Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI MANAJEMEN PERAWATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) BAGI WARGA DESA KARTOHARJO Adi Kusuma, Yudha; Tri Yuniahastuti, Irna; Amin Yazid Achmad
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v5i1.1043

Abstract

Seiring dengan populasi dan ekonomi tidak bisa dipungkiri kebutuhan energi semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia tahun 2023 mencapai 1.285 kWh/kapita dimana kebutuhan tahun 2022 mencapai 1.173 kWh/kapita. Salah satu cara menambah daya listrik untuk kebutuhan yang semakin meningkat adalah mendirikan/ memasang pembangkit listrik salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) selain ramah lingkungan, sinar matahari melimpah di negara khatulistiwa. Walaupun pemansangan PLTS dapat menghemat tagihan listrik tetapi pengguna PLTS harus melakukan manajemen perawatan melalui pengecekan secara berkala agar umur PLTS menjadi lebih lama dan tidak gampang rusak/ berkurangnya daya listrik yang dihasilkan. Oleh sebab itu dilaksanakan kegiatan pengabdian ini dengan subjek Karang taruna Desa Kartoharjo selama 4 minggu. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat melalui dua metode yaitu sosialisasi dan diskusi panel. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah terjadi perubahan dari peserta pengabdian terutama dalam manajemen perawatan terhadap PLTS. Peningkatan pengetahuan dirasakan masing-masing peserta karena terjadi perubahan nilai ketika pre-test dengan post-test. Perubahan nilai dari rata-rata saat ketika pre-test mencapai 42,5 % menjadi rata-rata 80 % ketika post-test.
Pengenalan Energy Teaching Kits Sebagai Media Energi Terbarukan pada Guru IPAS di SDN 03 Kanigoro Madiun Yuniahastuti, Irna Tri; Maharani, Swasti; Susanti, Vera Dewi; Atmojo, Alief Arida Dhimas
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: This community service activity aims to introduce the Energy Teaching Kit to science teachers in schools. Through this program, teachers will be given training and assistance in using the tool so that they can integrate it into the learning process effectively. Awareness of the importance of renewable energy is increasing, especially amidst the challenges of climate change and dependence on fossil fuels. Method: The implementation methods used in community service include; initial observation and problem identification, design of learning media, review, creation of learning media and modules, socialization of learning media, practice of using learning media and assistance and evaluation. Results: The Energy Teaching Kit service was carried out at SDN 03 Kanigoro, Madiun City as a way to overcome various problems regarding renewable energy learning in accordance with the applicable Merdeka Curriculum. The energy kit is very helpful for teachers in explaining the concept of renewable energy and its application in everyday life to students. From this learning media, it can improve students' understanding and motivation, sharpen critical thinking and train them to work in a team
Pengenalan Sistem Penyiraman Otomatis Sebagai Metode Irigasi Pada Tanaman Obat Keluarga (TOGa) Adi Kusuma, Yudha; Irna Tri Yuniahastuti; Siti Muhimatul Khoiroh
ULINA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Mandiri Bina Prestasi (UMBP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58918/ulina.v2i1.228

Abstract

Technological developments in agriculture are becoming increasingly sophisticated as time goes by. This technology aims to facilitate human work and increase production results. One technology that supports agriculture is automatic watering. A strategic step in realising increased yields in Family Medicinal Plant (TOGa) cultivation can be achieved with the introduction of an automatic watering system. Limited land use in planting TOGa, supported by the use of automatic watering, is expected to be able to become an additional source of income for the community. This service activity was carried out in Purwoseco Hamlet and Karangrejo Hamlet for ± 1 month. Service activities are carried out each week in two sessions. The number of dedication participants was 20. The service phase begins with a location survey, an introduction to the design of the watering technique, tutorials for making watering installations, and an evaluation of activities. The form of evaluation activities is carried out by testing independent statistical t tests on two groups. The perceived results of this service activity are that many participants feel optimistic when the service is finished and will implement an automatic watering system on their respective lands. This refers to the results of statistical tests using an independent t test, which is known to accept Ho as a result of the Sig value of 0.05. In addition, another result of this community service activity is that service participants think that the watering system is automatic.
Computational Thinking in Elementary School Students: A Bibliometric Review Maharani, Swasti; Yuniahastuti, Irna Tri; Prastyaningrum, Ihtiari; Susanti, Vera Dewi; Romandoni, Hendrisa Rizqie
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5824

