Claim Missing Document
Check
Articles

Kontruksi Media Terhadap Pemberitaan Kasus Narkoba Medina Zein Dalam Pembentukan Opini Publik Leliana, Intan
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v1i2.486

Abstract

People obtain knowledge or information about problems that occur in society through communication media, one of which is through mass media. The slightest problem can develop quickly because of the news through the mass media. The increasingly important role of the media in the formation of public opinion is inseparable from the rapid increase in information and communication technology. One of the news that had become viral in all mass media was the case of the arrest of a public figure Medina Zein about his involvement as a drug user. This study uses a qualitative approach that tries to collect as many drug cases as possible that have made his career ruined. This phenomenon shows that when someone who has a position is entangled with drugs, his career is threatened. Drug prevention and eradication measures are not only carried out by the National Narcotics Agency and the TNI. The reason is, these efforts must get support from a number of related elements. Currently the country is on the verge of collapse due to rampant drug trafficking. This is marked by the difficulty of declaring an area free from drug trafficking. Keyword: drugs, public opinion, Public Figure
Strategi Komunikasi dalam Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 Suryani, Ita; Sagiyanto, Asriyani; Leliana, Intan
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v3i1.1177

Abstract

In Indonesia, the tourism sector is better known to the world because it has many tourist destinations spread across the country. Natural aesthetics and customs are an attraction for tourists to visit Indonesia. Since the announcement of the Covid-19 pandemic as a national disaster, forcing governments around the world to take policies and actions to temporarily stop activities by implementing Lockdown. The implementation of the lockdown has greatly impacted various sectors, both the economic, social and tourism sectors. Entering the new normal era, the Indonesian government provides the tourism sector with the flexibility to recover by operating again in accordance with the implementation of health protocols. The purpose of this study is to find out how the communication management strategy is carried out by the Ministry of Tourism and Creative Economy/Tourism and Creative Economy Agency of the Republic of Indonesia to restore the tourism sector after the pandemic. The method used in this research, namely the case study method, is a research method that uses different data sources that can be used to comprehensively explain various aspects of an individual, group, program, organization or event systematically. The conclusion shows that the post-pandemic communication management strategy is carried out with a centralized internal and external communication strategy by determining a spokesperson, improving the quality of human resources, creating a special channel for pandemic information on the internet site, providing the latest information regularly to the company's crisis team, submitting related policies/SOPs. handling pandemics, conducting virtual activities with related divisions. Keywords: Communications Strategi, Communication Tourism, Tourist Destination, Pandemic Covid-19
Pelatihan Desain Infografis untuk Optimalisasi Komunikasi Informasi Meseum Bank Indonesia di Media Sosial Khairuzzaky, Khairuzzaky; Leliana, Intan; Syahri, Akhmad Syafrudin; Septarina, Sri Wahyuning
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i12.3029

Abstract

Pengelolaan media sosial museum menuntut konten yang informatif, ringkas, dan menarik, namun staf pengelola media sosial Museum Bank Indonesia masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan prinsip desain komunikasi visual, alur narasi, serta standardisasi format infografis. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi konten infografis melalui pelatihan berbasis praktik (learning by doing), mencakup pengenalan prinsip desain, penyusunan pesan, perancangan layout, dan pengembangan panduan visual (style guide) untuk konsistensi konten. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 dengan 20 peserta melalui sesi pelatihan, lokakarya, dan pendampingan produksi. Evaluasi menggunakan kuesioner kepuasan menunjukkan mayoritas peserta menilai kegiatan efektif meningkatkan keterampilan, bermanfaat untuk pekerjaan, dan layak direplikasi.
Penggunaan Komunikasi Dalam Mengatasi Isu Ham Di Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika Rio Septian; Intan Leliana; Achmad Haikal; Eddy Kusnadi; Gema Irhamdika
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12047

