologi Sosial sebagai Penyebab Kelelahan Operator Alat Berat di Industi Pertambangan Batu Bara Susilowati, Indri Hapsari; Syaaf, Ridwan Zahdi; Satrya, Chandra; Hendra, Hendra; Baiduri, Baiduri
Kesmas Vol. 8, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan transportasi, ditandai dengan menurunnya kinerja fisik dan mental yang mengakibatkan kurangnya kewaspadaan karena rasa kantuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dan faktor pendukung kelelahan pada operator alat berat. Penelitian dilakukan pada operator alat berat di 3 tambang batubara di Kalimantan (2 area di Kalimantan Timur dan 1 area di Kalimantan Selatan), melibatkan 353 operator alat berat yang bekerja dengan 3 sif. Hasilnya menunjukkan bahwa keluhan kelelahan semakin tinggi dengan meningkatnya usia, lama kerja, dan kerja pada sif 3 (malam hari). Kelelahan paling banyak dirasakan oleh operator dump truck (bagian hauling) yang dipengaruhi oleh faktor-faktor pekerjaan (postur saat bekerja, faktor variasi pekerjaan, beban kerja dan vigilance) dan faktor-faktor bukan pekerjaan (kondisi medan atau area tambang yang berisiko, penerangan yang kurang pada malam hari, dan rute yang selalu berubah). Faktor lainnya berkaitan dengan masalah sosial-psikologis, baik yang berhubungan dengan pekerjaan maupun lingkungan kerja, seperti waktu istirahat, standar gaji yang belum memadai, pengaturan jadwal cuti yang sering tidak jelas, dan masalah karier. Disimpulkan, secara umum kelelahan meningkat dengan bertambahnya usia dan lama kerja, dengan kelelahan yang lebih besar pada pekerja sif 3. Umumnya, penurunan waktu reaksi pekerja sif malam lebih besar daripada waktu reaksi pekerja sif siang. Fatigue is one of the causes of transportation accidents, characterized by reduced physical and mental performance resulting in reduced alertness due to drowsiness. The present study was to determine the risk factors and contributing factors of fatigue suffered by heavy equipment operators. The study was conducted at three coal mining sites in Kalimantan (2 areas in East Kalimantan and 1 area in South Kalimantan) involving 353 heavy equipment operators who work in shifts. It was found that fatigue complaint is higher by older age, longer work, and work at shift 3 (night time). The fatigue is mostly complained by dump truck (hauling part) operators which was influenced by work-related factors (work posture, job variety, workload, vigilance) and non-work related factors (terrain or mine risk area, lack of lighting at night, and route track which is always changed). Another factors related with socio-psychological factors, either related with job or working environment, such as adequacy of rest time, remuneration system, leave system, and insecure career. It is concluded that in general the fatigues were increased as the worker ages were older and longer duration of work, with higher fatigues were suffered at shift 3. Generally, reduced reaction time among shift 3 workers is higher than that those of daytime shift.
Co-Authors Abdul Rohim Tulaeka Afifah Mu'minah Agnisyah Sutoyo Putro Putro Aji, Dimas Bayu Akbar Nugroho Sitanggang Akira Yasukouchi Al Asyary Alam, Eriena Nur Alimoeso, Sudibyo Ari Probandari Arif Rahmat Abdullah Arif Susanto Ario Wicaksono Ariscasari, Putri Astien Setianingrum Baiduri Baiduri Baiduri Baiduri Beribe, Carlos Paulus Belan Bonardo Prayogo Hasiholan Bonardo Prayogo Hasiholan Chairunisa, Ratu Chandra Satrya Chandra Satrya David Kusmawan Desti Ariani Desy Sulistiyorini Dian Surya Pratama Didik Triwibowo Diffah Hanim Dinda Adharia Ghaisani Dinda Arsyah Febriana Dita Mayasari Fadhilah, Dandy Ghaisani, Dinda Adharia Gunawan _ Gustina, Ira Hariandy Hasbi Hasani, Akbar Heru Sutopo Heykal Aldaffa Azizie Ida Ayu Gede Jyotidiwy Ike Pujiriani Indra, Indrawan Adri Ira Gustina Irfan Muhammad Isna Maulidia Janika, Hikmat Karl Peltzer Khaliwa, Agra Mohamad Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Mario Raka Pratama Marzuki Isahak Masiha, Allif Fahriyani Mufti Wirawan Muhammad Hilmi Wiratama Ni Made Truly Pinanti Sastra Nikita Bella Anastasia Nisaa, Puspita Gaharu Nugraha, Susiana Nurrachmat Satria Orawan Kaewboonchoo Paul Ratanasiripong Puspitasari, Pristi Putri Bungsu Machmud Ramadhan, Dwiki Ridwan Zahdi Syaaf Ridwan Zahdi Syaaf Rizka Maulida Rizkianto, Eko Rizky Ridhayanti Robiana Modjo Rufi'i Sabarinah Prasetyo Selfi Handayani Septiana, Harinta Dwi Shofi Andari Shofi Andari Sifa Fauzia, Sifa Simanjuntak, Magda Sabrina Theofany Siti Rahmah Hidayatullah Lubis Sudijanto Kamso Sumardiyono Sumardiyono Supa Pengpid Susiana Nugraha Susiana Nugraha Toai Nguyen Phuong Utami, Dessy Laksyana Valyaty Frisa Aryadi Veruswati, Meita Wah Yun Low Wardiati, Wardiati Wicaksono, Faridl Wicaksono, Utomo Wirawan, Mufti Wisnu Harmawan Yasukouchi, Akira Yuniarso, Aji Dwi Zakianis