Abstract

This study aims to provide an in-depth overview of trends in Computational Thinking (CT) learning among elementary school students through bibliometric analysis. The development of CT skills, which include logical thinking, systematic problem-solving, decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic design, is essential to prepare students for navigating a technology-driven future. By encouraging CT in primary education, students better understand technology and versatile skills that can be applied in various fields. This study uses a bibliometric approach by systematically collecting and analyzing scientific articles on CT in elementary schools. The analysis used specific metrics, including publication trends, citation analysis, and identifying leading research areas. Data is drawn from leading academic databases and analyzed to track the progress and impact of CT research over time. The results show a significant increase in publications and citations on CT, which peaked in 2021. The main trend highlights the importance of visual programming tools like Scratch in improving students' understanding of programming concepts, logic, and motivation. The study also uncovered research gaps and suggested areas that need further investigation, particularly in developing CT curricula and more effective teaching methodologies. These findings are expected to significantly contribute to advancing CT education and help equip the younger generation with the skills needed.
ANALISIS POTENSI DAYA PLTS ROOFTOP LABORATORIUM TERPADU UNIVERSITAS PGRI MADIUN MENGGUNAKAN APLIKASI PVSYST Alief Arida Dhimas Atmojo; Irna Tri Yuniahastuti; Ridam Dwi Laksono
SinarFe7 Vol. 7 No. 1 (2025): SinarFe7-7 2025
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi terbarukan menjadi solusi strategis dalam menghadapi krisis energi global. Sebagian besar kebutuhan energi saat ini masih bergantung pada sumber daya fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Namun, ketersediaan pasokan energi tersebut terus mengalami penurunan. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, potensi terjadinya krisis energi di masa depan sangat mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daya listrik yang dihasilkan PLTS, estimasi penghematan biaya listrik, persentase beban listrik yang dapat ditanggung, serta performa sistem. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, perhitungan manual, dan simulasi menggunakan aplikasi PVsyst. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif integrasi PLTS rooftop pada bangunan pendidikan, dengan perbandingan antara hasil perhitungan manual dan simulasi berbasis perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLTS mampu menghasilkan energi sebesar 95.974 kWh/tahun (perhitungan manual) dan 89.400 kWh/tahun (simulasi PVsyst) dengan performance ratio (PR) sebesar 83,25%. Sistem ini dapat menanggung sekitar 51,76% kebutuhan listrik harian laboratorium serta berpotensi menghemat biaya listrik hingga Rp12.661.573 per bulan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PLTS rooftop efektif mendukung transisi energi bersih, efisiensi biaya operasional, serta optimalisasi pemanfaatan ruang pada lingkungan kampus. Kesimpulan utama penelitian ini adalah bahwa penerapan PLTS rooftop di sektor pendidikan tidak hanya memberikan manfaat teknis dan ekonomis, tetapi juga mendukung pencapaian target bauran energi terbarukan nasional.
Pelatihan 3S "Solar Smart Santri" Guna Mewujudkan Santri Cerdas di Era Digital di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan Tri Yuniahastuti, Irna; Maharani, Swasti; Asnawi, Noordin; Prastya, Dharma Dwi; Baretta, Patrick Aprillia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20852

Abstract

Background: Era digital menuntut setiap individu, termasuk santri, untuk memiliki literasi teknologi dan keterampilan abad 21 yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui integrasi literasi digital dan pemanfaatan energi terbarukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta menumbuhkan kemandirian pesantren dalam memanfaatkan energi surya. Metode: Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri mengenai energi terbarukan dan PLTS, dilanjutkan dengan sosialisasi, demo, serta praktik langsung perakitan panel surya menggunakan modul PLTS skala kecil. Kegiatan diikuti oleh guru dan santri di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan dengan pendekatan partisipatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman santri terkait prinsip kerja PLTS, komponen penyusun, serta kesadaran pentingnya energi terbarukan, dengan peningkatan persentase pemahaman antara 35%-36%. Kesimpulan: Antusiasme santri dan guru juga terlihat dari keaktifan dalam diskusi maupun praktik langsung, sehingga program ini dinilai berhasil mencapai target yang ditetapkan.
Pelatihan Teknologi Digital dan Penghematan Energi Berbasis Panel Surya untuk Keluarga Mandiri pada Ibu-Ibu PKK di Dusun Brendil Ngawi Yuniahastuti, Irna Tri; Yudha Adi Kusuma; Ridam Dwi Laksono
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology and the increasing need for energy are challenges as well as opportunities in community empowerment efforts, especially in rural areas. Providing targeted and applicable training on the use of digital technology and energy savings based on solar panels is a solution to overcome these problems. The training was conducted on 25 PKK mothers in the Brendil Ngawi hamlet. The results of this training showed an increase in knowledge about digital technology and an increase in knowledge about solar panels by more than 50% of the total participants. It is hoped that after this training, PKK mothers will be able to apply this knowledge in their respective household lives so that they can form independent and self-sufficient families.
Pemanfaatan Flow Controller System untuk Pompa Submersible pada Kelompok Masyarakat Petani Manunggal Bersari di Desa Beran Kabupaten Ngawi Laksono, Ridam Dwi; Yuniahastuti, Irna Tri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1032