Abstract

Hak asasi manusia tidak hanya menjadi landasan moral pembangunan berkelanjutan, namun juga merupakan faktor penting dalam memastikan pembangunan yang adil, inklusif dan menghormati hak-hak individu. Komunikasi yang efektif merupakan sarana untuk mendukung perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia serta menyebarkan informasi mengenai program pembangunan yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Teori yang digunakan untuk melengkapi artikel ini adalah teori komunikasi model Claude Shannon dan Weaver yang dikemukakan pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical/Theory of Communication. Model Shannon dan Weaver menyoroti masalah penyampaian pesan pada tingkat akurasi. Model ini menggambarkan sumber dari mana pesan itu berasal atau diciptakan dan dikirimkan melalui saluran tersebut kepada penerima dengan harapan dapat lebih efektif mengidentifikasi titik-titik tekanan di mana komunikasi terdistorsi. Sebagai upaya hukum, maka hal tersebut wajib untuk diikuti, dilaksanakan dan dipelihara. Mekanisme penyelesaian yang tidak diskriminatif dan memberikan sanksi atau hukuman kepada pihak yang bersalah secara keadilan hukum dan dilaksanakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku
Mitos Raja Jawa dan Transformasi Dinasti Politik Studi Kasus Keluarga Jokowi Eddy Kusnadi; Intan Leliana; Rio Septian; Achmad Haikal
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas Fenomena dinasti yang mengundang kekhawatiran terkait potensi praktik nepotisme, pengaruh negatif pada meritokrasi, dan kemunduran nilai-nilai demokrasi. Fokus Masalah yang diteliti adalah bagaimana mitos raja Jawa memengaruhi persepsi publik terhadap fenomena dinasti politik dalam keluarga Jokowi, serta dampaknya terhadap demokrasi. Teori yang digunakan teori dekokrasi dan representasi politik, untuk melihat bagaimana kekuasaan politik di Indonesia mulai berpindah dari tangan pemimpin ke anggota keluarganya, membentuk semacam struktur politik keluarga. Studi ini juga akan menggunakan pendekatan teori post kolonial untuk memahami bagaimana modernisasi politik Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh elemen-elemen tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, Dimana kajian pustaka sebagai landasan utama.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengalami modernisasi politik, elemen budaya tradisional tetap memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan struktur kekuasaan. Mitos raja Jawa memberikan landasan kultural yang memungkinkan penerimaan sebagian masyarakat terhadap dinasti politik, namun juga menunjukkan adanya ancaman terhadap demokrasi karena kekuasaan politik cenderung terpusat dalam keluarga tertentu
Representasi Kekerasan Dalam Film Rumah Untuk Alie: Analisis Semiotika Barthes Julian Mega Berliana; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4101

Abstract

This research aims to analyze the representation of violence in the film Home for Alie using Roland Barthes' semiotic theory. The method used is a qualitative approach with semiotic analysis which focuses on three levels of meaning, namely denotation, connotation and myth. The research results show that the film represents various forms of violence, both physical, verbal and psychological, through visual and verbal signs. Violence is not only presented as a visible event, but also contains ideological meaning that reflects power relations, patriarchal structures and social construction within the family. These findings confirm that film as mass media has an important role in shaping public perceptions, reproducing cultural values, and increasing critical awareness of the issue of domestic violence. Thus, Rumah untuk Alie not only functions as entertainment, but also as a reflective and educational medium in voicing social issues
Representasi Pesan Moral dalam Film Bila Esok Ibu Tiada Iva Nurtiana Rahayu; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4736

Abstract

Film merupakan media komunikasi massa yang kuat dan mampu merepresentasikan nilai serta pesan moral kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi pesan moral seorang ibu ditampilkan dalam film drama keluarga "Bila Esok Ibu Tiada" (2024). Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui pendekatan penelitian kualitatif. Data-data penelitian ini bersumber dari data primer berupa observasi dan data sekunder berupa dokumentasi, Analisis difokuskan pada tiga tingkatan makna—denotasi, konotasi, dan mitos—yang diterapkan pada adegan-adegan yang menampilkan tokoh utama, Rahmi, untuk membedah tanda-tanda visual dan dialog yang ada.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, film secara harfiah menggambarkan potret seorang ibu bernama Rahmi yang menghadapi kesepian dan kondisi kesehatan yang menurun di tengah kesibukan anak-anaknya. Pada tingkat konotasi, adegan-adegan tersebut menyiratkan makna yang lebih dalam tentang kasih sayang ibu yang tulus tanpa batas, ketegaran, keikhlasan dalam menghadapi takdir, serta penyesalan anak-anak yang menyadari nilai kehadiran seorang ibu setelah kehilangannya. Pada tingkat mitos, film ini memperkuat dan melanggengkan gagasan budaya dominan mengenai sosok ibu, terutama mitos "Ibu sebagai sosok yang rela berkorban tanpa pamrih dan menyembunyikan penderitaannya demi kebahagiaan anak-anaknya.
Pelatihan Desain Grafis Dengan Aplikasi Canva Untuk Anggota AMI di Masa Pandemi Covid 19 Intan Leliana; Pramelani Pramelani; Rawit Sartika; Fajar Shidiq
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v1i1.326

