Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena komunikasi wanita karir sebagai top manajemen di Pertamina Hulu Rokan (studi fenomenologi komunikasi pada top management wanita di pertamina hulu rokan) Diana, Nova; Firdaus, Muhammad; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.38800

Abstract

This research analyzes the communication experiences of women in top management positions at PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR), with a focus on the role of communication, challenges and its impact on the organization. Using a phenomenological approach, this research explores the motives behind career women's decisions, namely parental encouragement, determination, opportunity, as well as proof, economics and social status. The research results show that women's interpretation of leaders includes aspects of being nurturing, wise, and inspiring, with self-concepts divided into three categories: tough, ambitious, and friendly. Their communication experiences are divided into two categories, namely pleasant communication obtained from family, community and work support, and unpleasant communication due to busyness which reduces time with family. This research provides insight into the contribution of women in leadership in the oil and gas sector and the importance of effective and collaborative communication in facing challenges.. 
Strategi komunikasi pemasaran Dinas Kepemudaan Olahragara dan Pariwisata (DISPORAPAR) dalam mempromosikan wisata budaya festival perang di Kabupaten Kepulauan Meranti pasca covid 19 Aminuddin, Imam; Rumyeni, Rumyeni; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.38953

Abstract

This research aims to analyze the marketing communication strategy carried out by the Meranti Islands Regency Youth Sports and Tourism Service (DISPORAPAR) in promoting the Water War Festival (Cian Cui) after the COVID-19 pandemic. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation. Informants were selected using purposive sampling involving festival managers, participants and visitors. The research results show that DISPORAPAR's marketing communication strategy uses the promotional mix concept within the Integrated Marketing Communication (IMC) framework. Although not all elements of IMC are implemented, strategies that include advertising through print media, promotions through banners, social media, mass media, public relations activities, and organizing events have been proven to increase the number of tourist visits. The main challenges faced are budget and infrastructure limitations. This research recommends improving infrastructure and optimizing digital marketing strategies to introduce the festival to a wider audience
Interpretasi Ritual Yadnya Sesa di Desa Jambai Makmur Kecamatan Kandis Yozani, Ringgo Eldapi; Firnayanti, Esthi; Sari, Mutia Novela; Mustaqimmah, Nurul
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9574

Abstract

Masyarakat Kampung Bali di Desa Jambai Makmur Kecamatan Kandis memiliki sebuah tradisi unik yakni ritual yadnya sesa yang dilakukan setiap hari selesai memasak di pagi hari dan sebelum menikmati makanan tersebut. Upaya menganalisis makna interpretasi dalam ritual yadnya sesa merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi secara langsung, wawancara mendalam dan dokumentasi. Riset ini menemukan bahwa makna interpretasi ritual yadnya sesa berhubungan dengan tindakan komunikasi pada individu pelaku ritual yadnya sesa saat melaksanakan ritual yadnya sesa. Tindakan tersebut meliputi tindakan terbuka dan tindakan tertutup. Tindakan tertutup meliputi motivasi pelaku ritual yadnya sesa yakni sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada manusia dengan perasaan bahagia dalam menjalankan kewajiban sebagaia warisan dari para leluhur. Tindakan terbuka yakni ekspresi wajah yang ditampilkan pelaku ritual yadnya sesa pada saat pelaksanaan tradisi yaitu dengan ekspresi wajah bahagia dan penuh senyuman.
Optimalisasi Pelatihan Pemandu Wisata sebagai Inovatif dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Rasyid, Anuar; Wirman, Welly; Yazid, Tantri Puspita; Yozani, Ringgo Eldapi; Susanti, Hevi
Jurnal ETAM Vol. 5 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v5i1.1208

Abstract

Kecamatan Dayun di Kabupaten Siak memiliki potensi wisata yang signifikan, dikenal dengan nama wisata embung. Peningkatan kualitas pemandu wisata merupakan hal yang urgen guna mengoptimalkan potensi wisata. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi pemandu wisata, Pokdarwis di Kecamatan Dayun melalui pelatihan yang komprehensif. Memperkenalkan teknik-teknik promosi wisata yang inovatif dan efektif. Metode Pelaksanaan, Analisis Kebutuhan, Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan melalui wawancara dengan pemandu wisata lokal yang tergabung dalam Pokdarwis dan stakeholder dalam hal ini pemerintah, pelaku umkm.Menyusun materi pelatihan yang mencakup sejarah, budaya, teknik bercerita (storytelling), pelayanan prima, sapta pesona, komunikasi efektif, serta penggunaan teknologi dalam promosi wisata. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif yang melibatkan simulasi, roleplay, dan studi kasus. Evaluasi dan Pendampingan, Melakukan evaluasi dan simulasi terhadap pemandu wisata yang telah mengikuti pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman pemandu wisata mengenai komunikasi efektif dan dipraktekkan. Terbentuknya pemandu wisata yang memiliki pengetahuan mendalam tentang destinasi lokal serta keterampilan komunikasi yang baik. Promosi Wisata yang efektif dapat meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kecamatan Dayun.
Makna Simbolik Ritual Pengobatan Tetomeh Di Desa Sintong Kabupaten Rokan Hilir Sari, Nova Serliana; Yozani, Ringgo Eldapi; ., Elmustian
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v5i2.2881

