Claim Missing Document
Check
Articles

Discipline, Infrastructure, Work Environment, and Work Rewards' Influence on Lecturer Performance Ramanata Disurya; Neta Dian Lestari; Rambat Nur Sasongko; Muhammad Kristiawan
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2312

Abstract

This study is to evaluate and analyze the hurdles and problems that a lecturer has in obtaining peak performance by examining the impact of discipline, infrastructure, work environment, and work rewards on lecturer performance. The sample of this study were 32 respondents and this study is quantitative and questionnaire was used to collect the data. We identify or uncover causality to determine the link or impact of discipline, infrastructure, work environment, and job rewards on lecturer performance in statistics are used in this study. The findings revealed that the existence of the Work Reward variable as a control variable had an effect on the variables discipline (X1), infrastructure (X2), work environment (X3) and lecturer performance (Y). Thus, it can be inferred that the variables of discipline, infrastructure, and work environment are not the only factors that influence lecturer performance, because another variable, namely the work reward variable, also has an impact on lecturer performance. Work reward, is one of the variables influencing the rise in discipline, infrastructure, and work environment on lecturer performance. Meanwhile, the statistical results of SPSS 25 show that discipline, infrastructure, work environment, and job rewards all have a substantial impact on professor performance.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Rini Juniarti; Ramanata Disurya; Juaidah Agustina
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran scramble terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental design dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang dibagi menjadi pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I yang berjumlah 17 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran scramble terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 008 Palembang dilihat dari hasil analisis output sig (2- tailed) 0,000 < 0,05 maka H? ditolak dan H? diteima. Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran scramble terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 008 Palembang.
Persepsi Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Terhadap Kearifan Lokal Kuliner Khas Sumatera Selatan I Kertayana Komang; Neta Dian Lestari; Ramanata Disurya
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 24 No. 2 (2026): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ft3pyp65

Abstract

  Abstrak Generasi Z di Indonesia cenderung memiliki nilai keberlanjutan terhadap makanan tradisional, tetapi pengaruh makanan modern dan sikap hedonis dan utilitarian sering membuat mereka lebih memilih makanan modern daripada tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat persepsi mahasiswa Universitas Pgri Palembang terhadap kearifan lokal kuliner khas Sumatera Selatan. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan persepsi mahasiswa Universitas PGRI Palembang terhadap kearifan lokal tentang makanan khas Sumatera Selatan. Penelitian ini melibatkan sekitar 300 mahasiswa dari program studi Bimbingan Konseling Universitas PGRI Palembang. Sampel diambil secara stratified random sampling untuk memastikan bahwa sampel terdiri dari berbagai angkatan. Sebanyak 169 responden diambil menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner tertutup dengan skala Likert yang mencakup dimensi pengetahu. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner online menggunakan Google Forms untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan serta memastikan etika penelitian seperti informed consent, kerahasiaan responden, dan persetujuan etika institusi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan distribusi persepsi serta inferensial, seperti uji regresi atau chi-square, untuk menemukan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi. Adapun hasil penelitian yaitu persepsi mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas PGRI Palembang terhadap kearifan lokal kuliner khas Sumatera Selatan berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan pola yang menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap positif belum sepenuhnya diikuti oleh tindakan nyata yang konsisten, sehingga diperlukan upaya yang lebih terpadu dari berbagai pihak, baik institusi pendidikan, pemerintah, maupun komunitas budaya, untuk mengonversi kesadaran dan kecintaan mahasiswa menjadi perilaku pelestarian yang konkret dan berkelanjutan.
Tinjauan Hukum Terhadap Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja Suryati Suryati; Ramanata Disurya; Layang Sardana
Simbur Cahaya VOLUME 28 NOMOR 1, JUNI 2021
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/sc.v28i2.902

Abstract

Abstrak: Istilah Omnibus Law bagi sebagian kalangan masyarakat masih terasa asing. Konsep Omnibus Law tersebut sekarang menjadi perdebatan,  bahkan beberapa kalangan akademisi hukum mengkhawatirkan bila konsep tersebut diterapkan akan menggangu sistem perundang-undangan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum terhadap Omnibus Law rancangan undang-undang cipta kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang berfokus pada norma hukum positif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah, (1) Payung, maka omnibus law tidak diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, karenanya omnibus law dalam konteks Indonesia dinarasikan sebagai undang-undang, (2) Pentingnya peran masyarakat dalam pembentukan produk hukum harus terlihat pada proses pementukannya yang partisipatif dengan mengundang sebanyak-banyaknya partisipasi semua elemen masyarakat, (3) Hukum merupakan produk politik sebagai sumber kekuatan mengikatnya hukum, (4) Selain itu proporsionalitas jumlah undang-undang perlu diperhatikan agar menghindari peraturan yang tidak harmonis dan multitafsir.
Analisis Kemampuan Konsentrasi Siswa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 11 Tanjung Batu Puteri Anugrah; Ramanata Disurya; Farizal Imansyah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 4 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v1i4.514

Abstract

The purpose of this research is to analyze students' concentration abilities in learning Indonesian in class IV students at SD Negeri 11 Tanjung Batu. The research method uses descriptive qualitative. By using observation, interviews and documentation instruments. The research subjects were fourth grade students at SD Negeri 11 Tanjung Batu. The results of the research show that the majority of class IV students have a fairly good level of concentration ability, however there are several factors that influence students' concentration abilities such as the learning environment, teaching methods, and students' internal factors. It was found that students tend to focus more on learning material that interests them, and interactive teaching methods can increase concentration levels. to improve students' concentration abilities includes more varied and interesting teaching methods, increasing the role of teachers in creating a conducive learning environment, and involving parents to support learning at home. It is hoped that this research can make a positive contribution to efforts to improve the quality of Indonesian language learning at the elementary school level, especially at SD Negeri 11 Tanjung Batu. Keywords : Analysic of concentration and Indonesia language skills.
Pengaruh model pembelajaran Course Review Horay (CRH) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 2 Dabuk Rejo Devi Trinita; Ramanata Disurya; Mega Kusuma Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.28226

Abstract

This study aims to determine the effect of the Course Review Horay (CRH) learning model on the learning outcomes of fourth grade students in Social Studies subjects. The background of this research is based on the low learning outcomes of students caused by the lack of variety of learning models used by teachers, so that students are less active and quickly feel bored in the learning process. The research method used is a quantitative method with a quasi-experimental Design. The Design in this study is an experimental study with a Pre-Experimental Design research Design in the form of One Group Pretest Posttest Design. The population and samples in this study were fourth grade students in one of the public elementary schools consisting of two classes, namely the experimental class using the CRH learning model and the control class using the conventional learning model. Data collection techniques were observation, test, and documentation. The instrument used was a learning outcome test given before and after treatment (pretest and posttest). The results of the instrument trial to determine the quality of a research instrument must meet the requirements, namely validity, normality, and hypothesis testing. The results of data analysis showed that there was a significant difference between the learning outcomes of students who used the CRH learning model and students who used the conventional learning model. Thus, it can be concluded that the CRH learning model has a positive effect on improving student learning outcomes in social studies subjects
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN GAME EDUCAPLAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS V SD Estiya Ulkarima; Ramanata Disurya; Tanzimah Tanzimah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan game Educaplay terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas V SD Negeri 83 Palembang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 60,36, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 81,57. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,025, sehingga Ho ditolak dan Ha​ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan game Educaplay. Kesimpulannya, pemanfaatan game Educaplay efektif terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang siswa kelas V SD. Penelitian ini merekomendasikan Educaplay sebagai media pembelajaran interaktif alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika di sekolah dasar.