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat. Tahun 2021 ini program studi Hubungan Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika diberikan kesempatan untuk melakukan Pelatihan Desain Grafis Dengan Aplikasi Canva Untuk Anggota Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Di Masa Pandemi Covid 19 yang beralamat di Sekretariat Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat dengan peserta Anggota dari Asosiasi Museum Indonesia (AMI) DKI Jakarta”Paramita Jaya”. Museum memiliki peranan besar bagi sumber pengetahuan dan wawasan. Selain sebagai sarana rekreasi, dengan mengunjungi museum, masyarakat juga dapat memiliki referensi visual sekaligus merasakan peristiwa sejarah di masa lalu. Pengunjung merupakan salah satu unsur terpenting dari tujuan pendirian suatu museum. Pengunjung dan museum ibarat dua sisi yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, berbagai museum berlomba-lomba untuk menarik atensi pengunjung. Salah satu elemen fundamental untuk mengusik rasa ketertarikan pengunjung adalah penyajian koleksi yang ditunjang dengan tata pamer yang apik. Selain itu, faktor lain yang menarik minat masyarakat untuk singgah ke museum adalah melalui publikasi terbitan yang memuat berbagai berita dan tulisan yang berkaitan dengan museum, seperti bahasan koleksi serta program publik yang disajikan di museum tersebut. Oleh karena itu penting desain menarik untuk menarik pengunjung sangat dibutuhkan. Solusi untuk mengatasi permasalah tersebut yakni dengan mengadakan pelatihan Desain Grafis menggunakan Aplikasi Canva diharapkan dapat memudahkan Para anggota dan manajemen Asosiasi Museum Indonesia (AMI)”Paramita Jaya” dengan mudah merancang berbagai material kreatif atau mendesain poster, brosur bahkan infografik atau video secara online meskipun dalam Masa Pandemi Covid-19 Ini.
Pelatihan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi Pada Organisasi Fatayat NU Ciledug Kota Tangerang George W Bender; Intan Leliana; Ita Suryani; Siti Qona’ah; Dinda Laela Putri; Putri indrina Napitupulu
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v1i2.669

Abstract

Dalam perkembangannya media sosial dapat dimanfaatkan untuk berbagai ragam kepentingan, mulai menjalin pertemanan, kampanye program tertentu (pendidikan, sosial, agama, lingkungan, kesehatan, dan sebagainya), media informasi, publikasi sampai promosi. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah organisasi Fatayat NU Ciledug Kota Tangerang yang tergolong pada mitra yang produktif secara ekonomi/ sosial. Organisasi Fatayat NU Ciledug beranggotakan laki-laki, perempuan dan juga anak-anak. Program kegiatan yang ada pada organisasi Fatayat NU Ciledug yaitu (1) kegiatan pengajian yang rutin dilakukan setiap minggu, (2) Kegiatan Unit Kegiatan Masyarakat (UKM) kegiatan yang sangat produktif yang dapat memberikan pendapatan/peluang bagi masyarakat dalam bidang wirausaha, (3) Kegiatan Jumuah Berkah di lakukan oleh ibu – ibu majelis Fatayat NU Kecamatan Ciledug yaitu dengan membagikan makanan/minuman dan perlengkapan solat kepada yang membutuhkan. Permasalahan yang terdapat pada mitra yakni belum maksimalnya pengelolaan media sosial sebagai media informasi dan publikasi serta belum maksimalnya SDM yang mengelola media sosial Fatayat NU Ciledug Kota Tangerang sehingga hal tersebut menjadi salah satu kendala. Solusi dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan cara memberikan pendampingan dan pengelolaan terkait pengembangan media sosial melalui hal-hal : a. bagaimana cara melakukan pengembangan media sosial yang mumpuni sesuai dengan kebutuhan informasi, b. bagaimana pengelola media sosial agar menjadi media informasi dan publikasi yang tepat sasaran dan sesuai tujuan c. Bagaimana menjaga isi dan tampilan media sosial agar menarik. Kata Kunci: Media sosial, Media Informasi, Publikasi
ANALISIS ISI KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @DELICUTE_ID DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT Aditiyo Nugroho; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
An Nafi': Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 03 (2025): An Nafi’
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/annafi.v2i03.944

Abstract

This research aims to describe how the communication patterns of content on the Instagram account @delicute_id build engagement with followers. This research employs a qualitative method with a case study approach, using content analysis theories from Klaus Krippendorff and Denis McQuail. These methods and theories are applied to understand the visual message elements that attract follower interaction. The research data were obtained through observation, interviews, documentation, and relevant literature studies, providing a more comprehensive overview. The analysis focuses on Feed, Story, and Reels content, which serve different communication functions in delivering information, entertainment, and education. The findings indicate that Instagram is not only used as a promotional tool but also as a space for emotional interaction with the majority of Delicute’s followers, who are primarily young women and young mothers. This study shows that creative content communication patterns, appealing visuals, and structured presentation can establish strong relationships between the brand and its audience, thereby significantly enhancing engagement on this social media platform.