Abstract

This study aims to understand the symbolic meanings embedded in the Tetomeh ritual and how these symbols are constructed and interpreted by the people of Sintong Village through social interaction. The symbolic interactionism theory is used to examine both verbal and nonverbal communication within the ritual, including chants, prayers, and bodily expressions performed by the shaman as an intermediary between humans and supernatural entities. A qualitative research method with a communication ethnography approach is applied, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings indicate that the symbols in the Tetomeh ritual function not only as tools for healing but also as a medium for cultural transmission that reinforces the relationship between humans, nature, and the spiritual realm. This ritual plays a significant role in preserving traditional values and strengthening social bonds within the Sintong Village community.
MAKNA GAYA HIDUP HEDONISME DI KALANGAN SISWA SMA NEGERI 9 PEKANBARU Tarigan, Efraim Arapenta; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi I Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the hedonistic lifestyle among students of SMAN 9 Pekanbaru, characterized by a tendency to prioritize pleasure in daily life. The purpose of this study is to reveal the meaning of a hedonistic lifestyle from the perspective of past motives (because motive) and future motives (in order to motive). The research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Informants were selected purposively, and data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis involved data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested through prolonged engagement and triangulation. The findings show that the hedonistic lifestyle arises from past experiences, such as a lack of recognition in social environments. This motivates students to seek acknowledgment and popularity through a consumptive lifestyle. Additionally, hedonism is seen as a way to achieve higher social status and an ideal standard of living as portrayed by influencers, and as preparation for attaining their dream careers. Keywords: Hedonism, Lifestyle, Students, Social Motives, Phenomenology, SMAN 9 Pekanbaru.
PENDAMPINGAN PRODUKSI KONTEN DIGITAL DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI KREATIF DI DESA DAYUN Yozani, Ringgo Eldapi; Rumyeni; Welly Wirman; Nurul Mustaqimmah; Lintang Arum Bagasati
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i1.13977

Abstract

Konten menjadi salah satu cara paling efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Konten memainkan peranan penting dalam memenuhi kebutuhan akan informasi khalayak. Pembuatan konten konten digital tersebut dapat menjadi cara kreatif untuk meningkatkan dan mendorong sumber daya yang ada di masyarakat. Seperti desa Dayun yang pada tahun 2022 menjadi percontohan desa kreatif Nasional. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif dalam programnya desa kreatif telah memilih Desa Dayun sebagai desa percontohan. Tingginya potensi Desa Dayun di siak ini membuat pengabdian yang akan dilakukan menjadi relevan karena dalam upaya pengembangan program pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif tentu akan menghadapi beberapa tantangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi digital seperti pembuatan konten kreatif. Tim pengabdian dari Universitas Riau akan turun untuk membantu memberikan solusi bagaimana membuat konten dari pemanfaatan media digital sehingga dapat membantu masyarakat desa Dayun dalam meningkatkan visibilitas, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan penjualan. Penggunaan literasi digital dan platform seperti Canva dan Capcut. Kegiatan pengabdian ini akan menghasilkan luaran berupa publikasi artikel dalam jurnal akreditasi nasional Sinta 6, publikasi kegiatan pengabdian pada media online, video dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan pada youtube fakultas, dan laporan akhir pengabdian. Diharapkan bahwa kegiatan pengabdian ini akan membantu Masyarakat di Desa Dayun Kabupaten Siak dapat mengubah ekonomi lokal dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kapasitas dan keterampilan digital mereka, Masyarakat tidak hanya akan mampu bersaing di pasar lokal dan nasional, tetapi juga akan membantu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat lainnya. Pada akhirnya, tujuan dari program ini adalah untuk membangun ekosistem masyarakat ekonomi kreatif yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak dalam jangka panjang
PEMAKNAAN KESENIAN JARANAN KEPANG DALAM KEBUDAYAAN MASYARAKAT DESA TAPUNG JAYA KECAMATAN TANDUN Nainggolan, Marissa Yunda Sonata; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi II Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaran Kepang, a traditional Javanese art still thriving in Tapung Jaya Village, Tandun District, combines dance, traditional music, and spiritual elements often associated with trance phenomena. Over time, this performance has shifted in meaning from a sacred ritual to cultural entertainment, raising the question of how the local community interprets its significance. This study specifically addresses the problem of how Jaran Kepang is culturally interpreted by the people of Tapung Jaya. Using a qualitative ethnographic approach and symbolic interactionism theory developed by Mead and Blumer, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that Jaran Kepang holds multiple meanings: for the performers, it represents identity expression and a spiritual medium believed to bring blessings, while for the wider community, it is regarded as cultural heritage that must be preserved despite evolving interpretations. Interactions between performers, shamans, sinden singers, and audiences shape the symbolic dynamics of the performance, demonstrating its role as a living cultural practice. This research is relevant for advancing cultural communication studies and provides practical contributions to sustaining traditional arts amid modernization and globalization. Keywords: Jaran Kepang; symbolic interactionism; cultural meaning; traditional performance; community identity
Efektivitas Komunikasi Program Psychological Services PKBI Riau dalam Memenuhi Kebutuhan Psikologi Pengungsi Saat Pandemi Covid-19 Yozani, Ringgo Eldapi; Permata Sari, Indah; Wahidar, Tutut Ismi
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 6 No. 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v6i1.1256