Abstract

Kelompok Masyarakat Petani Manunggal Bersari di Desa Beran, Kabupaten Ngawi, merupakan komunitas petani yang sebagian besar wilayahnya didominasi oleh lahan persawahan dan permukiman. Dalam praktiknya, para petani menghadapi kendala dalam meningkatkan produktivitas karena harus menyesuaikan aktivitas dengan jadwal pengoperasian pompa submersible, sehingga menghambat kegiatan pertanian lainnya. Permasalahan ini diatasi melalui penerapan flow controller yang diintegrasikan pada mesin pompa submersible. Implementasi program dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil penerapan selama empat minggu menunjukkan bahwa alat flow controller mampu beroperasi dengan baik, mengotomatisasi pengoperasian pompa sesuai waktu yang ditentukan, serta menghasilkan data operasional yang terdokumentasi dengan baik. Penggunaan alat ini terbukti membantu petani dalam menjalankan kegiatan pertanian secara lebih efektif, sehingga mereka dapat mengalokasikan waktu untuk aktivitas lain secara optimal. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi ini memiliki potensi untuk digunakan secara berkelanjutan.
ANALISIS TAHANAN ISOLASI CURRENT TRANFORMATOR ULTG MADIUN Tegar Prakoso; Irna Tri Yuniahastuti; Bayu Fandidarma
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v6i2.23060

Abstract

Current Transformator (CT) merupakan komponen penting di gardu induk yang berfungsi mengukur arus dan mendukung sistem proteksi. Kinerja CT sangat dipengaruhi oleh kualitas isolasinya, yang dapat menurun karena faktor lingkungan seperti kelembaban, suhu, dan usia peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tahanan isolasi CT 70 kV di Gardu Induk Magetan, Mranggen, dan Caruban. Pengujian dilakukan menggunakan alat Insulation Tester (Megger) dengan tegangan 5000 V untuk sisi primer dan 500 V untuk sisi sekunder. Hasil pengujian dianalisis menggunakan standar IEC 60044-1 dan VDE Catalogue 228/4 yang menetapkan batas minimal tahanan isolasi sebesar 70 M?. Hasil penelitian menunjukkan variasi nilai tahanan isolasi pada setiap gardu dan titik ukur. Nilai tertinggi terdapat di Gardu Induk Mranggen sebesar 1091 M? (primer-ground fasa S), sedangkan nilai terendah sebesar 57,8 M? (primer-sekunder 1 fasa S). Semua pengujian pada sisi sekunder menunjukkan nilai maksimum alat, yaitu 1 G?.
A Computational Thinking Learning Trajectory for Primary Mathematics through Renewable Energy Optimization Projects Swasti Maharani; Irna Tri Yuniahastuti; Vera Dewi Susanti; Ihtiari Prastyaningrum; Addy Septyawan
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku5023

Abstract

Despite the increasing emphasis on Computational Thinking (CT) in primary education, limited research has examined how CT can be systematically developed through mathematics learning trajectories situated in authentic sustainability contexts. This study aimed to design and validated a Computational Thinking Learning Trajectory (CTLT) that integrates four CT practices—Data Practices, Modeling and Simulation, Computational Problem-Solving, and Systems Thinking—through renewable energy optimization projects in primary mathematics classrooms. Using a design research approach, the study was conducted in three phases: preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. Participants were 30 fourth-grade students (aged 9–10 years) from an primary school in Madiun, Indonesia. Quantitative and qualitative data were collected through observations, interviews, student artifacts, and assessment rubrics to investigate the emergence of CT practices during learning activities. The results, derived from rubric attainment scores and supported by qualitative evidence, showed that all CT practices emerged during learning activities, with Modeling and Simulation (93.3%), Computational Problem-Solving (83.3%), Data Practices (80%), and Systems Thinking (70%) demonstrating substantial levels of attainment. Students demonstrated a progression from arithmetic reasoning toward algorithmic and systems-oriented thinking as they analyzed data, constructed models, evaluated alternative renewable energy solutions, and optimized decision-making processes. The validated learning trajectory provides empirical evidence of how sustainability-based mathematical projects can support the development of CT in primary education. These findings contribute to the growing body of research on CT integration in mathematics curricula and offer practical guidance for implementing project-based learning within the Indonesian Merdeka Curriculum.