Abstract

Komunikasi bertujuan untuk mencapai komunikasi yang efektif yaitu apabila rangsangan yang disampaikan oleh komunikator bisa diterima serta dicerna oleh penerimanya dengan baik. Berdasarkan dari pendapat yang dikemukakan oleh Cultip, dkk (2011), bahwasannya guna memberikan nilai keefektifan dalam sebuah komunikasi di dalam suatu program public relations dan salah satu instansi yang menjalankannya yaitu program psychological services oleh PKBI Daerah Riau untuk masyarakat dan pengungsi yang berada di Pekanbaru. Tujuannya untuk memberikan peningkatan diri individu dalam pemecahan berbagai masalah psikologi yang muncul akibat dari situasi negara konflik apalagi saat pandemi covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif deskriptif dan menggunakan metode pengumpulan datanya melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada pengungsi yang mengikuti program PKBI Daerah Riau dengan jumlah sampel yaitu 283 responden yang dihitung menggunakan rumus slovin. Setelah kuesioner disebarkan di lapangan, selanjutnya menggunakan aplikasi SPSS for windows versi 23 yaitu sebuah aplikasi yang digunakan guna mengolah suatu data yang sudah diperoleh atau sudah terkumpul di dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program psychological services PKBI Daerah Riau sebesar 3,09 yang masuk kedalam kategori efektif dalam melaksanakan kegiatan untuk pengungsi saat pandemi covid-19 di Pekanbaru.
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PERIZI0NAN BERBASIS DARING PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN PELALAWAN Silfa, Syarifah Alfina; Yozani, Ringgo Eldapi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi II Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has encouraged government agencies, including the Office of Investment and One-Stop Integrated Services (DPMPTSP) of Pelalawan Regency, to adopt online licensing service systems through the Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA). However, the implementation of this service still faces challenges, such as limited internal coordination, lack of effective communication media, and limited human resources. This study aims to analyze communication management in improving online licensing services at DPMPTSP Pelalawan Regency, focusing on communication planning, message management, media selection, and communication evaluation. This research employs a descriptive qualitative method with a constructivist paradigm. Data were obtained through in-depth interviews with key informants, direct observation, and the review of official documents related to the implementation of the OSS RBA system. The data analysis process was carried out through stages of data reduction, data presentation, and inductive conclusion drawing. The main focus of this research is directed at four aspects of communication management, namely communication planning, message management, media selection, and communication evaluation. The results of the study show that the implementation of communication management at DPMPTSP Pelalawan Regency is still not optimal. Communication planning has not been systematically arranged, message management is still one-way, online communication media have not been maximally utilized, and communication evaluation has not become part of the organizational routine. The main inhibiting factors include the lack of HR training, uneven workload distribution, and limitations in technological infrastructure and interdepartmental coordination. Therefore, more structured and collaborative communication strategies are needed to support the successful transformation of digital-based public services. Key Word : Communication Management, Online Licensing Services, DPMPTSP Pelalawan Regency